Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dekranasda Bali Gandeng Dunia Usaha Promosikan “Wastra” Bali di Paris

Le Magnifique De Wastra Bali di Paris, Bentuk Kepedulian Dunia Usaha pada Kain Tradisional Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

dior
Saat Fesyen The Magnificent of Wastra Bali, di Le Salon Des Miroirs, Paris, Sabtu (10/12/2022). (Foto: ist)

Paris, baliilu.com – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kerta Bali Saguna (KBS), Nyoman Kami Artana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya fesyen The Magnificent of Wastra Bali, di Le Salon Des Miroirs, Paris, Sabtu (10/12/2022).

Menurutnya, even yang luar biasa ini adalah murni gagasan Ny. Putri Koster untuk memperkenalkan kain Endek Bali lewat beberapa disainer Bali. Bahkan, lanjutnya, bisa dipastikan, bukan hanya luar biasa, tapi even seperti ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

perumda
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kerta Bali Saguna, Nyoman Kami Artana. (Foto: ist)

Pria asal Buleleng ini mengungkapkan bahwa acara ini diselenggarakan sebagai tindaklanjut dari kerja sama Dior dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam pengembangan penggunaan Endek Bali dengan visi mendunia. Dalam mendukung visi tersebut, Perumda Kerta Bali Saguna ikut hadir dan menjadi salah satu pendukung even ini.

“Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Bali, Perumda Kerta Bali Saguna memiliki tujuan salah satunya adalah sebagai katalisator pengembangan usaha termasuk usaha yang dilakukan pengrajin atau industri mikro, kecil, dan menengah. Oleh sebab kami ikut merasa bangga akan terselenggaranya even yang luar biasa ini,” ujar Kami Artana.

Lebih jauh, jebolan ITB ini memberi pesan kepada para disainer yang mendapat kesempatan ikut dalam kegiatan ini agar terus bekerja cerdas, berkreasi, berinovasi, dan pantang menyerah dalam menghasilkan karya yang unik dan berkelas. Dengan demikian harapannya nanti adalah kain endek Bali berikut rancangan dan seninya akan menjadi trend fesyen kelas dunia.

balimall
Chief Executive Officer (CEO) Balimall.id, Ni Wayan Sri Ariyani. (Foto: ist)

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Balimall.id, Ni Wayan Sri Ariyani mengungkapkan dirinya tidak menyangka bahwa cita-citanya untuk membangun platform Balimall.id bisa berkembang pesat di kancah nasional dalam waktu kurang dari satu tahun. Meskipun awalnya ada rasa bimbang dan tidak percaya diri mengingat masyarakat Bali telah banyak mengetahui dan menggunakan aplikasi marketplace lain yang sudah mapan dalam kesehariannya.

Baca Juga  Hari Ke-5 Dekranasda Bali Fashion Week Session 1

“Balimall.id merupakan marketplace karya anak Bali yang memiliki konsep dari, oleh dan untuk Bali dan memiliki cita-cita agar bisa menjadi marketplace dari Bali untuk dunia. Meskipun kita terlahir dari satu pulau kecil, astungkara tidak sampai setahun sudah bisa merambah ke nasional,” ujar Ni Wayan Sri Ariyani di sela mengikuti kegiatan Le Magnifique De Wastra Bali di Paris, Sabtu (10/12/2022), dimana Balimall.id ikut menjadi sponsornya.

“Saya sangat mengapresiasi upaya ibu Putri Koster yang tidak pernah lelah membangkitkan IKM melalui berbagai kegiatan inovatif dan kreatif. Idenya juga tidak pernah habis, selalu mengalir. Terlebih di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-9, kehadiran beliau dengan terobosan-terobosan kegiatan, semisal Pameran Bali Bangkit, telah memberikan angin segar kepada IKM,” ujarnya.

Menurut ibu kelahiran Bangli ini, dirinya sebagai pengusaha wajib ikut membantu upaya-upaya Pemprov Bali untuk bahu-membahu membangkitkan IKM Bali. Oleh karenanya, begitu mendapat tawaran untuk berpartisipasi dalam ajang ini, tanpa berpikir panjang langsung mengiyakan dan menyanggupi untuk ikut urunan membiayai pelaksanaan kegiatannya.

Diakuinya, produk desain pakaian berbahan kain tradisional Bali sangat berkualitas dan diminati. Dalam catatannya, tidak sedikit transaksi terkait produk fesyen berbahan kain tenun tradisional Bali dilakukan melalui Balimall.id.

bpd
Direktur Utama BPD Bali, Nyoman Sudharma. (Foto: ist)

Bank BPD Bali memiliki visi dan misi untuk membantu pengembangan UMKM dan hal ini searah dengan Corporate plan Bank BPD Bali serta arahan pemerintah dan regulator agar perbankan meningkatkan peran pada penyaluran kredit pada UMKM. Selama pandemi Covid-19, Bank BPD Bali senantiasa fokus  pada pemulihan perekonomian Bali, salah satunya dengan pemberdayaan UMKM.

Demikian diungkap Direktur Utama BPD Bali, Nyoman Sudharma di sela mendampingi acara Le Magnifique De Wastra Bali di Paris, Sabtu (10/12/2022) siang waktu setempat.

Baca Juga  Tangkal Penipuan Online terhadap Perempuan, Bank Indonesia Gandeng TP PKK dan Dekranasda Bali

Tak hanya itu, Bank BPD Bali juga hadir untuk menguatkan sektor UMKM di Bali dengan membuka langsung showcase UMKM di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Bank BPD Bali secara konsisten melakukan penyaluran KUR dan mendukung pembiayaan UMKM yang sampai bulan November 2022 sudah mencapai 46%. Padahal, lanjut Sudharma, harapan regulator sampai dengan tahun 2024 diharapkan pembiayaan pada UMKM oleh perbankan minimal 30%. Selain itu, Bank BPD Bali turut andil dalam mempercepat penggunaan produk dalam negeri, serta aktif dalam program bisnis matching melalui e-marketplace, sehingga Bali menjadi percontohan.

Kepedulian Bank BPD Bali juga ditunjukkan dengan ikut berperan serta mensponsori terlaksananya acara Le Magnifique De Wastra Bali di Paris.

“Saya mencoba membantu dunia IKM/UMKM yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Bali dan Dekranasda Bali. Langkah orisinil dan cerdas Ny. Putri Koster melalui fesyen di kota mode Paris ini perlu kita dukung dan sukseskan bersama,” ujar Sudharma.

Menurut pria asal Ungasan Badung ini, kegiatan fesyen di Paris merupakan misi budaya dan seni. Juga dimaksudkan sebagai salah satu upaya diplomasi Indonesia, khususnya Bali dalam memperkenalkan seni budayanya dalam bidang wastra serta produk UMKM lainnya.

“Upaya kita bersama untuk mempromosikan produk IKM di Bali, khususnya membawa wastra Bali go Internasional serta merangsang UMKM untuk lebih kreatif dalam berkarya dan memajukan perekonomian,” pungkas Sudharma merasa sangat senang bisa membantu terlaksananya kegiatan ini. Patut diketahui, Bank BPD Bali selama 2 tahun terakhir telah berkolaborasi dengan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran IKM/UMKM di Art Center serta pameran-pameran lainnya termasuk terakhir di Jakarta dalam Pameran Kriya Nusantara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian PU Fraksi-Fraksi

Soroti Krisis Air Bersih, Dorong Teknologi SWRO hingga Pelebaran Jalan

Loading

Published

on

By

Ketua DPRD Badung Serahkan Dokumen PU Fraksi kepada Bupati
SERAHKAN DOKUMEN: Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyerahkan dokumen PU Fraksi-Fraksi DPRD Badung kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung, Kamis (5/11/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung pada Kamis, 5 November 2026, menggelar Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua dan segenap anggota dewan.

Hadir pula dalam rapat tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menjelaskan bahwa agenda utama rapat paripurna ini adalah mendengarkan pandangan umum dari tiga fraksi yang ada di DPRD Badung—yakni Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, dan Fraksi PDI Perjuangan—terhadap empat Raperda, yang meliputi: Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama; Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara; Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; dan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Dalam keterangannya usai rapat, Anom Gumanti menyoroti sejumlah catatan penting dari dewan, salah satunya terkait penuntasan krisis air bersih di wilayah Badung Selatan. Dewan mendorong Perumda Air Minum Tirta Mangutama tidak hanya bergantung pada sumber air konvensional, tetapi juga mulai mengkaji penerapan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih (Sea Water Reverse Osmosis / SWRO).

“Ketika melaksanakan penyelesaian kebutuhan air di Badung ini, dewan mendorong agar direksi melaksanakan atau mungkin melakukan teknologi SWRO, artinya bagaimana mengolah air laut untuk bisa menjadi air bersih,” ujar Anom Gumanti.

Baca Juga  Dekranasda Bali Fashion Road Show Goes to Denpasar, Angkat Desainer Lokal dan Perkuat Ekosistem Wastra Bali

Ia menambahkan, sebelumnya pasokan air di Kuta Selatan hanya mengandalkan Dam Estuari. Dengan adanya tambahan penyertaan modal yang baru, pihak perumda kini berencana mengambil air di wilayah Tukad Mati guna menambah suplai ke wilayah selatan, di samping harapan agar teknologi SWRO dapat segera direalisasikan.

Selain masalah air bersih, rapat paripurna juga menyoroti persoalan infrastruktur dan kemacetan lalu lintas, khususnya di kawasan Kuta Selatan seperti Desa Pecatu. Dewan menerima usulan dari sejumlah fraksi agar jalan-jalan utama yang ada diperlebar atau dijadikan jalur operatif alternatif agar mobilitas pariwisata tidak terganggu.

Di sektor ketenagakerjaan dan keuangan, dewan mencatat adanya usulan untuk mengevaluasi dan meningkatkan nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK). Terkait tren peningkatan pendapatan daerah, Anom Gumanti menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik serta perencanaan anggaran yang realistis.

“Intinya bahwa anggaran ini agar bisa tepat guna, tepat sasaran, dan kemudian lagi bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Anom Gumanti memastikan pihak legislatif akan melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan dana penyertaan modal yang telah disetujui. Evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan kinerja pengelolaan sumber daya manusia dan program kerja benar-benar berada di jalur yang tepat (on the track) serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung Terima Empat Raperda Strategis, Krisis Air di Bukit Jadi Sorotan Utama

Published

on

By

Fraksi PDI Perjuangan Serahkan Pandangan Umum di DPRD Badung
SERAHKAN DOKUMEN PU FRAKSI: Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom menyerahkan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan kepada Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyatakan dapat menerima empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk selanjutnya ditetapkan menjadi peraturan daerah. Kendati demikian, persetujuan tersebut disertai berbagai catatan, koreksi, serta rekomendasi rinci yang akan dibahas lebih mendalam melalui rapat alat kelengkapan dewan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sikap politik tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung terhadap empat Raperda strategis. Rapat yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua serta segenap anggota dewan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom., memaparkan tanggapan fraksinya terhadap keempat Raperda yang meliputi: Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama; Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara; Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; dan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Terkait penyertaan modal kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama sebesar Rp 150 miliar hingga tahun anggaran 2029—dengan alokasi Rp 37 miliar pada APBD 2027—Fraksi PDI Perjuangan menegaskan pentingnya landasan hukum yang kuat guna meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Fraksi PDI Perjuangan berharap penambahan modal ini dapat menyelesaikan masalah menahun di wilayah Bali Selatan.

Baca Juga  Pagelaran Busana ‘’Wastra Citta Jagadhita’’, Wujud Nyata Kreativitas Desainer Muda Bali Lestarikan Kain Tenun Tradisional Bali

“Dengan adanya penambahan penyertaan modal ini, kami berharap Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama mampu mengatasi krisis air di daerah Bukit, seperti Desa Ungasan, Desa Pecatu, dan sekitarnya di Kecamatan Kuta Selatan. Sehingga, tidak ada alasan lagi bagi direksi untuk mengeluhkan kekurangan modal guna menuntaskan krisis air tersebut,” tegas Rai Wirata.

Sementara itu, untuk Raperda penyertaan modal kepada PT Jamkrida Bali Mandara, fraksi menyetujui pemenuhan kewajiban Pemkab Badung pada Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 10 miliar dari total rencana penyertaan modal Rp 150 miliar hingga 2030.

Terkait Raperda Pencabutan Perda No. 10 Tahun 2010 tentang Administrasi Kependudukan, fraksi menilai substansi aturan tersebut sudah tidak relevan dan berpotensi tumpang tindih. Pengaturan teknis kependudukan skala kabupaten dinilai cukup diatur melalui peraturan kepala daerah.

Rincian APBD Kabupaten Badung Tahun 2027

Dalam pandangannya terhadap Raperda APBD 2027, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya menjaga stabilitas perekonomian dan keuangan daerah dalam menunjang pelayanan publik. Komposisi keuangan daerah dirancang dengan rincian sebagai berikut: Pendapatan Daerah: dirancang sebesar Rp 11.634.722.053.183,00, yang terdiri atas: Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp 10.904.723.845.178,00, Pendapatan Transfer: Rp 729.998.208.005,00.

Belanja Daerah: Dirancang Rp 13.379.086.523.923,00, yang terdiri atas: Belanja Operasi: Rp 7.009.193.884.288,00, Belanja Modal: Rp 4.310.626.626.071,00, Belanja Tidak Terduga: Rp 145.421.455.883,00, dan Belanja Transfer: Rp 1.913.844.557.681,00.

Penerimaan Pembiayaan Daerah: Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp 534.528.799.452,00 dan penerimaan pembiayaan utang daerah Rp 2.614.248.087.124,00 (termasuk pinjaman daerah Rp 2.079.719.287.672,00).

Pengeluaran Pembiayaan: Mencakup penyertaan modal pada Perumda Tirta Mangutama (Rp 37 miliar) dan PT Jamkrida Bali Mandara (Rp 10 miliar), serta pembayaran pembiayaan utang daerah sebesar Rp 822.883.616.384,00.

Baca Juga  Dekranasda Bali Fashion Road Show Goes to Denpasar, Angkat Desainer Lokal dan Perkuat Ekosistem Wastra Bali

Usulan Infrastruktur, Penataan Kawasan, dan Evaluasi Kebencanaan

Selain memberikan persetujuan, Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, di antaranya:

Penuntasan pavingisasi gang, pelebaran serta pengaspalan Jalan Cemongkak menuju Buana Sari, pembuatan akses menurun ke Pantai Labuan Sait, dan pengaspalan Jalan Merpati di Desa Pecatu, Kuta Selatan.

Penataan Pantai Cemagi secara tuntas untuk kepentingan keagamaan, serta kelanjutan program trotoarisasi dari Mengening ke Munggu dan pembangunan jalan alternatif dari Banjar Seseh ke SD 2 Cemagi guna mengurai kemacetan.

Pembebasan lahan di sebelah utara Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala untuk dijadikan ruang terbuka hijau, sarana olahraga, rekreasi keluarga, serta wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal.

Di sektor penanggulangan bencana, Fraksi menyampaikan duka mendalam atas tragedi tanah longsor di kawasan glamping eco park Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) didorong untuk segera melakukan penanganan darurat serta mengevaluasi potensi kerawanan bencana alam guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Menutup pandangannya, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Badung beserta jajaran eksekutif atas kerja keras dalam mengatasi kemacetan melalui pembukaan akses jalan baru di Kuta Selatan serta koordinasi intensif yang membuat pembahasan penyertaan modal dapat berjalan lebih cepat dari target. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Tinjau Bedah Rumah di Jembrana, Tekankan Kualitas Bangunan demi Kenyamanan Warga

Bersumber dari Perubahan APBD 2026, Bantuan Rp 75 Juta Diharapkan Hadirkan Hunian Layak bagi Keluarga Kurang Mampu

Loading

Published

on

By

Wagub Giri Prasta Tinjau Program Bedah Rumah di Jembrana
TINJAU BEDAH RUMAH: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, meninjau program bedah rumah Pemerintah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, meninjau program bedah rumah Pemerintah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11).

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah rumah keluarga I Gede Yogi Agus Cahaya di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi hunian penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Wagub Giri Prasta Tinjau Program Bedah Rumah di Jembrana

Program bedah rumah tersebut bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp 75 juta.

Bantuan diperuntukkan bagi pembangunan rumah satu lantai seluas 30 meter persegi yang dilengkapi dua kamar tidur, teras, dan kamar mandi. Pembangunan rumah diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

Saat meninjau kediaman I Gede Yogi Agus Cahaya, Wagub Giri Prasta mendapati kondisi rumah yang tergolong tidak layak huni. Salah satu kamar tidur juga difungsikan sebagai dapur, sementara atap genteng mengalami kebocoran dan lantai teras masih berupa tanah.

Kondisi sanitasi rumah tersebut juga belum memadai. Kamar mandi mengalami kerusakan berat dan tidak memiliki atap. Selain itu, rumah keluarga tersebut belum terhubung dengan jaringan air bersih PDAM sehingga masih mengandalkan sumur tradisional untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Wagub Giri Prasta meminta agar pelaksanaan program bedah rumah benar-benar memperhatikan kualitas bangunan, mulai dari konstruksi hingga kelengkapan fasilitas dasar.

Ia menekankan bahwa pembangunan rumah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga harus memastikan hunian yang dihasilkan layak ditempati serta mampu memberikan rasa aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya.

Baca Juga  Dekranasda Bali Fashion Road Show Goes to Denpasar, Angkat Desainer Lokal dan Perkuat Ekosistem Wastra Bali

I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini, istri I Gede Yogi Agus Cahaya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan bedah rumah yang diterima keluarganya. Ia mewakili suaminya yang saat kunjungan berlangsung masih bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Matur suksma, Bapak Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, atas bantuan bedah rumahnya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” ungkapnya saat berdialog dengan Wagub Giri Prasta dan Bupati Jembrana.

Dalam kesehariannya, I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini bekerja membuat perlengkapan upakara berupa tamas, sedangkan suaminya bekerja serabutan. Keduanya berupaya memenuhi kebutuhan keluarga di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi tempat tinggal yang belum layak.

Selain meninjau kondisi rumah, Wagub Giri Prasta juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 500.000 kepada Putu Bagus Andi Yoga Sulung, anak pasangan I Gede Yogi Agus Cahaya dan I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian sekaligus motivasi agar Putu Bagus, yang saat ini duduk di kelas II SD Negeri Banyubiru, terus rajin belajar dan bersemangat menempuh pendidikan.

Melalui program bedah rumah ini, Pemerintah Provinsi Bali berupaya membantu masyarakat yang masih tinggal di hunian tidak layak, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca