Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rakernas BPDLH 2022, Presiden Jokowi Puji Pembibitan Mangrove di Bali

Kedepankan Hari Nyepi, Wagub Cok Ace Sebut Pendekatan Adat dan Budaya Jadi Komitmen Bali Hadapi Isu Lingkungan

Loading

BALIILU Tayang

:

wagub
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas)  Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Tahun 2022, pada Rabu (21/12) siang di Gedung AA Maramis, Kompleks Kementerian Keuangan, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. (Foto: ist)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas)  Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Tahun 2022, pada Rabu (21/12) siang di Gedung AA Maramis, Kompleks Kementerian Keuangan, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Rakernas yang dihadiri sejumlah Menteri terkait serta Gubernur/Wakil Gubernur seluruh Indonesia tersebut, dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo yang hadir pula untuk memberikan arahan.

Presiden dalam kesempatan tersebut menekankan usaha dalam mengurangi dampak kerusakan lingkungan serta perubahan iklim di tanah air harus dilakukan dengan langkah konkrit dan Terarah. “Badan (BPDLH, red) ini disahkan untuk kegiatan riil dan nyata. Jika aktivitasnya bisa berdampak nyata, pasti dana yang ada sekarang akan terus membesar,” tandas Presiden sembari menekankan untuk konsentrasi di dua hal yakni penanganan sampah dan konservasi mangrove.

Presiden Jokowi lantas mencontohkan area pembibitan mangrove di Bali yang kini disebutnya bisa menunjukkan hal konkret dalam upaya konservasi sekaligus pelestarian tanaman yang umum dijumpai di kawasan pantai ini. “Di Bali nursery-nya, jumlahnya 6 juta bibit mangrove. Bibitnya ada dan betul-betul bisa dihitung,” kata Presiden menyinggung kawasan hutan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Bali yang sempat jadi lokasi showcase di ajang G20. “Jadi barangnya nyata dan kita tahu mangrove bisa mereduksi pencemaran udara sampai 8 kali lebih besar dari hutan biasa,” imbuhnya lagi.

Lebih jauh mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan dampak kerusakan lingkungan, perubahan iklim nampak nyata dengan mengakibatkan bencana banjir longsor kekeringan dan musibah lainnya. “Perubahan iklim mengakibatkan musim yang tidak menentu perubahan suhu dan kenaikan air laut,” tukasnya lagi.

Baca Juga  Saat Presiden Jokowi Santap Malam di Mal Kota Kupang

Sementara itu ditemui seusai acara, Wagub Bali mengatakan Bali sejatinya sudah menjalankan upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup baik yang bersumber dari adat, budaya serta kearifan lokal yang dijalankan secara turun temurun maupun dengan kebijakan strategis yang ditelurkan pemerintah provinsi. “Kita sebut saja peringatan Hari Suci Nyepi, dimana Pulau Bali selama sehari menghentikan aktivitas seperti kendaraan baik di darat, laut, dan udara selama 24 jam. Hal ini secara ilmiah terbukti mengurangi emisi CO2 dan emisi gas rumah kaca,” jelas Wagub yang akrab disapa Cok Ace tersebut.

Hasil penelitian yang dilakukan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada 2013 lalu, pada Hari Raya Nyepi terjadi penurunan emisi gas rumah kaca rata-rata 33 persen. Khusus CO2, rata-rata pada saat Hari Suci Nyepi kadar CO2 di Bali dapat diturunkan sebanyak 20.000 ton. Dengan kata lain, dalam satu hari Nyepi menurunkan gas karbondioksida yang biasanya menghasilkan 20.000 ton emisi CO2 ke udara. Pengurangan 20.000 ton ini diantaranya dari pengurangan tenaga listrik, pengurangan dampak transportasi, pengurangan limbah, pengurangan sampah, dan pengurangan bahan bakar dan kayu bakar.

Penelitian ini dilakukan diantaranya dengan cara langsung menggunakan alat digital Wolf Pack Area Monitor dan Continuous Analyzer IRIS 4600. Alat ini mengukur konsentrasi gas rumah kaca per jam, dengan parameter untuk karbondioksida (CO2) dan nitrogen dioksida (NO2). “Dan di dunia ini, hanya Bali saja yang mampu memadamkan aktivitas selama 24 jam penuh,” tandasnya.

“Pendekatan-pendekatan budaya seperti ini yang saya kira menjadi bukti bahwa Bali sejak lama berkomitmen besar dalam aspek pelestarian lingkungan dan upaya-upaya dalam mengurangi dampak perubahan iklim,” jelasnya lagi.  

Baca Juga  Olahraga Minggu Pagi, Presiden dan Ibu Iriana Ajak Jan Ethes Bersepeda di Kawasan Sudirman-Thamrin

Indonesia sendiri telah resmi memiliki Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup sejak 2019 lalu. Diharapkan badan ini bisa fokus dalam hal perlindungan dan pembangunan lingkungan.

Dalam Rakernas tersebut, nampak hadir Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Hadir pula Ketua Otoritas Jasa Keuangan yang baru, Mahendra Siregar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Adi Arnawa Nobatkan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026, Dorong Inovasi Tanpa Meninggalkan Jati Diri

Published

on

By

Jegeg Bagus Badung
HADIRI GRAND FINAL: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat hadir di Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Sabtu (25/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026 sukses digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (25/4). Ajang tahunan ini membuahkan hasil dengan terpilihnya Ni Putu Haura Ratnaduhita Prastuti sebagai Jegeg Badung 2026 dan Putu Abhidhamma Dharmika Putra sebagai Bagus Badung 2026.

Penobatan dilakukan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Acara ini juga dihadiri oleh Plt. Kadis Pariwisata Badung Ni Kadek Ari Armaeni, jajaran Badan Promosi Pariwisata Daerah, Komite Ekraf, serta perwakilan Jegeg Bagus se-Bali.

Tahun ini, Jegeg Bagus Badung mengusung tema “Kalakasa” yang bermakna ruang dan waktu tanpa batas. Tema tersebut diterjemahkan oleh para finalis melalui berbagai program inovatif berbasis solusi, seperti Loka Krida (Revitalisasi Permainan Tradisional), Swadaya Gita (Seni Gender Wayang) hingga program Digitalisasi UMKM dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa pemilihan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan generasi muda menghadapi arus modernisasi tanpa kehilangan akar budaya.

“Ajang ini bukan sekadar kontestasi penampilan, tetapi wahana strategis untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan berbudaya,” ucapnya.

Bupati dan Nyonya Rasniathi Adi Arnawa juga terlibat aktif dalam menguji kapasitas berpikir kritis para finalis. Hal ini dilakukan untuk memastikan para duta terpilih memiliki ketahanan mental dan intelektual yang kuat dalam mempromosikan pariwisata Badung di era digital.

“Tentu saya sangat mengapresiasi kegiatan Pemilihan Duta Pariwisata Tahun 2026 ini. Ajang ini tidak hanya sekedar menampilkan kontestasi dari segi penampilan, kecantikan, dan performa semata, tetapi yang paling penting merupakan wahana dalam membangun generasi muda Kabupaten Badung yang berkarakter, berkepribadian, cerdas, dan berbudaya, sekaligus menjadi representasi sebagai Duta Pariwisata Badung,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  Gencarkan Gerakan Literasi di Usia Dini, Badung Dorong Storytelling dan Read Aloud

Bupati menyatakan rasa optimisnya terhadap kualitas para peserta tahun ini yang dinilai mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Saya melihat penampilan para peserta sangat luar biasa. Oleh karena itu, saya optimis para duta yang terpilih nantinya akan mampu berprestasi dan berjaya pada ajang Pemilihan Duta Pariwisata tingkat Provinsi Bali,” lanjutnya.

Adi Arnawa juga menegaskan bahwa program-program tersebut harus sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana sebagai fondasi utama pariwisata Bali.

“Melalui ajang ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus berkembang mengikuti kemajuan zaman, tanpa meninggalkan jati diri, karakter, dan nilai-nilai budaya yang kita miliki. Hal ini sejalan dengan konsep Tri Hita Karana sebagai landasan budaya kita,” tegasnya.

Bupati berharap para pemenang tidak hanya menjadi simbol promosi, tetapi menjadi penggerak perubahan yang mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Badung.

“Kami mendorong Duta Pariwisata menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar simbol. Keberhasilan ajang ini terletak pada lahirnya duta yang mampu merepresentasikan Badung secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Tegaskan Dukungan untuk Generasi Muda di HUT Ke-56 STT Tri Amerta

Published

on

By

alit sucipta
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri perayaan HUT. Ke-56 STT. Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4) (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Sekaa Teruna Teruni (STT) Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengawal kreativitas pemuda di tingkat desa.

Acara turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali I Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI Dapil Bali I Wayan Sudirta, anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa beserta Tripika Kecamatan, tokoh masyarakat I Wayan Muntra, serta warga setempat.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta yang diserahkan langsung Wabup Bagus Alit Sucipta. Dukungan dana juga mengalir dari Putu Yunita Oktarini (Rp 20 juta), I Komang Merta Jiwa (Rp 5 juta), I Wayan Sudirta (Rp 5 juta), serta I Wayan Muntra (Rp 5 juta) dan diterima langsung oleh Ketua STT yang baru, I Nyoman Sudarmayasa.

Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadirannya merupakan wujud nyata pemerintah daerah mendukung kegiatan kepemudaan. Ia berharap STT Tri Amerta semakin solid dan jaya.

“Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya memberikan dukungan nyata seperti peningkatan dana ogoh-ogoh dari Rp 20 juta menjadi Rp 40 juta, serta dana HUT STT dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta. Ini merupakan bentuk motivasi agar generasi muda terus melestarikan seni, adat, dan budaya Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat dan berpesan agar seluruh anggota STT Tri Amerta terus menjaga kebersamaan dalam berorganisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT, I Made Adi Jonatan, melaporkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Sahitya Ananta”. Tema ini bermakna upaya meningkatkan solidaritas untuk bergerak menuju kemajuan serta mempererat keharmonisan antar- anggota.

Baca Juga  Update Covid-19 (18/11) di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 27 Orang

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan merupakan hasil kerja sama terstruktur seluruh pemuda-pemudi STT Tri Amerta, yang terbagi dalam berbagai seksi mulai dari acara hingga upakara. Momentum ini sekaligus menjadi bukti semangat generasi muda dalam menjaga tradisi dan memperkuat peran STT sebagai generasi penerus. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka GEMARAYA Season 3, Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Duta Genre Badung 2026

Published

on

By

GEMARAYA
HADIRI GEMARAYA: Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri puncak acara GEMARAYA Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026 di Gedung Kertha Gosana, Puspem Badung Minggu (26/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Semarak kreativitas dan semangat kebersamaan mewarnai puncak acara Gema Apresiasi Remaja Berkarya (GEMARAYA) Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026. Perhelatan yang digelar pada Minggu (26/4) di Gedung Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung ini menjadi panggung utama Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Badung.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Badung sekaligus Ayah Genre Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Bunda Genre Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Pembukaan simbolis dilakukan melalui prosesi Penancapan Maha Bali Sakti yang melambangkan kekuatan serta persatuan generasi muda.

Mengusung tema “Harmony of Youth” kegiatan ini menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan benih bagi tumbuhnya kebersamaan. Melalui semangat ini, generasi muda Badung diharapkan mampu saling menghargai dan berkolaborasi dalam menciptakan karya positif yang membanggakan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas remaja, Ayah Genre I Wayan Adi Arnawa dan Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana apresiasi sebesar Rp 30 juta kepada pengurus Forum Genre Badung.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa bangganya atas konsistensi GEMARAYA sebagai wadah inovatif yang menggabungkan dua program besar yakni Genre Badung Award untuk apresiasi bakat, serta Pemilihan Duta Genre sebagai ajang regenerasi pemimpin muda.

“GEMARAYA bukan sekadar acara seremonial, melainkan bukti nyata bahwa remaja Badung memiliki potensi besar untuk berkarya dan berprestasi. Pemilihan Duta Genre adalah bagian yang sangat penting, karena mereka nantinya akan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada teman sebaya,” ujarnya.

Ia berharap program ini terus konsisten dalam menampung aspirasi dan kreativitas anak muda di seluruh wilayah Kabupaten Badung.

Baca Juga  Tutup KTT G20 Bali, Presiden Jokowi Bersyukur Deklarasi G20 Bali Diadopsi dan Disahkan

Sementara Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi partisipasi aktif anggota Genre dalam berbagai agenda daerah, termasuk peringatan Pesona Ibu Badung 2025 dan Hari Kartini Badung 2026. Ia juga memaparkan rencana strategis yang akan melibatkan peran aktif remaja ke depan.

“Ke depannya, anak-anak Genre akan kita libatkan dalam kegiatan sosialisasi penanganan masalah sampah yang akan digelar ke sekolah-sekolah di Kabupaten Badung. Pendekatan melalui teman sebaya dinilai sangat efektif karena lebih mudah diterima dan pesan yang disampaikan dapat terserap dengan lebih cepat serta maksimal,” ungkapnya.

Bunda Genre berharap program lingkungan ini dapat segera diimplementasikan guna memberikan dampak positif bagi kesadaran ekologis di kalangan pelajar. “Semoga anak-anak Genre selalu sukses dalam segala hal, tetap semangat, kompak, dan terus menjadi inspirasi bagi generasi lainnya,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Bali, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Badung, jajaran pengurus Forum Genre Bali dan Badung, dewan juri, serta para finalis Duta Genre Kabupaten Badung 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca