Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sambut Tahun Baru Imlek, Tourism Confucius Institute Unud Gelar Spring Festival 2023

BALIILU Tayang

:

imlek
Tari Kang Cing Wi diiringi alat musik China dan gambelan Bali. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.comTourism Confucius Institute (TCI) yang merupakan bagian dari Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (Unud) menggelar Spring Festival 2023, Kamis (19/1/2023). Festival untuk merayakan tahun baru Imlek 2574 ini dilaksanakan di Ruang Nusantara, Gedung Agrokompleks, Kampus Unud Sudirman Denpasar. Pada festival kali ini, hadir Konsulat Jendral RRT di Denpasar, Zhu Xinglong, Rektor Unud, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara menyampaikan ini merupakan kali ketiga bagi Unud menyelenggarakan perayaan Festival Musim Semi (Tahun Baru Imlek 2574). Pergantian tahun dikaitkan dengan simbol binatang menurut siklus Zodiak China sendiri. Sesuai zodiak tersebut, tahun ini merupakan Kelinci Air sebagai simbol umur panjang, kedamaian, dan kemakmuran. Dengan demikian, tahun ini diprediksi menjadi tahun penuh harapan, perdamaian dan kemakmuran bagi seluruh umat manusia di dunia. 

rektor unud
Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara. (Foto: ist)

Di tahun 2023 ini diharapkan juga dapat menjadi sebuah momentum bagi Unud untuk meningkatkan jumlah kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat internasional. Kerja sama di bidang kebudayaan telah dibuktikan dengan kehadiran rombongan kesenian dari Provinsi Yunnan dan Hainan dalam Pesta Kesenian Bali pada 2016 hingga 2019. Sampai tahun ini telah terjalin hubungan kerja sama Government to Government dan University to University antara Bali dengan beberapa provinsi di China. Unud pun telah membangun jaringan kerja sama dengan dua universitas di Tiongkok, yaitu Universitas Nanchang dan Universitas Nanchang Normal dalam pendirian TCI.

imlek
Spring Festival 2023 menyambut hari raya Imlek yang digelar Tourism Confucius Institute (TCI) yang merupakan bagian dari Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (Unud), Kamis (19/1/2023). (Foto: ist)

“Diharapkan, jalinan kerja sama tersebut dapat menjadi sebuah aset di bidang pendidikan, kebudayaan, kesenian bagi kedua belah pihak, serta dapat memulihkan pariwisata Bali pasca-Covid-19,” tutur Prof. Antara.

Baca Juga  FK Unud dan FK Unram Pererat Kerja Sama

Konjen RRT di Denpasar, Zhu Xinglong menyampaikan Hubungan Tiongkok dan Indonesia sedang berada di masa terbaik dalam sejarah. Tahun ini, kerja sama antara Tiongkok – Indonesia sangat membuahkan hasil. Dalam waktu setengah tahun, kedua kepala negara sudah sempat saling bertukar kunjungan. Pada bulan Juli, Presiden Joko Widodo merupakan kepala negara asing pertama yang mengunjungi Tiongkok setelah olimpiade Beijing. Pada bulan November, Presiden Xi Jinping berkunjung ke Bali untuk menghadiri KTT G20, menjadikan Indonesia negara pertama dalam kunjungan pertamanya setelah Kongres Nasional ke-20 PKT. Kedua negara terus mempromosikan pembangunan bersama berkualitas tinggi dari kerja sama “One Belt and One Road” dan “Poros Maritim Dunia”, dan membangun proyek unggulan seperti “Koridor Kerja Sama Ekonomi Regional” serta “Dua Negara Taman Kembar” dan lain-lain.

konjen china
Konjen RRT di Denpasar, Zhu Xinglong. (Foto: ist)

Dengan mengikuti optimalisasi berkelanjutan dari kebijakan pencegahan pandemi Tiongkok dalam waktu dekat, pihaknya percaya bahwa pertukaran Tiongkok-Indonesia akan semakin maju dan pemahaman dan persahabatan antara kedua bangsa akan lebih mendalam.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pariwisata Unud, Dr. I Wayan Suardana, SST.Par., M.Par menerangkan dalam kegiatan ini, hampir semua elemen terlibat, baik itu para dosen maupun mahasiswa. Pada festival kali ini terdapat penampilan khusus, yakni tari Kang Cing Wi. Dalam pementasannya itu, musik yang mengiringi tarian merupakan kolaborasi antara alat musik China dan gambelan Bali.

fpar
Direktur Indonesia TCI Unud, Dr. Drs. I Made Sendra, M.Si. (Foto: ist)

“TCI ini kan dibentuk berdasarkan latar belakang adanya kesamaan budaya China dengan Bali. Jadi pada momen-momen tertentu seperti hari ini, kita tunjukkan iconic kolaborasi tarian Kang Cing Wi,” terang Dekan Fakultas Pariwisata Unud.

Direktur Indonesia TCI Unud, Dr. Drs. I Made Sendra, M.Si. menambahkan, marwah pariwisata sebenarnya dari dulu sudah ada, seperti halnya pernikahan antardua bangsa. Dari pernikahan ini akan memunculkan persilangan budaya. Di Bali dikenal penggunaan uang kepeng dari sejak pernikahan Jaya Pangus dengan Kang Cing Wi.

Baca Juga  Unud Sosialisasikan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru 2022 dan Beasiswa KIP-Kuliah pada SMA/SMK di Bali

“Akulturasi budaya ini akan selalu menjadi spirit bagi kita untuk kedepannya menjalin hubungan kerja sama,” tambahnya. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/headline5314-Sambut-Tahun-Baru-Imlek-Tourism-Confucius-Institute-Universitas-Udayana-Gelar-Spring-Festival-2023.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

K3S Badung Buka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS di Kabupaten Badung

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua K3S Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan usai membuka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi), Senin (6/7/2026) di Gedung Yayasan MBM Kelurahan Kapal Mengwi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Membuat Kue untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi) yang berada di lingkungan panti asuhan se‑Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026).  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM), Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, dan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Pengurus Yayasan Maha Bhoga Marga, Ketua dan pengelola panti asuhan se‑wilayah Badung, narasumber serta tenaga pelatih ahli membuat kue, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua K3S Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi‑tingginya dan menyambut baik terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Anak‑anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang tinggal di panti asuhan adalah generasi yang kehilangan sosok orang tua, namun tetap berhak mendapatkan pembinaan, kasih sayang, pendidikan, serta penghidupan yang layak sebagaimana anak lainnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap materi pembuatan kue yang disampaikan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak‑anak didik. “Tujuannya agar mereka memiliki bekal keterampilan untuk memenuhi haknya menuju kemandirian, bisa berusaha sendiri, serta memiliki masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung selamanya pada bantuan orang lain,” tambahnya.

Selama enam hari pelatihan, peserta akan diajarkan cara membuat berbagai jenis kue kering, kue basah, dan olahan roti yang banyak diminati pasar, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga cara pengemasan dan pemasaran sederhana.

Baca Juga  Cuti Bersama Nataru, Ini Jadwal Buka Tutup Pelayanan MPP Kota Denpasar

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Ketua K3S Badung beserta rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke dua rumah warga yang tergolong rentan di wilayah Kelurahan Kapal. Pertama, mengunjungi Ni Ketut Rai Alit Artini di Lingkungan Banjar Titih, dan kedua menemui Ni Luh Putu Trisnayanti, penyandang disabilitas di Lingkungan Banjar Belulang. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako lengkap guna meringankan beban kebutuhan sehari‑hari serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan hidup mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen K3S Badung dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan bagi anak‑anak panti, tetapi juga melalui bantuan langsung bagi warga rentan dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua GOW Badung Terima Kunjungan Kerja GOW Kabupaten Sekadau

Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman Organisasi

Loading

Published

on

By

TERIMA KUNKER: Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta saling bertukar cinderamata saat menerima kunjungan kerja GOW Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan kerja Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026).

Rombongan GOW Kabupaten Sekadau dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, beserta jajaran pengurus. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh para pengurus GOW Kabupaten Badung sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi perempuan.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus mempelajari berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan GOW Kabupaten Badung.

Menurutnya, GOW Kabupaten Badung dinilai berhasil mengembangkan berbagai program organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan program GOW Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Pihaknya menjelaskan berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan GOW Kabupaten Badung sejak terbentuk tiga tahun lalu, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan hingga agenda rutin organisasi.

Ny. Yunita, yang juga menjabat sebagai Ketua WHDI Kabupaten Badung, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut tidak terlepas dari soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus GOW Kabupaten Badung.

“Melalui kunjungan ini, semoga kita dapat saling berbagi pengalaman dan bertukar pengetahuan dalam menjalankan organisasi yang kita cintai agar semakin maju ke depannya. Semoga pula tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipererat melalui wadah organisasi ini,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau mengaku merasa senang dan mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan GOW Kabupaten Badung. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan, informasi, serta kesempatan untuk saling bertukar gagasan mengenai berbagai program dan strategi pengembangan organisasi.

Baca Juga  Unud Sosialisasikan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru 2022 dan Beasiswa KIP-Kuliah pada SMA/SMK di Bali

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, kedua ketua GOW saling bertukar cinderamata khas daerah masing-masing sebagai simbol persahabatan, kerja sama, dan komitmen untuk terus mempererat hubungan antardaerah melalui organisasi perempuan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Published

on

By

RAPAT PARIPURNA: Bupati Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Pimpinan beserta Anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam penjelasannya, Bupati Adi Arnawa mengatakan, penyampaian Ranperda tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 yang mengatur Kepala Daerah wajib menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD setelah laporan keuangan diaudit BPK.

“Seluruh rangkaian pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban hingga pengawasan merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan partisipatif,” kata Adi Arnawa.

Ia menjelaskan pula, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung Tahun 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali. Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-14 yang diraih Badung sejak pertama kali diperoleh pada laporan keuangan tahun 2011 serta mempertahankan predikat tersebut selama 12 tahun berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.

Berdasarkan hasil audit, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp. 9,107 triliun atau 81,13 persen dari target sebesar Rp. 11,226 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp. 8,063 triliun atau 79,20 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp. 1,043 triliun atau 99,94 persen dari target.

Baca Juga  Ilmu Politik Udayana Sambut Kedatangan Ilmu Politik Padjadjaran

“Memang dilihat realisasi PAD perlu lakukan evaluasi menyeluruh. Nanti kita memasang target tetap berdasarkan potensi, tetapi juga tidak pesimistis. Karena di balik kita memasang target yang mungkin melebihi realisasi sekarang itu sebagai upaya kita memotivasi Bapenda semakin agresif melakukan pendataan potensi pajak di badung,” terangnya.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp. 8,301 triliun atau 64,56 persen dari pagu anggaran sebesar Rp. 12,857 triliun. Belanja meliputi belanja operasi Rp. 4,866 triliun, belanja modal Rp. 2,082 triliun, belanja transfer Rp. 1,341 triliun, dan belanja tidak terduga Rp. 10,73 miliar.

Dengan capaian tersebut, APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus sebesar Rp. 806,53 miliar, berbalik dari target awal yang direncanakan mengalami defisit Rp 1,63 triliun. Selain itu, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tercatat sebesar Rp. 1,192 triliun.

Adi Arnawa berharap pembahasan Ranperda pertanggungjawaban APBD 2025 dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku hingga memperoleh persetujuan DPRD. “Kami berharap dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini dapat dibahas dan disetujui dalam masa persidangan ini sehingga semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Badung,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca