Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Dapat Kepercayaan dari UNIZAR Mataram Selenggarakan Pelatihan PEKERTI

BALIILU Tayang

:

unud
Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. I Gede Rai Maya Temaja. (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) melalui Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) menyelenggarakan pelatihan “Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Dosen Universitas Al-Azhar Mataram (UNIZAR) yang berlangsung secara daring, pada 24 Januari s/d 3 Februari 2023. 

Ketua Panitia Pelaksana Prof. G.P. Ganda Putra menyampaikan pelatihan ini sebagai bentuk implementasi kerja sama Unud dengan UNIZAR khususnya dalam rangka peningkatan kompetensi dosen pada proses pembelajaran yang diharapkan dapat bermanfaat dalam perencanaan, pelaksanaan dan penilaian dalam proses pembelajaran.

unud
Ketua Panitia Pelaksana Prof. G.P. Ganda Putra. (Foto: ist)

Unud telah diberikan kewenangan untuk menyelenggarakan pelatihan PEKERTI dan juga AA sesuai dengan surat Direktur Sumber Daya Dikti tertanggal 11 Juli 2021, sehingga sertifikat yang diberikan oleh Unud dapat digunakan secara sah sebagai syarat wajib untuk Serdos. Sesuai ketentuan yang berlaku, pelatihan PEKERTI minimal dilakukan 56 jam kegiatan dengan output minimal 6 buah produk. Peserta pelatihan merupakan Dosen UNIZAR yang terdaftar berjumlah 37 orang yang dibagi menjadi 6 kelompok. 

unud
Rektor UNIZAR Dr. Ir. Muh Ansyar, MP. (Foto: ist)

Rektor UNIZAR Dr. Ir. Muh Ansyar, MP dalam sambutannya menyampaikan PEKERTI merupakan bekal bagi para dosen di dalam melaksanakan kegiatan di kampus yakni pendidikan dan pengajaran. Pelaksanaan pelatihan PEKERTI ini merupakan sebagai salah satu bentuk implementasi kerja sama kedua universitas, dimana kerja sama dengan LP3M Unud ini sudah berlangsung cukup lama dan juga sudah beberapa kali mengadakan pelatihan yang sama, kemudian juga yang sangat berkesan saat menjadi PTN Asuh Universitas Udayana. Dimana pada saat itu hanya satu prodi yang terakreditasi B dan saat ini sudah hampir semua prodi terakreditasi B. Atas bimbingan dan bantuan dari LP3M Unud, pihaknya bisa meningkatkan peringkat akreditasi, dan berharap kerja sama ini berjalan dengan baik begitu juga dengan pelatihan PEKERTI ini.

Baca Juga  Dalam Hitungan Jam, Polsek Sawan Tangkap Pelaku Perampas Sepeda Motor

Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. I Gede Rai Maya Temaja yang membuka pelatihan ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, pendidikan merupakan modal utama, jadi dosen memiliki pengaruh langsung pada peningkatan kualitas belajar dari mahasiswa. Untuk itu dosen mesti memiliki kemampuan dasar, kemampuan merancang proses pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran dan kemampuan melaksanakan pembelajaran secara efektif. Semua kemampuan ini dapat ditingkatkan melalui pelatihan yang dilakukan seperti sekarang ini. PEKERTI merupakan program pelatihan yang dapat dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan kompetensi profesional dosen yang ditujukan bagi dosen pemula agar menguasai konsep-konsep dasar dalam  pembelajaran dan memiliki kemampuan mengajar yang memadai.

unud
Peserta pelatihan “Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Dosen Universitas Al-Azhar Mataram (UNIZAR) yang berlangsung secara daring. (Foto: ist)  

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat digunakan sebagai kriteria pemenuhan persyaratan sertifikasi pendidik atau sertifikasi dosen. Wakil Rektor mengucapkan terima kasih kepada LP3M yang sudah mempersiapkan serta melaksanakan pelatihan ini dan juga kepada UNIZAR yang telah mempercayakan kepada Unud menyelenggarakan kegiatan ini. Pelatihan peningkatan kompetensi SDM ini diharapkan dapat mengantarkan perguruan tinggi ke arah yang lebih baik.

Adapun materi yang diberikan pada pelatihan ini meliputi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Sistem Penjaminan Mutu Dikti dan SPMI, Kebijakan Standar Mutu dan Standar Pendidikan Tinggi, Pembelajaran Orang Dewasa, Dasar-dasar Komunikasi dan Keterampilan Dasar Mengajar, Pembelajaran era RI 4.0 (e-learning), Penyusunan Kurikulum, Pembentukan Mata Kuliah, Struktur Kurikulum, CPMK, Metode dan Bentuk Pembelajaran, Penilaian Pembelajaran, Team Teaching, Panduan Praktikum, Pengembangan Soft-skill dalam Proses Pembelajaran, Rencana Pembelajaran Semester dan Presentasi. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5323-Universitas-Udayana-Diberikan-Kepercayaan-oleh-Universitas-Al-Azhar-Mataram-Selenggarakan-Pelatihan-PEKERTI.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sapa Siswa-siswi SD 9 Kesiman, Ny. Sagung Antari Jaya Negara Sampaikan Literasi Soal Pemilahan Sampah

Published

on

By

bunda literasi denpasar
MENYAPA SISWA: Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada siswa sekolah serta untuk menumbuhkan budaya kebersihan dan mengajarkan siswa tentang pentingnya mengelola sampah secara bijak dan ramah lingkungan.

Dalam arahannya di depan para siswa-siswi, Sagung Antari yang didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, dan jajaran kecamatan Denpasar Timur, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber hendaknya dijadikan kebiasaan baik yang diterapkan sejak dini.

“Anak-anakku, mulailah kebiasaan baik memilah sampah sejak dini. Tidak hanya di lingkungan sekolah saja, namun juga di lingkungan rumah. Bunda mengajak kalian semua untuk menerapkan kebiasaan ini setiap hari,” kata Sagung Antari.

Tidak hanya berbicara seputar pengelolaan sampah berbasis sumber saja, selebihnya Sagung Antari juga mengajak para siswa-siswi untuk mulai menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi. Memulai hidup sehat dengan rajin berolahraga, berpakaian rapi dan sopan, mengurangi penggunaan gadget, serta menghindari merokok baik rokok konvensional maupun rokok elektrik juga menjadi pesan yang disampaikan Sagung Antari kepada para siswa-siswi.

Sementara itu, Kepala SD 9 Kesiman, I Putu Agus Sucipta Ariawan menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan sosialisasi yang dilaksanakan di sekolahnya. Pihaknya menjelaskan, siswa-siswi SD 9 Kesiman sendiri telah mulai menerapkan pemilahan sampah berbasis sumber.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bunda Literasi Kota Denpasar. Semoga dengan kunjungan ini, akan menambah semangat siswa-siswi kami,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Cegah Penularan Covid-19, Tim Yustisi lagi Jaring 15 Pelanggar Prokes
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menteri LH dan Gubernur Koster Bertemu, Sesama Alumni ITB Satukan Langkah Selesaikan Persoalan Sampah Bali

Published

on

By

gubernur koster
BERTEMU: Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. Pertemuan kedua figur alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini guna membahas sejumlah langkah strategis penyelesaian persoalan sampah di Pulau Dewata.

Usai pertemuan, Gubernur Koster menjelaskan, bersama Menteri LH membahas penanganan sampah di Bali termasuk rencana pembangunan PSEL (Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik) di Denpasar Raya.

“Pak Menteri LH komitmen, Provinsi Bali menjadi prioritas penyelesaian masalah sampah terlebih karena Bali merupakan destinasi wisata utama dunia,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Bali dua periode ini mengatakan, Menteri LH sangat mendukung langkah-langkah strategis penanganan sampah yang telah dilaksanakan Gubernur Bali dan jajarannya di Bali mulai dari hulu hingga hilir.

Koster juga mengatakan, Menteri LH akan datang ke Bali 9 Juni 2026. Menteri akan melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur dan Walikota/Bupati beserta jajaran terkait dalam penanganan sampah. Termasuk membahas terkait TPA Suwung dan pengolahan sampah menjadi energi listrik/PSEL.

“Nanti Pak Menteri juga akan meninjau lapangan ke TPA Suwung dan lokasi PSEL pada lahan Pelindo di Benoa,” kata Koster.

Gubernur Koster dan Menteri Jumhur Hidayat memiliki kedekatan emosional karena almamater ITB. Kedekatan ini memudahkan kedua sosok terbaik tanah air ini dalam menyamakan persepsi kebijakan dan upaya nyata yang harus segera dilaksanakan untuk menuntaskan penyelesaian masalah sampah di Bali.

Sejumlah regulasi dan langkah nyata strategis terkait pengelolaan sampah di Bali telah dijalankan Gubernur Koster dan jajarannya. Seperti aplikasi regulasi Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 (Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai), Pergub Bali No. 47 Tahun 2019 (Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber) dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan jargon pengelolaan sampah di Bali karena bisa mengurangi volume sampah organik ke TPA Suwung. Sehingga, saat PSEL beroperasi akan mendapat suplai sampah anorganik dan residu yang berkualitas tanpa bercampur sampah organik. (gs/bi)

Baca Juga  Menuju PTN-BH: Pascasarjana Unud Kunjungi Pascasarjana Unpad

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Sesuai Aturan, DPRD Badung Setujui Hibah Tanah Pura Dalem Gulingan Gede Mengwi 

Published

on

By

hibah tanah pura dalem gulingan
RAKER GABUNGAN: Rapat kerja gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan bersama sejumlah OPD terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026.

Raker Gabungan DPRD Badung membahas tindak lanjut permohonan hibah tanah yang diajukan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede.

Sejumlah OPD yang hadir dalam Raker Gabungan DPRD Badung meliputi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung, Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Badung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Bagian Hukum hingga Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Badung.

Raker Komisi I, II dan III DPRD Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan serta dihadiri sejumlah Anggota DPRD Badung.

Agenda ini merupakan tindak lanjut surat dari Kepala BPKAD Kabupaten Badung tertanggal 18 Mei 2026 terkait permohonan persetujuan hibah tanah.

Dalam Raker tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara menyatakan persetujuan terhadap proses hibah tanah antara Desa Adat dan Pemerintah Kabupaten Badung karena dinilai telah memenuhi mekanisme hukum dan aturan yang berlaku.

Lanang Umbara menjelaskan, sebelumnya telah terjadi kesepakatan lisan antara Pemda Badung melalui DLHK Badung dengan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede mengenai pertukaran lahan.

“Kita telah memberikan persetujuan terkait permohonan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede perihal hibah menghibahkan tanah tersebut. Kenapa kita menyetujui dan merekomendasikan persetujuan tersebut, karena dari mekanisme hukum dan aturan sudah sesuai. Nantinya, Desa Adat menghibahkan tanah 24 are ke Pemda Badung dan Pemda Badung menghibahkan 45 are ke Desa Adat,” kata Lanang Umbara.

Baca Juga  Unud Gelar Workshop, Tingkatkan Kapabilitas SDM dalam Publikasi

Lanang Umbara menyebutkan, tanah aset pelaba pura seluas 24 are saat ini telah digunakan sebagai kantor UPT DLHK Mengwi. Sebagai pengganti, Pemkab Badung akan menghibahkan lahan seluas 45 are yang berada di Munduk Suka Jiwa, Subak Dalem, Mengwi.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Badung I Made Rai Wirata mengatakan proses hibah tersebut perlu segera mendapatkan legalitas hukum agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Untuk itu, kami mohon rekomendasi kepada DPRD Badung agar ini sah secara hukum,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca