Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Alit Wiradana Buka Seminar Nasional Sambut HUT Ke-235 Kota Denpasar

Wahana Gali Potensi, Peluang, Tantangan, dan Solusi Inovasi Menuju Denpasar Maju

Loading

BALIILU Tayang

:

Sekda
Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana bersama Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede saat membuka Seminar Nasional dalam rangka menyambut HUT ke-235 Kota Denpasar Tahun 2023 di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Senin (20/2). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemkot Denpasar menggelar Seminar Nasional dalam rangka menyambut HUT ke-235 Kota Denpasar tahun 2023. Seminar Nasional bertemakan “Dengan Semangat Vasudhaiva Kutumbakam Badan Riset Dan Inovasi Daerah Menguatkan Ekosistem Inovasi Menuju Denpasar Maju” ini dibuka Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Senin (20/2).

Seminar kali ini turut menghadirkan beberapa narasumber utama. Adapun narasumbernya yakni Kepala Badan Strategi Dan Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd., Deputi Riset Dan Inovasi Daerah Badan Riset Dan Inovasi Nasional Dr. Yopi, Direktur Direktorat Kebijakan Riset Dan Inovasi Daerah Badan Riset Dan Inovasi Nasional Dr. Sri Nuryanti, Ma., Dan Kepala Badan Riset Dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ir. I Made Gunaja, M.Si.

Kepala Balitbang Kota Denpasar I Made Pasek Mandira dalam laporannya menjelaskan, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset Dan Inovasi Nasional, pembentukan Badan Riset Dan Inovasi Daerah diharapkan akan mampu mendongkrak roda riset di daerah melalui integrasi dari kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, serta invensi dan inovasi, khususnya inovasi daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapai tantangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini.

Dikatakannya, Seminar Nasional serangkaian HUT ke-235 Kota Denpasar ini digelar dengan menghadirkan sebanyak 200 peserta dari berbagai kalangan. Diantaranya pimpinan OPD, Kepala Bappeda Litbang Kabupatan se-Bali, Pimpinan Universitas, serta Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar. Di mana, pelaksanaannya bertujuan untuk mensosialisasikan peran dan fungsi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendiskusikan potensi, peluang, tantangan dan solusi inovasi daerah. Sehingga mampu menciptakan ekosistem inovasi menuju Denpasar Maju,” ujarnya.

Baca Juga  Kasus Meninggal Dunia Nihil, Sembuh Covid-19 di Denpasar Bertambah 40 Orang

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutanya yang dibacakan Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengatakan, inovasi daerah merupakan program pemerintah pusat yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja pemerintah daerah. Karenannya, inovasi sangat penting kedudukannya dalam menunjang efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan tugas-tugas organisasi perangkat daerah terkait tata kelola pemerintahan, pelayanan publik serta daya saing daerah.

“Badan Riset Dan Inovasi Daerah nantinya diharapkan berperan aktif sebagai pusat kolaborasi dan pengungkit untuk semua pihak dalam memperkuat riset dan menciptakan ekosistem inovasi daerah, yang mana kunci dari penciptaan ekosistem ini adalah aktor inovasi, penciptaan inovasi itu sendiri, inovasi yang dihasilkan dan institusi yang menaunginya. seluruhnya saling berkaitan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, ekosistem inovasi daerah yang baik dapat mendukung terciptanya inovasi-inovasi yang secara nyata mengandung unsur pembaharuan, aplikatif maupun dapat direplikasi. Sehingga dapat meningkatkan kinerja pemerintah daerah, memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, dan sebagai bagian dari solusi pemecahan masalah yang ada di daerah. Namun demikian, keberlanjutan inovasi harus terus dipantau dan dievaluasi untuk terus dilakukan penyempurnaan dalam pemecahan masalah.

Alit Wiradana berharap, kegiatan Seminar Nasional ini mampu menggali pokok-pokok pikiran terkait peran dan fungsi Badan Riset Dan Inovasi Daerah terutama dari aspek riset dan inovasi.

“Kami berharap seminar ini mampu menyusun rencana aksi penguatan inovasi daerah untuk mengembangkan ekosistem inovasi yang kreatif dan kritis dalam melihat peluang pembentukan inovasi baru serta responsif dalam memfasilitasi pembentukan inovasi daerah. Sehingga secara berkelanjutan mampu mewujudkan visi “Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju,” ujarnya.

Kepala Badan Strategi Dan Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd dalam paparanya menjelaskan, terdapat enam area inovasi. Yakni Inovasi Teknologi, Inovasi Sosial, Inovasi Manajemen, Inovasi Kebijakan, Inovasi Frugal Dan Inovasi Administrasi.

Baca Juga  Tuntas Dikerjakan, Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan Bedah Rumah di Banjar Bukit Buwung Kesiman Petilan

“Tentunya dengan mengidentifikasi area inovasi ini kita dapat membangun daerah yang produktif, inovatif dan kompetitif sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang menekankan pembangunan harus adaptif,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

Published

on

By

Prabowo dan El-Sisi Saksikan Pertukaran Kesepakatan Indonesia-Mesir
KESEPAKATAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi menyaksikan pertukaran sejumlah kesepakatan atau MoU antara kedua negara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Indonesia dan Republik Arab Mesir terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara melalui empat kerja sama di berbagai bidang. Keempat kesepakatan ini disampaikan saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Keempat kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi kedua negara untuk memperluas hubungan kemitraan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Adapun keempat kerja sama yang diumumkan yakni:

  1. Nota Kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Arab Mesir tentang Rencana Aksi Kemitraan Strategis;
  2. Nota Kesepahaman tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas, dan khusus;
  3. Nota Kesepahaman tentang Statistik; dan
  4. Nota Kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Republik Arab Mesir tentang Kelautan dan Perikanan.

Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kesepakatan yang dihasilkan merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir.

“Kunjungan ini telah menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral. Kerja sama kelautan perikanan, kerja sama statistik, kerja sama investasi, kerja sama industri pertahanan, kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis,” ucap Presiden Prabowo.

Kerja sama yang mencakup bidang strategis ini menunjukkan makin luasnya peluang kolaborasi kedua negara di dalam berbagai sektor. Melalui berbagai kesepakatan ini, Indonesia dan Mesir terus memperkuat kemitraan strategis yang saling menguntungkan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Pimpin ‘’Technical Meeting’’ Denfest Ke-16
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sartono Hutomo Minta Evaluasi Distribusi BBM dan Ketahanan Pasokan Energi di Bali

Published

on

By

Sartono Hutomo Ikuti Kunker Reses Komisi XII DPR RI di Denpasar
KUNKER: Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). (Foto: dpr.go.id)

Denpasar, baliilu.com – Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo meminta evaluasi menyeluruh terhadap distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali menyusul antrean yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Ia juga menyoroti ketahanan stok batu bara untuk pembangkit listrik serta meminta persoalan pasokan energi ditindaklanjuti agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Sartono usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII mendalami berbagai persoalan energi bersama mitra kerja, termasuk PT Pertamina dan PT PLN.

Sartono menilai penyebab antrean BBM perlu ditelusuri dari berbagai aspek, mulai dari distribusi dan ketersediaan pasokan hingga kebijakan subsidi dan kuota. Ia juga menyoroti kemungkinan peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite yang perlu menjadi bahan evaluasi.

“BBM di Bali tentu kan harus dievaluasi, permasalahan di mana? Apakah hanya di Pertamina saja atau juga permasalahan di hulu? Apakah juga ada permasalahan di subsidi, di kuotanya yang terbatas? Atau juga terjadi perpindahan dari yang tadinya menggunakan Pertamax ke Pertalite,” ujar Sartono dikutip dari laman dpr.go.id.

Menurutnya, hasil pendalaman terhadap berbagai kemungkinan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi persoalan serupa pada hari-hari dan bulan-bulan berikutnya. Pasalnya, antrean dan kekurangan BBM berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat maupun dunia usaha.

“Kalau terjadi antrean dan sebagainya, ini kan juga menghambat dalam perekonomian kita. Harusnya lebih cepat lagi, tapi juga ada permasalahan di lapangan tentang kekurangan daripada BBM. Nah ini juga yang tadinya kita menginginkan ekonomi kita tumbuh menjadi terhambat,” tegas politisi tersebut.

Baca Juga  Bertepatan Peringatan Hari Ibu Ke-94, Kota Denpasar Raih Penghargaan Nasional DRPLA Kategori Utama

Selain persoalan BBM, Sartono menyoroti kecukupan stok batu bara untuk pembangkit listrik di Bali. Ia meminta agar ketahanan stok atau Hari Operasi Pembangkit (HOP) diperhatikan sehingga pasokan energi primer untuk pembangkit tetap terjaga.

“Untuk di Bali ini kan minimal kan harusnya mungkin 20 hari lah atau 15 sampai 20 hari. Jangan sampai satu minggu lah,” kata Sartono.

Ia menegaskan, persoalan ketahanan stok perlu dilihat tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari kebijakan energi secara nasional. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan listrik di Bali, baik untuk rumah tangga maupun kegiatan usaha.

Sartono juga menyoroti adanya daftar tunggu (waiting list) pelaku usaha yang membutuhkan penambahan daya listrik. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar kesiapan pasokan energi primer dan kapasitas kelistrikan dapat mengikuti pertumbuhan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Jangan sampai kekurangan pasokan energi primer ini itu menghambat terhadap juga geliat pertumbuhan perekonomian. Baik secara di Bali maupun di nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai temuan selama kunjungan kerja reses tersebut akan menjadi catatan Komisi XII DPR RI untuk disampaikan dalam rapat kerja bersama pemerintah. Ia berharap persoalan distribusi dan ketersediaan BBM, ketahanan stok batu bara, serta pemenuhan kebutuhan listrik dapat ditindaklanjuti dengan solusi konkret.

“Temuan-temuan di lapangan seperti ini harus ada solusi,” pungkas Sartono. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Published

on

By

Kadiv Humas Polri Jelaskan Mutasi 199 Personel
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir saat memberikan keterangan pers. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, di antaranya Wakabaintelkam Polri, Kakorlantas Polri, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kalimantan Utara, dan Kapolda Lampung.

Pada jabatan Wakabaintelkam Polri, Irjen Pol Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri dan digantikan Brigjen Pol Anom Setyadji. Sementara itu, jabatan Kakorlantas Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Wibowo kini diemban Brigjen Pol Aries Syahbudin.

Di tingkat kewilayahan, Irjen Pol Agus Wijayanto dipercaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing. Jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini dijabat Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik, menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto. Adapun jabatan Kapolda Lampung dipercayakan kepada Brigjen Pol Yustan Alpiani menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Pengabdian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pejabat berikutnya untuk melanjutkan program dan meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Persembahyangan Tumpek Landep di Pura Agung Loka Natha

Kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, Johnny berharap agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan.

“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri “Polisi Bersama Masyarakat”. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Johnny. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca