Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Cegah Resiko Wisata Pesisir, KKN-PPM Unud Sosialisasikan Pencegahan Tenggelam di Desa Ketewel

BALIILU Tayang

:

wisata pesisir
Peragaan penanganan korban kecelakaan tenggelam di pesisir pantai. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Keselamatan dalam berwisata merupakan aspek paling penting untuk diperhatikan oleh seluruh pihak, mulai dari pemilik atau pengembang wisata, pemerintah maupun seluruh wisatawan. Mereka harus menetapkan protokol dan standar keamanan dan keselamatan yang baik untuk menghindari risiko kecelakaan dalam kegiatan wisata, misalnya kasus tenggelam pada wisata pesisir pantai.

Dalam hal ini, wisata pesisir pantai tentunya memiliki risiko yang perlu diperhatikan dan dipahami oleh pihak nelayan, agar mereka dapat menjalankan aturan dan standar keamanan dan keselamatan yang terdapat di tempat wisata tersebut.

Namun, pada nyatanya masih banyak ditemukan para nelayan yang lalai dalam memenuhi aturan yang disediakan tempat wisata, karena kurangnya perhatian dan kesadaran mereka dalam menjaga keamanan dan keselamatan dalam beraktivitas. Serta adanya kejadian saat lima tahun abrasi yang terjadi di Pantai Pabean mengakibatkan pura dan lahan warga tergerus. Berangkat dari masalah tersebut mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana mengadakan kegiatan sosialisasi keselamatan di tempat wisata.

wisata
Narasumber saat memberikan pelatihan. (Foto: Ist)

KKN-PPM Desa Ketewel pada Minggu (19/2/2023) telah menjalankan salah satu Program Kerja yaitu Sosialisasi Pencegahan Tenggelam di Aula Kantor Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar yang dihadiri oleh 15 orang anggota kelompok nelayan dari Banjar Kubur, Pabean, dan Rangkan. Tujuan dari diadakannya sosialisasi pencegahan tenggelam agar nelayan di Desa Ketewel mendapatkan informasi untuk mendukung kegiatan mereka saat melaut, menurunkan angka kematian dan tingkat kecelakaan ketika sedang melakukan kegiatan di pesisir pantai, serta mengadakan simulasi dan mengajarkan penanganan korban tenggelam kepada masyarakat khususnya nelayan di Desa Ketewel. Masyarakat diharapkan dapat memperhatikan dan mengimplementasikannya secara optimal.

Narasumber dalam kegiatan sosialisasi pencegahan tenggelam dibawakan oleh Dr. Ir. Agus Dharma, M.T. yang merupakan seorang Life Guard Buleleng serta Dosen Fakultas Teknik Universitas Udayana. Materi yang dibawakan yakni mengenai proses evakuasi korban dalam kondisi emergency dan selayaknya, serta penanganan korban kecelakaan di pesisir pantai, terutama pada korban yang tenggelam demi terciptanya keselamatan wisata pesisir pantai yang optimal. Dalam sambutannya, narasumber menjelaskan sebagai nelayan kita memerlukan sebuah perlindungan dari seorang balawista. Balawista merupakan badan penyelamat wisata tirta yang bertugas untuk melindungi masyarakat pesisir pantai dengan memberikan pertolongan pertama pada korban.

Baca Juga  Unud Terjunkan 350 Mahasiswa KKN-PPM Periode XXVIII ke 22 Desa di Kabupaten Klungkung
wisata
Foto bersama usai pelatihan keselamatan wisata pesisir kepada nelayan. (Foto: ist)

Berdasarkan materi yang telah narasumber sampaikan, dapat disimpulkan bahwa para nelayan diharapkan untuk selalu mempersiapkan diri apabila terjadi kecelakaan di daerah pantai dan sekitarnya. Dalam melakukan pertolongan pertama pada korban tenggelam, diperlukan pengetahuan atau tata cara yang benar. Selain itu juga diperlukan ketelitian agar korban dapat ditangani dengan baik. Salah satu contoh pertolongan pertama adalah CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) yang diperlukan saat adanya seseorang mengalami henti jantung atau kesulitan bernapas. Upaya pertolongan medis ini untuk mengembalikan kemampuan bernapas dan sirkulasi darah dalam tubuh. Dalam pemaparan materi, narasumber juga memeragakan cara CPR yang benar, karena kemampuan CPR merupakan hal yang penting untuk semua orang sebagai salah satu bentuk siap siaga apabila terjadi kecelakaan.

Besar harapan dari Dr. Ir. Agus Dharma, M.T. kedepannya di Desa Ketewel khususnya masyarakat pesisir pantai dapat membentuk balawista. “Dengan adanya balawista masyarakat pesisir mendapat rasa aman dan perlindungan,” tutur Ketua Balawista Sangsit Buleleng, Dr. Ir. Agus Dharma, M.T. di Aula Kantor Kepala Desa. Ia menambahkan, agar insan-insan muda di pesisir pantai mendapat pelatihan dan pemahaman mengenai kebalawistaan. Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

ITB STIKOM Bali Buka Penerimaan Mahasiswa Baru TA 2026/2027 Gelombang 3B

Published

on

By

itb stikom bali
Banner penerimaan mahasiswa baru ITB STIKOM Bali Tahun Ajaran 2026/2027 Gelombang 3B, periode 17 Mei sampai dengan 30 Mei 2026. (Foto: Hms STIKOM Bali)

Denpasar, baliilu.com – ITB STIKOM Bali membuka penerimaan mahasiswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 Gelombang 3B, periode 17 Mei sampai dengan 30 Mei 2026. Raih potongan biaya pendidikan hingga Rp. 6.300.000. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Unud Terjunkan 350 Mahasiswa KKN-PPM Periode XXVIII ke 22 Desa di Kabupaten Klungkung
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dorong Percepatan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah, Pemkab Buleleng Dorong Percepatan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah

Published

on

By

pug buleleng
RAKOR: Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (18/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (18/5). Kegiatan tersebut menjadi upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang menyeluruh dan responsif gender.

Rapat koordinasi melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait guna memperkuat pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender di Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutan Ketua Pokja PUG Kabupaten Buleleng yang dibacakan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Arya Gede Mataram, disampaikan bahwa Pemkab Buleleng telah memiliki komitmen dalam mempercepat pelaksanaan pengarusutamaan gender melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.

“Pengarusutamaan gender tidak dapat dilaksanakan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan agar pembangunan yang dijalankan benar-benar mampu memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat,” ujar Arya Gede Mataram membacakan sambutan Ketua Pokja PUG Kabupaten Buleleng.

Pelaksanaan pengarusutamaan gender dinilai membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah maupun nonpemerintah, melalui komitmen bersama dan rencana aksi yang terintegrasi. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan daerah mampu berjalan lebih menyeluruh dan berkeadilan.

Sementara itu, sambutan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) yang dibacakan Kepala Bidang P3A Putu Agustini menjelaskan bahwa penguatan Pokja PUG dilatarbelakangi terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan hasil rekapitulasi Analisis Anggaran Responsif Gender (ARG) tahun 2025. Dari seluruh organisasi perangkat daerah di Kabupaten Buleleng, anggaran responsif gender tercatat baru mencapai 6 persen. Capaian itu menjadi perhatian bersama untuk terus meningkatkan implementasi anggaran responsif gender pada setiap sektor pembangunan.

Baca Juga  Unud Terjunkan 350 Mahasiswa KKN-PPM Periode XXVIII ke 22 Desa di Kabupaten Klungkung

“Anggaran responsif gender harus terus diperkuat di setiap OPD agar kebijakan dan program pembangunan dapat menjawab kebutuhan laki-laki maupun perempuan secara setara,” ungkapnya.

Penguatan Pokja PUG diarahkan untuk memperkuat komitmen anggota kelompok kerja, mengefektifkan fungsi Pokja PUG, serta mengawal percepatan implementasi pengarusutamaan gender di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Agung Rai Kartini dari BKPSDM Provinsi Bali, Dr. Nyoman Andika Triadhi, serta I Nyoman Widiartha Mahajaya yang memaparkan materi terkait strategi implementasi pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan

Published

on

By

bergerak dan berbagi
AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri roadshow ke-10 program Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang kian mendesak, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menunjukkan aksi nyata, melalui roadshow ke-10 program Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi”. Ia turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5), dengan sentuhan yang menyeluruh dan tepat sasaran.

Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Rai itu didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus, perangkat daerah terkait, camat setempat, serta para Ketua TP PKK kecamatan dan desa, sekaligus ratusan penerima bantuan yang menjadi fokus utama kegiatan.

Kegiatan pertama dipusatkan di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan kondisi KEK, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT bagi anak PAUD. Selain itu, bantuan tambahan juga diberikan berupa 1 kursi roda, 9 tripod, dan 4 walker untuk mendukung mobilitas penerima.

Kegiatan kemudian berlanjut ke Wantilan Banjar Delod Sema Cemagi, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg. Bantuan serupa kembali diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT untuk anak PAUD. Tambahan bantuan berupa 3 walker dan 4 alat bantu dengar turut melengkapi kepedulian tersebut.

Adapun setiap penerima bantuan memperoleh paket yang terdiri dari 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga  Jaga Situasi Tetap Kondusif Jelang Nataru, Desa Ketewel Gelar Sidak Duktang

Tak sekadar menyerahkan bantuan, Bunda Rai juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat edukasi program prioritas PKK. Dalam kapasitasnya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas), ia turut menggelorakan kesadaran pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui pembagian 150 alat pelubang biopori sekaligus praktik langsung di lingkungan warga.

Dalam sambutannya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk berbagi bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Saya hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit bantuan, apalagi dalam situasi ekonomi saat ini. Hal ini juga menjadi upaya kami untuk terus menjaga kedekatan antara masyarakat dengan pemerintah, sekaligus memberikan motivasi agar kita semua tetap semangat membangun Tabanan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai semakin krusial dan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. “Saya mengajak ibu-ibu dari rumah tangga untuk mulai mengelola sampah dari sumbernya. Sampah yang tidak dikelola bisa menjadi musibah, tetapi jika diolah dengan baik akan menjadi berkah. Melalui biopori, sampah bisa diubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman dan mendukung program Aku Hatinya PKK,” jelasnya.

Selain itu, selaku ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, ia juga turut mensosialisasikan penguatan layanan Posyandu berbasis 6 SPM. Menurutnya, posyandu kini tidak hanya sebatas tempat penimbangan, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi dan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih luas. Ia juga mengimbau kader PKK agar aktif menjalankan program dari provinsi seperti Gerakan Kulkul PKK dan optimalisasi Posyandu.

Melalui aksi sosial yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat ini, peran Bunda Rai tidak hanya terlihat sebagai penggerak organisasi, tetapi juga sebagai sosok yang konsisten hadir di tengah masyarakat, membawa solusi sekaligus semangat kebersamaan. Program “Bergerak dan Berbagi” pun kembali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Unud Terjunkan 350 Mahasiswa KKN-PPM Periode XXVIII ke 22 Desa di Kabupaten Klungkung

Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Timur, Ny. Luh Adi Wiratni Karang Sudarya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda Rai.

“Kami mengucapkan selamat datang di Desa Megati. Aksi sosial ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian di bidang sosial serta semangat gotong royong dalam membantu masyarakat. Kami juga siap mendukung penuh program pemerintah demi mewujudkan visi Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg, Ny. Rahayu Budi Arsana menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia melaporkan bahwa penerima bantuan pada kegiatan tersebut mencapai 128 orang yang tersebar di 10 desa.

“Kami bersyukur atas kehadiran ibu dan jajaran. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, (AUM),” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca