Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Antari Jaya Negara Motivasi Para Desainer Kota Denpasar Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi

Dari Pelatihan Industri Sandang “Teknik Draping”

Loading

BALIILU Tayang

:

UMKM
Ny. Antari Jaya Negara saat menghadiri penutupan Pelatihan Teknik Draping yang digelar Pemerintah Kota Denpasar, Jumat (31/3). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Pelatihan Teknik Draping yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dekranasda memasuki fase akhir. Penutupan kegiatan pelatihan tersebut berlangsung pada Jumat (31/3) di Gedung Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar, dan dihadiri langsung Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, sekaligus memotivasi para peserta agar terus berkreasi dan berinovasi dalam menghasilkan karya.

Seperti yang diinformasikan sebelumnya, pelatihan teknik draping ini merupakan pelatihan yang membekali soal bagaimana teknik pembuatan busana yang mengandalkan lipatan, kerutan, atau tekukan pada  kain, tanpa harus dijahit sebelumnya.

Pelatihan teknik draping ini sendiri melibatkan 20 orang peserta yang merupakan desiner fashion dan juga menggeluti sektor IKM /UMKM di Kota Denpasar. Kesemuanya mengikuti pelatihan teknik draping ini sejak tanggal 27 Maret 2023 lalu.

Pada acara penutupan tersebut, Ny. Antari Jaya Negara  didampingi Kepala Disperindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari. Hadir pula, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar DR. Pande Artadi, dan juga desiner ternama Tjokorda Gede Abinanda Sukawati.

Di sela kegiatan berlangsung, Ny. Antari Jaya Negara mengemukakan kegiatan ini merupakan upaya stategis guna mengatrol kreativitas dan inovasi para desiner fashion yang juga merupakan pelaku IKM/ UMKM di Kota Denpasar.

“Pelatihan teknik draping ini bisa menjadi kesempatan yang baik bagi para teman- teman desainer fashion di Kota Denpasar untuk semakin dapat berinovasi dalam karyanya. Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, saya mengharapkan materi yang didapatkan dalam pelatihan ini akan mendasari lahirnya produk unggulan berbasis budaya dari para desiner,” tutur Ny. Antari Jaya Negara.

Baca Juga  Bersatu dan Tumbuh Bersama UMKM, Pegadaian Luncurkan GadePreneur

Di masa kini, tambahnya, dunia fashion dituntut untuk terus dapat melaju seiring perkembangan mode. Untuk itu, kreativitas para pelaku IKM/UMKM fashion dituntut untuk selalu diasah agar bisa memenuhi selera pasar.

“Seiring dengan perkembangan mode, para desiner dituntut untuk selalu mengasah kemampuan, agar bisa memenuhi permintaan pasar. Dan tentunya dengan tidak menanggalkan basis budaya yang dikemas dengan tampilan menarik, di mana saya meyakini hal itu akan menaikkan nilai jual produk tersebut,” kata Ny. Antari Jaya Negara.

Sementara itu, Kadis Perindag Kota Denpasar Sri Utari mengatakan, pelatihan yang digelar kali ini merupakan salah satu dari langkah nyata program pengembangan khususnya industri mode di Denpasar.

“Kami memiliki beberapa program yang saat ini menjadi fokus pengembangan kami. Salah satunya adalah sektor industri fashion, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Denpasar. Kami menggandeng lembaga seperti ISI untuk memfasilifasi para pelaku industri fashion ini, agar semakin memiliki kapasitas yang baik,” jelasnya.

Para peserta pelatihan diberikan materi seputar teknik draping. Antara lain, meliputi Fix Style atau terstruktur, serta teknik draping Free Style, atau draping yang dilakukan langsung di atas badan model atau manekin.

Di akhir kegiatan, hasil karya para peserta ditampilkan melalui peragaan busana yang dibawakan oleh para model yang berlenggang. Menggunakan mayoritas komponen bahan kain endek, hasil karya peserta tampak apik dengan kreasi masing masing.

Salah seorang peserta pelatihan, Ida Ayu Harmaita Wijayanti mengaku senang dapat terlibat langsung di pelatihan ini. Dia berharap, kedepannya akan ada pelatihan lainnya bagi para desainer fashion yang juga pelaku UMKM.

“Terima kasih atas kesempatan dan fasilitas yang telah diberikan kepada kami para peserta. Mudah- mudahan pelatihan fashion akan terus bermunculan, sehingga kami terus bisa meningkatkan kemampuan kami,” pungkasnya. (eka/bi)

Baca Juga  BI Bali Gelar BJCW IV 2023, Ajang Promosikan UMKM dan Budaya Bali

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Meriahkan HUT Ke-236 Kota Denpasar

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  BI Bali Gelar BJCW IV 2023, Ajang Promosikan UMKM dan Budaya Bali

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Dukung Digitalisasi Promosi IKM/UKM Denpasar, Pemkot Gelar Lomba Desain Paket Booth Virtual Deva Bali

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca