Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dua Asesor BAN-PT Lakukan Asesmen Lapangan pada Prodi Magister Bioteknologi Pertanian Unud

BALIILU Tayang

:

rektor unud
Tim Asesor BAN-PT pada Jumat, 19 Mei 2023 melakukan asesmen lapangan secara daring pada Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian Fakultas Pertanian Unud dihadiri Rektor Unud Prof. Antara bertempat di Ruang Senat Fakultas Pertanian Gedung Agrokomplek Kampus Sudirman Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Tim Asesor BAN-PT pada Jumat, 19 Mei 2023 melakukan asesmen lapangan secara daring pada Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) bertempat di Ruang Senat Fakultas Pertanian Gedung Agrokomplek Kampus Sudirman Denpasar.

Tim Asesor yang melakukan asesmen terdiri dari Prof. Ir. Teguh Wijayanto, M.Sc., Ph.D (Universitas Halu Oleo) dan Prof. dr. Ir. Muhidin, M.Si (Universitas Halu Oleo). Dalam acara pembukaan ini hadir  Rektor Unud, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dekan Fakultas Pertanian, Ketua LPPM dan LP3M, Kepala Perpustakaan, perwakilan USDI, Ketua Program Studi Bioteknologi Pertanian, para Dosen dan Tendik, serta mahasiswa Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian Unud.

asesmen lapangan
Peserta Prodi Magister Bioteknologi Pertanian FP Unud saat mengikuti asesmen lapangan oleh dua asesor BAN-PT. (Foto: ist)

Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU dalam asesmen ini meminta masukan kepada Tim Asesor yang ditugaskan BAN-PT, agar ke depan program studi bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi, dan jika di lain waktu diharapkan bisa bertemu langsung dengan tim asesor dalam memberikan arahan dan masukan bagaimana menindaklanjuti hasil asesmen pada Program Studi Magister Bioteknologi.

Rektor dalam kesempatan ini menyampaikan sekilas tentang kondisi Unud yang sudah berumur 61 tahun, status akreditasi yang sudah unggul, status kelembagaan BLU dan segera menuju PTN-BH. Saat ini Unud memiliki 13 Fakultas, 1 Program Pascasarjana, 2 Rumah Sakit yakni RS Unud dan RSGM, dan rencana akan mengupayakan membuka rumah sakit hewan. Sekarang ini Unud memiliki sebanyak 120 Program Studi dengan jumlah mahasiswa berjumlah 30.000 orang, baik dari tingkat S0, S1, S2 dan S3, maupun spesialis.

Selain itu juga disampaikan bahwa untuk akreditasi berbagai program studi di lingkungan Universitas Udayana terdiri dari akreditasi Unggul, A dan Sangat Baik berjumlah 94 persen dari 120 program studi. Unud juga memiliki 4 Program Studi yang terakreditasi Internasional, 3 di Fakultas Teknik yang terakreditasi IABEE yaitu Program Studi Teknik Sipil, Teknik Elektro dan Teknik Mesin, sedangkan 1 yang terakreditasi ABEST21 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis yakni Program Studi Magister Manajemen. Tahun lalu ada 4 Program Studi yang sudah tersertifikasi AUN-QA, tahun ini juga masih memprogram 4 Program Studi untuk AUN-QA, untuk BUD3 tahun depan akan disiapkan 4 program studi lagi, sehingga tahun depan terdapat 12 program studi yang tersertifikasi AUN-QA.

Baca Juga  Samakan Persepsi, Unud Gelar Sosialiasi dan Bimtek Penginputan Data Simkatmawa

Di samping itu tahun ini akan digagas 14 program studi di Unud yang memprogram FIBAA khususnya untuk program studi humaniora dan ada beberapa program studi yang menarget Akreditasi ASIIN khususnya dari Fakultas Kedokteran, Fakultas MIPA dan beberapa program studi dari fakultas lainnya.

Program Studi S2 Bioteknologi Pertanian ini merupakan kebanggan Unud karena ini merupakan program studi unggulan pada program magister. Untuk itu Rektor sangat mendorong Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian menjadi program studi yang meraih akreditasi internasional.

asesor BAN PT
Perwakilan Tim Asesor Prof. Ir. Teguh Wijayanto. (Foto: ist)

Sementara itu Perwakilan Tim Asesor Prof. Ir. Teguh Wijayanto menyampaikan selaku asesor pihaknya mendapat tugas dari BAN-PT dan mengucapkan terima kasih atas penerimaan dari pihak Unud serta bersama pimpinan fakultas beserta jajaran. Pihaknya berharap pelaksanaan asesmen ini berjalan lancar dan terselesaikan dengan baik. Sebagai Asesor tugasnya hanya untuk mengkorfimasi atau mengklarifikasi hal-hal yang sudah dilaporkan oleh tim akreditasi dalam dokumen baik di dalam data kinerja maupun laporan evaluasi kinerja. Pihaknya juga sudah sedikit banyak melihat beberapa revisi yang sudah disampaikan oleh ketua program studi dan nanti akan dilaksanakan diskusi dengan pihak yang lain seperti mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, dosen maupun stakeholder untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan detail terhadap Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5605-Dua-Asesor-BAN-PT-Lakukan-Asesmen-Lapangan-pada-Program-Studi-Magister-Bioteknologi-Pertanian-Universitas-Udayana.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali

Published

on

By

walikota jaya negara
PISAH SAMBUT: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang dilaksanakan di Gedung Wanita Nari Graha Provinsi Bali, Kamis (7/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama jajaran Forkopimda Kota Denpasar menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang dilaksanakan di Gedung Wanita Nari Graha Provinsi Bali, Kamis (7/5).

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dr. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., mendapat penugasan baru menjadi Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan pada Badan Pemulihan Aset di Kejaksaan Agung RI.

Posisi Kajati Bali selanjutnya diemban oleh Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubenur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubenur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Bupati seluruh Bali dan Wakil Ketua DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra.

Dalam sambutannya, Dr. Chatarina Muliana Girsang mengaku sangat senang dapat bertugas di Bali. Selain memiliki kondisi alam yang indah, Bali juga didukung sarana dan prasarana yang memadai serta koordinasi Forkopimda yang berjalan sangat baik dalam menangani berbagai isu strategis.

“Saya mengucapkan terima kasih atas persahabatan dan kekeluargaan selama hampir enam bulan bertugas di Bali. Dimanapun kita bertugas, tentu harus mampu memberikan warna dan manfaat bagi masyarakat. Saya juga memohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekurangan maupun hal yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

Ia berharap tali silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga meskipun dirinya mendapat amanah baru di Kejaksaan Agung RI.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono mengatakan dirinya memang belum pernah bertugas di Bali. Namun dalam beberapa bulan terakhir, dirinya cukup sering datang ke Bali untuk mengawal berbagai proyek strategis nasional saat menjabat Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.

Baca Juga  Dukung Pencapaian Good University Governance dan Program MBKM, Unud Perkuat Kerja Sama dengan BPKP Provinsi Bali

“Di Bali banyak pembangunan strategis yang kami kawal. Kami hadir di sini untuk membantu program-program pembangunan Provinsi Bali demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” ujarnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dr. Chatarina Muliana Girsang atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejaksaan Tinggi Bali.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Dr. Chatarina Muliana Girsang atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejaksaan Tinggi Bali. Sinergi yang terjalin bersama Forkopimda selama ini telah berjalan sangat baik dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di daerah,” ujar Jaya Negara.

Pihaknya juga menyampaikan selamat kepada Setiawan Budi Cahyono yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Setiawan Budi Cahyono sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru. Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, kami optimistis sinergi antara Kejaksaan Tinggi Bali dengan Pemerintah Daerah serta Forkopimda akan semakin solid,” ujarnya.

Jaya Negara berharap koordinasi, kolaborasi, dan sinergitas antara Kejaksaan Tinggi Bali dengan Pemerintah Kota Denpasar serta seluruh Forkopimda dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung penegakan hukum, menjaga kondusivitas daerah, serta mengawal pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat agar berjalan optimal. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Kota Denpasar Dukung UMKM dan Aksi Berbagi di Pasar Rakyat PKK Bali

Published

on

By

tp pkk denpasar
PASAR RAKYAT: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Kota Semarapura, Klungkung, Jumat (8/5). (Foto: Hms Dps)

Klungkung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Kota Semarapura, Klungkung, Jumat (8/5).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny.Putri Koster, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Bupati Klungkung I Made Satria, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Sagung Antari Jaya Negara juga menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 orang penerima dari masyarakat Kabupaten Klungkung. Tas tersebut berisi berbagai kebutuhan hasil belanja produk UMKM dan pedagang lokal yang ada di Pasar Rakyat.

Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengaku senang dapat mengikuti kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbelanja produk lokal dan UMKM, namun juga menjadi momentum untuk berbagi dan membantu masyarakat di Kabupaten Klungkung.

“Selain dapat berbelanja produk masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi dan mempererat rasa kebersamaan antar-daerah di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster mengatakan, Pasar Rakyat PKK merupakan program yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali saat masa pandemi Covid-19. Saat itu, para petani kesulitan menjual hasil panen karena minimnya pembeli bahkan djberikan begitu saja.

“Melalui pasar rakyat ini kami mengajak petani dan UMKM untuk menjual produknya. Awalnya dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Bali dan seluruh pengurus PKK bergotong-royong membantu masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Penandatanganan PKS antara Fapet Unud dengan FP UNTL

Ia mengatakan, setelah pandemi mereda, kegiatan tersebut terus berkembang dengan mengusung tema “Berbelanja dan Berbagi”. Selain mempererat silaturahmi antar-pengurus TP PKK se-Bali, kegiatan ini juga menjadi sarana mendukung perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, dan pengerajin lokal.

Ny. Putri Koster menambahkan, melalui kegiatan ini setiap TP PKK kabupaten/kota diwajibkan berbelanja produk UMKM yang kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk paket bantuan. Untuk kegiatan kali ini, Kabupaten Klungkung menyiapkan 20 tas bantuan, sedangkan kabupaten/kota lainnya masing-masing 10 tas.

Putri Koster menambahkan, pada periode pertama TP PKK Provinsi Bali kegiatan ini hanya diselenggarakan satu kali, selanjutnya pembiayaan diserahkan kepada kabupaten/kota. Namun kini, anggaran penyelenggaraan kembali dikelola oleh pihak provinsi.

“Jadi penyelenggaraan tenda dan lain-lain diurus dari Provinsi, sehingga sinergi kita dengan kabupaten/kota dapat menghadirkan para pedagang untuk mengisi stan sekaligus menghadirkan pembeli,” ujarnya.

Selain itu, TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan 100 tas bantuan berisi beras, dua krat telur, dan minyak goreng kemasan satu liter kepada masyarakat penerima manfaat. Dengan demikian, masyarakat menerima tiga tas bantuan yang berisi kebutuhan pokok serta hasil belanja produk UMKM lokal.

Ny. Putri Koster menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyapa para petani, perajin, dan pelaku UMKM, sekaligus menghubungkan mereka dengan para pembeli di masing-masing kabupaten/kota di Bali.

“Tujuan mulia kita adalah menjalin silaturahmi dengan sesama pengurus, kemudian menyapa UMKM, mengajak masyarakat untuk peduli, dan di sini juga ada perputaran uang sehingga kabupaten/kota memiliki kesempatan untuk berkembang,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sektor Horeka dan DTW di Denpasar Komitmen Wujudkan Pengolahan Sampah Mandiri

Walikota Jaya Negara Sebut Sebagai Kerja Sama Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Loading

Published

on

By

pengolahan sampah denpasar
SOSIALISASI: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster serangkaian sosialisasi bagi pengusaha di sektor Hotel, Restoran, Kafe/Katering (Horeka) dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar terus bergerak dalam optimalisasi penanganan sampah di berbagai sektor. Kali ini, melalui Dinas Pariwisata, turut mengumpulkan pengusaha di sektor Hotel, Restoran, Kafe/Katering (Horeka) dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5). Dalam kesempatan tersebut, pengusaha sektor Horeka dan DTW siap berkomitmen dalam mewujudkan pengolahan sampah berbasis sumber untuk pariwisata berkelanjutan.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Kepala Pusdal LH Bali Nusra Ni Nyoman Santi, Kasubdit Penegakan Peraturan LH, Kementerian LH, Antonius Sarjanto, Pimpinan OPD, Stakeholder serta undangan lainnya.

General Manager Prama Sanur Beach Hotel, IGB Surya Candra Sasmita dalam sambutannya menekankan bahwa Sektor Horeka dan DTW memiliki komitmen dalam penanganan sampah. Terlebih, sebagai elemen penting pariwisata, sektor Horeka dan DTW rata-rata telah memiliki standarisasi pengolahan limbah, meski harus terus dioptimalkan.

Gung Surya mengatakan bahwa, sektor Horeka dan DTW memiliki standarisasi yang baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya sertifikasi ISO dan penghargaan Tri Hita Karana Award yang keduanya berdasar pada isu lingkungan, termasuk pengolahan sampah.

“Tentunya kami siap berkomitmen untuk pengolahan sampah berbasis sumber, dan kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, atas dukungan dan komitmen dalam mendukung penanganan persampahan untuk pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas dukungan pengusaha atau pimpinan sektor Horeka dan DTW dalam penanganan persampahan. Hal ini tentu menjadi bukti sinergitas dan komitmen kerja bersama dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

Baca Juga  Penandatanganan PKS antara Fapet Unud dengan FP UNTL

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini sektor Horeka dan DTW menjadi salah satu penyokong perekonomian Denpasar. Karenanya, penting untuk mendukung terciptanya iklim pariwisata yang berkelanjutan serta ramah terhadap lingkungan, khususnya persampahan.

Jaya Negara menambahkan, saat ini Pemkot Denpasar terus menggenjot pengolahan sampah berbasis sumber dengan menyasar berbagai sektor. Karenanya, usaha ini memerlukan komitmen serta dukungan bersama agar pelaksanaannya dapat berlangsung optimal.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama pimpinan di sektor Horeka dan DTW, ke depan kami di Pemerintah Kota Denpasar akan melaksanakan audit pengolahan limbah dengan seksama seperti CHSE, dan semoga upaya ini dapat mendukung terwujudnya pengolahan sampah berbasis sumber yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe yang hadir mengikuti sosialisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah di Bali saat ini menjadi isu serius yang harus ditangani bersama, terutama karena sekitar 41 persen persoalan sampah bersumber dari sektor pariwisata Horeka.

Menurutnya, langkah dan pemetaan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung dalam pengelolaan sampah sudah sangat lengkap, mulai dari identifikasi sumber masalah, pola penanganan, hingga strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Ia mengaku terus memantau secara ketat perkembangan pengelolaan sampah di Bali, khususnya di wilayah Kota Denpasar.

“Sudah ada kemajuan signifikan sejak dilakukan pengendalian sangat ketat pasca-penutupan TPA Suwung. Ini harus terus ditingkatkan karena Bali yang bersih merupakan kebutuhan lingkungan kita agar masyarakat hidup sehat, dan kami juga memberikan apresiasi atas capaian pemilahan sampah di Kota Denpasar yang sudah di atas 80 persen,” ujarnya.

Gubernur Koster menekankan bahwa Kota Denpasar memiliki tanggung jawab besar lantaran menjadi ibukota Provinsi Bali dengan sektor hotel dan restoran masih menjadi tulang punggung perekonomian. Ia juga menyoroti kondisi TPA Suwung yang sudah mengalami overload dan menimbulkan polusi lingkungan sehingga pola lama pengelolaan sampah harus segera diakhiri.

Baca Juga  FK Unud Raih Empat Penghargaan Ajang APFCB 2023

“Kebiasaan nyaman harus kita akhiri. Kita harus mengubah perilaku. Saya sudah tidak takut, saya harus berani. Kalau pariwisata Bali mau dijaga berkelanjutan, maka persoalan sampah harus diselesaikan,” tegasnya.

Karena itu, Gubernur Koster meminta seluruh pelaku usaha pariwisata mulai membangun kesadaran bersama untuk mengelola sampah secara mandiri di lingkungan usahanya masing-masing. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah di hotel tidak boleh hanya mengandalkan dana CSR, melainkan harus menjadi bagian dari anggaran operasional usaha.

Usai memberikan arahan kepada pelaku sektor Horeka dan DTW, Gubernur Wayan Koster yang didampingi Walikota Jaya Negara beserta Wakil Walikota Arya Wibawa turut meninjau stand inovasi dan kreativitas siswa di Kota Denpasar yang mengikuti kegiatan Denpasar Education Festival (DEF) Tahun 2026. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca