Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Review Capaian IKU 1, Unud Gelar Workshop Kuesioner Tracer Study 2023

BALIILU Tayang

:

Dr. Kadek Dwita Apriani, S.Sos.,M.I.P selaku Ketua UPKA Unud. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Unit Pengembangan Karir dan Alumni Universitas Udayana (UPKA Unud), pada Selasa, 23 Mei 2023 menyelenggarakan Workshop Kuesioner Tracer Study tahun 2023 dan Penetapan Populasi Alumni Periode Wisuda 146-151 bertempat di Gedung Agrokomplek Kampus Unud Sudirman Denpasar.

Workshop ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT.,Ph.D.,IPU.

Dr. Kadek Dwita Apriani, S.Sos.,M.I.P selaku Ketua UPKA Unud dalam hal ini menyampaikan, tujuan workshop ini adalah untuk merivew capaian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 yang terkait dengan tracer studi dari tahun sebelumnya. Kenaikan IKU 1 pada tahun sebelumnya sebesar 26,26%, tentu di tahun berikutnya target IKU 1 bisa mencapai lebih dari 40%, dan semua itu baru bisa dicapai dengan catatan ada persamaan persepsi, persamaan tekad dan juga keinginan untuk tetap bekerja keras dan cerdas dari seluruh stake holder yang hadir.
Workshop ini juga diselenggarakan untuk mengapresiasi kerja rekan-rekan yang telah membantu pencapaian IKU 1 di tahun sebelumnya dan menentukan langkah-langkah strategis apa yang akan kita lakukan untuk mencapai target IKU 1 di atas 40% pada tahun berikutnya yaitu tracer study 2023 terhadap lulusan S0, S1, dan Profesi Kesehatan yang wisuda pada tahun 2022.

Secara teknis ada beberapa perbaikan dari kusioner tracer study yang memang merupakan arahan dari Dikti yang tentu saja harus diadopsi oleh universitas. Setiap revisi tentu akan melibatkan banyak pihak, selain pengisi kuisioner, juga mereka yang menyebarkan informasi dari proses pengisian kuesioner tracer study. Evaluasi juga terus dilakukan dan hasil dari tracer study tersebut kemudian dipergunakan bukan hanya untuk mencapai IKU 1, akan tetapi juga untuk perbaikan prodi kedepannya.

Baca Juga  30 CPNS Dokter Spesialis RS Unud Ikuti Pengambilan Sumpah/Janji PNS

“Oleh sebab itu Koordinator Program Studi, UP3M, dan LP3M juga dilibatkan dalam hal tersebut karena ada kaitanya proses tracer study ini dipergunakan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kurikulum,” ucap Ketua UPKA.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT.,Ph.D.,IPU. (Foto: ist)

Sementara Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana dalam kesempatan ini mengatakan, tracer study merupakan salah satu komponen IKU 1 antara Kementerian dengan Rektor Unud untuk mengetahui berapa jumlah lulusan Unud tahun 2022 yang telah ditracing. Banyaknya jumlah lulusan yang mendapatkan pekerjaan kurang dari 6 bulan, jumlah lulusan yang berwirausaha, serta jumlah mahasiswa yang melanjutkan studi kurang dari 12 bulan yang perlu untuk diketahui. Tentunya ini juga merupakan feedback kepada program studi sebagai bahan evaluasi.

Selain itu juga pemenuhan IKU 60 persen bisa terpenuhi, jika kurang dari angka tersebut, perlu dievaluasi oleh program studi. Dari Biro Kemahasiswaan dalam meningkatkan capaian tracer study juga sudah melakukan Udayana Career Days, pendampingan lulusan untuk mendapatkan pekerjaan, mengundang mitra untuk merekrut dan sebagainya.

Peserta Workshop Kuesioner Tracer Study tahun 2023 dan Penetapan Populasi Alumni Periode Wisuda 146-151 bertempat di Gedung Agrokomplek Kampus Unud Sudirman Denpasar. (Foto: ist)

Pelaksanaan tracer study di Unud dari pengalaman yang ada, sebenarnya cukup tinggi responnya yaitu rata-rata 80 persen dari seluruh fakultas. “Kalaupun responnya tinggi tapi kalau probability dari lulusan kita kurang dari 60 persen, ini yang menjadi masalah. Kalau tahun ini menurut kita di atas 40 persen probabilitynya, tetapi dari kementerian hitungannya beda,” ujar Prof. Ngakan. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5610-Review-Capaian-IKU-1-Universitas-Udayana-Selenggarakan-Workshop-Kuesioner-Tracer-Study-2023.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolresta Denpasar Berikan Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial di Yayasan Bunga Bali

Published

on

By

polresta denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., menyerahkan bantuan saat menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Yayasan Bunga Bali yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.111, Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (22/6/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polresta Denpasar menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Yayasan Bunga Bali yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.111, Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (22/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., didampingi para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Denpasar Timur AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Denpasar.

Bakti Kesehatan ini merupakan wujud nyata pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pemberian layanan kesehatan serta bantuan sosial yang bermanfaat secara langsung, khususnya bagi para lansia, penyandang disabilitas, dan penyandang tuna rungu yang berada di Yayasan Bunga Bali.

Kapolresta Denpasar langsung meninjau berbagai hasil kerajinan tangan yang dibuat oleh para penghuni yayasan. Kerajinan tersebut merupakan karya para lansia, penyandang disabilitas, dan tuna rungu yang dipasarkan kepada para pengunjung maupun di pusat oleh-oleh wisata sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi dan kreativitas penghuni yayasan.

Selanjutnya, Kapolresta Denpasar meninjau pemeriksaan kesehatan kepada para penghuni yayasan. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan para lansia dan penyandang disabilitas tetap terjaga serta memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas.

Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, Kapolresta Denpasar juga menyerahkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada para penghuni Yayasan Bunga Bali. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kapolresta Denpasar menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti kesehatan dan bantuan sosial yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi seluruh penghuni yayasan.

Baca Juga  Turut Jaga Kesehatan Pemuka Agama, FK Unud Berikan Layanan Kesehatan di Pura Gunung Bromo

“Semoga kegiatan bakti kesehatan dan penyaluran bantuan sosial berupa sembako yang kami laksanakan hari ini dapat memberikan manfaat bagi Bapak, Ibu, serta seluruh keluarga besar Yayasan Bunga Bali. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi bentuk kepedulian, kebersamaan, dan perhatian kami kepada saudara-saudara sekalian. Semoga seluruh warga yayasan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebahagiaan, serta semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Kapolresta.

Melalui kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Denpasar kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menkeu Purbaya: Penguatan Fiskal Daerah Dorong Pertumbuhan Lebih Merata

Published

on

By

penguatan fiskal daerah
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Komite IV DPD pada Senin (22/6/2026). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Penguatan fiskal daerah menjadi salah satu instrumen yang penting untuk meningkatkan kualitas belanja dan mendorong pertumbuhan yang lebih merata. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Komite IV DPD pada Senin (22/6/2026).

“Oleh karena itu, penguatan kebijakan fiskal ke daerah difokuskan pada upaya optimalisasi pendapatan, penguatan belanja yang berkualitas, dan mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif,” ungkap Menkeu dalam rapat yang membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2027 tersebut.

Optimalisasi pendapatan daerah dilakukan dengan penguatan kemandirian dan kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), penguatan basis data serta pemetaan dan optimalisasi potensi PDRD berbasis kewilayahan dan sesuai karakteristik daerah. Selain itu juga melalui transformasi tata kelola PDRD dengan mengedepankan penguatan kelembagaan, peningkatan aparat perpajakan tersertifikasi, penguatan pengawasan, dan percepatan digitalisasi.

Sementara itu, peningkatan kualitas belanja dilakukan dengan penguatan fokus transfer ke daerah berbasis kinerja, refocusing belanja daerah untuk mendukung belanja yang berdampak besar, dan penguatan sinergi belanja Kementerian/Lembaga, transfer ke daerah, dan APBD. Kemudian pengembangan skema pembiataan kreatif dilakukan dengan sinergi pendanaan untuk mendorong alternatif pembiayaan, skema pembiayaan konsesional sebagai tools afirmasi, KB DBH sebagai instrumen pembayaran pinjaman daerah, dan mendorong pemanfaatan small scale PPP project dan kerja sama antardaerah.

Untuk memastikan penguatan fiskal daerah berjalan efektif dan berkelanjutan, Menkeu menyampaikan bahwa pemerintah juga terus memperkuat kerangka Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) melalui berbagai reformasi tata kelola keuangan. Upaya tersebut mencakup standardisasi proses bisnis transfer ke daerah, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan sinergi fiskal pusat dan daerah, hingga penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) regional.

Baca Juga  Samakan Persepsi, Unud Gelar Sosialiasi dan Bimtek Penginputan Data Simkatmawa

Selain itu, pemerintah mendorong penguatan akuntabilitas melalui sistem monitoring dan evaluasi yang lebih terintegrasi. Pengembangan manajemen risiko fiskal daerah juga terus didorong agar stabilitas dan kesinambungan fiskal dapat terjaga dalam jangka panjang.

“Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Published

on

By

Imperial College
TERIMA DELEGASI: Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama dengan Imperial College London akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset nasional.

“Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Dalam pertemuan tersebut, Brian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. Imperial College London akan berperan dalam mendukung pengembangan institusi tersebut melalui penguatan kurikulum, standar pengajaran, penelitian bersama, hingga keterlibatan profesor internasional.

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical dan science university, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” jelas Mendiktisaintek.

Menurut Mendiktisaintek, kerja sama dengan Imperial College London menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan riset.

“Hari ini Imperial College yang diterima oleh Bapak Presiden, ini adalah sebuah capaian yang sangat baik. Karena kita tahu, baru saja QS Ranking mengumumkan Imperial College ini adalah ranking kedua di dunia di bawah MIT,” katanya.

Baca Juga  Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Kehumasan, Unud Gelar Workshop

Brian menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak luas bagi perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya terbatas pada 10 universitas medis yang akan dibangun.

“Tetapi kami yakin juga dampaknya pasti juga akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus yang lainnya di seluruh Indonesia. Sehingga kita berharap kunjungan ini, pertemuan tadi diterima langsung oleh Bapak Presiden, ini membuka pintu kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Mendiktisaintek.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menuturkan bahwa kerja sama ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian nasional mengingat reputasi Imperial College London di bidang medis dan sains.

“Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkat keempat di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran, penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga ranking kita di dunia, kampus-kampus kita ini juga akan ikut naik,” ungkapnya.

Dengan reputasi Imperial College London yang menempati peringkat keempat dunia di bidang pendidikan medis, kemitraan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca