Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Guru dan Siswa SMA Sambut Antusias Kehadiran Gubernur Wayan Koster di SMAN 1 Denpasar

Daya Juang Gubernur Koster Keluar dari Garis Kemiskinan Hingga Mambangun Bali Era Baru Membuat para Siswa Terinspirasi dan Kagum

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
Gubernur Bali Wayan Koster disambut antusias oleh para Guru dan Siswa SMA Negeri 1 Denpasar pada, Jumat (Sukra Paing, Sinta) 26 Mei 2023 dalam acara Gubernur Bali Menyapa. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster disambut antusias oleh para Guru dan Siswa SMA Negeri 1 Denpasar pada, Jumat (Sukra Paing, Sinta) 26 Mei 2023 dalam acara Gubernur Bali Menyapa. Setiba di halaman SMA Negeri 1 Denpasar, Gubernur Wayan Koster langsung dikerumunin para siswa untuk bisa berselfie dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Kehadiran Gubernur Bali didampingi oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali sekaligus Alumni SMAN 1 Denpasar, A.A.N. Adhi Ardhana, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, IGN Boy Jaya Wibawa, Kepala Bappeda Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Denpasar, Made Rida, dan dihadiri langsung oleh Siswa SMAN 1 Denpasar bersama perwakilan SMAN 3 Denpasar, SMAN 4 Denpasar, SMAN 5 Denpasar, SMAN 6 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMAN 8 Denpasar, SMAN 9 Denpasar, SMAN 10 Denpasar, SMAN 11 Denpasar, dan SMAN 12 Denpasar.

Dalam acara Gubernur Bali Menyapa, para siswa yang hadir dibuat terinspirasi dan kagum atas daya juang Gubernur Wayan Koster, ketika Murdaning Jagat Bali ini menceritakan masa hidupnya waktu kecil yang berada dalam garis kemiskinan di Desa Sembiran, Buleleng. Kondisinya dalam keadaan kurang mampu, tidak membuat mental seorang Wayan Koster untuk keluar dari garis kemiskinan pupus, namun sosok Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di usia Sekolah Dasar hingga menempuh pendidikan di SMP Bhaktiyasa Singaraja, SMA Negeri Singaraja dikenal sangat rajin belajar sampai mendapat juara umum, berorganisasi sebagai OSIS dan aktif megambel. Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Wayan Koster ulet bekerja meburuh numbeg (nyangkul), meburuh naikin pasir ke truck di Tejakula, nanggala (bercocok tanam), menjual daun pisang, hingga akhirnya Wayan Koster dengan kecerdasannya dan pengetahuannya yang mempuni di ilmu matematika, kimia, fisika, dan biologi memberanikan diri (nekat) menuntut ilmu ke Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia, yaitu di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kebiasaan Wayan Koster yang hidup mandiri di usia kecil mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, terus dilakoninya sejak mahasiswa di ITB dengan menjadi guru les matematika ke rumah – rumah yang ada di Kota Bandung sembari aktif menjadi aktivis mahasiswa dan lulus pada tahun 1987 dengan gelar sarjana matematika. Perjalanan hidup yang tidak kenal lelah, setelah meraih gelar sarjana, akhirnya Wayan Koster meniti karirnya di dunia pemerintahan dengan bekerja sebagai tenaga honorer sampai menjadi PNS di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, seraya menjadi dosen tidak tetap di Universitas Tarumanegara, Universitas Pelita Harapan, Universitas Negeri Jakarta, dan STIE Perbanas dengan memberi mata kuliah Kalkulus I, II , II dan IV, Ilmu Statistik hingga Metode Riset.

Baca Juga  Kukuhkan BKOW, PUSPA dan BK3S, Gubernur Koster Minta Kuatkan Kolaborasi dengan Organisasi Lain Wujudkan Program Pembangunan Bali

Setelah berkiprah di dunia pemerintahan dan menjadi dosen, Wayan Koster mendapatkan ‘applause’ tepuk tangan dari para siswa, karena berani mengambil keputusan mundur menjadi PNS untuk memulai karier di dunia politik menjadi kader PDI Perjuangan dan tahun 2004 maju hingga lolos menjadi Anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, dan olahraga.

Para Guru dan Siswa SMA yang hadir kembali memberikan apresiasi tepuk tangan dan ucapan terimakasih kepada Wayan Koster, karena saat menjadi Anggota Komisi X DPR-RI telah berjuang melahirkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sehingga Guru sekarang memiliki tunjangan profesi satu kali gaji pokok, dan Guru Besar mendapat tunjangan profesi satu kali gaji pokok serta dua kali tunjungan kehormatan dari gaji pokok dengan harapan mampu menciptakan generasi bangsa yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan berbakti kepada bangsa dan negara Indonesia.

Setelah terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan pada Pemilu tahun 2009 dengan meraih 185.901 suara dan terpilih kembali untuk masa jabatan ketiga di DPR-RI pada tahun 2014 dengan memenangkan 260.342 suara atau tercatat dalam sejarah politik sebagai satu – satunya Anggota DPR-RI dari Bali yang berhasil meraih suara terbanyak nomor satu di Bali dan terbanyak ketiga secara nasional.

Atas prestasi yang diraih Wayan Koster, para Siswa SMA yang hadir dibuat bangga terhadap perjalanan hidup pemimpin Bali kelahiran 20 Oktober 1962 ini, ketika pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018, Wayan Koster terpilih menjadi Gubernur Bali dengan perolehan suara 57,68 persen.

Dalam kepemimpinannya di Pemerintah Provinsi Bali, Gubernur Wayan Koster menjalankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Dalam visi tersebut, Gubernur Koster melakukan penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali, karena budaya merupakan kekuatan utama Bali.

Baca Juga  Dukung CCSBT di Nusa Dua, Gubernur Koster Harap Hasilkan Rumusan Terbaik untuk Kelautan dan Perikanan Indonesia

Kata Wayan Koster, Bali tidak punya sumber daya alam, seperti minyak, gas, batubara, emas, Bali hanya punya budaya. Maka Bali harus betul-betul dikelola dengan baik dan menjadikan budaya sebagai haluan pembangunan, hulunya pembangunan, agar budaya terjaga dengan baik sekaligus memberi penghidupan bagi masyarakat. “Budaya Bali sudah teruji sejak berabad – abad yang diwariskan oleh para leluhur, sampai Kita bisa eksis di era saat ini,” ujar Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini yang telah mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali.

Gubernur Bali mengajak seluruh siswa SMA sebagai generasi penerus untuk mewarisi, menjalankan, melestarikan, dan memajukan kebudayaan Bali sebagai kehidupan Kita di Provinsi Bali. Itulah sebabnya Saya mengeluarkan kebijakan, salah satu diantaranya adalah : 1) Memuliakan Desa Adat; 2) Hari Penggunaan Busana Adat Bali; 3) Memuliakan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali; 4) Menyelenggarakan Bulan Bahasa Bali; 5) Menciptakan Keyboard Aksara Bali; 6) Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut; 7) Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai; 8) Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber; 9) Pariwisata Budaya, Berkualitas, dan Bermartabat; 10) Bangga Produk Lokal Bali; 11) Penggunaan Endek Bali; 12) Pelindungan Kawasan Suci Besakih; 13) Kawasan Pusat Kebudayaan Bali; 14) Shortcut Singaraja – Mengwitani; 15) Tol Jagat Kerthi Bali; 16) Pelabuhan Segitiga Sanur – Sampalan – Bias Munjul; 17) Bali Maritime Tourism Hub; 18) Bendungan Sidan dan Bendungan Tamblang; hingga 19) Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali.

“Inilah sejumlah agenda yang Saya jalankan di periode pertama menjadi Gubernur Bali yang ditandai dengan capaian 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini.

Di akhir sambutan Gubernur Bali, para Guru dan Siswa SMA yang hadir memberikan doa dan dukungan kepada Wayan Koster agar kembali memimpin Pemerintah Provinsi Bali menjadi Gubernur Bali 2 Periode untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur darat, laut, udara secara terintegrasi dan terkoneksi dengan berkualitas, supaya Bali maju di bidang pariwisata dan perekonomian agar Bali tidak tertinggal di bidang infrastruktur dari negara Singapura, Thailand, Malaysia dan negara eropa lainnya, demi menjadikan Bali sebagai destinasi utama pariwisata dunia yang berkualitas dan berdaya saing.

Baca Juga  Buka Musrenbang, Gubernur Koster: Komit Kerja Lebih Keras dan Cepat, Bersatu Ciptakan Pondasi Bali yang Kuat

Kepada adik – adik siswa, Saya meminta agar belajarlah dengan baik dan tekun, adik – adik harus bersyukur di era sekarang dalam menempuh pendidikan sudah diberikan sekolah yang nyaman lengkap dengan buku, perpustakaan, dan laboratorium. Untuk itu, raihlah prestasi yang setinggi – tingginya yang akan menjadi bagian hidup adik – adik di masa yang akan datang, dengan pendidikan dan prestasi yang bagus, maka Kita akan mampu bersama menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk membangun bangsa dan negara Indonesia.

“Jadilah anak yang tertib, disiplin, dan penuh dengan rasa tanggung jawab, jauhi narkoba serta menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur,” pungkas Gubernur Wayan Koster yang disambut semarak tepuk tangan oleh para Guru dan siswa yang menggunakan busana endek Bali.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Denpasar, Made Rida mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster di SMA Negeri 1 Denpasar. Di tengah-tengah kesibukan, Bapak Gubernur Bali berkenan berkunjung ke sekolah Kami, sehingga hari ini menjadi suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi Kami sebagai keluarga besar SMA Negeri 1 Denpasar.

“Dalam kesempatan ini, Kami menyampaikan Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster adalah sosok pemimpin yang peduli di dunia pendidikan, hal itu sudah terlihat saat Bapak Gubernur memberikan bantuan 6 gedung lokal belajar yang sangat membantu kelancaran pendidikan di SMA Negeri 1 Denpasar,” ujar Made Rida.

Bukti kesetiaan Gubernur Wayan Koster memajukan dunia pendidikan juga terlihat saat Bapak Gubernur memfasilitasi kerja sama Beasiswa Indonesia Maju (BIM) dengan Pemerintah Provinsi Bali. Sehingga sejumlah siswa Kami mendapat beasiswa pendidikan ke luar negeri, diantaranya bernama Norine Maeda yang diterima berpendidikan di University Toronto Kanada dan Ni Komang Ista Triana yang diterima oleh University of New south Wales Australia. “Ini bukti kepedulian Bapak Gubernur Wayan Koster di dunia pendidikan, untuk itu para hadirin Kita ‘applause’ kebijakan Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster,” tutup Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Denpasar ini yang disambut tepuk tangan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Jaksa Agung Pimpin Pengukuhan ABPEDNAS dan ASLINMAS Provinsi Bali

Kapolda Bali Tekankan Pentingnya Sinergi Desa-Kepolisian

Loading

Published

on

By

Kapolda Bali Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan ASLINMAS
HADIRI PENGUKUHAN: Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Upacara Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah ABPEDNAS dan ASLINMAS Provinsi Bali, bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, pada Sabtu (19/9/2026). (Foto: Hms Polda Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Upacara Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Provinsi Bali, bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, pada Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M., serta turut dihadiri Gubernur Maluku Utara, Gubernur Bali, unsur Forkopimda Provinsi Bali, Ketua DPD ABPEDNAS Bali, Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Tenggara, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga dan elemen masyarakat dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat mulai dari tingkat desa dan kelurahan.

Dalam amanatnya, Jaksa Agung RI Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni organisasi. Jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, disiplin, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Jaksa Agung juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan desa, transparansi pengelolaan dana desa, serta sinergi dalam pengawasan melalui program Jaksa Garda Desa.

Menurutnya, ASLINMAS mempunyai peran strategis dalam membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat pada tingkat desa maupun kelurahan. Keberadaan organisasi tersebut sekaligus menjadi salah satu wujud nyata semangat gotong-royong yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Semboyan “Patriot Perlindungan Masyarakat” juga diharapkan tidak sekadar menjadi identitas organisasi, tetapi diwujudkan melalui sikap, tindakan, kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta kualitas pelayanan setiap anggota kepada masyarakat.

Anggota ASLINMAS diharapkan senantiasa siap membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban, memberikan perlindungan kepada masyarakat, mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan, membantu pengamanan lingkungan, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Baca Juga  Buka Musrenbang, Gubernur Koster: Komit Kerja Lebih Keras dan Cepat, Bersatu Ciptakan Pondasi Bali yang Kuat

Sementara itu, keberadaan ABPEDNAS memiliki posisi penting sebagai wadah bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa sekaligus mitra pemerintah desa dalam menyerap, menampung, dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Peran tersebut diharapkan semakin memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menyampaikan bahwa Polda Bali mendukung penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat penegak hukum, ABPEDNAS, ASLINMAS, serta seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa yang aman dan kondusif.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan sinergi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat sampai pada tingkat desa. Kami berharap ABPEDNAS dan ASLINMAS dapat menjadi mitra strategis dalam membangun kesadaran hukum, menjaga keamanan lingkungan, serta mendeteksi sejak dini berbagai potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolda Bali.

Kapolda Bali juga menekankan bahwa desa merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antara Bhabinkamtibmas, perangkat desa, anggota Linmas, Badan Permusyawaratan Desa, serta masyarakat perlu terus diperkuat.

“Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat hingga ke tingkat desa. Mari kita jaga Bali melalui semangat kebersamaan, gotong royong dan komunikasi yang baik. Setiap persoalan yang muncul di masyarakat harus sedini mungkin kita identifikasi dan selesaikan secara tepat agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” ujar Irjen Pol. Daniel Adityajaya.

Menurut Kapolda, kehadiran ASLINMAS juga memiliki arti strategis dalam mendukung terciptanya keamanan berbasis masyarakat. Anggota Linmas yang berada dekat dengan masyarakat diharapkan dapat bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan seluruh perangkat desa dalam menjaga lingkungan, membantu masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap berbagai situasi darurat.

Baca Juga  Gubernur Wayan Koster, Gubernur Bank Indonesia dan Menpan-RB Buka Bali Digifest II

Pada kesempatan tersebut, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPD ASLINMAS Provinsi Bali. Sementara itu, I Komang Merta Jiwa dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Bali.

Polda Bali berharap kepengurusan yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh integritas serta mampu membangun kolaborasi yang semakin kuat bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan tata kelola pemerintahan desa semakin transparan dan akuntabel serta situasi kamtibmas di seluruh wilayah Bali tetap aman, damai, dan kondusif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026, Ny. Putri Koster Dorong Desainer Bali Angkat Tenun Tradisional ke Panggung Dunia

Published

on

By

Ny. Putri Koster Hadiri Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026
HADIRI FASHION GALA: Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, saat menghadiri penyelenggaraan Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026 yang digelar di Tuksedo Studio, Gianyar, Jumat (19/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Gianyar, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026 yang digelar di Tuksedo Studio, Gianyar, Jumat (19/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan kreativitas di bidang otomotif dan fesyen sekaligus menghadirkan ruang bagi karya desainer dengan mengangkat kain tenun endek dan kain berciri khas Bali lainnya.

Ny. Putri Koster berharap kegiatan yang memberikan ruang bagi desainer dan pelaku industri kreatif dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan ekosistem fesyen Bali perlu berjalan beriringan dengan upaya mengangkat kekayaan kain tenun tradisional sebagai identitas budaya sekaligus produk yang memiliki nilai tambah.

“Teruslah digaungkan, angkat juga kearifan tenun tradisional kita, hingga suatu saat Bali tidak hanya terkenal karena tariannya, tidak hanya terkenal dengan tembangnya, tetapi suatu saat nanti Bali bisa menjadi kiblat mode dunia selain negara-negara di Eropa,” ujar Ny. Putri Koster.

Ia menekankan bahwa upaya tersebut membutuhkan proses, konsistensi, dan dukungan berbagai pihak. Pengembangan fesyen Bali, menurutnya, tidak dapat dilakukan secara instan. Ruang berkarya dan promosi perlu terus diperluas agar karya desainer serta kain tradisional Bali semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ny. Putri Koster mencontohkan kiprah desainer Bali, Nyoman Adi, melalui TAKSU yang memperoleh kesempatan memperkenalkan karyanya dalam agenda fesyen di luar negeri, termasuk Paris dan Jepang. Pengalaman tersebut dinilainya menunjukkan adanya peluang bagi karya desainer dan kain tradisional Bali untuk mendapatkan ruang yang lebih luas di panggung internasional.

Karena itu, ia berharap semakin banyak desainer Bali yang tumbuh dan berani mengembangkan karya dengan tetap berpijak pada kekayaan budaya lokal.

Baca Juga  Gubernur Wayan Koster Dukung World Beach Games 2023 di Bali Tanpa Kehadiran Tim Israel

“Semoga dari acara ini akan bangkit desainer-desainer Bali lainnya,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, CEO Tuksedo Studio, Pudji Handoko, menyampaikan bahwa Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026 juga menjadi momentum peluncuran First Lady, kendaraan yang dirancang di Bali dengan konsep yang terinspirasi dari mobil klasik era 1930-an dan pengaruh gaya Art Deco.

Peluncuran First Lady dipadukan dengan peragaan busana yang menampilkan karya para desainer menggunakan kain tenun endek Bali dan kain berciri khas Bali lainnya. Perpaduan otomotif dan fesyen tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kreativitas lintas bidang dalam satu panggung.

Melalui dukungan terhadap ruang-ruang kreativitas seperti Tuksedo Auto and Fashion Gala, Dekranasda Provinsi Bali terus mendorong pengembangan karya berbasis budaya serta pemanfaatan kain tradisional Bali dalam industri kreatif. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas ruang bagi perajin dan desainer sekaligus meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk kerajinan Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri Ground Breaking Oakwood Jimbaran, Wagub Giri Prasta Dorong Pengembangan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Published

on

By

Wagub Giri Prasta Hadiri Groundbreaking Oakwood Jimbaran
GROUNDBREAKING: Wagub Giri Prasta saat menghadiri ground breaking ceremony Oakwood Jimbaran Villas & Residences Bali di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Jumat (18/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyambut baik pembangunan Oakwood Jimbaran Villas & Residences Bali sebagai bagian dari pengembangan fasilitas pendukung pariwisata di Bali. Pengembangan sektor pariwisata diharapkan tetap mengedepankan kualitas, keberlanjutan, serta keselarasan dengan karakter dan kearifan lokal Bali.

Hal tersebut disampaikan Wagub Giri Prasta saat menghadiri ground breaking ceremony Oakwood Jimbaran Villas & Residences Bali di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Jumat (18/9/2026).

Menurut Wagub Giri Prasta, Bali hingga saat ini tetap menjadi salah satu destinasi yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan. Kondisi tersebut perlu dijaga melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan pariwisata yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengembangan fasilitas pariwisata tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga perlu memperhatikan penataan kawasan, kualitas pelayanan, kenyamanan wisatawan, kelestarian lingkungan, serta karakter sosial dan budaya Bali.

Dalam konteks penataan destinasi, Wagub Giri Prasta turut menyinggung pendekatan Tripartite Attraction Design Model, yang pada prinsipnya menempatkan daya tarik utama destinasi, kawasan penyangga, serta fasilitas pendukung sebagai bagian yang perlu ditata secara terpadu.

Pendekatan tersebut, menurutnya, sejalan dengan upaya menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan keberlanjutan destinasi. Dengan demikian, pertumbuhan sektor pariwisata diharapkan tetap memberikan ruang bagi pelestarian lingkungan, budaya, serta kehidupan masyarakat Bali.

Wagub Giri Prasta juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan sektor swasta dalam mendukung pengembangan pariwisata Bali. Investasi di sektor pariwisata diharapkan tidak hanya memperkuat daya saing destinasi, tetapi juga mampu menciptakan manfaat ekonomi, membuka peluang kerja, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Koster: Bali Harus Eksis dan Berdaya Saing

Selain pengembangan fasilitas, promosi pariwisata yang tepat dan terarah juga dinilai penting untuk menjaga posisi Bali sebagai destinasi internasional. Promosi tersebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas destinasi dan pelayanan sehingga Bali mampu menarik wisatawan yang menghargai budaya, lingkungan, serta karakter khas Pulau Dewata.

Sementara itu, Direktur Operasional Ascott, Mr. Patrick Leg Rand, menyampaikan bahwa Oakwood Jimbaran Villas & Residences dikembangkan sebagai properti yang menghadap kawasan Teluk Jimbaran dengan mengedepankan perpaduan antara kenyamanan kontemporer dan karakter Bali.

Pengembangan identitas properti tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman yang mencerminkan kehangatan, ketenangan, serta karakter Jimbaran. Konsep tersebut juga diterapkan dalam berbagai aspek, mulai dari identitas visual hingga pengalaman dan komunikasi dengan tamu.

Melalui pengembangan tersebut, Oakwood Jimbaran Villas & Residences diharapkan dapat turut melengkapi pilihan akomodasi sekaligus mendukung penguatan kualitas pariwisata di kawasan Jimbaran dan Bali secara lebih luas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca