Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Tinjau Korban Kebakaran di Dusun Wanasari

Lewat CSR Sediakan Tempat Tinggal Sementara, Pastikan Keberlangsungan Pendidikan Hingga Perbaikan Rumah

Loading

BALIILU Tayang

:

jaya negara
KORBAN KEBAKARAN: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara saat urun langsung meninjau lokasi dan bertemu masyarakat korban Kebakaran RT 05 Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja pada Rabu (14/6). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemkot Denpasar mengambil langkah cepat guna membantu korban kebakaran yang melanda warga di RT 05 Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja pada Selasa (13/6) pagi kemarin. Bahkan, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turun langsung meninjau lokasi kebakaran tersebut dan bertemu langsung dengan korban kebakaran pada Rabu (14/6).

Dalam kesempatan tersebut, berbagai langkah strategis turut ditawarkan Pemerintah Kota Denpasar. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, OPD terkait serta Tagana Denpasar.

Dihadapan warga RT 05 Dusun Wanasari, Walikota Jaya Negara menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah kebakaran yang melanda RT 05 Dusun Wanasari. Dimana, saat ini diharapkan seluruh elemen baik masyarakat dan pemerintah bahu-membahu untuk menangani pemulihan pasca kebakaran ini.

“Harapan kami semua elemen bergotong-royong bersama saling bantu untuk pemulihan pascamusibah ini,” ujar Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya mengaku tidak ingin melihat warga RT 05 Dusun Wanasari yang merupakan warga ber-KTP Denpasar tidur di bawah tenda pengungsian. Sehingga, bersama perusahaan melalui program CSR/TJSL telah dirancang tempat tinggal sementara dengan memanfaatkan kos-kosan yang dekat dengan lokasi musibah kebakaran.

“Jadi begini, kita tidak ingin masyarakat kita di Kota Denpasar yang terkena musibah itu tidur di pengungsian, sehingga dirancang tempat tinggal sementara dengan memanfaatkan kos-kosan, ini bantuan dari CSR, minimal masyarakat mudah untuk akses toilet dan lainnya, jadi satu keluarga satu kamar kos,” jelasnya.

Walikota Jaya Negara berharap, evakuasi dan pemindahan korban dapat segera dilakukan. Sehingga untuk sementara waktu aktivitas masyarakat korban kebakaran dapat berangsur pulih.

Baca Juga  Dukung Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Denpasar Kembali Terima Dana Insentif Fiskal dari Wapres Ma'ruf Amin

“Perbekel dan Kepala Kewilayahan setempat agar segera mendata dan mencarikan tempat kos untuk tempat tinggal sementara dan untuk anggaran mendapatkan dukungan dari Bank BPD Bali,” ujar Jaya Negara.

Pihaknya juga telah menugaskan Dinas Sosial Denpasar untuk membantu dapur umum memberikan makanan kepada korban kebakaran. Di samping itu pakaian layak pakai juga segera didistribuskan kepada para korban kebakaran di RT. 05 Dusun Wanasari.

Untuk jangka menengah Jaya Negara telah merancang bantuan perbaikan rumah layak huni kepada korban kebakaran RT.05 Dusun Wanasari. Dimana, bantuan tersebut dirancang dengan bantuan maksimal sebesar Rp. 50 juta dalam bentuk perbaikan rumah, dan untuk pemberian bantuan ini melalui tahapan verifikasi dari Tim Teknis yang terdiri dari Dinas PUPR, Dinas Perkim dan BPBD. Sehingga besaran bantuan yang akan diberikan tergantung dari hasil verifikasi. “Jika misalnya kebutuhan perbaikan hanya memerlukan biaya 30 juta, yang akan dicairkan juga senilai 30 juta. Jadi nilai bantuan perbaikan rumah ini tergantung dari hasil tim verifikasi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara juga memberikan perhatian kepada anak korban kebakaran yang masih sekolah untuk mendapatkan keringanan biaya sekolah. Sehingga dapat segera dilakukan pendataan untuk selanjutnya dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Denpasar bersama sekolah terkait.

“Beberapa langkah program untuk membantu korban dengan OPD terkait, serta memastikan para korban telah berada dalam situasi aman yang sudah memenuhi kebutuhan dasar seperti akses air bersih, makan dan minuman. Diharapkan dengan dukungan dan kolaborasi bersama ini sesuai spirit Vasudaiva Kutumbakam dapat membantu korban memulihkan kehidupan mereka,” ujar Jaya Negara.

Sebelumnya, Pemkot Denpasar bersama relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah menyerahkan bantuan 60 paket Family Kit yang berisi selimut, sarung, handuk dan juga tikar BNPB kepada para korban musibah kebakaran.

Baca Juga  Kota Denpasar dan Kota Zadar Kroasia Jajaki Rencana ‘’Sister City’’

Sementara itu, Ketua RT 5 Dusun Wanasari, Haji Budi mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kepedulian Pemkot Denpasar terhadap musibah kebakaran yang melanda RT 05 Dusun Wanasari. Terlebih bantuan tempat tinggal sementara, fasilitasi makanan, pendidikan dan dalam jangka panjang perbaikan rumah layak huni yang akan diterapkan. Tentunya segala bentuk bantuan ini sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat RT 05 Dusun Wanasari. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  Buka Kasanga Festival 2025, Wagub Giri Prasta Ikuti Prosesi Mengarak Ogoh-ogoh

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Serahkan LKPD Unaudited TA 2025 kepada BPK RI Perwakilan Bali

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Jaya Negara Terima Konjen India Shashank Vikram

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca