Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peserta Pendidikan Dokter Spesialis Baru Semester Ganjil 2023/2024 Ikuti Pelatihan Keterampilan Klinik Emergensi

BALIILU Tayang

:

fk unud
PELATIHAN: Seluruh Mahasiswa Baru Program Pendidikan Dokter Spesialis FK Unud Semester Ganjil TA 2023/2024 mengikuti pelatihan Keterampilan Klinik Emergensi dari tanggal 21, 22 dan 24 Agustus 2023 bertempat di Ruang Sudewa Djelantik dan skill Lab Gedung CVU FK Unud. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Seluruh Mahasiswa Baru Program Pendidikan Dokter Spesialis FK Unud Semester Ganjil TA 2023/2024 sebanyak 149 orang mengikuti pelatihan Keterampilan Klinik Emergensi yang diselenggarakan oleh Unit Koordinasi Pelaksana Pendidikan Profesi (KP3) FK Unud. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 21, 22 dan 24 Agustus 2023 bertempat di Ruang Sudewa Djelantik dan skill Lab Gedung CVU FK Unud. 

Pada hari pertama tanggal 21 Agustus 2023, kegiatan diawali dengan evaluasi pendahuluan (pre test) untuk mengetahui pemahaman awal peserta didik baru terkait konsep dan keterampilan klinik emergensi dan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh dosen fasilitator. Materi yang disampaikan dengan metode ceramah dan diskusi antara lain: Manajemen Jalan Nafas dan Ventilasi Support oleh dr. I Wayan Aryabiantara, Sp.An,KIC.; Monitoring Respirasi & Hemodinamik oleh Prof. Dr. dr. Tjok Gde Agung Senapathi,Sp.An,KAR; Manajemen Syok Hipovolemik oleh Dr. dr. I Made Gede Widnyana, Sp.An, MKes, KAR; Syok Septik oleh Dr. dr. I .Gusti Ngurah Mahaalit Aribawa Sp.An, KAR, FIP; Emergensi Akses Vasculer oleh Dr dr IGAG Utara Hartawan SpAn MARS SH; Manajemen Syok Anafilaktik dan Steven Johnson Syndrome Dr. dr. Nyoman Suryawati, M.Kes, Sp.KK. dan dr. Ketut Suardamana, Sp.PD, KAI; Manajemen Syok Kardiogenik/Cardiac Arrest Life Threating Oleh dr. Hendy Wirawan, M.Biomed, Sp.JP serta topik Penurunan Kesadaran dan Penentuan Brain Death oleh Dr. dr. Kumara Tini,Sp.S,FINS.

Selanjutnya, pada hari kedua disampaikan beberapa topik materi antara lain; ‘’Emergensi pada Gangguan Metabolisme/Endokrin (Diabetes Melitus)’’ oleh Dr. dr. I Made Pande Dwipayana,Sp.PD-KEMD,FINASIM; ‘’Emergensi pada Penyakit Anak’’ oleh dr. Ida Bagus Suparyatha.Sp.A(K); ‘’Emergensi pada Kasus Geriatri’’ oleh Dr. dr. I Gusti Putu Suka Aryana,Sp.PD-Kger,FINASIM; Acute Kidney Injury oleh Dr. dr. Yenny Kandarini, SpPD-KGH; ‘’Emergensi pada Kasus Keganasan dan Prosedur Akhir’’ oleh dr. I Gede Budhi Setiawan, Sp.B(K)Onk; ‘’Transfusi Darah dan Komponen pada Penderita Perdarahan Akut dan Kronis’’ oleh Dr. dr. Ni Kadek Mulyantari, SpPK (K); ‘’Peranan Endoskopi pada Pasien Perdarahan Akut Saluran Cerna’’ oleh Dr. dr. Ketut Mariadi, SpPD-KGEH, FINASIM; ‘’Penanganan Nyeri (Pain)’’ oleh Dr. dr. Eka Widyadharma, M.Sc, Sp.N (K) serta topik ‘’Transportasi dan Evakuasi pada Musibah Masal serta Optimalisasi atau Stabilisasi Penderita Prabedah’’ oleh dr. I Komang Weka, Sp.B. Di antara penyampaian materi tersebut dilakukan kegiatan ice breaking untuk memberikan kesempatan relaksasi dan menampilkan kreativitas peserta didik. 

Baca Juga  Ajukan Jadi Tuan Rumah Muktamar IDI XXXII 2025, IDI Denpasar Minta Dukungan ke FK Unud

Pada hari ketiga, tanggal 24 Agustus 2023 dilaksanakan praktik keterampilan klinik di Gedung skill lab Cakra Vidya Usada (CVU). Peserta dibagi menjadi 6 kelompok dan masing-masing kelompok akan melewati 6 station Tindakan. Masing-masing station dipandu oleh seorang tutor dan beberapa fasilitator (chief residen) serta menggunakan manikin/alat peraga yang sesuai untuk membahas dan mempraktikkan skill emergency. Skill tersebut antara lain: skill ‘’Manajemen Jalan Nafas’’ dipandu oleh dr. I Wayan Aryabiantara,Sp.An,KIC. dan Dr. dr. Kumara Tini,Sp.S,FINS.; skill ‘’Manajemen Ventilasi Support dan O2 Therapy’’ dipandu Dr. dr. I Dewa Ayu Mas Shintya Dewi,Sp.An. dan Dr.dr. I Gusti Putu Suka Aryana, Sp.PD,Kger,FINASIM.; skill ‘’Diagnostik Kardiovaskuler’’ dipandu dr. Hendy Wirawan, M.Biomed., SpJP dan Prof. Dr. dr. Tjok Gde Agung Senapathi, Sp.An,KAR.; skil ‘’Resusitasi Kardio Pulmocerebral’’ oleh Dr. dr. Dyah Kanya Wati Sp.A(K) dan Dr. dr. IGA. Gede Utara Hartawan, Sp.An,MARS; skill ‘‘Akses Vaskuler‘‘ dipandu dr. Putu Andrika,Sp.PD-KIC. dan dr. IGAB Krisna Wibawa ,Sp.B(K),V; serta skill ‘‘Stabilisasi dan Evakuasi‘‘ oleh dr. I Ketut Wiargitha,Sp.B(K) Trauma. Semua peserta mendapat kesempatan untuk mempraktikkan semua skill tersebut dan berdiskusi secara aktif terkail hal-hal yang belum jelas. 

Di akhir pelatihan dilaksanakan evaluasi sumatif berupa post test dan evaluasi kualitatif penyelenggaraan pelatihan. Dari hasil post test, dapat disimpulkan terdapat peningkatan penguasaan materi dan skill emergensi dilihat dari peningkatan nilai rata-rata post test dan rentang nilai. Nilai rata-rata pre test adalah 63.5 menjadi 89.5 saat post test dan rentang nilai saat pre test 31-85 meningkat menjadi 69 – 98. Dari hasil evaluasi proses, sebagian besar peserta (>77%) merasa sangat puas dan mendapat manfaat dari pelatihan ini yang skill-nya nanti dapat digunakan selama menempuh mendidikan PPDS di FK Unud. Evaluasi terhadap penyelenggara didapatkan sebagian besar peserta (>67%) peserta merasa sangat puas terhadap fasilitasi dan fasilitas yang disediakan panitia. Peserta didik juga memberikan saran terhadap hal-hal yang perlu ditingkatkan seperti waktu praktik yang lebih lama dan memperbanyak manikin. 

Baca Juga  Dua Dosen FK Unud Bersamaan Hadiri Senastek 2022, Berharap Bisa Terus Dilanjutkan

Saat penutupan Koordinator Unit Koordinasi Pelaksana Pendidikan Profesi, Dr. dr. Dyah Kanya Wati, Sp.A(K) mengumumkan dan mengucapkan selamat bahwa semua peserta yang mengikuti pelatihan dinyatakan lulus. Peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan yang dapat digunakan sebagai salah satu syarat menempuh Pendidikan PPDS di Rumah Sakit Prof. dr. IGNG Ngoerah dan RS Jejaring. Selain itu Koordinator Unit KP3 juga berpesan agar peserta didik terus meningkatkan kemampuan belajar dan kedisiplinan selama menempuh pendidikan serta menyiapkan dokumen prasyarat mengikuti pendidikan seperti STR dan STR-P. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas3465-Peserta-Pendidikan-Dokter-Spesialis-Baru-Semester-Ganjil-2023-2024-Mengikuti-Pelatihan-Keterampilan-Klinik-Emergensi.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sarkofagus Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Desa Bengkel, Jadi Jejak Kehidupan Prasejarah

Published

on

By

Sarkofagus Peninggalan Megalitikum di Desa Bengkel
Sarkofagus yang ditemukan sekitar tahun 2006 di Banjar Salin, Desa Bengkel. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, menyimpan peninggalan bersejarah dari era prasejarah berupa sarkofagus atau peti kubur batu. Benda purbakala berbentuk menyerupai telur tersebut menjadi salah satu bukti adanya kehidupan masyarakat pada masa megalitikum di kawasan itu.

Sarkofagus tersebut ditemukan sekitar tahun 2006 di Banjar Salin, Desa Bengkel. Penemuan bermula saat aktivitas pengerukan dan perataan tanah dilakukan di lahan milik warga untuk rencana pembangunan perumahan serta pembuatan batu bata merah.

Jro Made Widiasa menuturkan, awalnya pekerja menemukan batu cadas berukuran besar ketika menggali dan meratakan gundukan tanah. Setelah dilakukan penggalian lebih lanjut, barulah terlihat bentuk benda yang diketahui sebagai sarkofagus.

“Awalnya ada gundukan tanah yang diratakan untuk perumahan. Ketika digali, pekerja menemukan batu cadas berukuran besar. Setelah terus digali, barulah terlihat wujud sarkofagus tersebut,” ujar Jro Made Widiasa selaku Tetua dan Tokoh Adat setempat, saat ditemui, Sabtu 7 November 2026.

Sarkofagus tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan bentuk bulat polos tanpa ukiran maupun motif hiasan. Karakteristiknya disebut menyerupai sarkofagus yang sebelumnya ditemukan di kawasan Gilimanuk.

Dalam tradisi megalitikum, sarkofagus merupakan wadah pemakaman yang umumnya dikaitkan dengan tokoh-tokoh penting dalam kelompok masyarakat, seperti pemimpin komunitas maupun orang yang dihormati.

Keberadaan peninggalan tersebut pun menjadi petunjuk penting untuk menelusuri kehidupan masyarakat prasejarah di Desa Bengkel. Temuan ini membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai keberadaan komunitas serta perkembangan kehidupan sosial masyarakat pada masa lampau.

“Temuan ini menjadi dasar bagi kami untuk melakukan eksplorasi dan penelitian lebih lanjut. Hal ini membuktikan bahwa ada kehidupan dan komunitas masyarakat yang berkembang di Desa Bengkel sejak zaman prasejarah, perkiraannya berasal dari tradisi megalitikum,” tambahnya.

Baca Juga  Prodi Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi FK Unud Gelar Tirta Yatra

Namun, proses pengungkapan sejarah peninggalan tersebut tidak sepenuhnya berjalan mudah. Saat pertama kali ditemukan, sejumlah pecahan tembikar yang berada di sekitar lokasi sempat terbuang sebelum sempat diteliti lebih lanjut.

Selain itu, berkembangnya cerita mistis di tengah masyarakat, termasuk adanya warga yang mengalami kerauhan atau kesurupan, turut memengaruhi proses penelitian mendalam terhadap temuan tersebut.

Penelitian kemudian mulai direalisasikan dengan melibatkan tim ahli dan kalangan akademisi untuk menggali informasi mengenai nilai sejarah serta konteks keberadaan sarkofagus tersebut.

Hingga kini, peninggalan purbakala itu masih disimpan dan dilestarikan di lokasi asalnya di Banjar Salin, Desa Bengkel. Keberadaannya menjadi bagian dari kekayaan sejarah desa yang perlu dijaga sekaligus diteliti lebih lanjut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Serahkan Bantuan Rp 98 Juta kepada Tiga Korban Kebakaran di Jembrana

Pemprov Bali Juga Salurkan Bantuan Penguatan Ekonomi Rp 206 Juta kepada 27 Penerima

Loading

Published

on

By

Wagub Giri Prasta Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
SERAHKAN BANTUAN: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyerahkan bantuan sosial senilai total Rp 98 juta kepada tiga warga terdampak bencana kebakaran di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyerahkan bantuan sosial senilai total Rp 98 juta kepada tiga warga terdampak bencana kebakaran di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11/2026). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, Wagub Giri Prasta didampingi Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan; mantan Bupati Jembrana periode 2000–2010, I Gede Winasa; serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.

Bantuan sosial diserahkan secara simbolis kepada tiga penerima dengan nilai yang disesuaikan berdasarkan kondisi kerusakan bangunan akibat kebakaran.

Ketiga penerima tersebut yakni I Ketut Sumerta, warga Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, yang menerima bantuan Rp 23 juta untuk perbaikan rumah dengan kategori rusak sedang.

Selanjutnya, I Kadek Dwi Loka Wijaya, warga Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, menerima bantuan Rp 50 juta untuk perbaikan rumah dan balai sari yang mengalami kerusakan berat.

Sementara itu, Ahmad Kurniawan, warga Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, menerima bantuan Rp 25 juta untuk perbaikan rumah yang mengalami kerusakan sedang.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warga. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya hadir membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat bencana.

“Ini adalah wujud implementasi program Bapak Gubernur Bali, salah satunya dalam penanganan bencana. Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, kami memberikan bantuan sesuai dengan kerugian yang dialami masyarakat akibat bencana,” ujar Wagub Giri Prasta.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan tempat tinggal agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Baca Juga  HUT Ke-65 PAPDI, Dirayakan Serentak dari Seluruh Provinsi di Indonesia

“Bantuan ini sudah dipergunakan untuk membangun kembali rumah yang sebelumnya terkena bencana. Semoga rumah yang dibangun ini bisa dijadikan tempat beraktivitas yang aman dan nyaman,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wagub Giri Prasta juga menyerahkan bantuan tambahan senilai Rp 2 juta kepada salah satu korban kebakaran, I Ketut Sumerta.

Selain bantuan perbaikan rumah bagi korban kebakaran, Pemerintah Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan sosial berupa penguatan ekonomi kepada 27 penerima manfaat di Kabupaten Jembrana dengan total nilai mencapai Rp 206 juta.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Bali, penyaluran kedua jenis bantuan tersebut mencapai Rp 304 juta, terdiri atas bantuan perbaikan rumah sebesar Rp 98 juta kepada tiga penerima dan bantuan penguatan ekonomi sebesar Rp 206 juta kepada 27 penerima.

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana atau musibah, baik dari aspek tempat tinggal maupun kondisi ekonomi.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Bali, penyerahan bantuan pada 5 November 2026 merupakan penyerahan bantuan yang kesepuluh di Kabupaten Jembrana sejak awal tahun 2026.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali telah melaksanakan sembilan kali penyerahan bantuan serupa dengan nilai keseluruhan mencapai Rp 507,5 juta.

Dengan tambahan bantuan sebesar Rp304 juta yang diserahkan pada 5 November 2026, total bantuan sosial yang telah disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Jembrana hingga November 2026 mencapai Rp 811,5 juta.

Penyaluran bantuan secara berkelanjutan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Pemerintah Provinsi Bali dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana atau musibah serta mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Serahkan Bantuan kepada 27 Petani Terdampak Gagal Panen di Jembrana

Dorong Konservasi Sumber Air dan Perlindungan Harga Hasil Pertanian untuk Menjaga Kesejahteraan Petani

Loading

Published

on

By

Wagub Giri Prasta Serahkan Bantuan untuk Petani Jembrana
SERAHKAN BANTUAN: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyerahkan bantuan sosial penguatan ekonomi kepada 27 petani terdampak kekeringan dan gagal panen di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyerahkan bantuan sosial penguatan ekonomi kepada 27 petani terdampak kekeringan dan gagal panen di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11/2026). Bantuan diserahkan di Balai Subak Pangkung Buluh, didampingi Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.

Sebanyak 27 petani penerima bantuan berasal dari tiga subak, yakni Subak Peh, Subak Pangkung Buluh, dan Subak Tegal Jati. Mereka mengalami kerugian akibat keterbatasan pasokan air irigasi selama musim kemarau yang berdampak terhadap produktivitas pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Wagub Giri Prasta menyerahkan bantuan secara simbolis kepada empat perwakilan petani, yakni I Ketut Kaler sebesar Rp 20 juta, I Ketut Waca sebesar Rp 15,6 juta, I Ketua Malya sebesar Rp 8,9 juta, dan I Made Winata sebesar Rp 8,4 juta.

“Ini program dari Pemerintah Provinsi Bali. Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat petani yang terdampak gagal panen,” ujar Giri Prasta.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memberikan perhatian terhadap kondisi petani yang mengalami kerugian akibat kekeringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan usaha pertanian, memperkuat ekonomi keluarga, serta menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian.

Wagub Giri Prasta mengapresiasi kerja keras para petani yang terus berupaya mempertahankan produktivitas pertanian di tengah keterbatasan ketersediaan air. Menurutnya, petani memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan.

Ia menyampaikan bahwa Gubernur Bali memberikan perhatian terhadap kondisi petani yang mengalami gagal panen agar mereka tidak harus menanggung kerugian tanpa adanya dukungan pemerintah.

“Pemerintah hadir untuk membantu meringankan kerugian yang dialami petani. Kita tidak ingin para petani yang sudah bekerja keras justru menghadapi kesulitan tanpa mendapatkan perhatian,” ungkapnya.

Baca Juga  Dua Dosen FK Unud Bersamaan Hadiri Senastek 2022, Berharap Bisa Terus Dilanjutkan

Dalam dialog bersama Wagub Giri Prasta, sejumlah petani menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari menurunnya debit air irigasi, kerusakan saluran pengairan, hingga harga jual hasil pertanian yang dinilai belum menguntungkan petani.

I Ketut Kaler mengeluhkan semakin berkurangnya debit air irigasi yang berdampak terhadap produktivitas dan pendapatan krama subak. Ia juga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap stabilitas harga hasil pertanian.

Sementara itu, I Ketut Waca menyampaikan persoalan kebocoran saluran irigasi yang menyebabkan distribusi air ke lahan pertanian tidak optimal. Ia juga mengusulkan perbaikan sumur bor serta penggantian pompa berbahan bakar solar menjadi pompa bertenaga listrik.

“Kami berharap sumur bor yang ada dapat diperbaiki dan menggunakan tenaga listrik. Selama ini penggunaan bahan bakar solar menjadi kendala karena sulit diperoleh,” ujar I Ketut Waca.

Menanggapi persoalan menurunnya debit air irigasi, Wagub Giri Prasta menekankan pentingnya langkah konservasi sumber daya air secara berkelanjutan. Ia mengajak pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan krama subak bersinergi menjaga kawasan hulu bendungan melalui penghijauan dan penanaman pohon.

Secara khusus, Giri Prasta menyoroti pentingnya pelestarian kawasan hulu Bendungan Benel dan Bendungan Palasari sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian.

“Di sini ada Bendungan Benel dan Bendungan Palasari. Kita harus mulai melakukan penanaman pohon yang mendukung kelestarian sumber air di kawasan hulu bendungan. Ini untuk kepentingan jangka panjang, bagi anak cucu dan generasi mendatang,” tegasnya.

Menurutnya, konservasi kawasan hulu menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan air irigasi sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan sumur bor.

Ia juga mengaitkan upaya pelestarian lingkungan tersebut dengan nilai kearifan lokal Bali melalui perayaan Tumpek Uduh yang mengajarkan penghormatan dan pemuliaan tumbuh-tumbuhan sebagai sumber kehidupan.

Baca Juga  FK Unud Terima Audiensi Tim Program Tuberkulosis Dinkes Pemkot Denpasar

Selain persoalan ketersediaan air, Wagub Giri Prasta turut menyoroti pentingnya perlindungan harga hasil pertanian agar para petani memperoleh pendapatan yang layak, terutama saat memasuki musim panen.

Ia menyampaikan bahwa persoalan harga hasil pertanian telah dikoordinasikan dengan tim pengendalian inflasi daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pasar dan melindungi kepentingan petani.

Menurutnya, upaya menjaga harga hasil pertanian merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan sebagaimana menjadi prioritas pemerintah pusat.

“Ini tanggung jawab pemerintah untuk menjaga kedaulatan pangan, sesuai arahan Bapak Presiden Republik Indonesia. Kami akan berupaya menjaga agar harga hasil pertanian tidak jatuh saat musim panen,” tegas Giri Prasta.

Melalui penyerahan bantuan sosial penguatan ekonomi tersebut, Pemerintah Provinsi Bali berharap para petani terdampak gagal panen dapat kembali menjalankan aktivitas pertanian sekaligus mempertahankan perekonomian keluarga.

Selain bantuan langsung, perhatian terhadap keberlanjutan sektor pertanian juga diarahkan pada upaya pelestarian sumber air, perbaikan sistem irigasi, serta stabilisasi harga hasil pertanian agar kesejahteraan petani dapat terus ditingkatkan.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca