Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Badung Wakili Bupati Se-Indonesia Sebagai Narasumber Dalam Workshop Indikator Kabupaten/Kota Antikorupsi

BALIILU Tayang

:

giri prasta
NARASUMBER: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menjadi narasumber kegiatan Workshop Indikator Kabupaten dan Kota Antikorupsi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK RI, Jakarta Selatan, Rabu (30/8). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjadi narasumber kegiatan Workshop Indikator Kabupaten dan Kota Antikorupsi yang dilaksanakan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK RI, Jakarta Selatan, Rabu (30/8). Workshop tersebut dalam rangka peningkatan peran serta masyarakat dan pemerintah dalam menyusun indikator kabupaten/kota antikorupsi tahun 2023.

Bupati Giri Prasta diterima oleh Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Rino Haruno beserta jajaran KPK. Bupati Giri Prasta turut didampingi Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Inspektur Luh Suryaniti, Kepala BPKAD Ida Ayu Istri Yanti Agustini, dan Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya.

KPK menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Indikator Kabupaten/Kota antikorupsi bertujuan untuk melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah dalam menyusun indikator Kabupaten dan Kota Antikorupsi pada tahun 2023. Ini sebagai upaya peningkatan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Tujuan lainnya yakni untuk meningkatkan kolaborasi antarunit di Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kementerian/Lembaga, Instansi dan masyarakat dalam rangka mengoptimalkan peran pemerintah kabupaten dan pemerintah kota khususnya dalam membangun nilai antikorupsi.

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta diundang untuk menjadi narasumber mewakili Bupati se-Indonesia. Sedangkan untuk mewakili Walikota se-Indonesia, dipilih Walikota Surabaya Eri Cahyadi yang akan menjadi narasumber pada Kamis, 31 Agustus 2023. “Kami diundang ke KPK RI untuk ikut membahas dan memberi masukan berkenaan dengan indikator bagaimana untuk daerah, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia antikorupsi. Kami selaku Bupati Badung mewakili kawan-kawan Bupati se-Indonesia dan nanti ada Bapak Walikota Surabaya yang akan mewakili walikota se-Indonesia,” ujar Bupati Giri Prasta.

Bupati Giri Prasta menambahkan, indikator Kabupaten/Kota Antikorupsi adalah salah satu parameter bagaimana melihat suatu wilayah antikorupsi itu sendiri. Saat ini, upaya pencegahan korupsi serta ukuran capaian yang telah disusun oleh KPK RI untuk perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dan peningkatan integritas kepada pemerintah daerah dan masyarakat sudah diimplementasikan seperti Monitoring Center for Prevention (MCP). Selain itu, juga terdapat ukuran capaian yang diterbitkan oleh Kementerian/Lembaga, antara lain Implementasi Zona Integritas (Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) dan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik.

Baca Juga  Kapolda Bali Sambangi Puspem Badung di Hari Pertama Kerja

“Indikator Kabupaten/Kota Antikorupsi adalah salah satu parameter bagaimana melihat suatu wilayah antikorupsi itu sendiri. Kami meyakini, salah satu contohnya MCP itu adalah merupakan salah satu tolak ukur untuk bagaimana kita melihat daripada wilayah antikorupsi itu,” jelasnya.

Dari kegiatan ini, diharapkan output tersedianya indikator Kabupaten dan Kota Antikorupsi yang relevan, objektif, terukur untuk mencegah korupsi secara efektif dan efisien. Serta terbangunnya budaya antikorupsi dan nilai integritas pada penyelenggara Pemerintahan dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten dan Kota.

“Kami percaya sepenuhnya dengan koordinasi dan penyempurnaan hari ini akan nantinya KPK RI dapat membuat sistem untuk kita bersama Kabupaten dan Kota, sehingga ada sistem yang bagus dan terintegrasi,” imbuh Bupati Giri Prasta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Sambut Satu Abad Pariwisata Bali, Gubernur Koster Pimpin Persiapan Jatiluwih Fun Run 2026, Targetkan 10 Ribu Peserta

Published

on

By

Jatiluwih Fun Run
PERSIAPAN JATILUWIH FUN RUN: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama usai memimpin rapat persiapan "Jatiluwih Fun Run 2026” yang merupakan kolaborasi antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Kertasabha, Denpasar, Rabu (29/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memimpin rapat persiapan “Jatiluwih Fun Run 2026” yang merupakan kolaborasi antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Kertasabha, Denpasar, Rabu (29/4).

Agenda ini menjadi langkah awal menyongsong peringatan 100 tahun pariwisata Bali pada 2027, sekaligus memperkuat promosi destinasi unggulan Bali melalui perpaduan olahraga, budaya, dan pariwisata berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa Jatiluwih Fun Run yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 harus dirancang sebagai magnet bagi wisatawan dan pelari dari luar Bali, bukan sekadar event lokal. Ia menilai potensi peserta sangat besar dan bisa melampaui target awal.

“Jatiluwih running harus fokus menarik wisatawan atau pelari dari luar Bali. Ini harus didorong. Saya kira pesertanya bisa lebih banyak, 10 ribu masih memungkinkan. Karena ini digagas pelaku pariwisata, maka kolaborasi dengan travel agent harus diperkuat untuk menarik lebih banyak orang datang ke Bali,” tegas Koster.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola acara yang profesional, terutama menyangkut kesiapan teknis di lapangan, agar event berskala internasional tersebut berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta.

Dukungan penuh juga datang dari Bank Indonesia Provinsi Bali. Kepala Perwakilan BI Bali Erwin Soeriadimadja menyatakan pihaknya siap segera berkoordinasi dengan panitia guna mendukung penyelenggaraan event yang dinilai memiliki nilai tambah kuat karena menggabungkan olahraga, budaya, pertanian, dan kepedulian lingkungan.

Pembatasan Plastik dan Medali dari Bahan Daur Ulang

Menurutnya, Jatiluwih sebagai kawasan sawah warisan budaya dunia menawarkan pengalaman berbeda bagi peserta, sekaligus sejalan dengan penguatan citra Bali sebagai destinasi hijau. BI juga mendorong penerapan kebijakan ramah lingkungan seperti pembatasan plastik sekali pakai serta penggunaan medali berbahan daur ulang, termasuk limbah uang kertas, sebagai simbol inovasi waste management Bali.

Baca Juga  Bupati Badung “Nodya Karya Maligia Punggel“ di Griya Agung Banjar Aseman

“Perpaduan budaya, olahraga, dan pertanian di Jatiluwih akan menjadi experience yang unik. Aspek lingkungan harus dikedepankan, termasuk pembatasan plastik dan medali dari bahan daur ulang agar Bali benar-benar menonjolkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ASITA Bali I Putu Winastra menjelaskan Jatiluwih Fun Run 2026 merupakan bagian dari rangkaian besar menuju satu abad pariwisata Bali pada 2027. Mengusung tema The Journey Begins from Jatiluwih, event ini dirancang sebagai titik awal promosi destinasi wisata unggulan (DTW) di seluruh kabupaten/kota Bali melalui konsep sport tourism.

Jatiluwih dipilih karena reputasinya sebagai destinasi kelas dunia dan situs warisan budaya UNESCO yang dinilai aman, nyaman, serta memiliki lanskap persawahan ikonik. Event ini akan menghadirkan dua kategori lomba, yakni 5K dan 10K, dengan konsep fun run and race yang terbuka bagi pelari profesional maupun masyarakat umum.

“Running kini menjadi gaya hidup global. Melalui Bali Tourism Run, kami ingin memperkenalkan destinasi unggulan di setiap kabupaten, dimulai dari Jatiluwih. Ini bukan hanya event olahraga, tetapi juga promosi pariwisata berkelas internasional yang berkelanjutan,” kata Winastra.

Penyelenggara menargetkan sedikitnya 2.000 peserta pada pelaksanaan ajang yang dihelat kedua kalinya ini, dengan optimisme jumlah itu dapat terus bertambah seiring dukungan pemerintah dan industri pariwisata. Pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka pada Mei 2026.

Selain menonjolkan panorama jalur persawahan Jatiluwih, acara ini juga dirancang mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pengurangan sampah plastik serta optimalisasi pelibatan UMKM lokal.

Dengan sinergi pemerintah, industri pariwisata, dan lembaga keuangan, Jatiluwih Fun Run 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan strategis Bali yang tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai destinasi sport tourism dunia menjelang perayaan Satu Abad Pariwisata Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Koster-Giri Siap Atasi Pemerataan Distribusi Air Bersih di Bali

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tekankan Kinerja dan Inovasi Bermutu, Bupati Sanjaya Lantik 21 Pejabat di Lingkungan Pemkab Tabanan

Published

on

By

Bupati Sanjaya
LANTIK PEJABAT: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya berfoto bersama usai melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 21 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Rabu (29/4). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 21 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Rabu (29/4). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid di Tabanan Command Center (TCC) Kominfo Tabanan dilaksanakan secara hybrid, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara Denpasar, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Sekda dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan.

Adapun pejabat yang dilantik, terdiri dari 3 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 13 orang Jabatan Administrator, dan 5 orang Jabatan Pengawas. Pelantikan ini merupakan bagian dari proses penyegaran organisasi serta pengisian jabatan guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik, sehingga diharapkan para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya, serta mampu menunjukkan kinerja yang profesional, inovatif, dan berintegritas.

Bupati Sanjaya menegaskan, bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan kompetitif. Mulai dari tahapan seleksi administrasi, assessment, penulisan makalah hingga wawancara akhir, sehingga pejabat yang terpilih merupakan talenta terbaik yang siap mengemban amanah jabatan.

“Jabatan yang saudara emban bukan diperoleh secara instan, melainkan melalui proses objektif yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, kepercayaan ini harus dijawab dengan kinerja nyata, dedikasi tinggi, dan komitmen kuat dalam menjalankan tugas,” pinta Sanjaya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat birokrasi yang adaptif dan profesional. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan periode 2025–2030, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Baca Juga  Menuju Akreditasi Internasional FIBAA, FH Unud Selenggarakan Workshop Penyusunan Self Evaluation Report

Untuk itu, Sanjaya berpesan kepada khususnya pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan melakukan akselerasi kinerja, menciptakan inovasi dalam pelayanan publik, menjaga integritas dan loyalitas, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Tunjukkan bahwa saudara siap bekerja dan memberikan kontribusi nyata. Jangan bekerja secara monoton, tetapi ciptakan inovasi yang mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab serta keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui kerja bersama yang terintegrasi,” tegasnya.

Ia juga sangat berharap hal ini segera bisa diimplementasikan di tempat kerja masing-masing. Kinerja para pejabat akan dievaluasi secara berkala guna memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dan target pembangunan dapat tercapai dengan baik.

“Seperti yang sering saya sampaikan. Disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa harus diperintah, dan tanggung jawab tanpa harus diminta,” tegas orang nomor satu di Tabanan tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

WHDI Badung Gelar Aksi Sosial dan Lingkungan di Pura Taman Ayun

Published

on

By

WHDI Badung
TEBAR BENIN IKAN: Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta memimpin Aksi mereresik, penanaman pohon, hingga penebaran 5.000 benih ikan karper Sosial di area Pura Taman Ayun, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kamis (30/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian alam dan penguatan spiritual melalui program rutin yang digelar di area Pura Taman Ayun, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung, Kamis (30/4).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria. Rangkaian acara meliputi aksi mereresik (bersih-bersih), penanaman pohon, hingga penebaran 5.000 benih ikan karper di area kolam Pura Taman Ayun.

Dalam sambutannya Yunita Alit Sucipta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari ajaran Tri Hita Karana yakni Parhyangan, diwujudkan melalui persembahyangan bersama memohon kerahayuan dan kemakmuran bagi jagat Bali dan Badung. Pawongan, bentuk kasih sayang kepada sesama dengan penyerahan 60 paket tali kasih kepada para Pemangku dan petugas kebersihan di lingkungan Pura Taman Ayun. Palemahan, aksi nyata merawat Ibu Pertiwi melalui penanaman pohon dan penebaran benih ikan agar ekosistem tetap terjaga.

“Ini adalah bentuk sradha bhakti kami. Dengan merawat alam, kita berharap Ibu Pertiwi juga senantiasa menjaga kita semua. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan rutin WHDI Badung ini,” ujarnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh Bendesa Adat Mengwi, Ida Bagus Oka. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka, tetapi mampu memotivasi anggota WHDI untuk terus berperan aktif, baik dalam rumah tangga maupun masyarakat.

“Kami berharap ibu-ibu WHDI dapat menjadi motivator bagi keluarga untuk semangat ngayah demi kelestarian adat dan budaya. Semoga program mulia yang sejalan dengan pemerintah kabupaten ini bisa terus berlanjut secara berkesinambungan di desa-desa lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Giri Prasta Hadiri HUT Ke-21 Baladika Bali Angunggah Shanti di Pura Luhur Batukau

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Dinas Perikanan Badung, Dinas PMD Badung, pihak Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Mengwi I Nyoman Suwarjana, pengelola Pura Taman Ayun, serta pengurus WHDI tingkat Kabupaten dan Kecamatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca