Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Buka Istana Berbatik, Presiden Ajak Masyarakat Lestarikan Seni Budaya Indonesia

BALIILU Tayang

:

Istana Berbatik
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo secara resmi membuka pagelaran Istana Berbatik yang digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu malam, 1 Oktober 2023. (Foto: Muchlis Jr)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo secara resmi membuka pagelaran Istana Berbatik yang digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu malam, 1 Oktober 2023. Melalui Istana Berbatik yang digelar dalam rangka menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, Presiden mengajak masyarakat di seluruh Tanah Air untuk ikut serta melestarikan dan mengembangkan seni budaya yang dimiliki Indonesia.

“Saya mengajak masyarakat Indonesia untuk menumbuhkan kebanggaan pada kekayaan seni dan budaya Indonesia serta aktif melestarikan dan mengembangkannya,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Presiden juga mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus bangga memiliki batik sebagai salah satu karya seni dan warisan budaya tak benda. Menurut Presiden, batik memiliki simbol, teknik, hingga budaya yang mencerminkan Indonesia.

“Bangsa Indonesia patut bersyukur memiliki batik yang bukan hanya sebagai karya seni biasa tetapi merupakan warisan budaya tak benda dunia dengan simbolisme, teknik, dan budaya yang sangat melekat dengan Indonesia,” ucap Presiden.

Dalam pagelaran Istana Berbatik kali ini, semua tamu undangan yang hadir mengenakan pakaian batik dengan beragam motif dan corak dari berbagai daerah di Tanah Air. Presiden Jokowi diketahui mengenakan batik parang barong seling kembang udan riris. Sedangkan Ibu Iriana tampak anggun mengenakan atasan batik motif truntum yang dipadukan dengan bawahan batik motif parang.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Ma’ruf Amin, para ketua lembaga negara, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, para duta besar negara sahabat, para gubernur, hingga para penggiat seni di Tanah Air. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Presiden Jokowi Apresiasi Torehan Emas Veddriq dan Rizki pada Olimpiade Paris 2024

NEWS

Tandatangani Prasasti Pura Batan Ancak Tibubeneng, Bupati Badung Apresiasi Semangat Gotong-royong Krama

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti Pura Batan Ancak saat puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih di Banjar Aseman Kawan, Desa Tibubeneng.
TANDA TANGANI PRASASTI: Bupati Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti Pura Batan Ancak saat puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih di Banjar Aseman Kawan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Rabu (30/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti Pura Batan Ancak dalam rangkaian puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit, Medasar Tawur Wraspati Kalpa di Banjar Aseman Kawan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Rabu (30/9).

Sebagai wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terhadap pelaksanaan ritual keagamaan, Bupati Adi Arnawa memastikan komitmen bantuan dana hibah aci sebesar Rp 700 juta untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian karya suci tersebut.

Puncak karya yang berlangsung pada Buda Kliwon Ugu tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Siwa dan Ida Pedanda Buda.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat gotong-royong dan kebersamaan krama pemaksan Pura Batan Ancak, yang terdiri dari warga Banjar Aseman Kawan dan Banjar Aseman Kangin.

“Pelaksanaan karya utama ini merupakan bentuk sradha dan bhakti kita bersama. Saya sangat mengapresiasi kebersamaan dan rasa kekeluargaan krama pemaksan yang terus terjaga dengan baik. Semangat segilik seguluk, ini harus terus dirawat sebagai landasan utama dalam menjaga kelestarian adat dan budaya di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa Pemkab Badung akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk mengawal serta memfasilitasi pembangunan sarana keagamaan dan infrastruktur pendukung, demi terciptanya kenyamanan dan kesejahteraan krama.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya I Ketut Mustika menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran serta bantuan dari Pemkab Badung. Ia menjelaskan bahwa Pura Batan Ancak diempon oleh 193 KK dari Banjar Aseman Kawan dan Banjar Aseman Kangin.

“Dukungan serta bantuan hibah dari Bapak Bupati sangat berarti bagi krama pemaksan dalam menyukseskan seluruh tahapan karya suci ini agar berjalan labda karya dan sida paripurna,” ungkapnya.

Baca Juga  Presiden Jokowi Apresiasi Torehan Emas Veddriq dan Rizki pada Olimpiade Paris 2024

Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Sandra dan I Gede Suraharja, Camat Kuta Utara, Perbekel Desa Tibubeneng, Bendesa Adat Padonan dan Tandeg, serta tokoh masyarakat dan krama pemaksan setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Published

on

By

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antriannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.

Menkes menuturkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama kepada peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.

Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan, dan Kementerian Keuangan telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Teman-teman dari BPJS juga menanyakan, Pak kita butuh kepastian dari sisi keuangannya terjaga. Kebetulan di sini juga ada Pak Menkeu, Pak Menkeu juga sudah memberikan kejelasan bagaimana ke depannya BPJS ini selama pelayanannya baik, ke masyarakat baik dan masyarakat juga membutuhkan, keuangannya nanti akan dipastikan terjaga,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah perkembangan dalam sistem kesehatan, seperti inflasi medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan peningkatan utilisasi pelayanan.

Baca Juga  Presiden Jokowi Groundbreaking Nusantara Sustainability Hub di IKN

“Kemudian beberapa hal kecil kita akan perbaiki, fraud dalam pelayanan dan ini juga penting perilaku yang volume based. Kita akan geser ke value based,” lanjut Prihati.

Prihati menjelaskan, pergeseran dari pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada peserta. Pendekatan tersebut diarahkan agar pelayanan yang diberikan makin sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran,” kata Prihati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RUU APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Ekspansif, Kredibel dan Berkelanjutan

Published

on

By

APBN 2027 Resmi Disahkan DPR RI
SAMPAIKAN APBD 2027: Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan dokumen APBN 2027 kepada Ketua DPRRI Puan Maharani saat rapat paripurna DPR RI pada Selasa (29/9). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 secara resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (29/9). Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan APBN 2027 dirancang tetap ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan keberlanjutan fiskal.

“Fiskal harus hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat dengan tetap menjaga kredibilitasnya. Kebijakan fiskal 2027 dirancang tetap ekspansif secara kolaboratif terarah dan terukur, dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap PDB” ungkap Menkeu Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Lebih lanjut, dalam APBN 2027 pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.435,1 triliun, belanja negara diperkirakan sebesar Rp4.106,3 triliun, sedangkan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dilakukan secara inovatif dan terukur.

Arsitektur APBN 2027 difokuskan pada delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), yakni kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. Selain itu, terdapat program pendukung yang mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Selain itu, Menkeu Suahasil menegaskan APBN 2027 akan terus merepresentasikan kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan masyarakat antara lain melalui anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp824 triliun, anggaran perlindungan sosial Rp539,7 triliun, serta anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Hadiri Pengarahan Presiden Jokowi di IKN

Menkeu Suahasil mewakili Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan APBN 2027. Menurut Menkeu, pembahasan yang dinamis dan konstruktif antara Pemerintah dan DPR RI membuat arsitektur APBN 2027 semakin matang dan akuntabel.

Dengan APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan, Pemerintah berharap APBN 2027 mampu menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca