Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Dibuka Ketua Umum PB Pexi, Badung Optimis Raih Juara Umum Kejurprov III Cabor Pexi Bali 2023

BALIILU Tayang

:

pexi
KEJURPROV III: Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) III Cabor Xiangqi Persatuan Xiangqi Indonesia  (Pexi) Bali tahun 2023 dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB Pexi Teddy Sugianto, Jumat, 6 Oktober 2023 di Hotel Made Sempidi Mengwi Badung. (Foto: gs)  

Badung, baliilu.com – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) III Cabor Xiangqi Persatuan Xiangqi Indonesia  (Pexi) Bali tahun 2023 dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB Pexi Teddy Sugianto, Jumat, 6 Oktober 2023 di Hotel Made Sempidi Mengwi Badung.  

Kerjurprov III diikuti 7 kabupaten kota di Bali kecuali Bangli dan Karangasem berlangsung selama dua hari dari 6-7 Oktober 2023 melibatkan 83 peserta di antaranya 32 atlet putri. Kejurprov III memperebutkan 41 medali dengan kategori Senior dan Yunior.

Ketua Cabang Pexi Kabupaten Badung I Gusti Agung Wardika kepada media mengatakan pada Kejurprov III ini Kontingen Badung optimis bisa kembali merebut juara umum setelah dalam dua kejurprov sebelumnya pada tahun 2018 yang digelar di Tabanan dan Kejurprov 2019 yang digelar di Buleleng berhasil menjadi juara umum. ‘‘Kalau di Kejurprov III sekarang Badung kembali merebut juara umum maka trofi juara umum berhak menjadi milik Badung. Mudah-mudahan pada kejuaraan ini dimana Badung sebagai tuan rumah penyelenggara bisa meraih juara umum,‘‘ ujar Agung Wardika yang sekaligus menjabat Sekretaris DPRD Badung.

Agung Wardika mengungkapkan ketika kejurprov I di Tabanan Badung meraih 9 medali emas disusul pada tahun 2019 di Buleleng Badung meraih 8 medali emas. Karena pandemi Covid-19 kejurprov sempat ditiadakan pada 2020-2022 dan kembali dilaksanakan tahun 2023 dimana Badung sebagai tuan rumah. Serangkaian kegiatan ini setiap tahun diadakan kejuaraan masing-masing cabor dimana Pengda Provinsi sebagai penyelenggara dan pengcab kabupaten kota sebagai tuan rumah secara bergantian.

pexi
Ketua Pengcab Pexi Badung I Gusti Agung Wardika. (Foto: ist)

Dikatakan, cabor Pexi ini menyangkut olahraga kecerdasan, strategi adu otak yang mirip olahraga catur. Cuma alatnya berupa kayu pipih.

Namun, kata Wardika, sesuai arahan PB Pexi bahwa cabor Pexi ini memang belum bisa masuk kejuaraan PON karena syarat masuk PON harus 50 persen plus satu terbentuknya kelembagaan di setiap provinsi. Saat ini Pexi baru memiliki 16 pengurus daerah dari 38 provinsi. Kita masih menuju lagi 5 provinsi untuk mencapai 50 persen plus 1 sehingga cabor Pexi bisa masuk PON.

Baca Juga  Update Covid-19 di Bali (10/7), Kasus Baru Naik 678 Orang, Sembuh 297 Orang

‘‘Ini pekerjaan rumah besar bagi pengurus besar termasuk Pengda masing-masing provinsi membentuk satu kelembagaan sehingga syarat menjadi peserta PON adalah 50 persen plus 1 di setiap daerah terpenuhi. Syukurnya Bali dengan kabupaten kotanya sudah terbentuk dan kita bisa mengajukan untuk di Kejurprov sehingga APBD bisa direbut dipakai sebagai pembinaan, prestasi dan evaluasi kegiatan,‘‘ ungkapnya.

Terkait prestasi Badung, selain dua kali merebut juara umum kejurprov, pada PORProv di Bangli, kontingen Pexi Badung berhasil meraih jara umum.  Selain itu 3 atlet Badung juga berhasil mengikuti ajang di tingkat internasional 2023 di antaranya Kadek Sugiasingsih berhasil meraih juara 3 di Thailand.

Wardika mengakui di satu sisi beberapa atlet Badung karena menempuh pendidikan pindah alamat. itu yang menjadi konsen selanjutnya pihaknya membentuk dan menguatkan pembinaan dengan membentuk tiga zone yakni Kuta Selatan, Kuta dan Abiansemal. ‘’Kami sudah melakukan pembinaan atlet-atlet muda sebagai regenerasi atlet senior,’’ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Giri Prasta Pimpin Rapat Perdana Pengurus KONI Bali 2026–2030, Siapkan Pelaksanaan PORPROV hingga PON

Published

on

By

koni bali
RAKOR: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Bali saat memimpin rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam upaya meningkatkan prestasi atlet muda Bali yang berlangsung di Ruang Rapat KONI Provinsi Bali pada Selasa (19/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Bali mengumpulkan seluruh pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali periode 2026–2030 dalam rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam upaya meningkatkan prestasi atlet muda Bali. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat KONI Provinsi Bali pada Selasa (19/5).

“Hari ini kami melakukan rapat perdana pengurus KONI Bali secara menyeluruh untuk secara spesifik membuat regulasi yang membangun guna memajukan para atlet kita,” ujar Giri Prasta.

Ia menyampaikan, KONI saat ini juga tengah tancap gas untuk mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), termasuk persiapan prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) dan PON.

“Setelah keputusan atau regulasi selesai, seusai rapat kerja nanti akan kami sosialisasikan ke kabupaten/kota agar tidak ada lagi interpretasi berbeda terkait pelaksanaan peraturan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan peraturan tersebut akan disusun bersama masing-masing cabang olahraga (cabor) guna mengakomodasi aspek regulasi dalam mendukung atlet-atlet Bali yang berlaga di berbagai kejuaraan olahraga.

“Yang kedua, kami juga sudah melakukan inventarisasi terkait data atlet yang ada secara by name by address,” ungkap Giri.

Database tersebut, menurutnya, akan digunakan untuk menyalurkan bantuan dan bentuk perhatian lainnya bagi para atlet yang telah purna tugas, baik yang sudah menyumbangkan medali maupun yang belum.

Selanjutnya, Giri Prasta menyampaikan bahwa pada Juni mendatang, KONI Provinsi Bali akan segera melaksanakan rapat kerja untuk membahas dan menetapkan seluruh program kerja dari masing-masing cabang olahraga beserta kebutuhan anggarannya.

Sementara itu, penjaringan atlet muda akan dilakukan dari tingkat paling bawah, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga jenjang berikutnya, dengan menggalakkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Ia menambahkan bahwa KONI akan melibatkan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga kabupaten/kota dalam upaya penjaringan atlet-atlet muda Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Putu Parwata Pastikan Partai Demokrat Resmi Gabung ke Fraksi PDI-P di DPRD Badung

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Gubernur Koster Dukung Kiprah PS Badung di Liga 4 Nasional, Minta Jaga Kondisi dan Junjung Profesionalisme

Published

on

By

PS Badung
TERIMA PENGURUS: Gubernur Bali Wayan Koster menerima jajaran pengurus dan pemain PS Badung di Jayasabha, Denpasar, Jumat (15/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima jajaran pengurus dan pemain PS Badung di Jayasabha, Denpasar, Jumat (15/5), menyusul keberhasilan tim tersebut menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Bali 2025/2026 dan bersiap tampil pada putaran nasional akhir Mei mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, Koster menyampaikan dukungan penuh kepada skuad berjuluk Laskar Keris itu agar mampu membawa nama Bali di tingkat nasional. Ia meminta para pemain tetap menjaga profesionalisme serta kondisi fisik menjelang persaingan ketat babak 64 besar.

“Saya pasti dukung agar sukses di pertandingan selanjutnya. Saya minta tetap profesional dan jaga kondisi,” ujar Koster di hadapan pemain dan ofisial tim.

Ketua Tim PS Badung, I Wayan Sugita Putra, mengatakan timnya kini tengah memasuki fase akhir persiapan menuju seri nasional Liga 4 yang mulai diputar pada 30 Mei 2026. Pada babak 64 besar, PS Badung tergabung dalam satu grup bersama wakil Kalimantan Barat, Kuningan, dan tuan rumah Tangerang.

Menurut Sugita, rombongan akan bertolak ke Tangerang pada 28 Mei dengan membawa total 30 pemain dan ofisial. Ia optimistis timnya mampu melangkah jauh hingga menembus enam besar nasional.

“Setiap babak dibagi dalam grup berisi empat tim. Kami berangkat 28 Mei ke Tangerang. Mudah-mudahan dengan doa dan dukungan semua pihak, tim bisa tembus enam besar,” katanya.

Ia menjelaskan, skuad PS Badung saat ini diperkuat pemain dengan rata-rata usia di bawah 20 tahun. Sebagai tim semi profesional di Liga 4, para pemain juga sudah menggunakan sistem kontrak.

Keberhasilan PS Badung lolos ke putaran nasional tidak lepas dari performa impresif mereka sepanjang Liga 4 Piala Gubernur Bali 2025/2026. Tim asuhan Komang Mariawan sukses keluar sebagai juara usai mengalahkan MIFA pada partai final dengan agregat 2-1. Pada leg kedua final di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, PS Badung bermain imbang tanpa gol, hasil yang cukup untuk memastikan gelar juara Bali.

Baca Juga  Fasilitasi Pemasaran, Badung Gelar Jumat Ceria Bersama UMKM Badung

Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Bali musim 2025/2026 sendiri diikuti tujuh tim, yakni PS Badung, MIFA Bali, Titan Alpha Bali, Putra Tresna Bali, Bali FC, Undiksha FC, dan Singaraja ZFP. Turnamen berlangsung sejak 27 Januari hingga 17 Februari 2026 dengan pertandingan dipusatkan di Stadion Ngurah Rai Denpasar dan Bali United Training Center Gianyar.

Pada fase nasional Liga 4, para juara provinsi dari seluruh Indonesia akan bersaing secara bertahap mulai babak 64 besar, 32 besar, 16 besar hingga fase penentuan promosi. Kompetisi ini menjadi jalur pembinaan penting bagi pemain muda menuju level profesional yang lebih tinggi di sepak bola nasional.

PS Badung menjadi wakil Bali yang diharapkan Gubernur Koster mampu mengangkat kembali prestasi sepak bola Pulau Dewata di level nasional, sekaligus membuka jalan bagi talenta-talenta muda Bali untuk menembus kompetisi profesional Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Hasil Club Licensing Cycle 2025/26, Bali United Lolos namun Bersyarat Karena Hal Ini

Published

on

By

bali united
PENGHARGAAN: Bali United FC sebagai salah satu klub sepak bola di Indonesia kembali meraih penghargaan sebagai klub profesional dari operator kompetisi, Ileague hari Rabu (13/5) sore. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sebagai salah satu klub sepak bola di Indonesia kembali meraih penghargaan sebagai klub profesional dari operator kompetisi, Ileague hari Rabu (13/5) sore.

Hasil Club Licensing Cycle 2025/26 ini menampilkan sejumlah klub Indonesia yang berkomitmen terhadap peningkatan profesionalisme dan tata kelola klub Indonesia sesuai standar AFC.

Ada dua kategori hasil dari pemetaan Club Licensing Cycle 2025/26 di tingkat ACL 2 yakni Granted yang diraih PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Borneo FC Samarinda, Persita, Dewa United Banten FC, Persik Kediri, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.

Sementara kategori berikutnya ialah Granted with Sanctions adalah Bhayangkara Presisi Lampung FC, Arema FC, Semen Padang FC, Madura United FC, Malut United FC, Persis Solo, Persijap Jepara dan Bali United FC.

Bali United masuk dalam kategori klub profesional setingkat AFC dengan memenuhi syarat sesuai standar yang diberikan oleh AFC.

Kekurangan tersebut membuat Bali United dinyatakan lolos namun memerlukan syarat atau dinyatakan berhasil tetapi dengan sanksi.

“Bali United lolos bersyarat untuk club Licensing ACL 2 karena ada aspek yang belum terpenuhi yaitu di bidang sporting. Kami memiliki tanggung jawab terhadap lisensi pelatih fisik yang belum memenuhi syarat sesuai standar AFC. Sementara aspek lainnya sudah sesuai dengan standar yang diberikan oleh AFC,” ungkap Club Licensing Officer Bali United, Richi Kurniawan.

Adapun kelima aspek yang menjadi penilaian suatu klub dinyatakan profesional adalah memenuhi standar sporting, legal, personnel and administrative, infrastructure, dan financial.

Meski lolos bersyarat, hasil ini tidak mempengaruhi klub Bali United sebagai klub profesional yang berlaga di Super League musim depan.

Baca Juga  Putu Parwata Pastikan Partai Demokrat Resmi Gabung ke Fraksi PDI-P di DPRD Badung

Artinya jika standar klub profesional sudah berstandar AFC, maka klub tersebut sudah sangat profesional di kompetisi Super League sebagai kasta tertinggi kompetisi sepak bola di Indonesia.

Lain halnya jika Bali United bakal berlaga di kompetisi Asia, maka keseluruhan aspek standar AFC tersebut harus terpenuhi tanpa syarat alias Granted.

Kendati demikian, perolehan hasil ini patut disyukuri bahwa Bali United tetap berkomitmen untuk terus sebagai pelopor sepak bola modern dan menjadi klub yang menjunjung tinggi profesionalitas di dalam maupun luar lapangan hijau.

Hanya dua klub dari Super League yang tidak memiliki lisensi klub profesional AFC yaitu PSIM Yogyakarta dan PSBS Biak.

Sementara tiga tim promosi Super League musim depan yaitu PSS Sleman, Garudayaksa, dan Adhyaksa FC memperoleh lisensi profesionsal setingkat Super League.

Ketiga tim ini berhasil memegang standar profesional Super League bersama PSIM Yogyakarta, Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Deltras FC, PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, dan 16 klub pemegang lisensi ACL 2 termasuk Bali United FC.

Sementara itu, pada lisensi Championship, hanya FC Bekasi City menjadi klub yang memperoleh status Granted.

Kemudian pada lisensi Liga Nusantara, empat klub berhasil mendapatkan status Granted, yakni RANS Nusantara FC, PSGC Ciamis, Dejan FC, dan Persiba Bantul.

Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra menyampaikan bahwa proses club licensing merupakan bagian penting dalam mendorong klub untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan keberlanjutan pengelolaan klub di Indonesia.

“Club licensing bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi seluruh klub yang telah mengikuti proses ini dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Fasilitasi Pemasaran, Badung Gelar Jumat Ceria Bersama UMKM Badung

“Club Licensing merupakan bagian penting dalam meningkatkan standar profesionalisme klub sepak bola Indonesia, baik dari sisi sporting, infrastruktur, administrasi, legal, maupun finansial. Proses Club Licensing 2025/26 juga diiringi dengan pendampingan dan asistensi kepada klub agar implementasi standar AFC dapat berjalan lebih baik dari musim sebelumnya. Kami berharap langkah ini dapat terus mendorong peningkatan kualitas kompetisi dan perkembangan sepak bola Indonesia ke depannya,” tutup Ketua Komite Club Licensing, Essy Asiah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca