Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dekatkan Riset dengan Masyarakat, LPPM Unud Gelar Simposium Nasional Riset dan Abdimas 2023

BALIILU Tayang

:

simposium nasional lppm unud 2023
BUKA SEMINAR: Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP saat membuka seminar nasional ditandai pemukulan gong, di The Patra Resort and Villa Bali pada Senin, 7 November 2023. (Foto: Hms Unud)

Badung, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Simposium Nasional Riset dan Abdimas (Senastek X dan Senasdimas II) bertempat di The Patra Resort and Villa Bali pada 7 hingga 9 November 2023.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber yakni Dr. I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, A.Par, M.Par (Kepala Biro Komunikasi, Kemenparekraf/Baparekraf RI), Jasmine Karsono, Ph.D (Direktur Portofolio, Produk dan Layanan, PT. Kimia Farma, tbk), Min Nursandi, ST (Head of Hardware Engineer, Associate General Manager R&D – Special Project, PT Hartono Istana Teknologi (Polytron)) dan Direktur Riset Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM Kemendikbudristek) Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr.

Simposium Nasional Riset dan Abdimas Inovatif Berkelanjutan Tahun 2023 (Senastek X dan Senasdimas II) merupakan agenda tahunan LPPM Unud dalam upaya menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Di samping itu, juga merupakan sarana komunikasi bagi para peneliti dan pengabdi intra dan inter perguruan tinggi, institusi pendidikan, maupun industri guna mempercepat pengembangan sains dan teknologi. Kegiatan ini mengambil tema “Memperkuat Sinergi Riset dan Pengabdian Inovatif Internasional untuk Unud Maju”. Topik makalah sesuai unggulan penelitian di RIP Unud 2021-2026, meliputi: Pariwisata, Ekonomi dan Sosial Budaya; Ketahanan Pangan, Energi dan Lingkungan; Kesehatan dan Obat-obatan; Infrastruktur, Material dan Teknologi Informasi.

Ketua LPPM Unud Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si (Foto: Hms Unud)

Ketua LPPM Unud Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si menyampaikan penyelenggaraan Simposium ini bertujuan mendesiminasikan hasil penelitian dan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh para peneliti dan pengabdi tahun 2023, di samping juga masih berkaitan dengan Dies Natalis ke-61 Universitas Udayana. Peserta seminar diikuti sebanyak 979 peserta (Penelitian sebanyak 871 orang dan pengabdian sebanyak 108 orang). Setiap perguruan tinggi (Unud) sangat mengharapkan mempunyai reputasi yang tinggi di bidang penelitian dan inovasi, tidak hanya di bidang pengajaran dan organisasi tata kelola. Universitas telah penggelontorkan dana penelitian 15 persen dari PNBP (rata-rata 51,4 M per tahun). Kami berharap Senastek menjadi ajang pamer ide di Unud, baik dari segi riset, pengabdian dan kemajuan inovasi.

Baca Juga  Kembangkan Metode Regenerasi Tulang Kraniofasial, Hendra Sanjaya Raih Gelar Doktor Ilmu Kedokteran

“Dengan mengambil tema Memperkuat Sinergi Riset dan Pengabdian Inovatif Internasional untuk Unud Maju, maka pada perhelatan ini semoga terjadi kolaborasi antara periset/ inovator dan industri. Kita perlu mendekatkan riset, iptek dan inovasi kepada masyarakat sehingga berdampak dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ketua LPPM Unud.

simposium nasional lppm unud 2023Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP (Foto: Hms Unud)

Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP mewakili Rektor Unud dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan sejalan dengan upaya pemerintah melalui Kemendikbudristek memajukan pendidikan di Indonesia dengan program MBKM, Unud tentunya telah melaksanakan berbagai program dalam mendukung kebijakan tersebut agar tercipta ekosistem pendidikan yang bermutu dan terintegrasi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berkepribadian dan berkontribusi pada pembangunan bangsa. Ekosistem pendidikan yang bermutu tersebut dapat diwujudkan dengan salah satunya: mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan, inovatif dan produktif untuk kepentingan masyarakat dan dunia industri. Salah satunya melalui Simposium Nasional Riset dan Abdimas Inovatif Berkelanjutan tahun 2023 ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk mengembangkan jejaring penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan Simposium Nasional ini wajib diikuti oleh segenap peneliti dan pengabdi Unud yang telah mendapatkan hibah PNBP dan BRIN, seperti yang sudah dicantumkan dalam SP3. Keikutsertaan ini sekaligus dilakukan diseminasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan oleh para peneliti dan pengabdi. Dan saya pesankan bahwa hasil Simposium Nasional 2023, Senastek dan Senasdimas, akan menjadi indikator utama dalam kelolosan dalam mendapatkan hibah PNBP tahun 2024,” ujar Wakil Rektor.

Simposium ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi para civitas akademika Unud dan stake holder serta terbangun jejaring penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mengglobal. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6076-Dekatkan-Riset-dengan-Masyarakat-LPPM-Unud-Gelar-Simposium-Nasional-Riset-dan-Abdimas-Inovatif-Berkelanjutan-Tahun-2023.html (gs/bi)

Baca Juga  Unud Jalin Kerja Sama dengan PT. Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Ketua Dekranasda Denpasar Hadiri Syukuran HUT Ke-46 Dekranas, Perkuat Komitmen Pembinaan Perajin Berdaya Saing Global

Published

on

By

ketua dekranasda denpasar
SYUKURAN: Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, saat menghadiri Acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall, Makassar, Jumat (10/7). (Foto: Hms Dps)

Makassar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, menghadiri Acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bertajuk “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” di Trans Studio Mall, Makassar, Jumat (10/7).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan Pameran HUT Ke-46 Dekranas yang ditandai dengan penabuhan Gandrang Pakanjara serta pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming, sebagai simbol dimulainya perayaan sekaligus komitmen memajukan industri kerajinan nasional.

Dalam sambutannya, Selvi Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dekranas dan Dekranasda di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang selama ini konsisten mendampingi para perajin di  daerah daerah.

Menurut Selvi, selama 46 tahun Dekranas telah menjadi rumah bagi para perajin Indonesia untuk berkembang dan memperluas pasar. Kehadiran lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah pada peringatan HUT tahun ini menjadi bukti besarnya semangat bersama dalam memajukan sektor kerajinan nasional.

“Yang dibutuhkan bukan hanya kuantitas pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi perajin dan memberikan solusi nyata,” tegas Selvi.

Ia juga menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kerajinan berbasis kekayaan sumber daya alam dan budaya. Namun, di tengah persaingan global, perkembangan teknologi, dan perubahan tren pasar, para perajin dituntut terus berinovasi.

Baca Juga  Prodi Magister Ilmu Ekonomi FEB Unud Gelar Sosialisasi di Pemkab Badung

Produk kerajinan, menurutnya, tidak hanya harus memiliki nilai estetika, tetapi juga berkualitas, didukung kemasan yang menarik, kapasitas produksi yang memadai, serta mengedepankan nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Lebih lanjut, Selvi mendorong Dekranas dan Dekranasda agar tidak hanya menjadi penyelenggara kegiatan, tetapi juga berperan sebagai pendamping, pembina, dan fasilitator bagi para perajin. Dukungan tersebut meliputi akses permodalan, pelatihan desain dan kemasan, digitalisasi, strategi pemasaran global, manajemen keuangan, hingga fasilitasi perizinan ekspor. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan agar setiap program pembinaan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing perajin.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menyampaikan bahwa Dekranasda Kota Denpasar siap menindaklanjuti arahan Ketua Umum Dekranas dengan terus memperkuat perannya sebagai pendamping, pembina, dan fasilitator bagi para perajin di Kota Denpasar.

Menurutnya, berbagai program pembinaan yang selama ini dijalankan Dekranasda Kota Denpasar telah mencakup fasilitasi akses permodalan, pelatihan peningkatan kualitas produk, pengembangan desain dan kemasan, digitalisasi pemasaran, peningkatan kapasitas manajemen usaha, hingga pendampingan dalam membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

“Dekranasda Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendampingi para perajin agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, inovatif, berdaya saing, serta mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Arahan Ketua Umum Dekranas menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelaku UMKM dan perajin,” ujar Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Melalui momentum HUT Ke-46 Dekranas ini, Dekranasda Kota Denpasar optimistis sinergi antara pemerintah, Dekranas, dan para pelaku UMKM akan semakin kuat dalam mewujudkan industri kerajinan yang berkelanjutan serta mampu mengangkat produk-produk kriya Indonesia ke pasar dunia. (eka/bi)

Baca Juga  Badan Eksekutif Mahasiswa Unud Gelar Grand Opening Kabinet "Udayana Bangkit"

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dispar Denpasar Siapkan Sejumlah Kantong Parkir Selama D’Youth Fest 6.0

Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban dan Dukung Kreativitas Generasi Muda

Loading

Published

on

By

d youth fest
PARKIR: Kantong parkir Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Catur Muka, Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar telah menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Catur Muka, Kota Denpasar.

Sejumlah lokasi yang disiapkan sebagai kantong parkir di antaranya kawasan Jalan Sugianyar, Jalan Beliton, Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, Kantor Dinas PUPR Provinsi Bali, Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali, kawasan Jalan Udayana, serta kawasan Jalan Surapati.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, saat dikonfirmasi pada Jumat (10/7), mengatakan bahwa penyediaan kantong parkir merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang ingin menikmati rangkaian kegiatan D’Youth Fest 6.0.

“D’Youth Fest merupakan ruang ekspresi dan kolaborasi bagi generasi muda Denpasar untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, serta semangat berkarya. Karena itu, kami telah menyiapkan sejumlah kantong parkir agar mobilitas pengunjung dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman selama pelaksanaan festival,” ujarnya.

Lebih lanjut Riyastiti mengimbau seluruh masyarakat yang akan menghadiri D’Youth Fest 6.0 agar memanfaatkan kantong-kantong parkir yang telah disediakan serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kebersihan, ketertiban, dan bersama-sama menciptakan suasana festival yang aman dan kondusif.

D’Youth Fest 6.0 mengusung tema Feel the Growth, yang menjadi refleksi semangat pertumbuhan, kolaborasi, dan inovasi generasi muda. Festival ini diharapkan menjadi wadah lahirnya berbagai ide kreatif sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar melalui beragam pertunjukan seni, musik, kreativitas, komunitas, hingga kegiatan kewirausahaan yang melibatkan anak-anak muda dari berbagai latar belakang.

Baca Juga  Jajaki Kerja Sama, Universitas Widyatama Sambangi FIB Unud

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk datang dan menikmati D’Youth Fest dengan penuh semangat, tetap tertib, saling menghormati, serta menjaga fasilitas umum. Mari kita sukseskan festival ini sebagai panggung kreativitas anak muda sekaligus memperkuat citra Denpasar sebagai kota kreatif, inklusif, dan inovatif,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Apresiasi Meranggi Festival

Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kreativitas Seni Penjor Mini

Loading

Published

on

By

wawali arya wibawa
LOMBA PENJOR MINI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dalam kesempatan pelaksanaan Lomba Penjor Mini rangkaian Meranggi Festival yang digelar Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (9/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Meranggi Festival yang digelar Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (9/7). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa meninjau karya para peserta Lomba Penjor Mini, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang, sekaligus memberikan bantuan dana kepada panitia. Arya Wibawa mengapresiasi kreativitas para peserta yang mampu menghadirkan karya dengan detail artistik, konsep, tema, dan narasi yang kuat. Menurut Arya Wibawa, Meranggi Festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembelajaran untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisi Bali.

“Kami sangat bangga melihat kreativitas generasi muda dalam berkarya melalui seni Penjor Mini. Kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan dan diberikan ruang untuk berkembang,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Kadek Yoga Febrian Ramartha, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Desa Kesiman Petilan atas dukungan yang terus diberikan terhadap kegiatan kepemudaan. Ia berharap Lomba Penjor Mini dapat menjadi agenda yang lebih luas, bahkan terintegrasi dalam rangkaian Kesiman Festival maupun festival budaya yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar sebagai wadah berkelanjutan bagi kreativitas generasi muda.

Lomba Penjor Mini tahun ini diikuti 24 peserta dari berbagai daerah di Bali, bahkan turut menarik peserta dari luar Pulau Bali. Berdasarkan penilaian dewan juri, karya-karya yang ditampilkan memiliki kualitas tinggi dengan detail yang rapi dan presisi. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, penjor mini juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai cenderamata khas Bali yang bernilai seni dan ekonomi, sehingga mampu memperkenalkan tradisi Bali kepada wisatawan dalam bentuk yang lebih praktis.

Baca Juga  Terima ACIAR, Unud Lanjutkan Kerja Sama di Bidang Agribisnis

Pada kesempatan tersebut, Tim Dom Bungkil berhasil meraih Juara I, disusul Aik Jabrik sebagai Juara II, dan I Kadek Juana Putra sebagai Juara III. Sementara Juara Harapan I diraih I Putu Wahyu Saputra, Juara Harapan II diraih I Nyoman Juliastika, dan Juara Harapan III diraih Demen Mamenjor.

Banjar Meranggi sendiri dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam pelestarian budaya dengan berbagai prestasi pada lomba penjor tingkat desa maupun Kota Denpasar. “Melalui festival ini diharapkan lahir regenerasi seniman muda yang tidak hanya mampu menjaga kelestarian tradisi, tetapi juga mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis budaya Bali,” ujar Kadek Yoga. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca