Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Mahasiswi FIB Unud Raih Tiga Juara Ajang ‘’International Youth Innovation Summit #1 2023’’

BALIILU Tayang

:

Ni Wayan Putri Oktaviani
Mahasiswi Program Studi Sastra Inggris Universitas Udayana, Ni Wayan Putri Oktaviani. (Foto: Hms Unud)

Denpasar, baliilu.com – Salah satu mahasiswi Program Studi Sastra Inggris Universitas Udayana bernama Ni Wayan Putri Oktaviani berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang International Youth Innovation Summit #1 chapter tahun 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Putri Okta berhasil meraih tiga juara bersama kelompoknya. Kompetisi inovasi ini diadakan oleh Yayasan Global Youthpreneur Nusantara dan terdiri dari 60 delegasi yang terbagi menjadi 9 kelompok generasi muda berbakat dari berbagai daerah dan universitas seluruh Indonesia. Di kompetisi ini peserta berlomba menampilkan inovasi kreatif buatan mereka yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi.

Dengan persiapan selama kurang lebih dua bulan dan mengangkat isu krusial saat ini, yaitu akses pendidikan di wilayah 3T mampu mengantarkan Putri yang tergabung dalam kelompok divisi pendidikan 1B, EduGen, meraih tiga juara sekaligus, yaitu juara 1 Best Presentation Award, juara 1 Best Video Innovation Award, serta juara 2 Best Innovation Award.

EduGen menciptakan rancangan inovasi yang memberikan akses donasi pendidikan dan media pendidikan ke seluruh wilayah di Indonesia, khususnya daerah 3T. “Saya percaya bahwa pendidikan merata adalah hak setiap orang dalam dunia yang semakin berkembang ini,” ungkapnya. Melalui gagasan ini, ia berharap agar hak belajar yang sama dapat dirasakan oleh seluruh generasi muda Indonesia.

Pencapaian gemilang ini tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga sebuah tonggak penting perjalanan Universitas Udayana untuk menghasilkan lulusan yang berkontribusi dalam skala global. “Saya sangat bersyukur dan bahagia atas pencapaian ini. Saya berterima kasih atas dukungan dari kedua orang tua, keluarga, dosen pembimbing akademik saya, ibu Putu Asty Senja Pratiwi, S.S., M.Hum., Ph.D., serta teman-teman yang senantiasa mendukung segala langkah saya selama ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi di dalamnya,” ucapnya.

Baca Juga  Unud Jadi Host Pelaksanaan International Conference iiWAS dan MoMM 2023

Dengan membawa isu pemerataan akses pendidikan di daerah Indonesia, Putri Okta berharap dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk semakin peduli dengan masa depan pendidikan bangsa ini. “Saya berharap bahwa pendidikan dapat merata kepada semua orang sebab bangsa Indonesia akan lebih maju melalui pendidikan,” ungkapnya.

Senja Pratiwi, dosen pembimbing Putri Okta, merasa bangga atas prestasi mahasiswanya yang luar biasa dalam ajang ini dan berharap semoga kesuksesannya ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kadisdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

Published

on

By

disdukcapil denpasar
Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata. (Foto: dok)

Denpasar, baliilu.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi membanggakan. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kepala Dinas Dukcapil Kota Denpasar berhasil meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Capaian ini menjadi bukti bahwa Disdukcapil Kota Denpasar terus bekerja secara optimal dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Berbagai indikator pelayanan dinilai mampu berjalan dengan baik, mulai dari perekaman KTP elektronik, kepemilikan akta kelahiran, penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga pelayanan dokumen kependudukan lainnya.

Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata saat dikonfirmasi Rabu (20/5) menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif kepada masyarakat.

“Predikat sangat baik ini merupakan hasil evaluasi kinerja tahun 2025. Tentu capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pelayanan administrasi kependudukan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi.

“Harapan kami ke depan adalah bagaimana pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan semakin meningkat dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tambahnya.

Menurutnya, capaian tersebut juga tidak lepas dari kerja keras, komitmen, dan sinergi seluruh tim di lingkungan Disdukcapil Kota Denpasar. Seluruh pegawai dinilai telah bekerja maksimal dalam memastikan pelayanan tetap berjalan optimal, profesional, dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Dengan raihan predikat sangat baik tersebut, Disdukcapil Kota Denpasar berkomitmen untuk terus melakukan inovasi pelayanan serta meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang mudah diakses, cepat, dan transparan.

Baca Juga  FK Unud Gelar Bali Update Anesthesia Skill 2023

“Ke depan, Disdukcapil Kota Denpasar diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut demi mendukung pelayanan publik yang semakin prima bagi masyarakat Kota Denpasar sesuai dengan visi kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar Maju,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemprov Bali Peringati Harkitnas Ke-118, Perlindungan Anak di Ruang Digital Jadi Sorotan

Published

on

By

harkitnas bali
HARKITNAS: Pemerintah Provinsi Bali saat memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 melalui apel yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Bali, Rabu (20/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 melalui apel yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Bali, Rabu (20/5). Apel dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani.

Dalam kesempatan tersebut, Luh Ayu Aryani membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum untuk terus membangun semangat persatuan dan kemandirian bangsa di tengah tantangan zaman yang terus berubah.

Disampaikan pula bahwa kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yakni mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Saat ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa untuk menjaga dan melindungi generasi muda sebagai bagian penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang kuat dan berdaulat.

Selain itu, tema tersebut juga menegaskan pentingnya kemandirian bangsa sebagaimana amanat para pendiri bangsa. Kemajuan bangsa dinilai tidak hanya ditentukan oleh dukungan dari pihak luar, tetapi juga oleh keteguhan masyarakat dalam bersatu dan mewujudkan pembangunan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Dalam sambutan tersebut, pemerintah juga menyoroti pentingnya perlindungan anak di ruang digital. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah secara resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan usia tumbuh kembang anak.

Baca Juga  Angkat KuBu Naga Jadi Pewarna Apem, Mahasiswa TP Raih Juara I Lomba Reels Fanfest Usahid 2023

Peringatan Harkitnas ke-118 di Bali berlangsung khidmat dan diikuti jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga semangat kebangkitan nasional di era digital. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur

Published

on

By

posyandu tabanan
POSYANDU 6 SPM: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, saat turun langsung meninjau pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) di Desa Adat Dukuh Pulu, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Selasa (19/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, turun langsung meninjau pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) di Desa Adat Dukuh Pulu, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Selasa (19/5).

Kehadiran Bunda Rai sekaligus memastikan transformasi Posyandu 6 SPM di Kabupaten Tabanan berjalan optimal, tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, namun berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih terpadu dan menyentuh berbagai kebutuhan dasar warga.

Dalam kunjungan tersebut, Bunda Rai didampingi jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Selemadeg Timur beserta jajaran, Perbekel, kader Posyandu, hingga pengurus desa setempat.

Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 sendiri mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”. Tema tersebut menegaskan perubahan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan enam bidang SPM yang mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial, dan diperingati setiap tanggal 29 April.

Transformasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan terintegrasi langsung di tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pun tetap mengedepankan asas efisiensi dengan fokus pada optimalisasi pelayanan enam bidang SPM.

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai memberikan apresiasi kepada Tim Pembina Posyandu desa dan kelurahan yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program Posyandu 6 bidang SPM di tingkat masyarakat.

Baca Juga  Angkat KuBu Naga Jadi Pewarna Apem, Mahasiswa TP Raih Juara I Lomba Reels Fanfest Usahid 2023

Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan Posyandu di Desa Mambang dinilai berjalan aktif dan inovatif. Salah satu program yang mendapat perhatian khusus yakni inovasi “Serdadu Balok” atau Serentak Datang ke Posyandu Hijau dengan Bahan Pangan Lokal. Program tersebut dinilai efektif meningkatkan partisipasi masyarakat hadir ke Posyandu sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal.

Dalam sambutannya, Bunda Rai menegaskan bahwa penerapan Posyandu 6 SPM merupakan bentuk penguatan pelayanan masyarakat di desa secara menyeluruh. Selain pelayanan kesehatan, Posyandu kini juga menjadi ruang penyelesaian berbagai persoalan masyarakat mulai dari pendidikan, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum hingga pengaduan masyarakat.

Ia menyampaikan, dari hasil pemantauan di Desa Mambang, implementasi Posyandu 6 SPM sudah mulai dimanfaatkan masyarakat dan mampu membantu penyelesaian sejumlah persoalan warga secara langsung di tingkat desa.

“Posyandu dengan 6 SPM ini tujuannya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan bagaimana setiap aduan masyarakat bisa kita selesaikan bersama. Tadi ada persoalan pendidikan, perumahan rakyat hingga tantibmas yang sudah mulai ditangani. Artinya program ini sudah berjalan dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Bunda Rai.

Bunda Rai juga mengapresiasi sinergi kader Posyandu bersama perangkat desa yang dinilai menjadi garda terdepan keberhasilan pelayanan terpadu tersebut. Ia menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat mengingat program Posyandu 6 SPM masih tergolong baru.

“Ini sebenarnya tidak sulit, hanya menambah meja pelayanan dan kader untuk mencatat. Yang terpenting masyarakat tahu bahwa Posyandu sekarang sudah bertransformasi, tidak hanya melayani balita dan ibu hamil saja, tetapi juga pelayanan masyarakat lainnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai turut menyoroti pentingnya inovasi berkelanjutan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, capaian penurunan stunting harus terus dijaga melalui gerakan bersama yang diperkuat lewat sinergi program Pemerintah Kabupaten Tabanan seperti Bupati Ngantor di Desa dan program Semara Ratih yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Baca Juga  Unud Berkolaborasi dengan Berbagai Universitas Gelar ISTA-AM 2024

“Saya targetkan stunting di Tabanan bisa mencapai 5 persen tahun ini dan jangan sampai naik lagi. Ini harus menjadi gerakan bersama. Saya sebagai Duta Orang Tua Hebat akan terus memotivasi dan memantau agar penanganan stunting berjalan maksimal,” tegasnya.

Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang sendiri telah menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Sejumlah pengaduan warga mulai dari perbaikan got, penerangan jalan hingga infrastruktur lingkungan diketahui telah berhasil ditindaklanjuti langsung di tingkat desa. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Posyandu kini hadir sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih cepat, dekat, dan terintegrasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca