Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Gelar Seminar Inisiatif Implementasi Metode Wolbachia di Bali

BALIILU Tayang

:

Seminar Wolbachia unud
SEMINAR: Unud gelar seminar ‘’Inisiatif Implementasi Metode Wolbachia di Bali: Tantangan dan Peluang’’, pada Kamis, 30 November 2023 di Kampus Sudirman Denpasar. Di sela seminar dilakukan sesi foto bersama. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih belum terkendali di Bali. Tingkat kejadian yang tercatat antara 200 sampai 500 setiap tahun. Data yang tak tercatat atau tidak dilaporkan dapat lebih banyak lagi. Persentase yang meninggal 5-30%, atau antara 10-150 setiap tahun.

Sementara, inovasi telur nyamuk yang membawa bakteri Wolbachia dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian serta pengeluaran biaya perawatan dan kehilangan tenaga kerja selama sakit. Inovasi baru ini telah terbukti efektif dan aman. Dimana, telurnya dari nyamuk yang ditangkap dan ditelurkan di Bali. Wolbachia juga bukan hasil rekayasa genetika.

Untuk memberikan kajian akademik demi ketenangan masyarakat, Rektor Universitas Udayana (Unud) berinisiatif membentuk Kelompok Kerja Ahli Kajian Inovasi Nyamuk yang membawa bakteri Wolbachia. Kelompok kerja itu mempunyai keahlian beragam dari mikrobiologi, virologi, entomologi, kesehatan masyarakat, dan biologi.

Seminar Wolbachia unudWakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP, IPU. (Foto: gs)

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Udayana, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP, IPU pada seminar ‘’Inisiatif Implementasi Metode Wolbachia di Bali: Tantangan dan Peluang’’, pada Kamis, 30 November 2023 di Kampus Sudirman Denpasar. Seminar dihadiri dosen dan mahasiswa Unud, Dinas Kesehatan se-Bali, Universitas Negeri dan Swasta di Bali.

Pembicara dalam seminar ini di antaranya dari Kementrian Kesehatan Indonesia di Jakarta (Online), Prof. Cameron Simmons (Online) dari World Mosquito Program (WMP), Pembicara dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta serta pembicara Universitas Udayana yaitu Dr. Sang Gede Purnama, SKM, M.Sc, dr. Putu Ayu Asri Damayanti, S.Ked., M.Kes., Prof. Dr. drh. Gusti Ngurah Kade Mahardika dan Prof. dr Pande Putu Januraga, M.Kes, Dr.PH.

Baca Juga  Cegah DBD, Wawali Arya Wibawa Luncurkan Kampanye Metode Wolbachia

Maya Temaja lanjut mengatakan pada seminar ini Unud memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk berdiskusi di sini dalam program implementasi metode Wolbachia ini untuk mengendalikan deman berdarah dengue di Bali.

‘‘Unud merasa terpanggil untuk mengambil peran penting dalam kajian teknologi ini dalam rangka pengendalian demam berdarah dengue yang memerlukan biaya yang sangat tinggi ini. Melalui diskusi ini apa yang bisa diambil dan pemanfaatannya dalam pengendalian deman berdarah ini,‘‘ ujar Wakil Rektor.

Dikatakan, Wolbachia digunakan dalam kontrol vektor, terutama nyamuk yang menyebarkan penyakit seperti demam berdarah dengue dengan cara (1) Cytoplasmic Incompatibility (CI) sehingga embryo nyamuk mati; (2) Feminisasi dan Parthenogenesis yang dapat meningkatkan jumlah betina dalam populasi, meningkatkan potensi penularan Wolbachia; (3) Konkurensi galur yang lebih unggul dalam memanipulasi reproduksi inang atau memiliki dampak positif pada kelangsungan hidup inang dapat mendominasi dalam suatu populasi; dan Mekanisme Penekanan Patogen yaitu menghambat replikasi virus.

Agar tidak meresahkan, sebut Wakil Rektor, informasi tentang teknologi harus dijelaskan. Wolbachia bakteri alami yang sudah ditemukan di Indonesia yang mungkin juga ada pada nyamuk di Bali. Bakteri ini hidup pada berbagai spesies nyamuk dan serangga yang bersifat Obligate endosymbionts, hanya hidup dalam tubuh nyamuk, dan hanya bisa berpindah dari induk nyamuk ke keturunannya melalui telur. Perpindahan antar-nyamuk tidak mungkin terjadi.

Dalam program penanggulangan demam berdarah dengue (DBD) di Bali, teknologi Wolbachia untuk penanggulangan dengue menggunakan nyamuk Aedes aegypti yang telah diinfeksi dengan bakteri Wolbachia, lalu telurnya diletakkan di rumah-rumah penduduk agar kawin dengan nyamuk Aedes aegypti di alam.

Hasil Randomized Controlled Trial (RCT) di beberapa daerah di Yogyakarta sejak tahun 2011 dan pada tahun 2020 menunjukkan efektivitas implementasi metode Wolbachia menyebabkan penurunan kasus DBD sampai 77% dan penurunan angka masuk rumah sakit sampai 86%.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Buka Sosialisasi  Implementasi Wolbachia

Pembicara dari Unud Prof. Dr. drh. Gusti Ngurah Kade Mahardika menambahkan bahwa kajian metode Wolbachia sudah memiliki dokumen resmi bahkan dibuat oleh Kementerian Pendididkan dan Kebudyaan RI dengan melibatkan banyak ahli. Namun, apa yang terjadi di beberapa negara memang ada variasi, ada yang berhasil bagus ada yang kurang berhasil tergantung dari banyak hal. Misalnya kepadatan serangga, suhu, termasuk lingkungan yang tidak sesuai.

‘‘Untuk itulah kita kaji metode Wolbachia ini. Ini kan belum dilepas di Bali, kita kaji dalam forum ini,‘‘ ujar Mahardika. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Semarak HUT Ke-81 TNI, Kodam IX/Udayana Hadirkan Bazar Pasar Murah untuk Ringankan Beban Masyarakat

Published

on

By

Bazar Murah Kodam IX/Udayana dalam rangka HUT ke-81 TNI di Denpasar.
BAZAR MURAH: Kodam IX/Udayana menggelar Bazar Pasar Murah secara serentak di tiga wilayah, yakni Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali; Asmil Gebang Mataram, NTB; dan Lapangan Asten Kuanino, Kupang, NTT, Selasa (22/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Kodam IX/Udayana menggelar Bazar Pasar Murah secara serentak di tiga wilayah, yakni Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali; Asmil Gebang Mataram, NTB; dan Lapangan Asten Kuanino, Kupang, NTT, Selasa (22/9/2026).

Di Bali, kegiatan dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ratusan warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh berbagai kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. Selain bazar, kegiatan juga dirangkaikan dengan Bakti Sosial Kesehatan dan akan berlangsung selama dua hari.

Bazar Pasar Murah tersebut merupakan bagian dari kegiatan serentak yang digelar Mabes TNI bersama seluruh jajaran TNI di Indonesia dalam rangka HUT ke-81 TNI. Pembukaan secara terpusat dilaksanakan melalui Video Conference (Vidcon) dari Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, oleh Wakil Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Susi Tandyo Budi.

Dalam sambutannya, Ny. Susi Tandyo Budi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pasar murah secara serentak di seluruh jajaran TNI. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan dialog dan pemantauan secara langsung melalui Vidcon dengan sejumlah satuan jajaran TNI yang turut menyelenggarakan Bazar Pasar Murah dalam rangka HUT ke-81 TNI.

Bazar Pasar Murah di Kodam IX/Udayana turut dihadiri Gubernur Bali I Wayan Koster bersama sejumlah unsur Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam, para Danrem jajaran Kodam IX/Udayana, para Asisten, para Komandan dan Kabalak jajaran Kodam IX/Udayana, Ketua Dharma Pertiwi Daerah “J”, serta anggota Persit KCK, Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Buka Sosialisasi  Implementasi Wolbachia

Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok, kegiatan juga menampilkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari satuan-satuan jajaran Kodam IX/Udayana. Masyarakat juga mendapatkan layanan Bakti Sosial Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Suasana kegiatan semakin semarak dengan hiburan musik yang dipersembahkan Ajendam IX/Udayana.

Pangdam IX/Udayana bersama Gubernur Bali turut meninjau sejumlah stan UMKM, berdialog dengan masyarakat sekaligus berbelanja produk yang tersedia. Pangdam menjelaskan bahwa UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut berasal dari Kodim-Kodim dan Satuan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Kita berharap Bazar Pasar Murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti sembako. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah kami siapkan,” ujar Pangdam IX/Udayana.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menambahkan, Bazar Pasar Murah dan Bakti Sosial Kesehatan ini merupakan wujud kepedulian TNI yang dihadirkan secara langsung di tengah masyarakat dalam momentum HUT ke-81 TNI. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan serta mendukung produk UMKM binaan satuan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Semangat HUT ke-81 TNI kami maknai dengan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap kehadiran Kodam IX/Udayana melalui pasar murah, pelayanan kesehatan dan pemberdayaan UMKM ini dapat semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata,” ujar Kapendam. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Ikuti Prosesi Ngetus Ida Betara Tapakan di Pura Dalem Korya

Published

on

By

Wabup Alit Sucipta mengikuti Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya.
NGETUS IDA BATARA TAPAKAN: Wabup Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, hadiri Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, larut dalam Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026).

Prosesi sakral ini dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Lebah Banjar Kedampal, Ida Cokorda Mengwi XIII, serta Mangku Pura Prajapati Jero Mangku Joti. Rangkaian upacara juga dihadiri Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan beserta unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani, Bendesa Adat Abiansemal, tokoh masyarakat I Wayan Muntra dan seluruh krama pengempon pura.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta bersama Putu Yunita Oktarini dan krama melaksanakan persembahyangan bersama demi memohon kelancaran, ketertiban, dan kerahayuan jagat selama rangkaian karya suci berlangsung.

Dalam sambutan singkatnya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi semangat kebersamaan krama pengempon Pura Dalem Korya. Menurutnya, pelaksanaan karya ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi pilar penting dalam melestarikan adat, seni, dan budaya Bali.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong-royong harus terus dipertahankan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada krama agar senantiasa menjaga persatuan, keharmonisan, serta semangat menyama braya dalam kehidupan bermasyarakat guna menghadapi perkembangan zaman.

Sementara itu, Manggala Karya Pura Dalem Korya, I Nyoman Tastra, menyampaikan terima kasih atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menggelontorkan anggaran hibah induk tahun 2026 sebesar Rp 777 juta lebih. Bantuan finansial tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk penataan pura serta menyokong rangkaian upacara pemahayu yang puncaknya berlangsung hingga Purnamaning Kanem tanggal 24 November 2026 mendatang.

Baca Juga  Cegah DBD, Wawali Arya Wibawa Luncurkan Kampanye Metode Wolbachia

Pihak pengempon juga berterima kasih kepada Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani atas bantuan penataan sarana prasarana dan perbaikan gong. I Nyoman Tastra berharap sinergi kuat antara masyarakat dan pemerintah ini dapat terus berlanjut demi kelestarian adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Bahagia, Pemkab Badung Gelar Gebyar GENTA 2026

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Gebyar GENTA 2026 di Desa Dalung
BUKA GENTA 2026: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta membuka GENTA Tahun 2026 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta resmi membuka Gebyar Gerakan Terpadu Nak Badung Sehat (GENTA) Tahun 2026 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan akses layanan sekaligus mengedukasi warga terkait program strategis kesehatan.

Rangkaian pelayanan kesehatan yang dihadirkan dalam Gebyar GENTA mencakup pemeriksaan gratis, konsultasi dokter umum dan gigi, pelayanan kesehatan jiwa oleh spesialis dan psikolog, skrining penyakit dalam, serta edukasi gizi seimbang. Program pencegahan juga diperkuat lewat vaksinasi HPV bagi siswi sekolah dasar (BIAS) serta vaksinasi pneumonia bagi lansia yang memenuhi indikasi.

Sebagai bagian dari program unggulan Mantap Nak Badung, Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan nutrisi bagi anak terindikasi stunting, penderita penyakit ginjal, serta penyandang disabilitas. Diberikan pula penghargaan Usia Harapan Hidup (UHH) bekerja sama dengan BPD Bali bagi warga berusia 75 tahun ke atas, serta penghargaan bagi dokter dan perawat atas dedikasi mereka saat bencana gempa bumi di NTT.

Pada kesempatan ini, Bupati Adi Arnawa turut menyapa secara daring warga di wilayah Dalung Permai yang sedang menerima pelayanan jompo/sakit di rumah lewat program Home Care Nak Badung Sehat.

Berdasarkan data periode Januari hingga Agustus, tercatat layanan home care telah menjangkau 1.885 layanan, layanan Sigap mencapai 1.796 layanan, serta Gawat Darurat sebanyak 1.606 layanan. Layanan tersebut, termasuk lansia hingga usia 103 tahun, menunjukkan aksi nyata dari visi pemerintah.

“Program ini tentu sangat berguna dan bermanfaat sekali buat masyarakat kita. Oleh karena itulah maka melalui gerakan terpadu ini, saya berharap ini akan tetap secara konsisten akan terus berlanjut. Disamping dalam rangka memberikan pelayanan jemput bola, sekaligus mengedukasi masyarakat kami yang ada di Badung untuk memahami dan mengetahui program kita,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  Cegah DBD, Wawali Arya Wibawa Luncurkan Kampanye Metode Wolbachia

Sementara itu, Kadis Kesehatan Badung Bagus Padma Puspita melaporkan bahwa gebyar ini merupakan wujud misi kedua Pemda untuk meningkatkan kualitas kehidupan krama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Gebyar ini diisi oleh 25 kegiatan lintas OPD dan melibatkan BPJS.

“Terima kasih untuk Desa Dalung yang telah membantu kegiatan ini dan harapannya ke depan di seluruh 6 kecamatan dan di masing-masing desa kita bisa bergerak seperti ini simultan bersama, berkolaborasi. Mungkin harapan ke depan masyarakat kita hidupnya bisa kualitas tidak hanya kesehatan, masyarakatnya juga, kualitas pendidikan, dan kualitas lainnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan ragam rangkaian acara seperti aktivitas fisik berupa senam Lansia dan pengukuran kebugaran, pemeriksaan kesehatan gratis seperti Cek Kesehatan, EKG Jantung, pemeriksaan mata, gigi dan mulut, kulit, hingga kesehatan jiwa. Tersedia pula layanan ibu dan anak yang mencakup kelas ibu hamil, Posyandu siklus hidup, imunisasi/vaksinasi, konseling gizi, Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer (Yankestradkom) yang melibatkan Gotra Pangusada Bali hingga “Pojok Jamu” yang bermutu. Kegiatan ini juga melibatkan UMKM pangan lokal yang telah mengantongi izin PIRT, serta pelayanan aktivasi JKN dan IKD oleh Disdukcapil serta perlinsos oleh Dinsos.

Turut hadir pimpinan OPD terkait, Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, Organisasi Kewanitaan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa, Perbekel Desa Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, serta perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA se-Kuta Utara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca