Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Mahasiswa KKN-T FISIP Periode III Gelar Program Duta Pariwisata Batuan 2024

Tingkatkan SDM Muda/Mudi Desa Batuan

Loading

BALIILU Tayang

:

Duta Pariwisata Batuan
FOTO BERSAMA: Sesi foto bersama keempat Pasangan Finalis bersama Panitia dan Juri Pemilihan Duta Pariwisata Batuan 2024. (Foto: Hms Unud)

Gianyar, baliilu.com – Delapan pemuda dan pemudi Desa Batuan mewakili banjar masing-masing ikut berkompetisi dalam ajang Pemilihan Duta Pariwisata Batuan 2024 yang diadakan oleh mahasiswa FISIP yang sedang melaksanakan KKN-T di desa tersebut.

Delapan orang itu terbagi menjadi empat pasang yang terdiri dari Ni Putu Bintang Kinar Galih berpasangan dengan Putu Adi Guna Artha mewakili Banjar Puaya. Diikuti oleh pasangan kedua, yaitu Luh Ayu Sekar Dewi Parwati berpasangan dengan Kadek Diva Rasnatha mewakili Banjar Lantangidung. Pasangan ketiga Ida Ayu Ketut Rahning Putri Pertiwi dan Ida Bagus Made Naoya Widyantara mewakili Banjar Gerih. Dan pasangan terakhir yang merupakan perwakilan Banjar Dentiyis dengan nama Ni Wayan Diah Cinthya Dewi berpasangan dengan I Wayan Kostiajuna. Keempat pasangan inilah yang akhirnya menjadi finalis untuk mengikuti beberapa rangkaian kegiatan hingga akhirnya melaju ke babak Grand Final.

Sebelum melaju ke babak grand final, koordinator mahasiswa KKN-T Batuan mengatakan para finalis melewati serangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh para panitia yang terdiri dari mahasiswa KKN-T FISIP dengan Karang Taruna Desa Batuan. Rangkaian tersebut diantaranya wawancara mendalam, pelatihan I, Presentasi, Pelatihan II, Photoshoot, serta Grand Final. Dan hingga kini, para finalis telah melewati 4 rangkaian. Rangkaian pertama telah dilalui pada Sabtu, 11 November 2023 dengan menghadirkan dua juri, yaitu Ni Luh Putu Intan Afsari yang merupakan Duta Pariwisata Bali Intelegensia 2022 dan Dewa Made Raditya Permana Putra yang merupakan Runner Up IV Duta Pariwisata 2023.

Pada sesi selanjutnya, katanya, keempat pasangan tersebut juga melalui Pembekalan 1 yang menghadirkan beberapa mentor, diantaranya Ida Ayu Alit Srilaksmi yang merupakan Duta Bahasa Provinsi Bali 2023, Kadek Cintya Cahya Wirayani yang merupakan Top 17 Miss Universe Bali 2023, dan Kadek Bagus Krishna Dwipayana yang juga merupakan Duta Bahasa Provinsi Bali 2023.

Baca Juga  FISIP Unud Jadi Tuan Rumah Kongres VII Himapolindo

Kegiatan selanjutnya yang telah dilalui juga adalah Presentasi Potensi Desa Batuan oleh delapan finalis di hari Minggu, 19 November 2023 lalu. Pada sesi presentasi ini, para finalis diharapkan dapat menganalisis dan dapat memberikan inovasi untuk meningkatkan potensi wisata yang terdapat di Desa Batuan dengan menghadirkan juri tamu yang tidak kalah menarik, seperti Gede Adrian Maha Putra yang saat ini menjabat sebagai Duta Inspirasi Indonesia oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dan Chelsea Astini yang merupakan Duta Parwisata Bali Berbakat 2023.

Memasuki rangkaian keempat, Duta Pariwisata Batuan 2024 baru saja melaksanakan sesi pelatihan II pada Minggu, 26 November 2023. Pada sesi kali ini para finalis mendapatkan 3 materi yang menjadi pembekalan mendalam bagi mereka sebelum menjadi Duta Pariwisata Batuan 2024. Sesi ini, panitia menghadirkan 3 narasumber, yaitu Dinas Pariwisata Provinsi Gianyar, Dinda Audreya Azhari Barenns yang pada tahun ini menjadi juara pertama pada ajang Duta Parwisata Bali, dan Ni Luh Putu Diah Desvi Arina yang sejak 2019 merupakan seorang Miss Internet Indonesia.

Sejauh ini, beber koordinator KKN-T itu bahwa seluruh rangkaian yang telah berjalan dilaksanakan di Kantor Perbekel Desa Batuan dengan memanfaatkan potensi dan fasilitas yang dimiliki oleh desa tersebut. Kegiatan ini juga dipilih menjadi program kerja terakhir oleh mahasiswa FISIP KKN-T Desa Batuan Universitas Udayana dengan tujuan agar nantinya terdapat keberlanjutan dan bentuk fisik yang ditinggalkan di desa ini. Di samping itu, Desa Batuan sudah menjadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh berbagai wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan adanya perkembangan teknologi, promosi mengenai desa wisata ini lebih banyak dilakukan secara digital dan generasi muda yang lebih banyak terdampak. Oleh karena itu, generasi muda berperan menjadi ujung tombak dalam pengembangannya. Sehingga, memberdayakan pemuda dan pemudi yang terdapat di desa ini adalah cara yang paling tepat untuk dapat membantu mewujudkan tujuan dari Desa Batuan.

Baca Juga  FISIP Unud Gelar Keakraban Inisiasi Sosiologi Ke-11, Usung ‘’Pentingnya Manajemen Mahasiswa’’

Selanjutnya, pemilihan Duta Pariwisata Batuan akan memasuki rangkaian Photoshoot pada tanggal 1 Desember 2023 dan rangkaian puncak pada tanggal 10 Desember 2023. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Dampingi Kunker Menteri LH Jumhur Hidayat di Denpasar

Tanam Pohon Langka Hingga Dialog, Apresiasi Kawasan Tukad Bindu Sebagai Keberhasilan Komunitas Jaga Lingkungan

Loading

Published

on

By

walikota jaya negara
DAMPINGI MENTERI LH: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat di Kawasan Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman, Denpasar, Selasa (9/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat di Kawasan Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman, Denpasar, Selasa (9/6). Dalam kunjungan tersebut, Menteri LH, Jumhur Hidayat bersama jajaran turut menanam pohon langka, yakni cendana, gaharu dan pala serta berdialog bersama komunitas masyarakat peduli lingkungan.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Pejabat Utama Kementerian LH, Kadis DLHK Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara (Pusdal LH Bali Nusra) saat ini dijabat oleh Ni Nyoman Santi, Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, Plt. Kadis PUPR Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, komunitas masyarakat peduli lingkungan serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan local wisdom yang sangat berharga dalam menjaga kelestarian lingkungan, dan salah satu contoh yang patut diapresiasi adalah yang dilakukan oleh Tukad Bindu di Denpasar. Kearifan lokal yang tumbuh dari masyarakat terbukti mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun kesadaran kolektif untuk merawat sungai dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Model seperti ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat,” ujar Jumhur Hidayat.

Menurutnya, keberhasilan Tukad Bindu menjadi bukti bahwa tata kelola sungai yang baik dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga setempat.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Tukad Bindu yang telah berhasil membangun partisipasi masyarakat melalui pendekatan local wisdom dalam tata kelola lingkungan, khususnya pengelolaan sungai. Upaya ini tidak hanya menjaga fungsi ekologis sungai, tetapi juga memperkuat nilai sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Baca Juga  Bangun Kerja Sama Antarlembaga, FISIP Unud Gelar Perintisan Kerja Sama dengan FISIP UPN Veteran Jatim

Jumhur menambahkan bahwa praktik baik yang dikembangkan di Tukad Bindu layak menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Sehingga apa yang dilakukan di Tukad Bindu dapat diadopsi dan direplikasi oleh berbagai daerah sebagai contoh tata kelola sungai yang berbasis partisipasi masyarakat dan kearifan lokal.

“Pemerintah mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif serupa agar pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan selamat datang kepada Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, di Kota Denpasar. Menurutnya, kehadiran Menteri LH menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Lingkungan Hidup di Kota Denpasar. Kehadiran beliau merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai upaya pelestarian lingkungan yang selama ini kami lakukan bersama masyarakat,” ujarnya.

Jaya Negara menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, serta masyarakat perlu terus dioptimalkan demi menjaga keberlangsungan ekologi dan kelestarian lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Menteri sudah berkenan menerima usulan, saran, dan masukan dari komunitas peduli lingkungan di Kota Denpasar. Tentu hal tersebut juga akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan bagi kami dalam meningkatkan tata kelola lingkungan ke depan. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis berbagai program pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jaya Negara Hadiri Rakor Pengelolaan Sampah Bersama Menteri LH di Sanur

Published

on

By

pengelolaan sampah di bali
HADIRI RAKOR: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah di Provinsi Bali di Hotel The Meru Sanur, Selasa (9/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Peran Serta Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) dalam Pengelolaan Sampah di Provinsi Bali yang berlangsung di Hotel The Meru Sanur, Selasa (9/6).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohamad Jumhur Hidayat, dan dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, serta para pelaku usaha pariwisata, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata dan Kementerian Lingkungan Hidup telah menjalin kolaborasi yang kuat dalam upaya penanganan persoalan sampah, khususnya di sektor Horeka yang menjadi salah satu penopang utama industri pariwisata Bali.

“Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Lingkungan Hidup terus berkoordinasi dan berkolaborasi dalam penanganan sampah di sektor hotel, restoran, dan kafe. Tim kami juga telah beberapa kali turun langsung melakukan peninjauan serta memberikan pendampingan terkait arahan dan perhatian yang diberikan kepada pelaku industri pariwisata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, dalam satu tahun terakhir terdapat empat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sejumlah destinasi wisata yang sedang dalam proses penutupan, yakni TPA Suwung di Bali, TPA Piyungan di Yogyakarta, TPPAS Regional Sarimukti di Jawa Barat, dan TPSA Cipeucang di Tangerang Selatan, Banten.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata dalam mencari solusi bersama terhadap persoalan sampah yang dihadapi Bali sebagai destinasi utama pariwisata Indonesia.

“Masalah sampah adalah persoalan yang harus kita selesaikan bersama-sama. Mudah-mudahan melalui pertemuan ini seluruh kendala komunikasi dapat teratasi dan kita bisa bergerak bersama dalam menciptakan Bali yang bersih dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga  FISIP Unud Gelar Keakraban Inisiasi Sosiologi Ke-11, Usung ‘’Pentingnya Manajemen Mahasiswa’’

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Mohamad Jumhur Hidayat, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari solusi konkret dalam pengelolaan sampah.

Dalam kunjungannya ke Bali, Menteri Jumhur meninjau sejumlah fasilitas pengelolaan sampah seperti TPST, TPS-3R, serta TPA Suwung. Dari hasil peninjauan tersebut, ia mengapresiasi upaya pemilahan sampah yang telah dilakukan masyarakat Bali.

“Saya melihat semangat dan upaya masyarakat Bali dalam memilah sampah sangat menggembirakan. Jika gerakan ini terus diperkuat, saya optimistis persoalan sampah dapat diselesaikan secara bertahap,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga citra positif Bali sebagai destinasi wisata dunia dengan menyelesaikan persoalan sampah secara bersama-sama.

“Rapat ini bukan untuk saling menyalahkan, tetapi mencari solusi. Dalam proses transisi pengelolaan sampah, kita juga tidak boleh mengabaikan masyarakat yang selama ini terlibat di dalamnya. Justru harus diberikan ruang agar dapat berkembang dan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik,” tegasnya.

Menteri Jumhur turut mengapresiasi langkah Kota Denpasar yang telah mengaktifkan 23 unit TPS-3R sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah dari sumbernya. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya mampu mengurangi timbunan sampah di TPA, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti kompos, media tanam, hingga bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

Usai mengikuti rapat koordinasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis sumber serta mengurangi ketergantungan terhadap TPA.

“Yang ditutup bukan TPA-nya, tetapi sistem open dumping sesuai arahan Bapak Menteri. Komitmen Kota Denpasar adalah mengoptimalkan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya, baik di sektor Horeka maupun seluruh lapisan masyarakat. Pelaku usaha juga telah menunjukkan komitmen untuk turut melakukan pengurangan dan pengolahan sampah,” ujarnya.

Baca Juga  FISIP Unud Jadi Tuan Rumah Kongres VII Himapolindo

Lebih lanjut dijelaskan, Pemkot Denpasar akan terus melakukan sosialisasi, pengawasan, dan pembinaan bersama sektor pariwisata guna memastikan komitmen pengelolaan sampah dapat dilaksanakan secara konsisten demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Semarak Bulan Bung Karno, TP PKK dan WHDI Denpasar Gelar Beragam Lomba

Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Semangat Inklusivitas

Loading

Published

on

By

bulan bung karno denpasar
BULAN BUNG KARNO VIII: Ketua TP PKK sekaligus Ketua WHDI Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Kadis PMD Denpasar I Wayan Budha dan Sekretaris II TP PKK Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari dalam kesempatan pelaksanaan berbagai lomba dalam rangka Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang digelar, Selasa (9/6), di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Semangat nasionalisme dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kembali digaungkan di Kota Denpasar melalui penyelenggaraan berbagai lomba dalam rangka Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang digelar oleh Tim Penggerak PKK dan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Selasa (9/6).

Kegiatan ini melibatkan peserta dari empat kecamatan se-Kota Denpasar, mulai dari kader PKK, Sekaa Teruna, tokoh masyarakat, hingga anak-anak dan pelajar. Semarak kegiatan juga diramaikan dengan Lomba Macepat Disabilitas yang menjadi ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan bakat dan kecintaan mereka terhadap seni budaya Bali melalui tembang-tembang macepat.

Pelaksanaan berbagai lomba tersebut disaksikan langsung Ketua TP PKK sekaligus Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Turut hadir Ketua PHDI Kota Denpasar I Made Arka, Sekretaris II TP PKK Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari, jajaran pengurus TP PKK dan WHDI Kota Denpasar, perwakilan perangkat daerah terkait, dewan juri, serta para peserta dan pendamping dari seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Melalui lantunan pupuh yang sarat makna, para peserta diajak untuk menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya luhur sekaligus memperkuat semangat inklusivitas di tengah masyarakat.

Di sela-sela kegiatan, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan bahwa pelaksanaan berbagai lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan, semangat gotong-royong, serta pemahaman terhadap ajaran dan pemikiran Bung Karno kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang kreativitas dan pembelajaran yang menyenangkan. Nilai-nilai perjuangan, cinta tanah air, dan semangat persatuan yang diwariskan Bung Karno diharapkan dapat terus hidup di tengah masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Antari Jaya Negara.

Baca Juga  Gencar Tingkatkan Kualitas Akademik, FISIP Unud Jalin Kerja Sama dengan IDB Bali

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha, menjelaskan bahwa beragam cabang lomba dipertandingkan, antara lain Lomba Kuis Siapa Bisa, Lomba Simulasi, Lomba Yel-Yel Bung Karno, Lomba Menyanyi Lagu Kebangsaan, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Pidato Bung Karno, serta Lomba Membaca Puisi.

Setiap lomba mengusung tema yang selaras dengan semangat Bulan Bung Karno, seperti tema “Kawya Atma Kerti” pada lomba simulasi dan cerdas cermat serta “Bangkitkan Jiwa Pemimpin Bung Karno” pada lomba pidato. Adapun lomba membaca puisi dan menyanyi lagu kebangsaan menjadi wadah bagi anak-anak dan pelajar untuk mengekspresikan rasa cinta tanah air melalui seni.

Setelah melalui proses penilaian dewan juri, para pemenang pun berhasil ditetapkan. Pada Lomba Pidato Bung Karno, Juara I diraih I Made Ardita Arimbawa dari Kelurahan Tonja, Denpasar Utara. Pada Lomba Yel-Yel Bung Karno, Juara I diraih tim Desa Sidakarya dari Denpasar Selatan. Sementara pada Lomba Menyanyi Lagu Wajib Kebangsaan, Juara I diraih Luh Ratih Adita Pramesti dari Sumerta Kaja, Denpasar Timur. Untuk Lomba Cerdas Cermat, Kecamatan Denpasar Utara berhasil keluar sebagai Juara I, sedangkan pada Lomba Membaca Puisi Karya Bung Karno, Juara I diraih Ni Luh Putri Anggita Utami dari Desa Dauh Puri Kangin. Sementara Juara I Simulasi PKK diraih Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur.

“Melalui kegiatan Bulan Bung Karno diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat karakter kebangsaan, mempererat kebersamaan antarwarga, serta menumbuhkan semangat inklusivitas di tengah masyarakat,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca