Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Polisi Peduli Anak Yatim Terima Gelar Doktor Honoris Causa

BALIILU Tayang

:

Agus Tri Heriyanto
GELAR DOKTOR: Kabaglog Rorenmin Ops Korbrimob Polri, Kombes Pol. Agus Tri Heriyanto, SIK, SH, MH saat menerima SK gelar Doktor Honoris Causa dari Program Doktor Ilmu Hukum Unissula yang diserahkan langsung oleh Rektor Unissula, Prof. Dr. Gunarto, SH, MH di kampus Unissula, Sabtu (13/1/2024). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kabaglog Rorenmin Ops Korbrimob Polri, Kombes Pol Agus Tri Heriyanto, SIK, SH, MH menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Program Doktor Ilmu Hukum Unissula. SK Doktor tersebut diserahkan langsung oleh Rektor Unissula, Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.H. di kampus Unissula, Sabtu (13/1/2024).

Prof. Gunarto memuji Kombes Pol. Agus Heriyanto sebagai polisi yang memiliki kiprah penting di bidang sosial. Diantaranya dengan menjadi orang tua angkat Yayasan Yatim Cahaya dan Yayasan Dulur Selembur. Ia juga mendirikan Panti Karya Taruna untuk membekali anak-anak yang putus sekolah dengan berbagai pelatihan seperti menjahit, bengkel dll.

Kombes Pol. Agus Tri Heriyanto menyampaikan bahwa kepeduliaannya pada anak-anak yatim sudah berkar kuat sejak lama karena sejak kecil ia sudah terbiasa hidup dengan anak-anak yatim.

“Almarhum orang tua saya punya yayasan anak yatim. Sehingga sejak kecil saya sudah terbiasa hidup bersama anak-anak yatim. Berbagi suka duka. Saya belajar banyak dari Ibu saya yang telah mengasuh ribuan anak yatim. Hidup memang harus berbagi kebaikan kalau tidak berbagi serasa ada yang kurang,” ungkapnya.

Ia juga merasa sangat bahagia banyak diantara teman-temannya yang yatim yang tingggal di panti sekarang banyak yang sukses.

“Senang rasanya melihat mereka sudah banyak yang sukses,” lanjutnya.

Salah satu prinsip hidupnya adalah jangan pernah menyesal berbuat baik kepada orang lain dan lakukan itu dengan ikhlas.

“Jangan pernah menyesal berbuat baik kepada orang lain. Lakukan dengan ikhlas. Jangan suka menghitung kebaikan yang kita lakukan biarlah Allah yang menghitung dan membalasnya,” ujarnya.

Ia juga menyarankan agar lebih bisa menikmati hidup. “Suka dan duka adalah bagian dari kehidupan oleh karena itu nikmati saja jangan banyak mengeluh. Ketika kita punya sikap mental yang baik seperti itu maka kita akan lebih bisa menikmati hidup dengan rasa syukur. Hal lain yang tidak boleh kita lupakan adalah menyisihkan sebagian dari harta kita untuk zakat dan sedekah,” ujarnya.

Baca Juga  Polri Kawal Kunjungan Wapres RI ke Sukabumi

Ayah dari Firlian Rifky Heriyanto, SIP dan Farizy Rafi Heriyanto tersebut juga menceritakan banyak kemudahan dalam hidup yang ia rasakan dengan peduli dengan anak-anak yatim.

“Alhamdulillah banyak kemudahan baik dalam karir dll salah satunya karena berkahnya dekat dengan anak-anak yatim,” ungkapnya.

Selama berkarir di Kepolisian kurang lebih 31 tahun, suami dari Hj Ari Susiani tersebut telah memiliki pengalaman luas.

“Saya punya pengalaman berdinas dari Sabang sampai Merauke. Juga banyak pengalaman dinas di luar negeri. Seperti ke Amerika, Rusia, Finlandia, Estonia, Belgia, Italia, Prancis, Jepang, Filipina, Thailand, Singapura, India, Arab, Bosnia, dan Sudan,” tuturnya.

Hingga kini ia juga pernah mengemban 27 jabatan di Kepolisian. Ia juga suka membangun dialog dan pendekatan dari hati ke hati selama menangani berbagai kasus kriminalitas.

“Pendekatan dari hati itu penting. Banyak orang yang bermasalah secara hukum itu justru terkadang semakin antipati jika kita salahkan. Banyak orang bisa berubah menjadi lebih baik ketika kita bisa menyadarkan perbuatan mereka dengan pendekatan hati yang tulus,” ungkapnya.

Kombes Agus banyak belajar kedisiplinan dan nilai-nilai penting kehidupan dari ayahnya yang seorang tentara yakni almarhum H Bedjo Suwarso serta ibunya almarhumah Hj Endang Supartinah yang bekerja di Depsos. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

ITB STIKOM Bali Buka Penerimaan Mahasiswa Baru TA 2026/2027 Gelombang 3B

Published

on

By

itb stikom bali
Banner penerimaan mahasiswa baru ITB STIKOM Bali Tahun Ajaran 2026/2027 Gelombang 3B, periode 17 Mei sampai dengan 30 Mei 2026. (Foto: Hms STIKOM Bali)

Denpasar, baliilu.com – ITB STIKOM Bali membuka penerimaan mahasiswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 Gelombang 3B, periode 17 Mei sampai dengan 30 Mei 2026. Raih potongan biaya pendidikan hingga Rp. 6.300.000. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polri Lakukan Mutasi 1.086 Personel, Polwan Dipercaya Isi Jabatan Strategis Direktorat PPA dan PPO
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dorong Percepatan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah, Pemkab Buleleng Dorong Percepatan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah

Published

on

By

pug buleleng
RAKOR: Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (18/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (18/5). Kegiatan tersebut menjadi upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang menyeluruh dan responsif gender.

Rapat koordinasi melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait guna memperkuat pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender di Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutan Ketua Pokja PUG Kabupaten Buleleng yang dibacakan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Arya Gede Mataram, disampaikan bahwa Pemkab Buleleng telah memiliki komitmen dalam mempercepat pelaksanaan pengarusutamaan gender melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.

“Pengarusutamaan gender tidak dapat dilaksanakan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan agar pembangunan yang dijalankan benar-benar mampu memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat,” ujar Arya Gede Mataram membacakan sambutan Ketua Pokja PUG Kabupaten Buleleng.

Pelaksanaan pengarusutamaan gender dinilai membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah maupun nonpemerintah, melalui komitmen bersama dan rencana aksi yang terintegrasi. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan daerah mampu berjalan lebih menyeluruh dan berkeadilan.

Sementara itu, sambutan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) yang dibacakan Kepala Bidang P3A Putu Agustini menjelaskan bahwa penguatan Pokja PUG dilatarbelakangi terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan hasil rekapitulasi Analisis Anggaran Responsif Gender (ARG) tahun 2025. Dari seluruh organisasi perangkat daerah di Kabupaten Buleleng, anggaran responsif gender tercatat baru mencapai 6 persen. Capaian itu menjadi perhatian bersama untuk terus meningkatkan implementasi anggaran responsif gender pada setiap sektor pembangunan.

Baca Juga  Cegah Pemanasan Global, Kapolri dan Menko PMK Tanam 10 Juta Bibit Pohon

“Anggaran responsif gender harus terus diperkuat di setiap OPD agar kebijakan dan program pembangunan dapat menjawab kebutuhan laki-laki maupun perempuan secara setara,” ungkapnya.

Penguatan Pokja PUG diarahkan untuk memperkuat komitmen anggota kelompok kerja, mengefektifkan fungsi Pokja PUG, serta mengawal percepatan implementasi pengarusutamaan gender di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Agung Rai Kartini dari BKPSDM Provinsi Bali, Dr. Nyoman Andika Triadhi, serta I Nyoman Widiartha Mahajaya yang memaparkan materi terkait strategi implementasi pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan

Published

on

By

bergerak dan berbagi
AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri roadshow ke-10 program Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang kian mendesak, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menunjukkan aksi nyata, melalui roadshow ke-10 program Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi”. Ia turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5), dengan sentuhan yang menyeluruh dan tepat sasaran.

Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Rai itu didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus, perangkat daerah terkait, camat setempat, serta para Ketua TP PKK kecamatan dan desa, sekaligus ratusan penerima bantuan yang menjadi fokus utama kegiatan.

Kegiatan pertama dipusatkan di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan kondisi KEK, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT bagi anak PAUD. Selain itu, bantuan tambahan juga diberikan berupa 1 kursi roda, 9 tripod, dan 4 walker untuk mendukung mobilitas penerima.

Kegiatan kemudian berlanjut ke Wantilan Banjar Delod Sema Cemagi, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg. Bantuan serupa kembali diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT untuk anak PAUD. Tambahan bantuan berupa 3 walker dan 4 alat bantu dengar turut melengkapi kepedulian tersebut.

Adapun setiap penerima bantuan memperoleh paket yang terdiri dari 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga  Polri Sita HP yang Dipakai Pelaku Pengancam Capres

Tak sekadar menyerahkan bantuan, Bunda Rai juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat edukasi program prioritas PKK. Dalam kapasitasnya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas), ia turut menggelorakan kesadaran pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui pembagian 150 alat pelubang biopori sekaligus praktik langsung di lingkungan warga.

Dalam sambutannya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk berbagi bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Saya hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit bantuan, apalagi dalam situasi ekonomi saat ini. Hal ini juga menjadi upaya kami untuk terus menjaga kedekatan antara masyarakat dengan pemerintah, sekaligus memberikan motivasi agar kita semua tetap semangat membangun Tabanan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai semakin krusial dan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. “Saya mengajak ibu-ibu dari rumah tangga untuk mulai mengelola sampah dari sumbernya. Sampah yang tidak dikelola bisa menjadi musibah, tetapi jika diolah dengan baik akan menjadi berkah. Melalui biopori, sampah bisa diubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman dan mendukung program Aku Hatinya PKK,” jelasnya.

Selain itu, selaku ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, ia juga turut mensosialisasikan penguatan layanan Posyandu berbasis 6 SPM. Menurutnya, posyandu kini tidak hanya sebatas tempat penimbangan, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi dan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih luas. Ia juga mengimbau kader PKK agar aktif menjalankan program dari provinsi seperti Gerakan Kulkul PKK dan optimalisasi Posyandu.

Melalui aksi sosial yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat ini, peran Bunda Rai tidak hanya terlihat sebagai penggerak organisasi, tetapi juga sebagai sosok yang konsisten hadir di tengah masyarakat, membawa solusi sekaligus semangat kebersamaan. Program “Bergerak dan Berbagi” pun kembali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Kapolres Gianyar Tinjau Pelaksanaan Pendaftaran dan Verifikasi Penerimaan Terpadu Anggota Polri

Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Timur, Ny. Luh Adi Wiratni Karang Sudarya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda Rai.

“Kami mengucapkan selamat datang di Desa Megati. Aksi sosial ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian di bidang sosial serta semangat gotong royong dalam membantu masyarakat. Kami juga siap mendukung penuh program pemerintah demi mewujudkan visi Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg, Ny. Rahayu Budi Arsana menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia melaporkan bahwa penerima bantuan pada kegiatan tersebut mencapai 128 orang yang tersebar di 10 desa.

“Kami bersyukur atas kehadiran ibu dan jajaran. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, (AUM),” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca