Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wujud Sinergi Membangun Bali, Bupati Giri Prasta Acc Hibah Rp 3,7 Miliar untuk Banjar Pesanggaran

BALIILU Tayang

:

hibah pesanggaran
TERIMA AUDIENSI: Bupati Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Wakil Walikota Denpasar bersama Prajuru Banjar Pesanggaran Pedungan Denpasar Selatan, di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Jumat (1/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sebagai wujud implementasi Badung berbagi untuk Bali, yaitu program inspiratif Bupati Giri Prasta yang menggali secara mendalam konsep sinergi sebagai kunci utama dalam upaya memajukan suatu daerah. Dengan melibatkan kolaborasi pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kekuatan bersama dalam rangka mengatasi tantangan yang kompleks.

Bertempat di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Bupati Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Prajuru Banjar Pesanggaran Pedungan Denpasar Selatan, Jumat (1/3).

Dalam audiensi tersebut Prajuru Banjar Pesanggaran melaporkan bahwa Krama Banjar Pesanggaran berencana melakukan pembangunan dan penataan Pura Tedung Sari dan Pura Begawan Penyarikan yang disungsung oleh Banjar setempat.

Untuk merealisasikan rencana Krama Banjar Pesanggaran tersebut, Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memberikan bantuan hibah sebesar Rp. 3,7 miliar yang bersumber dari Dana Anggaran Perubahan APBD Badung tahun 2024.

Melalui pemberian bantuan dana hibah ini Bupati Giri Prasta ingin membuka wawasan semua pihak tentang pentingnya sinergi sebagai solusi strategis untuk membangun fondasi yang kokoh bagi kemajuan Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Badung dan Walikota Fujisawa Jepang Gelar Pertemuan Virtual

NEWS

Gianyar Canangkan Program Desa Cantik 2026, Perkuat Peran Data di Tingkat Desa

Published

on

By

Desa Cantik Gianyar
DESA CANTIK: Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, pada Kamis (23/4), bertempat di Puspa Aman Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, pada Kamis (23/4), bertempat di Puspa Aman Desa Batuan, Kecamatan Sukawati.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, Camat Sukawati, tiga perbekel desa binaan yakni Desa Batuan, Desa Kemenuh, dan Desa Ketewel, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, dalam berbagai acaranya menyampaikan bahwa program Desa Cantik sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas desa dalam data pengelolaan guna mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Pembangunan dari desa menjadi salah satu fokus utama saat ini karena desa tidak lagi dianggap sebagai obyek pembangunan, melainkan sebagai subyek dan ujung tombak dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa saat ini desa dihadapkan pada beragam sistem pendataan. Namun demikian, kapasitas dalam mengelola dan memanfaatkan data masih perlu ditingkatkan melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Melalui Program Desa Cantik, pemerintah berupaya meningkatkan literasi dan kesadaran statistik di tingkat desa, mendorong standardisasi pengelolaan data, serta membentuk agen-agen statistik desa yang mampu mengolah dan memanfaatkan data secara optimal,” jelasnya.

Sekda yang akrab disapa Gus Bem ini memaparkan bahwa data statistik yang akurat dan berkualitas sangat berperan penting dalam pengambilan keputusan di masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan bahwa keberhasilan program Desa Cantik membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, BPS, Bappeda, Dinas PMD, hingga Diskominfo, guna mewujudkan ekosistem data yang terintegrasi.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Mamungkah di Pura Penataran Dalem Tegal Besung Banjaran

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gianyar Maria Iin Maidiana dalam menyampaikan bahwa BPS berperan sebagai lead sector dalam pelatihan statistik sebagai bagian dari pengembangan Sistem Statistik Nasional (SSN) serta mendukung implementasi Satu Data Indonesia.

“Program Desa Cantik merupakan upaya membangun keterlibatan aktif pemerintah desa dan kelurahan dalam menyediakan data yang berkualitas. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan literasi statistik, memastikan standarisasi pengelolaan data, serta mengoptimalkan pemanfaatan data untuk mendukung pembangunan desa,” ungkapnya.

Selain itu, Iin Maidiana menjelaskan bahwa program ini diharapkan mampu melahirkan agen-agen statistik di tingkat desa yang akan menjadi penggerak dalam pengelolaan data sesuai kaidah statistik.

Melalui pencanangan ini, diharapkan Program Desa Cantik dapat berjalan berkelanjutan dan mencakup seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Gianyar sebagai langkah menuju terwujudnya Satu Data Desa Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sasar Tiga Desa di Kintamani, Ketua TP PKK Bali Dorong Kesadaran Kesehatan dan Pengelolaan Sampah

Published

on

By

PKK Bali
SERAHKAN BANTUAN: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan saat menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi yang menyasar tiga desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (24/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Bangli, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi yang menyasar tiga desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (24/4). Tiga desa tersebut yakni Desa Pinggan, Desa Sukawana, dan Desa Kintamani.

Kegiatan ini menitikberatkan pada peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya kaum ibu, terkait kesehatan keluarga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa peran ibu rumah tangga sangat strategis dalam menjaga kesehatan keluarga, termasuk dalam merawat hewan peliharaan. Ia mengingatkan agar anjing peliharaan dirawat dengan baik dan rutin divaksinasi guna mencegah penyebaran penyakit, khususnya rabies.

“Jika terjadi kasus gigitan anjing, masyarakat harus segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong kader PKK untuk lebih peka terhadap kondisi kesehatan warga di sekitarnya. Ia mencontohkan adanya warga di Banjar Paketan, Desa Sukawana, yang mengalami xerosis cutis atau kondisi kulit kering, yang kini telah diarahkan untuk mendapatkan penanganan medis dengan dukungan Dinas Kesehatan dan rumah sakit terkait.

Di sisi lain, Ny. Putri Koster menyoroti meningkatnya populasi lalat di wilayah Kintamani yang dinilai berpotensi menjadi sumber penyebaran penyakit. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan serta memperbaiki pola pengelolaan sampah.

“Lalat bisa menjadi pembawa bakteri. Karena itu, kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Dalam hal pengelolaan sampah, ia kembali menegaskan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Sampah organik, menurutnya, dapat diolah langsung dari rumah tangga, pasar, sekolah, hingga tempat ibadah. Sementara sampah anorganik dipilah menjadi sampah daur ulang yang dapat dikelola di TPS3R dan sampah residu yang ditangani menggunakan mesin insinerator.

Baca Juga  Masuki Pengujung 2023, Badung Gelontorkan Rp 2,9 M Lebih untuk 36 Korban Bencana

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, mengingatkan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam mengawal pola asuh anak pada masa emas pertumbuhan, yakni usia 0–5 tahun.

Ia mengimbau agar orang tua membatasi penggunaan telepon genggam pada anak-anak karena dapat berdampak pada kesehatan serta membentuk kebiasaan yang kurang baik di masa depan.

“Pola asuh yang tepat akan menentukan kualitas generasi ke depan. Mari kita lebih bijak dalam mendampingi anak,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ny. Putri Koster juga menekankan pentingnya pemanfaatan potensi pangan lokal. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau demonstrasi memasak olahan pangan lokal dalam program Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Desa Kintamani.

Sebagai bagian dari aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat di setiap lokasi kegiatan, berupa beras sebanyak 6.000 kilogram, telur 400 krat atau 12.000 butir, serta 400 kotak susu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader PKK dapat menjadi motor penggerak perubahan di tingkat desa sekaligus menjadi teladan dalam penerapan pola hidup sehat dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KLH Bali Klarifikasi Video Sampah di Estuary Dam Tanah Kilap: Kondisi Terkini Bersih dan Terkendali

Published

on

By

sampah dam tanah kilap
KLH Provinsi Bali merilis video keadaan terkini Estuary Dam Tanah Kilap yang dilengkapi dengan informasi tanggal dan titik koordinat lokasi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, memberikan klarifikasi atas beredarnya video di akun Instagram infobalinese.id yang menarasikan kondisi Estuary Dam Tanah Kilap dipenuhi sampah kiriman usai hujan mengguyur Kota Denpasar.

Menurut Arbani, narasi dalam video tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi terkini di lapangan. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung serta mendokumentasikan situasi terbaru di lokasi.

“Video yang beredar kemungkinan diambil pada momen tertentu saat terjadi peningkatan debit air dan kiriman sampah dari hulu. Namun kondisi tersebut bersifat sementara dan telah ditangani oleh petugas di lapangan,” jelasnya di Denpasar, Jumat (24/4).

Sebagai bukti, KLH Provinsi Bali merilis video pembanding yang dilengkapi dengan informasi tanggal dan titik koordinat lokasi. Dalam rekaman tersebut, terlihat kondisi Estuary Dam Tanah Kilap sudah bersih dan terkendali, bahkan dimanfaatkan warga untuk aktivitas memancing.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan di kawasan Estuary Dam Tanah Kilap dikoordinir oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida sebagai instansi yang memiliki kewenangan pengelolaan wilayah sungai.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang tidak disertai konteks waktu yang jelas.

“Peran masyarakat sangat penting, tidak hanya dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya, tetapi juga dalam menyebarkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab,” tambahnya.

KLH Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi permasalahan sampah, khususnya di kawasan aliran sungai dan pesisir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Badung dan Walikota Fujisawa Jepang Gelar Pertemuan Virtual
Lanjutkan Membaca