Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Disdikpora Badung Gelar Sosialisasi bagi Satuan Pendidikan Jenjang SMP

Tingkatkan Pemahaman Pengelolaan Dana BOS

Loading

BALIILU Tayang

:

Disdikpora Badung
SOSIALISASI: Sosialisasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kepada Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Badung dilaksanakan di ruang Kerta Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala pada Kamis, 18 Maret 2024. (Foto: Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Pendidikan merupakan kunci utama untuk bisa maju, dimana pendidikan harus mampu mentransformasi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi produktif, kreatif, inovatif, dan terus memberikan yang terbaik untuk bangsa. Peningkatan mutu Pendidikan Nasional sangat menjadi penting.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kepada Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Badung. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Kerta Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala pada Kamis, 28 Maret 2024.

Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala sekolah, bendahara BOS jenjang SMP se-Kabupaten Badung, serta dihadiri I Made Dwi Ariarta, S.Pd., SD, Teja Nadirah, S.E. selaku narasumber, dan jajaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung dalam sambutan yang dibacakan Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran SMP Agus Ariana Eka Putra menyampaikan kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian pendampingan Pemkab Badung terhadap satuan pendidikan di bawah kewenangannya dalam hal pengelolaan dana yang dikelola oleh sekolah.

Lebih lanjut disampaikan pendampingan ini sejalan dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 907/6479 SJ dan Nomor 7 Tahun 2021 pada angka empat poin B dimana Kepala Daerah melalui Perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan pendidikan wajib melakukan pendampingan,  pengawasan, dan pembinaan kepada satuan pendidikan di daerah masing-masing.

Di akhir pembacaan sambutan pihaknya berharap setelah sosialisasi ini para kepala sekolah sudah memahami mengenai teknis aplikasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Agus Ariana menambahkan penerima Bantuan Operasional Sekolah terdiri dari 28 SMP Negeri dan 26 SMP swasta di Kabupaten Badung. “Untuk Bantuan Operasional Sekolah di satuan jenjang SMP per siswa diberikan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar 1.390.000 per tahun. Disalurkan secara bertahap yakni tahap pertama di bulan Januari dan tahap kedua di bulan Juli,” ujarnya.

Baca Juga  Pembangunan Rampung, TK Negeri Pembina Petang Dipelaspas

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat telah memberikan alokasi anggaran yang cukup besar untuk pendidikan. Salah satunya melalui program dana Bantuan Operasional Sekolah. Program ini bertujuan untuk menyokong pendanaan biaya operasional bagi satuan pendidikan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kapolresta Denpasar: Ojol Bukan Sekadar Pengguna Jalan, Tetapi Mitra Strategis Menjaga Kamtibmas

Published

on

By

kapolresta denpasar
NGOPI KAMTIBMAS: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. bersama komunitas ojek online (Ojol) dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas, bertempat di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro No.110, Denpasar Barat, Selasa (23/6/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ngopi Kamtibmas Kapolresta Denpasar kali ini bersama komunitas ojek online (Ojol) yang dirangkaikan dengan Bakti Kesehatan, bertempat di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro No.110, Denpasar Barat, Selasa (23/6/2026).

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini wadah silaturahmi sekaligus sarana komunikasi dua arah antara Polresta Denpasar dengan para driver ojek online yang selama ini menjadi bagian penting dari masyarakat dan memiliki peran strategis dalam membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ngopi kamtibmas yang juga di hadiri Kasat Intelkam, Kasat Lantas dan Kapolsek Denpasar Barat serta Koordinator Famili Go Grab Bali (FGB) Bapak Surya beserta anggota, Komunitas Semut Hitam Community (SHB) berlangsung penuh keakraban dan santai.

“Komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, baik dalam menjaga keamanan lingkungan maupun dalam memberikan informasi terkait potensi gangguan Kamtibmas. Polresta Denpasar selalu membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kapolresta Denpasar.

Selain itu, Kapolresta juga mengingatkan para pengemudi ojol untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tertib berlalu lintas saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kepolisian juga mengajak untuk terus meningkatkan koordinasi dengan Kepolisian serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial dan Jika menemukan potensi gangguan keamanan atau menjadi korban tindak pidana, jangan ragu menghubungi layanan darurat Polri 110.

Dalam kesempatan tersebut Kasat Lantas Polresta Denpasar juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kelengkapan berkendara, baik bagi pengemudi maupun penumpang, termasuk wisatawan mancanegara yang menggunakan jasa ojek online. Ia juga mengajak para driver untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Baca Juga  Matangkan Teknis PPDB 2024/2025, Disdikpora Badung Gelar Sosialisasi

Dalam sesi dialog, perwakilan komunitas driver ojol menyampaikan apresiasi kepada Polresta Denpasar atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai sangat bermanfaat sebagai sarana komunikasi dan penyampaian aspirasi. Mereka juga menyampaikan berbagai masukan terkait keselamatan berkendara, penumpang yang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan, serta langkah yang tepat ketika menemukan tindak pidana di jalan.

Para driver ojol menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan informasi terkait potensi gangguan kamtibmas serta ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Denpasar.

Secara terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat dalam membangun kepercayaan dan memperkuat kemitraan.

“Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas ini, Polresta Denpasar ingin mendengar secara langsung aspirasi masyarakat, termasuk komunitas ojek online yang setiap hari berada di lapangan. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, dialog interaktif, serta diakhiri dengan pelayanan Bakti Kesehatan bagi para peserta sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Badung Raih Penghargaan BKN atas Implementasi 12 Kebijakan Pro Karier ASN

Published

on

By

pemkab badung
TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Adi Arnawa saat menerima penghargaan dari Kepala Kantor Regional X BKN Satya Pratama di Ruang Nayaka Gosana I, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (23/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang reformasi birokrasi. Kabupaten Badung berhasil meraih Piagam Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas komitmen, dedikasi, serta kontribusi terbaik dalam mengimplementasikan 12 kebijakan pro karier Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penghargaan yang merupakan wujud implementasi amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN ini, diterima langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dari Kepala Kantor Regional X BKN Satya Pratama di Ruang Nayaka Gosana I, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (23/6).

Acara penyerahan piagam sekaligus audiensi tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kanreg X BKN, Asisten III I Wayan Wijana, serta Kepala BKPSDM Badung I Wayan Putra Yadnya beserta jajarannya. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi BKN kepada Pemkab Badung yang dinilai sukses menghadirkan berbagai inovasi dan terobosan dalam pengelolaan manajemen ASN secara profesional, berbasis sistem merit, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Merespons capaian tersebut, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi mendalam karena hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah ini berhasil mendukung reformasi birokrasi dan penguatan manajemen ASN.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Badung terutama BKPSDM untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BKN, khususnya Kantor Regional X BKN, atas segala pembinaan, pendampingan, dan dukungan berkelanjutan yang selama ini telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Badung.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada BKN, khususnya Kantor Regional X BKN, yang selama ini terus memberikan dukungan, pembinaan, dan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Badung dalam penguatan manajemen ASN. Dukungan tersebut menjadi energi bagi kami untuk terus melakukan pembenahan dan menghadirkan tata kelola kepegawaian yang semakin profesional,” kata Adi Arnawa.

Baca Juga  Pembangunan Rampung, TK Negeri Pembina Petang Dipelaspas

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah motor penggerak untuk terus meningkatkan kualitas birokrasi, sistem merit, manajemen talenta, hingga transformasi digital kepegawaian.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Badung. Kami berkomitmen untuk terus mendukung implementasi Undang-Undang ASN, memperkuat sistem merit, mengembangkan manajemen talenta, serta mempercepat transformasi digital kepegawaian demi mewujudkan birokrasi yang profesional dan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai motor penggerak pembangunan daerah, pengelolaan karier ASN di Kabupaten Badung harus selalu dilakukan secara objektif, transparan, dan berkeadilan demi menghadapi tantangan zaman. “ASN adalah aset strategis daerah. Karena itu, kami akan terus mendorong pengembangan kompetensi dan memberikan ruang karier yang terbuka, sehingga ASN di Kabupaten Badung mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional X BKN Satya Pratama menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-78 BKN sekaligus bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menerapkan sistem manajemen ASN secara profesional, inovatif, dan berbasis merit.

Menurutnya, transformasi manajemen ASN tidak dapat berjalan tanpa komitmen kuat dari pemerintah daerah, khususnya dalam mengimplementasikan kebijakan yang mendukung pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan ASN. “Pemberian piagam penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-78 BKN sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam implementasi kebijakan pro karier ASN. Kabupaten Badung menjadi salah satu daerah yang berhasil menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam praktik manajemen ASN yang inovatif dan berdampak,” ujar Satya Pratama.

Ia menambahkan, capaian Kabupaten Badung diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya, khususnya di wilayah kerja Kantor Regional X BKN. “Kami berharap keberhasilan BKPSDM Kabupaten Badung dapat menjadi contoh dan praktik baik (Best Practice) bagi daerah lain dalam membangun manajemen ASN yang adaptif, berbasis merit, serta selaras dengan semangat reformasi birokrasi nasional. Inovasi dan komitmen yang ditunjukkan Badung patut direplikasi oleh daerah lain,” tegasnya.

Baca Juga  Serangkaian Badung Education Fair 2024, Disdikpora Gelar Studi Eksplorasi ke Green School

Adapun 12 kebijakan pro karier ASN yang telah diimplementasikan Pemerintah Kabupaten Badung meliputi kemudahan pencantuman gelar akademik dan gelar profesi, peningkatan uji kompetensi, kenaikan pangkat melampaui atasan, percepatan layanan kepegawaian dengan standar pelayanan lima hari kerja, penguatan independensi seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), penerapan manajemen talenta, pelaksanaan 12 periode kenaikan pangkat dalam setahun, otomatisasi layanan kenaikan pangkat dan pensiun, implementasi e-Kinerja harian, pengembangan Document Management System (DMS), serta pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Penguatan Komitmen Petugas SE 2026, Bupati Adi Arnawa: Ingat “TIR”, Mari Bersama Sukseskan Sensus Ekonomi

Published

on

By

Sensus Ekonomi Badung
SAPA PESERTA: Bupati Adi Arnawa menyapa peserta usai memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (23/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (23/6). Apel diikuti Forkopimda Badung, pejabat di lingkungan Pemkab Badung, jajaran pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung serta petugas Sensus Ekonomi 2026.

Dalam sambutannya Bupati Adi Arnawa menekankan, petugas SE 2026 menjadi garda terdepan dalam menghimpun data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang. Untuk itu Bupati berpesan kepada seluruh petugas agar melaksanakan tugas dengan penuh integritas, disiplin dan tanggung jawab.

“Datanglah dengan senyum, bangun kepercayaan dan pulanglah membawa data berkualitas. Jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, daerah dan negara. Selamat bertugas, berikan yang terbaik untuk masyarakat dan Kabupaten Badung,” jelas Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Badung untuk mendukung Sensus Ekonomi 2026, dengan menyambut petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang jujur, terbuka dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Kami berpesan kepada masyarakat Badung untuk melaksanakan “TIR”. T : Terima petugas Sensus Ekonomi 2026, I : Isi data dengan benar dan R : Rahasia terjaga. Ingat TIR, mari bersama sukseskan Sensus Ekonomi 2026,” pesan Bupati.

Sementara Kepala BPS Badung Made Bimbo Abdi Suardika menjelaskan, sesuai Instruksi Presiden RI, selain mencatat usaha, dalam Sensus Ekonomi 2026 ini juga diintegrasikan untuk melakukan pemutakhiran data sosial ekonomi keluarga. Dikatakan, yang sudah tercatat di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari 146 ribu KK di Badung, masih ada 10 persen warga Badung yang belum tercatat atau sekitar 14.700 KK.

Baca Juga  Wabup Suiasa Serahkan SK Pengangkatan Kepala Sekolah SD dan SMP di Kabupaten Badung

“Dari SE2026 ini saatnya petugas mencatat seluruh KK Badung sehingga tidak ada yang terlewat di DTSEN. Sisanya sekitar 130 ribu KK tetap akan didatangi untuk memutakhirkan data sosial ekonomi nasionalnya. Sehingga termutakhirkan tingkat kesejahteraannya dari desil satu sampai desil 10. Dari 146 ribu KK di Badung, ketika di peringkat nasional, hanya 20,71 % KK Badung yang masuk desil 1-5, termasuk terkecil kedua setelah Denpasar,” jelasnya.

Ditambahkan, jumlah petugas yang melakukan pendataan sebanyak 399 petugas pendata lapangan, 53 petugas pemeriksa pengawas lapangan untuk usaha mikro kecil menengah dan 9 petugas untuk usaha besar. Secara nasional SE 2026 dimulai 15 Juni, namun untuk di Bali karena adanya hari raya Galungan dan Kuningan, maka Sensus Ekonomi dilaksanakan lebih awal yang dimulai per 8 Juni dan berakhir 31 Agustus 2026.

“Sampai saat ini progress di Badung sudah mencapai 11,87 persen. Mudah-mudahan setelah penguatan komitmen ini progress pendataan kami berjalan lebih lancar sehingga progress lebih meningkat,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca