Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Berlatih Bersama dengan Beberapa Pemain Bali United, Dua Pelatih Asal Jepang Terpukau dengan Training Center Bali United

BALIILU Tayang

:

kunjungan pelatih jepang ke training centre bali united
KUNJUNGAN: Dua pelatih asal Jepang bersama beberapa pemain Bali United saat mengunjungi Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar hari Selasa (16/4). (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Dua pelatih asal Jepang mengunjungi Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar hari Selasa (16/4) sore.

Kehadiran mereka untuk membagikan ilmu dasar dalam menggiring bola di lapangan hijau kepada anak didik dari Bali United Academy.

Tidak lupa juga kedua pelatih ini melakoni latihan bersama dengan beberapa pemain Bali United.

Mereka adalah Takuya Okuhira dan Yusuke Kato yang berbagi ilmu kepada tim kategori U-16 di Training Center Bali United, Pantai Purnama, Gianyar.

Kedua pelatih asal Jepang ini berasal dari sekolah sepak bola yang khusus memiliki lisensi khusus dalam melatih siswa bernama Ragate School.

Regate School merupakan sekolah sepak bola khusus dalam menggiring bola di lapangan yang berasal dari Jepang dan sudah berkembang juga di Thailand.

Usai memberikan ilmu kurang 90 menit di lapangan utama, kedua pelatih ini juga turut melakoni latihan bersama dengan para pemain Bali United.

Mereka antara lain Made Andhika Wijaya, Fadil, Gede Sunu, Maouri Ananda dan I Wayan Arta Wiguna.

Adapun latihan yang mereka lakukan yaitu mengoper dan melepaskan tembakan ke arah gawang yang dijaga oleh I Wayan Arta Wiguna.

Mereka membagi dua kelompok yaitu Regate School dan Bali United yang bersaing untuk mencetak gol lebih dulu hingga memenuhi target 3 gol pertama.

Awalnya Regate School berhasil membuka keunggulan menjebol gawang Wayan Arta melalui Takuya Okuhira sebelum akhirnya Andhika Wijaya, Gede Sunu dan Fadil berhasil mengejar untuk meraih kemenangan.

Wayan Arta yang berada di bawah mistar gawang menepis setiap tembakan dari kedua tim ini juga mendapat pujian dari kedua pelatih asal Jepang tersebut.

Baca Juga  Kembali Perkuat Bali United Pasca-AFC Asian Cup 2023, Elias Dolah Miliki Target Ini Atas PSM Makassar

Semua itu tidak terlepas karena kualitas dari lapangan yang menjadi bagian fasilitas dari tempat latihan tim Bali United.

“Saya belum pernah datang sebelumnya dan saya melihat ini (Training Center Bali United) sangat luas dengan kualitas lapangan yang luar biasa. Saya sangat terkejut dengan situasi lapangan latihan di sini. Saya suka dan senang berada di sini,” ucap Takuya.

Begitu juga Yusuke Kato yang pernah bertemu Fadil di lapangan hijau sebagai lawan era Liga 1 2017 silam.

Dia bahkan membandingkan kualitas rumput lapangan dengan mantan timnya dari Indonesia kala itu.

“Saya merasa sangat terkejut berada di sini (Training Center Bali United). Ini kali pertama saya datang ke sini. Lapangan yang sangat bagus dan pemandangan yang indah. Saya dulu pernah bermain untuk Persegres Gresik United dan tidak memiliki lapangan yang begitu bagus seperti ini. Tentu ini kualitas rumput lapangannya sudah luar biasa,” terang Yusuke.

Kehadiran dua pelatih asal Jepang ini tentu memberikan warna baru dalam materi latihan yang diberikan kepada anak-anak dari Bali United Academy.

Dengan begitu, di waktu mendatang akan banyak muncul pemain muda dari Bali yang bermain untuk tim kebanggaan Bali United dan juga Timnas Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Cetak Pemain Berbakat, Bupati Adi Arnawa Wajibkan Setiap Desa di Badung Miliki SSB

Published

on

By

Spirit sepak bola
TURNAMEN SEPAK BOLA: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (29/5/2026). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen penuh dalam memajukan sektor olahraga sejak usia dini. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengumumkan rencana menerbitkan surat edaran resmi yang mewajibkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung untuk membentuk Sekolah Sepak Bola (SSB) mulai tahun depan.

Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit atlet sepak bola berbakat secara konsisten sejak usia dini. “Mulai tahun 2027, saya menginstruksikan seluruh Perbekel (Kepala Desa) se-Kabupaten Badung untuk memasang anggaran khusus pada APBDes guna menyiapkan SSB di masing-masing desa,” ujar Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (29/5/2026).

Adi Arnawa menjelaskan, pembinaan berjenjang dari kelompok umur 8, 10, 12, 15, hingga 17 tahun sangat krusial. Pemerintah daerah tidak ingin mengandalkan sistem instan dalam merekrut pemain untuk ajang besar. Nantinya, para pemain hasil binaan desa ini akan dipertandingkan dalam kompetisi resmi bertajuk Liga Mangupura.

“Kami ingin mencetak pemain yang matang dari hasil binaan sendiri. Dari sanalah kita akan mendapatkan atlet berkualitas untuk mewakili Badung dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON),” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan usia dini, Pemkab Badung menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp 30 juta untuk menyukseskan turnamen tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, I Made Sumaarjaya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan penuh dari Bupati Badung. Ia melaporkan bahwa rangkaian turnamen ini telah berjalan maraton sejak Februari lalu, dimulai dari kelompok umur 13 dan 15 tahun.

Baca Juga  Anak Coach Teco Gabung Bali United Academy, Ada Harapan Ikuti Jejak Prestasi Ayahnya

“Saat ini kompetisi dilanjutkan untuk kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Pemerintah Desa melalui APBDes serta didukung penuh oleh Desa Adat Ungasan yang memfasilitasi sarana lapangan olahraga,” kata Sumaarjaya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kelian Desa Adat Ungasan yang juga Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Disel Astawa, perwakilan Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Ungasan, Ketua BPD, LPM, Kelian Banjar Dinas, serta tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Lepas Kontingen Badung ke PORJAR Provinsi Bali 2026

Published

on

By

kontingen porjar badung
LEPAS KONTINGEN BADUNG: Bupati Wayan Adi Arnawa berbaur dengan para atlet usai melepas Kontingen Kabupaten Badung yang akan berlaga dalam PORJAR Provinsi Bali Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, pada Jumat (29/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi melepas Kontingen Kabupaten Badung yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali Tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Kabupaten Badung kepada Ketua Kontingen PORJAR Badung di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, pada Jumat (29/5). Ajang PORJAR Provinsi Bali ini dijadwalkan berlangsung pada 5-10 Juni 2026 mendatang di Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa berpesan agar seluruh kontingen selalu menjunjung tinggi sportivitas selama berkompetisi, serta mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan panitia. Ia juga meminta para atlet untuk mempererat tali persatuan, baik antar-sesama atlet Badung maupun dengan peserta dari daerah lain.

“Saya selaku pemerintah daerah berharap bahwa Kontingen Badung ini bisa meraih prestasi yang setinggi-tingginya dan astungkara bisa menjadi Juara Umum untuk PORJAR Provinsi Bali tahun 2026. Saya mengapresiasi bahwa ternyata Badung bisa mengikuti semua cabang olahraga yang dipertandingkan. Ada 39 cabang olahraga resmi dan 3 cabang olahraga eksebisi. Dan dari sana kita bisa melihat bahwa potensi untuk juara itu tentu cukup besar. Dan mudah-mudahan dengan motivasi, dengan semangat bisa menjadi juara umum,” jelasnya.

Untuk memotivasi para atlet dalam meraih prestasi, Bupati Adi Arnawa mengumumkan bahwa Pemkab Badung akan menyiapkan bonus apresiasi. Atlet yang berhasil membawa pulang medali emas akan diberikan bonus sebesar Rp 7 juta, peraih medali perak sebesar Rp 5,5 juta, dan peraih medali perunggu sebesar Rp 4,5 juta.

“Mudah-mudahan itu akan menjadi penyemangat daripada anak-anak, sehingga anak-anak merasa bahwa dalam setiap pertandingan, pemerintah daerah hadir. Dan mudah-mudahan dengan kondisi seperti itu, Badung bisa meraih juara umum. Walaupun tantangannya cukup berat, saya yakin dan percaya seluruh atlet PORJAR Kabupaten Badung sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya di bawah pembinaan para pelatih untuk berlaga meraih prestasi terbaik,” ujarnya.

Baca Juga  Pindah Venue dan Tanpa Dukungan Suporter Jelang Hadapi Persib, Bali United Hormati Keputusan Yang Berlaku

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) sekaligus Ketua Kontingen PORJAR Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana, melaporkan bahwa persiapan atlet telah dilakukan secara matang. Pemusatan latihan dilakukan sejak berakhirnya ajang Porsenijar Kabupaten Badung pada 9 Maret 2026 lalu hingga saat ini.

“Dengan persiapan tersebut, seluruh atlet dinyatakan siap untuk mengikuti pertandingan maupun perlombaan pada ajang PORJAR Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Jumlah kontingen cabang olahraga resmi Kabupaten Badung sebanyak 1.707 orang yang terdiri dari 1.441 atlet serta 266 pelatih dan pembina, dari 39 Cabang Olahraga resmi dan 3 Cabang Olahraga eksebisi,” jelasnya.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Sekda Badung IB Surya Suamba, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung. Hadir pula Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa bersama jajaran organisasi kewanitaan, serta jajaran pengurus KONI Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Kontingen Badung Siap Sapu Bersih Emas PORJAR Bali 2026

Published

on

By

kontingen porjar badung
LEPAS KONTINGEN BADUNG: Kepala Disdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana saat melaporkan kesiapan 1.707 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, official, dan pendamping yang akan mengikuti PORJAR Bali 2026 resmi dilepas di Lapangan Puspem Badung, Jumat (29/5/2026), oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Sebanyak 1.707 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, official, dan pendamping resmi dilepas di Lapangan Puspem Badung, Jumat (29/5/2026), oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Dengan kekuatan 1.441 atlet muda terbaik dan dukungan 266 pelatih serta official, Kontingen Badung tampil penuh percaya diri membawa target besar meraih prestasi maksimal dan memburu gelar juara umum I pada ajang PORJAR Bali 2026 yang digelar pada 5–10 Juni 2026 di Denpasar.

Kepala Disdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana, menegaskan seluruh persiapan atlet telah dilakukan secara matang sejak berakhirnya Porsenijar Kabupaten Badung pada 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, meskipun para atlet sempat disibukkan dengan jadwal ujian sekolah, proses pembinaan tetap berjalan maksimal berkat pengaturan latihan yang dilakukan para pelatih dan pembina di masing-masing cabang olahraga.

“Secara keseluruhan pembinaan dapat berjalan dengan baik sesuai jadwal masing-masing cabang olahraga. Dengan demikian seluruh atlet sudah siap mengikuti pertandingan maupun perlombaan pada PORJAR Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026,” ujarnya.

Badung juga datang dengan kekuatan baru melalui regenerasi atlet muda yang dinilai siap tampil kompetitif di arena PORJAR Bali 2026. Hal itu menyesuaikan petunjuk teknis provinsi yang tidak lagi memperbolehkan atlet SMA kelas III berusia 18 tahun mengikuti PORJAR Bali Tahun 2026.

“Regenerasi atlet terjadi di seluruh kabupaten/kota. Sebelum PORJAR dimulai, kami juga telah melakukan pembinaan di tingkat sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler masing-masing,” katanya.

Tak hanya mengandalkan semangat bertanding, Disdikpora Badung bersama koordinator juga terus menggenjot pembinaan terhadap 39 cabor yang akan dipertandingkan. Program latihan dilakukan secara rutin setiap hari guna menjaga performa dan mental tanding para atlet.

Baca Juga  Kembali Perkuat Bali United Pasca-AFC Asian Cup 2023, Elias Dolah Miliki Target Ini Atas PSM Makassar

Astungkara, performa atlet kita terus dipersiapkan dengan maksimal. Koordinator cabang olahraga bersama pelatih terus melakukan pembinaan setiap hari sampai nanti pertandingan berlangsung,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah serta semangat juang para atlet muda Badung, optimisme untuk bersaing di papan atas PORJAR Bali 2026 terus menguat. Badung pun siap memberikan perlawanan sengit dalam perebutan medali emas di seluruh cabang olahraga yang diikuti.

“Kami tetap optimis. Dengan kekuatan kontingen saat ini serta dukungan penuh dari pimpinan, kami berharap mampu meraih prestasi terbaik dan menjadi juara umum I,” tegasnya.

Selama mengikuti PORJAR Provinsi Bali 2026, kontingen Kabupaten Badung akan menempati sejumlah hotel di wilayah Denpasar, Badung, dan Tabanan sesuai dengan lokasi venue pertandingan masing-masing cabang olahraga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca