Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Mendarat di Bali, Timnas Wanita U-17 Thailand Genapi 8 Tim Kontestan AFC U-17 Women’s Asian Cup 2024

Pemprov Bali Sambut dengan Pengalungan Bunga

Loading

BALIILU Tayang

:

afc cup bali
SAMBUT KEDATANGAN: Asisten Administrasi dan Umum Setda Provinsi Bali I Dewa Putu Sunartha mengalungkan bunga kepada salah satu pemain Wanita U-17 Thailand pada Sabtu (4/5). (Foto: Hms Pemprov)

Badung, baliilu.com – Rombongan Timnas Sepakbola Wanita U-17 Thailand menjadi tim terakhir yang mendarat di Pulau Dewata. Kedatangan tim dari negara Gajah Putih tersebut guna berlaga dalam ajang AFC U-17 Women’s Asian Cup 2024 di Bali yang akan berlangsung pada 6 – 19 Mei 2024.

Tim yang dipimpin Pelatih Kritsada Puangmali mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 14.30 Wita, Sabtu (4/5) dengan membawa 23 pemain serta 13 official.

Kedatangan tim Wanita Thailand U-17 tersebut disambut langsung oleh perwakilan Pemprov Bali lewat Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali I Dewa Putu Sunartha dengan prosesi pengalungan bunga ke segenap skuad yang hadir.

AFC U-17 Women’s Asian Cup 2024 akan digelar di dua lokasi di Bali, yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dan Training Center Bali United di Pantai Purnama, Gianyar.

Kompetisi tersebut diikuti oleh delapan tim, yakni Australia, Filipina, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, China, Thailand, dan Indonesia. Sebelumnya, tim dari Australia dan Filipina telah tiba di Bali pada Senin (29/4/2024). Sementara itu, tim dari Jepang, Korea Utara, dan Thailand tiba pada 2 dan 4 Mei 2024.

Kedelapan timnas sepakbola wanita itu akan dibagi ke dalam dua grup. Timnas Indonesia sendiri menempati Grup A bersama Korea Selatan, Korea Utara, dan Filipina. Sedangkan, Grup B diisi timnas Jepang, China, Australia, dan Thailand.

Indonesia akan menantang Filipina dalam laga perdana penyisihan Grup A di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada 6 Mei 2024. Nantinya, tiga tim teratas akan mendapat tiket untuk melaju ke Piala Dunia Wanita U-17 FIFA 2024 yang berlangsung pada 16 Oktober 2024 di Republik Dominika. (gs/bi)

Baca Juga  Demi Tiket Piala Dunia 2026, Indonesia Fokus pada 10 Laga Krusial di Babak Ketiga

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Di Bali, Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat di Semua Bidang

Published

on

By

presiden prabowo
SAMBUTAN: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di berbagai bidang kehidupan. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara menyeluruh melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala Negara menyampaikan bahwa tidak hanya pendidikan formal yang perlu diperkuat, tetapi juga pelatihan bagi para petani, guru, perawat, dan berbagai profesi lainnya.

“Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan, latihan untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara menjelaskan bahwa upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan dukungan sumber daya yang memadai. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga dan mengelola kekayaan negara secara bertanggung jawab agar dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Pemerintah, pemimpin-pemimpin harus bekerja keras, uang harus dihemat, harus dijaga kekayaan negara, harus dijaga. Negara kita sebetulnya sangat-sangat kaya sumber alamnya sangat banyak, tinggal kita yang pandai mengelola, pandai menjaga,” ungkap Kepala Negara.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan kegembiraannya melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas. Namun demikian, Kepala Negara mengakui bahwa kebutuhan terhadap program tersebut masih sangat besar.

“Jadi saya gembira melihat perkembangan Sekolah Rakyat. Tentunya usaha masih sangat besar ya karena yang butuh sekolah ini ternyata banyak,” imbuh Presiden Prabowo.

Baca Juga  Nova Arianto Prioritaskan Pemain U-16 dengan Postur Tinggi

Presiden Prabowo meminta agar pembangunan Sekolah Rakyat dipercepat dan diperluas ke berbagai daerah. Kepala Negara juga mendorong pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait untuk berkolaborasi mencari solusi kreatif guna menambah kapasitas layanan pendidikan, termasuk memanfaatkan fasilitas negara yang belum digunakan secara optimal sambil menunggu pembangunan sekolah permanen.

“Nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahannya, cari tanahnya, ya kita upayakan. Tapi bagaimana caranya kreativitas saudara diupayakan lah hampir semua yang minta harus diterima ya,” pungkas Kepala Negara.

Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan yang setara untuk meraih pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan taraf hidup keluarganya di masa depan.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari tekad Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Bagi Presiden Prabowo, pendidikan bukan sekadar proses belajar di ruang kelas, melainkan investasi terbesar bangsa untuk melahirkan generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tinjau SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Mewujudkan Kehidupan yang Layak

Published

on

By

presiden prabowo
TINJAU SEKOLAH: Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. Setibanya di lokasi, Kepala Negara disambut yel-yel selamat datang oleh para siswa Sekolah Rakyat.

Suasana semakin meriah dengan penampilan tari Kecak yang dibawakan oleh 16 siswa, dengan seorang penari berkebutuhan khusus menjadi pusat pertunjukan yang menggambarkan semangat inklusivitas dan kebersamaan di lingkungan Sekolah Rakyat.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat diwujudkan sebagai bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang berdaya. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa tujuan utama pembangunan bangsa adalah memastikan seluruh rakyat Indonesia dapat menjalani kehidupan yang layak dan sejahtera.

“Jadi pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik. Karena itu, usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik, hidup layak adalah usaha yang sangat besar. Kita harus bekerja keras di semua bidang, salah satu adalah pendidikan,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, para hadirin juga mendengarkan testimoni dari Bagus, salah satu siswa Sekolah Rakyat yang menceritakan pengalaman dan perubahan positif yang mereka rasakan selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Selain itu, dengan rasa haru, salah satu orang tua calon siswa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Negara atas adanya program Sekolah Rakyat yang memberikan kesempatan kembali kepada anaknya untuk bisa mengenyam pendidikan.

Acara dilanjutkan dengan paduan suara siswa Sekolah Rakyat membawakan lagu “Ayah Ibu” yang diiringi pembacaan puisi sebagai ungkapan rasa cinta dan terima kasih kepada orang tua. Setelahnya, salah satu siswa, Ketut Arlan menunjukkan kemampuan bahasa asing dengan berpidato di depan Kepala Negara dengan menggunakan bahasa Inggris.

Baca Juga  Presiden Jokowi Ucapkan Selamat atas Lolosnya Timnas ke Babak 16 Besar Piala Asia

Acara semakin menginspirasi dengan pemutaran video profil salah satu siswa Sekolah Rakyat, Fikri, yang menggambarkan perjalanan hidup dan semangatnya dalam menempuh pendidikan. Tayangan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai dampak program Sekolah Rakyat dalam membuka kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari berbagai latar belakang.

Dalam laporannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Provinsi Bali yang dilaksanakan di Kabupaten Karang Asem. Saifullah menjelaskan kuota siswa di tahun ajaran baru (2026/2027) berjumlah 270 siswa dengan masing-masing sejumlah 90 siswa pada setiap jenjang pendidikan. Adapun jumlah calon peserta didik se-Provinsi Bali sejumlah 406 siswa dengan rincian 18 calon siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), 213 calon siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 175 calon siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Untuk tahap ini ada 93 yang sedang sekarang berproses, salah satunya adalah di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali di mana nanti diharapkan kalau sudah selesai, yang ada di sini akan pindah ke gedung permanen itu. Nah di gedung baru nanti kita akan mengalokasikan 270 siswa dan sekarang sudah lebih dari 400 peserta yang terjangkau. Untuk SMP dan SMA sudah melebihi kapasitas, melebihi alokasi, sementara yang SD masih sedang dalam berproses,” ujar Saifullah.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Presiden Prabowo makan siang bersama para orang tua dan siswa Sekolah Rakyat. Momen kebersamaan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi wujud perhatian Kepala Negara terhadap penguatan pendidikan yang inklusif, berkarakter, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Logo Layanan Darurat 110 Resmi Ditetapkan, Ini Makna dan Filosofinya

Published

on

By

layanan 110
Logo Layanan Darurat 110. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri menetapkan Logo Layanan Polisi 110 sebagai identitas resmi layanan pengaduan dan permintaan bantuan masyarakat. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor: Kep/695/V/2026 tentang Logo Layanan Polisi 110. Penetapan logo ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik yang cepat, responsif, humanis, dan terintegrasi berbasis teknologi informasi.

Logo Layanan Polisi 110 menjadi identitas visual resmi yang digunakan secara nasional dalam penyelenggaraan layanan pengaduan dan bantuan kepolisian. Kehadiran logo tersebut diharapkan semakin memperkuat kemudahan akses masyarakat terhadap layanan darurat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian.

Logo Layanan Polisi 110 juga dimaknai sebagai representasi pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis, serta mencerminkan nilai-nilai tugas kepolisian yaitu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Selain itu, logo ini juga mencerminkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.

Dari sisi makna visual, warna merah pada angka 110 melambangkan keberanian, ketegasan, serta kesiapsiagaan dalam merespons situasi darurat. Warna putih melambangkan ketulusan, kejujuran, dan integritas, sedangkan warna hitam menggambarkan profesionalisme dan komitmen institusi.

Bentuk logo yang menggunakan desain kotak bersudut membulat melambangkan sistem pelayanan yang terstruktur namun tetap humanis. Garis bingkai berwarna merah mencerminkan perlindungan hukum serta ketegasan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, simbol telepon dan gelombang sinyal menggambarkan layanan komunikasi yang modern, cepat, serta aktif selama 24 jam. Angka 110 ditetapkan sebagai nomor tunggal layanan pengaduan dan bantuan kepolisian yang mudah diingat oleh masyarakat.

Tulisan “Melindungi – Mengayomi – Melayani” menjadi penegasan nilai dasar pelayanan yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian kepada masyarakat. (gs/bi)

Baca Juga  Imbang versus Australia, Shin Tae-yong Apresiasi Skuad Garuda

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca