Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Buka Bimtek Aparatur Pemerintah Desa dan Kelurahan Se-Kecamatan Kuta Selatan

Sekaligus ‘‘Launching‘‘ Inovasi Rajapala Kecamatan Kuta Selatan

Loading

BALIILU Tayang

:

Bimtek pemerintah desa kuta selatan
BUKA BIMTEK: Bupati Nyoman Giri Prasta saat membuka Bimtek Aparatur Pemerintah Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Kuta Selatan sekaligus launching Inovasi Rajapala, di Aula Kantor Camat Kuta Selatan, Senin (27/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta membuka Bimbingan Teknis Aparatur Pemerintah Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Kuta Selatan sekaligus launching Inovasi Rajapala (Laporan Kinerja Kepala Lingkungan) se-Kecamatan Kuta Selatan, Senin (27/5) di Aula Kantor Camat Kuta Selatan.

Selain melakukan penyematan tanda peserta pelatihan, Bupati Giri Prasta juga menekan monitor sebagai tanda peluncuran inovasi Rajapala. Acara tersebut dihadiri pula oleh Kepala Kanwil Ombudsman Provinsi Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, para Perbekel dan Lurah se-Kecamatan Kuta Selatan, serta Kepala Lingkungan dan Kelian Banjar Dinas se-Kecamatan Kuta Selatan.

Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut dan berharap acara dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama. Acara tersebut bertujuan untuk memberikan pendalaman ilmu kepada Kepala Desa, Lurah, Kaling dan Kelian Banjar Dinas dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Baik dari Ombudsman RI, Inspektorat Badung, Kemenkumham maupun pihak Imigrasi. Diharapkan melalui upaya tersebut peran Kepala Desa, Lurah, Kaling dan Kelian Banjar Dinas nantinya dapat memicu pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Ini untuk kita bersama. Saya tentu mengapresiasi sekali kegiatan ini. Disini juga tadi juga diluncurkan sistem aplikasi berbasis digital. Jadi rekam jejak untuk pelaksanaan kegiatan apapun termasuk fitur bertalian dengan teknologi canggih ini,” ucapnya.

Ia berterimakasih kepada narasumber yang telah memberikan atensi terhadap Pemkab Badung melalui pelatihan yang dilaksanakan. Bimbingan teknis tersebut menjadi sebuah media pembelajaran dalam meningkatkan wawasan dan mencari solusi permasalahan di lapangan. Ia meminta para peserta untuk senantiasa berkomunikasi dan berkoordinasi jika hal itu diperlukan dalam penanganan suatu masalah, khususnya menyangkut kewenangan agar tidak sampai keluar dari aturan. Ia ingin Kabupaten Badung senantiasa aman dan nyaman.

Baca Juga  Perayaan Idul Adha 1444 Hijriah di Puspem Badung, Bupati Giri Prasta Serahkan Hewan Qurban

“Lakukanlah yang terbaik bagi masyarakat. Selalu melayani dengan hati, sepenuh hati dan berhati-hati. Bekerjalah dengan ikhlas, cerdas dan tuntas demi masyarakat Badung dan kesejahteraan dan ketentraman,” imbaunya.

Sementara Camat Kuta Selatan, Ketut Gede Arta menyampaikan, Dasar hukum pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu UU No 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU No 6 tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan, Peraturan Daerah Kabupaten Badung No 12 tahun 2017 tentang Perangkat Desa, Peraturan Bupati Badung No 13 tahun 2019, Peraturan Bupati Badung No 56 tahun 2020 tentang Kepala Lingkungan, Peraturan Bupati Badung No 16 tahun 2022 tentang Wilayah Tugas Kecamatan.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kepala lingkungan dan kelian banjar dinas se-Kecamatan Kuta Selatan. Sehingga mampu mengakomodir semua kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, pelayanan prima dari Kepala Lingkungan dan Kelian Banjar Dinas kepada masyarakat dapat terwujud,” terangnya.

Khusus untuk kelurahan, laporan kinerja kepala lingkungan Kecamatan Kuta Selatan merupakan salah satu inovasi Kecamatan Kuta Selatan dalam mendapatkan informasi ataupun kinerja yang telah dilaksanakan Kepala Lingkungan. Laporan tersebut menjadi bukti dan pertanggungjawaban atas hasil kinerja yang telah dilakukan dalam waktu yang telah ditentukan. Data laporan kinerja yang telah diisi oleh Kepala Lingkungan akan dikumpulkan dan disetorkan kepada Kecamatan. Hal itu akan memudahkan dalam pengumpulan data yang lebih akurat.

Selain itu, dilaporkan juga inovasi ‘Kumis Bima’ yang merupakan layanan keliling pelayanan masyarakat yang telah dilaksanakan selama hampir 2,5 tahun. Gede Arta berharap, dengan adanya kegiatan ini, seluruh desa di Kuta Selatan dapat menjadi zona integritas dan desa antikorupsi. Selain itu, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin meningkat dan memenuhi harapan serta kebutuhan warga Kuta Selatan.

Baca Juga  Peluncuran Perdana Endek Motif Jepun Bebadungan dan Pembukaan Badung Fashion Trend 2024

“Harapan Bupati juga melahirkan desa atau kecamatan menjadi zona integritas. Kami melaporkan desa kami seluruhnya saat ini sudah masuk desa anti korupsi. Mudah-mudahan capaian ini menjadi inspirasi desa di kabupaten lain di Provinsi Bali,” ujarnya.

Kegiatan Bimtek dilaksanakan dari tanggal 27-29 Mei 2024, dengan dilanjutkan orientasi lapangan oleh Kepala Lingkungan. Sementara Kelian Banjar Dinas menyesuaikan dengan anggaran di desa yang sudah terjadwal. Adapun peserta kegiatan yaitu kepala lingkungan dari 3 kelurahan dan 3 desa dinas. Diantaranya, Kelurahan Jimbaran sebanyak 14 Kepala Lingkungan, Kelurahan Benoa 16 Kepala Lingkungan, Kelurahan Tanjung Benoa sebanyak 6 Kepala Lingkungan. Sedangkan Desa Pecatu sebanyak 9 Kelian Banjar Dinas, Desa Kutuh sebanyak 4 Kelian Banjar Dinas, Desa Ungasan sebanyak 14 Kelian Dinas.

“Ada 6 narasumber yang kita hadirkan sebagai pemateri, yaitu Ombudsman RI Kanwil Bali, Inspektorat Kabupaten Badung, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai dan Kanwil Kumham Bali. Kantor Pertanahan Kabupaten Badung, serta Dosen Fakultas Hukum Unud. Kegiatan ini sepenuhnya dibiayai oleh APBD Badung,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Badung

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Perayaan Idul Adha 1444 Hijriah di Puspem Badung, Bupati Giri Prasta Serahkan Hewan Qurban

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Badung

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca