Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tutup BBGRM, Sekda Adi Arnawa: Pertahankan Budaya dan Tradisi Gotong-royong untuk Jadikan Desa Pecatu Unggul

BALIILU Tayang

:

sekda adi arnawa
TUTUP BBGRM: Sekda Wayan Adi Arnawa saat menutup secara resmi kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Desa Pecatu Tahun 2024 di Wantilan Desa Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (31/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Mewakili Bupati Badung, Sekda Wayan Adi Arnawa menutup secara resmi kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Desa Pecatu Tahun 2024 yang telah berlangsung mulai tanggal 1 Mei hingga 31 Mei 2024 sekaligus launching aplikasi Inovasi “Pandawa” yang merupakan aplikasi berbasis Whatsapp sebagai aplikasi layanan masyarakat terutama pelayanan administrasi, bertempat di Wantilan Desa Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (31/5).

BBGRM merupakan implementasi terhadap upaya pemeliharaan dan pengembangan semangat kegotongroyongan masyarakat dalam pembangunan Desa/Kelurahan sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2005.

Dalam kegiatan tersebut Sekda Adi Arnawa mengajak masyarakat untuk membudayakan kembali tradisi budaya gotong-royong sebagai salah satu pilar pembangunan dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat guna mendukung dan mensukseskan pembangunan serta memelihara hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Badung.

“Atas nama pemerintah saya mengapresiasi kegiatan ini, melalui BBGRM kita diingatkan untuk selalu meningkatkan kebersamaan karena jati diri hidup bangsa adalah gotong-royong yang harus kita tumbuhkan dalam setiap sendi kehidupan masyarakat di Desa Pecatu. Semangat gotong-royong sendiri sudah tertanam di masyarakat Bali yang harus terus dijaga, dipelihara serta mengaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadikan gotong-royong menjadi kebiasaan yang baik setiap aktivitas dalam bermasyarakat, pembangunan, berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Pecatu merupakan salah satu wilayah dengan perkembangan yang sangat pesat terhadap dampak menjadi salah satu kawasan destinasi wisata internasional di Kabupaten Badung yang berpengaruh langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Desa Pecatu dan ini juga menjadikan tantangan terbesar bagi pemerintah untuk terus berupaya meningkatkan infrastruktur secara bertahap. Mengingat kondisi perkembangan teknologi sekarang ini tentu ada satu paradigma terjadinya transformasi dimana masyarakat selalu menginterpretasikan terhadap tafsir perubahan-perubahan mendasar.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Apresiasi Kegiatan Bulan Bhakti Gotong-royong Desa Dangri Kelod

“Saya selaku putra daerah dan pejabat yang berasal dari Desa Pecatu, tidak akan tidur terhadap keluhan masyarakat yang berkembang saat ini, apalagi terkait kebutuhan air, saya sudah perintahkan Direktur PDAM Badung untuk segera mencarikan solusi, menyelesaikan masalah dan kendala terhadap distribusi air di Desa Pecatu, kita sudah berproses terkait sarana dan prasarana. Kita berdoa bersama agar masalah yang terjadi cepat teratasi,” jelasnya.

Terkait solusi untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di simpang Ungasan dimana Pemkab Badung akan membangun jalan lingkar dari Jimbaran hingga Uluwatu saat ini sedang berproses pembebasan lahan yang rencananya akan dibangun pada tahun 2025.

Perbekel Desa Pecatu I Made Karyana Yadnya menuturkan bahwa pelaksanaan BBGRM ini dilaksanakan bersama semua unsur lapisan masyarakat dan juga didukung oleh Siswa SD dan SMP yang ada di Desa Pecatu. “Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Sekda dan semua masyarakat Desa Pecatu yang bersama-sama bekerja sama mensukseskan kegiatan BBGRM sehingga mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan untuk menjadikan Desa Pecatu yang unggul,” ucapnya.

BBGRM Desa Pecatu yang dimotori oleh Ketua LPM Desa Pecatu I Wayan Nusantika bersama anggota yang didukung oleh masyarakat telah melaksanakan kegiatan sosial bagi warga Desa Pecatu yaitu Posyandu Balita, Posyandu Remaja, Posyandu Lansia, Penyuluhan Kesehatan, Safari Kesehatan, Kebersihan Lingkungan, Beach Clean Up hingga penataan infrastruktur.

Hadir pada kegiatan tersebut Perwakilan Camat Kuta Selatan, PKK Desa Pecatu, Bendesa Adat Pecatu, Kepala Lingkungan dan Kelian Banjar Adat se-Desa Pecatu, Karang Taruna Desa Pecatu, Sekaa Teruna Teruni se-Desa Pecatu, tokoh masyarakat Tommy Martana Putra serta masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Ceki di Desa Sedang

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri "Karya Nyatur" di Pura Dalem Surya Banjar Tegal Kuning

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Truk Cor Molen Mundur Tak Terkendali, Seruduk Garasi Rumah dan Rusak 9 Unit Sepeda Motor di Pecatu

Published

on

By

TPTKP: Personel Unit Lantas Polsek Kuta Selatan saat melaksanakan TPTKP kecelakaan tunggal truk cor molen di Jalan Pedati, Labuhan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Sebuah truk cor molen mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pedati, Labuhan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Truk cor molen bernomor polisi B 9513 SYL tersebut bergerak mundur tak terkendali hingga menabrak garasi rumah warga.

Peristiwa tersebut terjadi saat pengemudi truk, Handoko (52), memarkirkan kendaraannya untuk menurunkan sisa cor beton guna menutup jalan yang berlubang. Saat pengemudi sedang membersihkan sisa cor beton, fungsi pengereman kendaraan diduga tidak maksimal.

Akibatnya, truk cor molen bergerak mundur menuruni jalan dan menghantam tembok garasi milik warga. Tabrakan tersebut menyebabkan sebanyak 9 unit sepeda motor mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Selain itu, tembok garasi juga mengalami kerusakan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, personel Unit Lantas Polsek Kuta Selatan langsung mendatangi lokasi, melaksanakan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), melakukan pengecekan terhadap pihak-pihak yang terlibat serta mengamankan dokumentasi kejadian.

Kapolsek Kuta Selatan Kompol Muhammad Said Husen, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa personel telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. Kedua belah pihak kemudian sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan berdamai, yang dituangkan dalam surat pernyataan perdamaian.

“Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan, khususnya kendaraan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dan sistem pengereman dalam keadaan baik sebelum maupun saat berhenti di lokasi dengan kondisi jalan menanjak atau menurun,” ujar Kompol Muhammad Said Husen. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Acara PRTS Motor Show 2023
Lanjutkan Membaca