Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Koster-Giri Tegaskan Lanjut Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi dan Wisata Kelas Dunia

Pariwisata dan Ekonomi Jembrana akan Berkembang Pesat

Loading

BALIILU Tayang

:

Koster-Giri
DIHADIRI RIBUAN WARGA: Cagub dan Cawagub Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta bersama ribuan warga saat kampanye terbuka tahap I di Desa Lolak Kecamatan Negara Jembrana, Selasa, 8 Oktober 2024. (Foto: ist)

Jembrana, baliilu.com – Pemimpin visioner, konseptor, intelektual dan bares, Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) menegaskan akan melanjutkan pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi tahun 2025.

Selain tol, paslon Gubernur Bali Nomor 2 ini, akan melanjutkan pembangunan destinasi wisata kelas dunia di Pekutatan Jembrana, Taman Wisata Kerthi Bali Semesta.

Dua pembangunan monumental untuk masyarakat Jembrana yang dirancang dan diperjuangkan Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster ini, akan mendongkrak percepatan pembangunan, pariwisata dan ekonomi.

“Pembangunan tol Gilimanuk ke Mengwi jalan terus. Tiang yang menggagas ini dan mengajukan ke Kementerian PUPR, dan kemudian dijadikan sebagai proyek strategis nasional,” tegas Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster saat kampanye terbuka tahap I di Desa Lolak Kecamatan Negara Jembrana, Selasa, 8 Oktober 2014.

Ketua DPD PDI perjuangan Bali ini menjelaskan tahap pertama pembangunan tol sudah berjalan. Namun karena berkenaan dengan berakhir masa jabatan sebagai Gubernur Bali.

“Keburu tiang berakhir 5 September 2023 terhenti sementara, plus karena Covid-19 juga.

Meskipun sekarang  tiang jeda setahun, tiang terus berkomunikasi dengan pusat. Program tol ini jalan terus,” jelas politisi asal Sembiran ini.

Menurut Koster, pembangunan tol telah diambil alih oleh pemerintah pusat. Tahun ini dilakukan pembebasan lahan untuk tahap satu. Anggaran telah tersedia.

“Sekarang proyek ini diambil alih pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR yang didanai APBN, ” kata anggota DPR RI periode 2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019.

Setelah pembebasan lahan, selanjutnya masuk tahapan pembangunan. Dalam waktu tak terlalu lama pembangunan ini tuntas dan akan dinikmati warga Jembrana.

“Tahun 2025 akan mulai dibangun. Ini merupakan program Kementerian PUPR dan sudah berjalan. Astungkara ini selesai tuntas dalam waktu tiga tahun,” tegas Koster disambut teriakan Koster-Giri dua periode.

Baca Juga  Tutup BBGRM LPM Kuta, Bupati Giri Prasta Ingatkan Senantiasa Kembangkan Sikap Gotong-royong

Koster menjelaskan bersamaan dengan pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi, dirinya telah merancang dan akan membangun kawasan pariwisata baru yang menjadi pusat ekonomi baru di Bali Barat tepatnya di Pekutatan Jembrana di atas lahan HGU milik Pemprov Bali. Luasnya lebih dari 300 ha.

“Pihak ketiga sudah siap membangun ini. Dinamakan Taman Wisata Kerthi Bali Semesta. Kawasan pariwisata kelas dunia,” jelas Koster.

Destinasi wisata baru di Bali Barat ini punya segmen wisatawan sendiri. Astungkara ini berjalan baik, mengikuti jalan tol maka di Jembrana memiliki kawasan wisata baru berkelas dunia.

“Ini menjadi pusat ekonomi baru di Bali. Membuka lapangan kerja baru yang serap banyak tenaga kerja. Tanpa jalan tol dan destinasi wisata kelas dunia, ekonomi di Jembrana dan Bali Barat tak bisa meningkat dengan cepat,” katanya.

Kemiskinan di Jembrana perlahan bisa diatasi dengan kehadiran dua pembangunan monumental ini di Jembrana. Kesejahteraan masyarakat harus dipicu dengan infrastruktur baru yang dapat memberikan pendapatan baru bagi daerah.

“Apa yang tiang rancang ini sudah siap dijalankan oleh pihak ketiga. Astungkara, semesta merestui, tinggal menunggu tiang dilantik jadi Gubernur Bali langsung dijalankan,”  katanya.

Komitmen Koster untuk membangun semua daerah di Bali tak perlu diragukan lagi. Pemerataan pariwisata ingin diciptakannya. Seperti warga Buleleng telah merasakan manfaat shortcut Singaraja-Mengwi dan Turyapada Tower untuk akses telekomunikasi dan informatika (blank spot televisi) untuk mendukung pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di Buleleng.

Warga Karangasem dan Bali telah merasakan hasil penataan jalan dan parkir Pura Agung Besakih. Warga Klungkung merasakan manfaat Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali dan pelabuhan segitiga emas (Sanur, Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Lembongan), dan warga Denpasar merasakan kehadiran pelabuhan Sanur dan masih banyak pembangunan monumental hasil karya Koster.

Baca Juga  Wayan Koster Rancang Program Shuttle Bus Murah Singaraja-Denpasar

“Sejumlah program strategis untuk Jembrana, sejujurnya ini sepenuhnya ide yang tiang rancang sebagai pelaksana visi Nangun Sat Kerthi loka Bali. Astungkara berkat Ida Bhatara, semuanya bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

“Jika terpilih semuanya akan terwujud. Saya akan ngayah total secara sekala niskala untuk masyarakat Bali,” tambahnya.

Kampanye terbuka tahap pertama cagub Bali Nomor 2 Koster-Giri di Jembrana berlangsung Selasa, 8 Oktober 2024. Warga Kecamatan Melaya, Negara dan Mendoyo serta Pekutatan bertemu langsung  Koster-Giri dan paslon Bupati Jembrana Nomor 2 Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat).

Ribuan warga Jembrana antusias menyambut kedua paslon. Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Jembrana I Gede Winasa menargetkan raihan suara di atas 60 persen di Jembrana untuk Koster-Giri dan Bang-Ipat pada pilkada serentak 27 November 2024.

Hadir dalam kampanye tersebut, Ketua tim pemenang Koster-Giri, Alit Kelakan, para pengurus partai PDI-P Bali dan Jembrana, anggota DPRD, kader-kader, relawan, partai pengusul dan pendukung, tokoh-tokoh masyarakat serta warga setempat. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Koster-Giri Siap Atasi Pemerataan Distribusi Air Bersih di Bali
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Komit Dukung Pembangunan di Desa Kekeran

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Komit Dukung Pembangunan di Desa Kekeran

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca