Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Koster-Giri Terbukti dan Teruji Bangun Jembrana, Bang-Ipat Siapkan Rumah Singgah di Denpasar

BALIILU Tayang

:

Koster-Giri
KAMPANYE DI PEKUTATAN: Paslon Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster bersama Paslon Bupati Jembrana nomor 2 Bang-Ipat di Pekutatan Senin, 11 November 2024. (Foto: ist)

Jembrana, baliilu.com – Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster-Giri Prasta (Koster-Giri) telah terbukti dan teruji membangun Jembrana, Bali. Warga Jembrana mengaku telah merasakan karya tangan Koster-Giri.

Seperti pembangunan krematorium, restorasi pura, wantilan, pasar, infrastruktur jalan dan jembatan serta pendidikan dan kesehatan gratis. Baik Koster dan Giri telah melakukannya untuk krama Jembrana.

Sementara itu, paslon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana nomor 2 Made Kembang Hartawan-Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) akan membeli rumah di Denpasar untuk dijadikan rumah singgah. Selain itu, Bang-Ipat akan menyiapkan mobil antarjemput pasien.

Fasilitas kesehatan gratis ini akan membantu krama Jembrana yang melakukan pengobatan ke Denpasar. Program ini juga bertujuan membantu warga yang akan beraktifitas ke Denpasar, seperti kuliah dan keperluan lainnya.

Made Kembang menjelaskan warga berterima kasih kepada Wayan Koster karena telah membantu warga Jembrana. Di depan mata dan sudah dirasakan yakni krematorium. Selain itu masih banyak bantuan Koster sewaktu menjadi DPR RI dan Gubernur Bali.

Tak hanya itu, Giri Prasta juga telah banyak membantu warga Jembrana melalui program Badung Angelus Buana. Pura dan wantilan di Jembrana banyak yang telah direnovasi dan direstorasi.

“Terima masih kepada Pak Koster. Sejak DPR hingga jadi Gubernur Bali banyak bantuan wantilan dan juga pembangunan krematorium. Pak Giri banyak bantu dengan program Badung Angelus Buana di Pekutatan dan Jembrana seluruhnya. Banyak tempat ibadah yang dibantu Pak Giri,” jelas Kembang ditemani Ipat meneruskan ungkapan warga.

Sementara Cagub Bali Koster mengaku termotivasi mewujudkan program pendidikan dan kesehatan gratis dari Bupati Jembrana 2000-2010, Prof. Gede Winasa. Program ini akan terus dijalankan Koster-Giri dan Bang-Ipat. Bahkan pada periode pertama sebagai Gubernur Bali, Koster telah menyalurkan beasiswa untuk 10.500 siswa dan membangun 17 SMA/SMK se-Bali.

Baca Juga  Kerendahan Hati Wayan Koster saat Simakrama dengan Krama Bali

“Spirit kuat Pak Gede Winasa sebagai senior berpengalaman menjadi Bupati memengaruhi kebijakan nasional. Saat menjadi Gubernur Bali tiang juga melihat apa yang beliau lakukan tiang melakukannya. Khusus pendidikan dan kesehatan gratis kami jalankan,” kata Koster.

Kini pendidikan kesehatan semakin baik di Bali. Output pendidikan makin berkualitas. Dipenuhi sarana prasarana baik sehingga generasi muda bisa belajar dengan nyaman.

Selain itu, Koster-Giri juga telah membangun sejumlah infrastruktur di Jembrana ketika keduanya menjadi Gubernur Bali dan Bupati Badung. Pembangunan jalan, restorasi pura, krematorium Bahagia, wantilan, dan fasilitas dilakukan dari bantuan keuangan khusus dari pemerintah Bali dan Badung.

Kampanye Koster-Giri di Pekutatan dihadiri ribuan warga, pada Senin, 11 November 2024. Koster-Giri dan Bang-Ipat gelar kampanye di beberapa lokasi yang dihadiri ribuan warga seperti di Kecamatan Gilimanuk, Negara dan Penyaringan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bangun SMP, SMA, SMK dan Pelabuhan di Nusa Penida, Bli Adi: Kami Percaya Wayan Koster dan Giri Prasta
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Tiga Mantan Bupati Jembrana ‘’All Out’’ Menangkan Koster-Giri dan Bang-Ipat

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Ribuan Warga Gerogak Buleleng Antusias Menangkan Koster-Giri

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca