Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

TPID Gianyar Mantapkan Strategi Stabilitasi Harga Jelang Idul Fitri dan Nyepi

BALIILU Tayang

:

TPID Gianyar
HLM: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gianyar pada Rabu, 19 Maret 2025, menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) untuk mengintensifkan upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan Nyepi Tahun Caka 1947. (Foto: Hms BI Bali)

Gianyar, baliilu.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gianyar pada Rabu, 19 Maret 2025, menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) untuk mengintensifkan upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan Nyepi Tahun Caka 1947. Pertemuan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun dan dihadiri oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Butet Linda H. Panjaitan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kab. Gianyar, perwakilan Gudang Perum Bulog Kab. Gianyar, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, serta anggota TPID Kabupaten Gianyar.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, menyampaikan bahwa stabilitas harga penting untuk menjadi fokus TPID menjelang rangkaian HBKN Nyepi, Idul Fitri, Galungan dan Kuningan ke depan, mengingat terdapat potensi peningkatan permintaan yang berdampak pada stabilitas harga.

Mengacu pada catatan BPS untuk Provinsi Bali, pada Februari 2025 terjadi inflasi tahunan sebesar 1,21% (yoy) atau berada di bawah koridor target inflasi yang ditetapkan pemerintah 2,5±1%. Strategi untuk mengantisipasi kenaikan harga perlu terus diperkuat terutama untuk komoditas dengan bobot inflasi tinggi, seperti beras, daging ayam ras, minyak goreng, telur ayam ras, daging babi, bawang merah, dan cabai rawit.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Butet Linda H. Panjaitan, menyampaikan berbagai risiko yang mendorong kenaikan harga pada Maret 2025 di samping kenaikan permintaan untuk Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, yakni normalisasi tarif listrik setelah diskon pada Januari-Februari 2025 dan kenaikan harga daging dan telur ayam ras di tengah peningkatan harga global bahan baku pakan ternak.

Baca Juga  Junjung Tinggi Toleransi, Pemkab Gianyar Gelar Buka Puasa Bersama

Lebih lanjut, Kabupaten Gianyar juga merupakan salah satu destinasi wisata internasional yang tidak hanya perlu memenuhi kebutuhan pangan penduduk lokal, namun juga wisatawan yang jumlahnya besar. Sebagai upaya stabilisasi harga, diperlukan mitigasi melalui optimalisasi strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Beberapa upaya pengendalian harga yang direkomendasikan adalah perluasan dan realisasi Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan daerah pemasok. Akselerasi pembentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pangan perlu diperkuat sehingga dapat menjadi perpanjangan tangan Pemkab Gianyar untuk melakukan contract farming dengan petani dan penyaluran ke masyarakat melalui operasi pasar dan pasar murah.

Selanjutnya Kepala BPS Kabupaten Gianyar, Maria Iin Maidiana, menyampaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kab. Gianyar terkini, dimana terdapat peningkatan dibandingkan periode sebelumnya yang disumbang oleh cabai rawit, beras, dan cabai merah. Perlu pemantauan secara intensif untuk komoditas-komoditas dimaksud.

Sebelum pertemuan ditutup, seluruh kepala instansi daerah menyampaikan laporan upaya pengendalian harga yang telah dilakukan, mencakup pemantauan komoditas pangan strategis di pasar dan distributor untuk memastikan ketersediaan pasokan, menyelenggarakan operasi pasar dan pasar murah bekerjasama dengan Bulog di titik-titik keramaian, serta merealisasikan kerja sama antardaerah dengan daerah pemasok. Berdasarkan hasil pemantauan, tidak terdapat penimbunan stok dan pasokan pangan diprakirakan tetap surplus pada periode HBKN.

Pada akhir pertemuan, Wakil Bupati Gianyar meminta agar jajarannya memperkuat koordinasi dan eskalasi permasalahan di lapangan agar dapat dilakukan tindak lanjut secara tepat waktu. Dengan berbagai langkah pengendalian inflasi, TPID Kabupaten Gianyar optimis mampu menjaga stabilitas harga dan mendukung tercapainya target inflasi Bali dalam koridor yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,5±1%. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Polsek Gianyar Sigap Tangani Kecelakaan Tunggal Mobil Innova di Desa Lebih

Published

on

By

kecelakaan di lebih
KECELAKAAN: Sebuah mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi DK 1051 KD mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal (out of control) di Jalan Raya Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Jumat (5/6/2026). Korban kemudian dievakuasi menuju rumah sakit. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Sebuah mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi DK 1051 KD mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal (out of control) di Jalan Raya Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikan I Made Suara (50), seorang wiraswasta asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan rendah.

Namun secara tiba-tiba kendaraan oleng ke kanan hingga menabrak pohon bunga kamboja yang berada di pinggir jalan. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh I Made Kaler (70), warga Banjar Lebih Duur Kaja. Melihat kejadian tersebut, saksi segera menghubungi Klian Dinas Duur Kaja, I Nyoman Mimbar (52), untuk bersama-sama mengecek kondisi pengemudi. Selanjutnya kejadian itu dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Lebih guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel piket fungsi Polsek Gianyar yang dipimpin langsung Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M. segera mendatangi lokasi kejadian. Turut hadir Unit Reskrim Polsek Gianyar, personel Identifikasi Polres Gianyar, serta tenaga medis untuk melakukan penanganan terhadap korban yang masih berada di dalam kendaraan.

Saat ditemukan, korban berada di kursi pengemudi dalam kondisi tidak bergerak dengan posisi leher tertekuk ke sisi kiri. Pintu kendaraan dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati oleh petugas bersama tim medis.

Sekitar pukul 09.00 Wita, korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M. mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian guna menangani kejadian tersebut.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Gianyar langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan TKP. Kami juga berkoordinasi dengan tim medis serta unit terkait guna mengevakuasi korban dan memastikan situasi tetap aman serta lancar. Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman lebih lanjut,” ujar Kapolsek Gianyar.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek Gianyar telah melakukan berbagai langkah kepolisian, di antaranya menerima laporan masyarakat, mendatangi dan mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, melakukan olah TKP, memasang garis polisi, mendokumentasikan kejadian, serta menyusun laporan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sat Reskrim Polresta Denpasar Perkuat Sinergi dengan PPNS, Dorong Penanganan Perkara Lebih Profesional dan Tepat Waktu

Published

on

By

polresta denpasar
KUNJUNGAN: Satreskrim Polresta Denpasar saat melaksanakan kunjungan dan koordinasi ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar, Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Jumat (5/6/2026). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan pembinaan terhadap Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Satreskrim Polresta Denpasar melaksanakan kunjungan dan koordinasi ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar, Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Jumat (5/6/2026).

Hal ini merupakan tindak lanjut arahan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri kepada jajaran Polda dan Kasat Reskrim sebagai koordinator pengawas PPNS di wilayah masing-masing.

Seijin Kasat Reskrim, Kanit IV Satreskrim Polresta Denpasar Iptu Joko Wijayanto, S.H., M.H. bersama anggota Satreskrim Polresta Denpasar menyambangi kantor Sat Pol PP dan hadir dalam pertemuan tersebut Plt Sekretaris Satpol PP Kota Denpasar I Made Sukrata, Kasi Penyidikan Satpol PP Kota Denpasar, serta staf PPNS Satpol PP Kota Denpasar.

Iptu Joko Wijayanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan terkait pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan berdasarkan ketentuan hukum terbaru, termasuk pentingnya penyamaan persepsi antara penyidik Polri dan PPNS agar setiap tindakan hukum memiliki dasar legalitas yang kuat dan seragam.

“Sesuai arahan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, kami mendorong agar penyidik Polri dan PPNS selalu berkoordinasi dalam setiap penanganan perkara. Sinergi yang baik akan menghasilkan proses penegakan hukum yang lebih maksimal, profesional, dan akuntabel,” ujar Iptu Joko Wijayanto.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan berkas perkara sesuai timeline yang telah ditentukan sehingga memudahkan proses pengawasan serta penelitian oleh pihak kejaksaan. Selain itu, diperlukan penyesuaian pemahaman antara Peraturan Walikota dengan ketentuan KUHAP terbaru agar implementasi di lapangan berjalan efektif.

Sementara itu, pihak PPNS Satpol PP Kota Denpasar menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam penanganan perkara, khususnya tindak pidana ringan (tipiring). Salah satunya adalah terbatasnya jadwal sidang yang hanya dilaksanakan satu kali dalam seminggu sehingga menyebabkan penumpukan berkas perkara yang siap disidangkan.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Perkuat Lingkungan Belajar Kondusif

Selain itu, penerapan ketentuan batas waktu dalam KUHAP baru serta penyesuaian jadwal kerja instansi terkait yang menerapkan sistem Work From Home (WFH) turut menjadi tantangan dalam percepatan proses penyidikan dan koordinasi antarinstansi.

Berdasarkan data yang disampaikan, selama periode Januari hingga Juni 2026 terdapat 46 kasus tipiring sampah yang ditangani di Kota Denpasar. Dari jumlah tersebut, 30 kasus telah disidangkan, sementara 16 kasus masih menunggu proses sidang maupun penyidikan lanjutan.

Plt Sekretaris Satpol PP Kota Denpasar, I Made Sukrata, mengapresiasi langkah pembinaan dan koordinasi yang dilakukan Polresta Denpasar.

“Koordinasi dan pembinaan dari Polresta Denpasar sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas penanganan perkara. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan setiap kendala yang ada dapat dicarikan solusi bersama sehingga proses penegakan Perda dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Polresta Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan, koordinasi, dan pembinaan terhadap PPNS di wilayah Kota Denpasar guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, efektif, dan berkeadilan bagi masyarakat. Hambatan seperti keterbatasan personel PPNS serta belum meratanya sertifikasi penyidik menjadi perhatian bersama untuk terus ditingkatkan ke depannya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolresta Denpasar Rangkul Pecalang dan Komunitas Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kota

Published

on

By

kapolresta denpasar
NGOPI KAMTIBMAS: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., saat menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama Pecalang Wirapraja Desa Adat Denpasar dan komunitas ojek online (ojol) di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro No. 110, Denpasar Barat, Jumat (5/6/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama Pecalang Wirapraja Desa Adat Denpasar dan komunitas ojek online (ojol) di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro No. 110, Denpasar Barat, Jumat (5/6/2026).

Dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana komunikasi dua arah antara Polresta Denpasar dengan unsur masyarakat yang selama ini turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Denpasar.

Kapolresta Denpasar didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar, hadir sebanyak 12 orang Pecalang Wirapraja Desa Adat Denpasar, Koordinator Sahabat Grab Bali (SGB) Dewa Ayu Suci Parmini beserta enam anggota, serta tiga perwakilan dari komunitas Rider Badak Agung (RBA).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Denpasar menyampaikan apresiasi kepada Pecalang dan komunitas ojol yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi peran Pecalang dan komunitas ojol yang selama ini turut membantu menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kota Denpasar. Sinergi seperti ini sangat penting untuk membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang.

Kapolresta juga mengimbau para pengemudi ojol agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas dan mematuhi peraturan yang berlaku. Selain itu, Pecalang Wirapraja diajak untuk terus memperkuat koordinasi dengan kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya di wilayah-wilayah yang dinilai rawan.

“Polresta Denpasar selalu membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat. Kami berharap setiap informasi maupun potensi gangguan kamtibmas dapat segera disampaikan sehingga dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tambahnya.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Pada kesempatan tersebut, perwakilan komunitas driver ojol menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Ngopi Kamtibmas yang dinilai menjadi sarana efektif untuk menjalin komunikasi dengan jajaran kepolisian. Mereka juga menyampaikan sejumlah masukan terkait penumpang yang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara serta langkah yang harus dilakukan apabila menemukan tindak pidana di jalan agar tidak mengambil tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Sementara itu, perwakilan Pecalang Wirapraja menyatakan komitmennya untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Denpasar.

“Kami siap meningkatkan koordinasi dan bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan lingkungan serta memberikan informasi terkait potensi gangguan kamtibmas yang terjadi di lapangan,” ungkap perwakilan Pecalang Wirapraja.

Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga tercipta kolaborasi yang kuat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca