Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Badung Serahkan LKPD Unaudited 2024 kepada BPK Perwakilan Bali

BALIILU Tayang

:

lkpd badung
SERAHKAN LKPD: Bupati Adi Arnawa menyerahkan LKPD Unaudited Tahun Anggaran 2024 kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali di Aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Rabu (26/3), ditutup sesi foto bersama. (Foto: Hms Badung)

Denpasar, baliilu.com – Bupati Badung Adi Arnawa menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2024 kepada Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali dalam acara Penyerahan LKPD Unaudited Pemerintah Provinsi Kab/Kota se-Bali di Aula Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali, Rabu (26/3). Dalam kesempatan tersebut Bupati Adi Arnawa juga menandatangani Berita Acara Serah Terima LKPD tahun 2024.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPK Perwakilan Provinsi Bali yang tidak pernah berhenti memberikan bimbingan serta tuntunan kepada Pemkab Badung dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah yang betul-betul transparan, akuntabel dan taat azas.

“Melalui laporan keuangan yang baik ini akan dijadikan tolok ukur BPK Perwakilan Provinsi Bali dalam memberikan penilaian yang baik pula dengan harapan Badung bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Provinsi Bali atas hasil pemeriksaan LKPD 2024 ini yang disertai pula dengan meningkatnya kesejahteraan krama Badung,” harapnya.

Kepala BPK Perwakilan Bali Gusti Ngurah Satria Perwira mengatakan sesuai dengan UU Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 56 ayat 1 menyebutkan Kepala Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah selaku Penjabat Pengelola Keuangan Daerah Menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah untuk disampaikan kepada Gubernur dalam rangka memenuhi pertanggungjawaban penggunaan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD). Terhadap LKPD tersebut disampaikan oleh Gubernur, Bupati/Walikota paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Selanjutnya sesuai Pasal 2 ayat 2 UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Atas Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara, dimana BPK diberi tugas untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan pemerintah. Memenuhi amanat Undang-Undang tersebut BPK juga melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah yang telah disampaikan secara resmi kepada BPK selambat-lambatnya 2 bulan setelah laporan diterima BPK wajib menyampaikan Hasil Pemeriksaan kepada DPRD.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Badung Hadiri Rakor Sistem Pencegahan Kriminal dan Kebencanaan Terintegrasi

“Terhadap Pemeriksaan LKPD yang disampaikan pemerintah, BPK akan memberikan opini kewajaran laporan keuangan. Diharapkan opini yang diraih yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang berkualitas, memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan. WTP berkualitas dalam artian tidak lagi terdapat permasalahan yang sering muncul atau berulang, seperti permasalahan penganggaran maupun pengelolaan aset,” jelasnya.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih karena penyerahan LKPD ini bisa dilaksanakan secara serentak antara Pemerintah Provinsi, Kab/Kota kepada BPK Perwakilan Provinsi Bali. “Untuk pertama kali juga Pemerintah Kota menyampaikan LKPD yang sudah berbasis SPBE dengan menyerahkan barcode serta diharapkan ke depan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten bisa menyampaikan LKPD yang sudah berbasis SPBE pula serta tidak menampik BPK pun ke depan mesti menyampaikan hasil pemeriksaan yang sudah berbasis SPBE,” pintanya.

Acara penyerahan LKPD dihadiri oleh Kepala BPK RI Perwakilan Bali I Gusti Ngurah Satria Prawira, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung Wayan Adi Arnawa, Bupati dan Walikota se-Bali, Sekda Kab/Kota se-Bali, Inspektur Luh Suryaniti, Kepala BPKAD IA Istri Yanti Agustini beserta pejabat lingkup BPK Perwakilan Prov. Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA di Istana Élysée

Published

on

By

Presiden Prabowo
PERTEMUAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Paris, Francis, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai sektor prioritas.

Sebelumnya dalam pernyataan pers bersama Presiden Macron, Presiden Prabowo menyebutkan sejumlah isu strategis akan menjadi prioritas pembahasan. Termasuk diantaranya terkait pelaksanaan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA).

“Hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting. Kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia European Union CEPA. Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini,” kata Presiden Prabowo.

Hubungan Indonesia dan Prancis, menurut Presiden Prabowo, saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara. Kepala Negara pun menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepemimpinan Presiden Macron dalam mendorong kemitraan yang makin erat antara kedua negara.

“Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis Berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini. Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menilai bahwa Indonesia dan Prancis memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai isu global dan kawasan. Menurut Presiden Prabowo, hubungan bilateral yang terus berkembang positif tidak terlepas dari dukungan langsung Presiden Macron dalam memperkuat kerja sama kedua negara.

“Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerja sama sains dan teknologi juga sangat baik, di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” lanjutnya.

Baca Juga  Sekda Badung Buka Lomba Ogoh-ogoh di Desa Pecatu

Pertemuan bilateral tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk terus memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua negara dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan kemajuan bersama di tengah dinamika global yang terus berkembang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DWP Buleleng Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Keluarga Melalui Edukasi Alergi Anak

Published

on

By

dwp buleleng
EDUKASI: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng saat menghadirkan edukasi kesehatan mengenal alergi pada anak yang diadakan di Gedung PLUT, Jumat (29/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng menghadirkan edukasi kesehatan mengenal alergi pada anak sebagai upaya meningkatkan pengetahuan para ibu dalam menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan sosialisasi yang diadakan di Gedung PLUT, Jumat (29/5) ini berlangsung interaktif dan mendapat antusias tinggi dari para peserta.

Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi memberikan pemahaman mengenai berbagai gejala alergi yang sering muncul pada anak. Gejala tersebut dapat berupa ruam merah dan gatal pada kulit, bersin serta hidung tersumbat, gangguan pencernaan seperti mual dan diare, hingga reaksi berat berupa anafilaksis yang memerlukan penanganan medis darurat.

“Kami harap melalui kegiatan ini, para anggota DWP Kabupaten Buleleng semakin memahami pentingnya edukasi kesehatan keluarga serta mampu menerapkan langkah pencegahan dan penanganan alergi anak secara tepat demi mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal,” harapnya.

Sementara itu, Narasumber dr. I Gede Kade Dwi Dharma Kayika menjelaskan bahwa alergi pada anak merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya atau disebut alergen. Kondisi ini umumnya dipengaruhi faktor genetik maupun lingkungan sekitar anak.

“Deteksi dini dan mengenali pemicu alergi menjadi langkah penting agar kondisi anak dapat ditangani dengan tepat dan tidak berkembang menjadi lebih serius,” jelas dr. Kade Dwi.

Beberapa jenis alergi yang paling umum terjadi pada anak di antaranya alergi makanan seperti susu sapi, telur, kacang-kacangan, gandum, hingga makanan laut. Selain itu, terdapat dermatitis atopik atau eksim yang ditandai kulit kering, kemerahan, dan gatal, alergi pernapasan akibat debu atau bulu hewan, serta asma alergi yang dapat menyebabkan sesak napas dan mengi.

Baca Juga  Dinas Kebudayaan Badung Gelar Pembukaan Festival Bulan Bahasa Bali VI

Dalam kesempatan itu juga, ia menekankan pentingnya orang tua memahami pola munculnya alergi pada anak dengan mengamati makanan maupun aktivitas yang memicu reaksi alergi. Orang tua dianjurkan berkonsultasi dengan dokter apabila gejala alergi sering muncul atau sulit dikenali penyebabnya.

“Selain pengobatan menggunakan antihistamin sesuai anjuran dokter, menjaga asupan gizi seimbang juga menjadi perhatian penting, khususnya bagi anak yang memiliki alergi makanan tertentu agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi secara optimal,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tiga Pendaki Gunung Batukaru yang Tersesat Berhasil Ditemukan

Published

on

By

pendaki Gunung Batukaru
DITEMUKAN: Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. Ketiganya dilaporkan tersesat pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita ketika hendak turun dari Gunung Batukaru.

Tiga pendaki masing masing Mario Luca WNI asal Karangasem (L/17), Taisiya Chernosvitova, WNA asal Rusia (L/18) dan Nazar Krasnoruski WNA asal Rusia (L/18). Ketiganya merupakan pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di salah satu sekolah internasional di Denpasar.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan yang memimpin jalannya Operasi SAR menerangkan, ketiga pendaki awalnya berangkat pada Kamis pagi, (28/5/2026) sekira pukul 09.00 Wita melalui jalur pendakian Pura Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Ketiganya mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita namun hingga pukul 20.00 Wita pendaki mengalami disorientasi dan tersesat.

“Kemarin salah satu pendaki sempat menghubungi pihak keluarga dan mengatakan dirinya tersesat. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas,” imbuhnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) mengerahkan tujuh orang personel Pos SAR Buleleng dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.

“Tadi pukul 09.00 Wita Tim SAR gabungan mulai melaksanakan pendakian dari Posko Desa Karyasari untuk mencari korban, Pukul 11.00 Wita pendaki berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada koordinat (8°20’39.50″S – 115° 5’2.70″E) di ketinggian 1899 Mdpl,” lanjut Donny.

Ia menambahkan, saat ditemukan ketiga pendaki dalam kondisi stabil, semua pendaki kemudian dievakuasi turun menuju posko.

“Pukul 14.05 Wita ketiga pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju posko Desa Karyasari, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” tutup Donny.

Baca Juga  Dinas Kebudayaan Badung Gelar Pembukaan Festival Bulan Bahasa Bali VI

Operasi pencarian dan pertolongan turut melibatkan unsur SAR gabungan diantaranya, Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, Pemandu Lokal dan Masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca