Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

KPU dan Bawaslu Provinsi Berkolaborasi Jaga Kebersihan Data Pemilih

BALIILU Tayang

:

KPU bali
TERIMA KUNJUNGAN: Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, saat menerima kunjungan Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, di Kantor KPU Bali, Rabu (25/6/2025). (Foto: Hms KPU Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menerima kunjungan Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, di Kantor KPU Bali, Rabu (25/6/2025). Kunjungan tersebut dalam rangka koordinasi terkait perkembangan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di wilayah Bali.

Dalam pertemuan tersebut, Ketut Ariani menanyakan perkembangan terkini proses PDPB serta kontribusi yang dapat diberikan oleh Bawaslu dalam pengawasan data pemilih. Menanggapi hal itu, Lidartawan menjelaskan bahwa proses PDPB di kabupaten/kota turut melibatkan Bawaslu setempat dalam pendampingan dan pengawasan langsung di lapangan. Ia menyoroti sejumlah temuan penting, seperti masih adanya warga yang berstatus meninggal dunia namun tercatat sebagai pemilih aktif.

“Saya senang Bawaslu provinsi datang langsung ke kantor untuk berkoordinasi. Ini menunjukkan komitmen kita bersama menjaga kebersihan data pemilih,” ujarnya.

Ketua KPU Bali juga menekankan bahwa data PDPB tidak hanya penting untuk tahapan Pemilu, tetapi juga akan menjadi rujukan dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak ke depan. Oleh karena itu, akurasi dan pemutakhiran data menjadi prioritas utama, terlebih di masa tanpa tahapan Pemilu dan tanpa beban anggaran besar, yang memberi ruang lebih luas untuk bekerja optimal.

Ketut Ariyani dari Bawaslu Bali menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan kepada jajaran Bawaslu kabupaten/kota agar tetap aktif melakukan penelusuran data meski tanpa akses langsung ke data dari KPU.

“Kami justru akan lebih terlihat bekerja dalam kondisi seperti ini karena dapat menjalin koordinasi langsung dengan stakeholder di lapangan seperti kantor desa dan dinas sosial,” ujarnya.

Menutup pertemuan, KPU Bali menyampaikan bahwa data PDPB akan dipadankan dengan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), termasuk data turunan dari BPJS, dan berencana mengundang Bawaslu dalam rapat virtual bersama kabupaten/kota pada Senin mendatang untuk membahas persiapan pleno PDPB. (gs/bi)

Baca Juga  Pastikan Kualitas Data Pemilih Terus Meningkat, KPU Bali Gelar Rakor Penyusunan PDPB

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dua WNA Terjebak Air Pasang di Pantai Padang-Padang Berhasil Diselamatkan

Published

on

By

wna padang padang
PENYELAMATAN: Tim SAR gabungan berupaya mencari dan menyelamatkan dua orang warga negara asing (WNA) yang terjebak di kawasan Pantai Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, akibat air laut pasang, Sabtu (30/5/2026). (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Tim SAR gabungan berupaya mencari dan menyelamatkan dua orang warga negara asing (WNA) yang terjebak di kawasan Pantai Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, akibat air laut pasang, Sabtu (30/5/2026). Mulanya mereka menyusuri sepanjang pantai sekitar pukul 17.00 Wita, namun, tak disadari kondisi air laut mulai mengalami pasang. Semakin malam, air laut bertambah tinggi hingga menutup jalur yang sebelumnya dilalui. Keduanya terjebak dan tidak dapat kembali ke posisi semula.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Sabtu malam pukul 21.20 Wita dari pelapor bernama Wedi. Diketahui keduanya merupakan warga negara asal Rusia dengan identitas atas nama Shumskikh Ariadna Anatolievna (22/laki-laki) dan Kristia Kirill Eduardovich (23/perempuan).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan Balawista dan Polsek Kuta Selatan. Selanjutnya pada pukul 21.30 Wita, sebanyak 7 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Mereka tiba di Pantai Padang-Padang pada pukul 22.05 Wita dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait yang berada di lokasi. Berdasarkan koordinat yang dikirimkan, tim SAR gabungan bergerak menuju titik tersebut untuk melakukan pencarian dan penilaian kondisi medan.

Kurang lebih satu jam berselang, lokasi keberadaan kedua korban berhasil ditemukan. Namun, proses evakuasi belum dapat dilaksanakan karena tidak terdapat akses aman menuju posisi korban. Medan berupa tebing yang curam dan tajam, ditambah kondisi minim penerangan pada malam hari, menjadi kendala utama dalam upaya penyelamatan.

Untuk sementara waktu, kedua korban tetap berada dalam pengawasan tim SAR gabungan sambil menunggu kondisi yang lebih memungkinkan untuk dilakukan evakuasi. Berdasarkan perkiraan pasang surut dari BMKG, air laut diperkirakan mulai surut sekitar pukul 03.00 Wita.

Baca Juga  Dengan Konsep ‘’Ngelawar Bareng’’, KPU Bali Sambut Pemilu 2024 yang Sejahterakan Masyarakat

Tim SAR Gabungan telah berhasil mengetahui posisi kedua korban dan terus melakukan pemantauan secara intensif, keselamatan korban menjadi prioritas, akan tetapi tetap memperhatikan keamanan tim SAR. Terpantau korban berada di lokasi yang aman jauh dari jangkauan air laut dan masih bisa berkomunikasi.

Meskipun beresiko dengan kendala yang ada, tim SAR gabungan tetap berupaya mencari celah untuk bisa menjangkau korban. Usai berjibaku menyisir medan yang ekstrim, akhirnya keduanya dapat diselamatkan dengan menggunakan teknik evakuasi di ketinggian. Langkah awal menurunkan 1 personel menggunakan tali dan satu persatu korban dibawa naik.

“Berdasarkan pertimbangan dilapangan, mempertimbangkan keselamatan tim dan keselamatan korban, sekitar pukul dua dini hari korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan selamat,” ungkap Wahyu, selalu koordinator lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Selama berlangsungnya operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (7 personel), Polairud Polresta Denpasar (3 personel), Balawista (2 personel), serta dibantu rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Harap Tahun Depan Jangkauan BBTF Lebih Luas

Published

on

By

bbtf 2026
PENUTUPAN BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri penutupan BBTF 2026 di Hotel Westin Nusa Dua, Badung pada Sabtu (30/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, mengapresiasi penyelenggaraan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 yang dinilainya semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia. Dalam konferensi pers penutupan BBTF 2026 di Hotel Westin Nusa Dua, Badung pada Sabtu (30/5), Gubernur Koster berharap cakupan dan jangkauan BBTF pada tahun mendatang dapat diperluas sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi Bali dan Indonesia.

“Sebagai Gubernur Bali, saya mengucapkan terima kasih kepada ASITA yang telah menyelenggarakan BBTF dengan sangat baik, serta kepada The Westin Resort Nusa Dua yang telah menyediakan tempat penyelenggaraan. Ke depan saya mendorong agar BBTF memiliki cakupan yang lebih besar lagi. Apa yang masih kurang tahun ini agar dievaluasi dan diperbaiki untuk penyelenggaraan tahun 2027. Pemerintah Provinsi Bali siap memberikan dukungan penuh,” ujar Koster.

Menurutnya, keberhasilan BBTF menjadi sangat penting mengingat kontribusi Bali terhadap sektor pariwisata nasional yang terus menunjukkan tren positif. Ia memaparkan bahwa sebelum pandemi Covid-19, Bali menerima sekitar 6,2 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019. Setelah mengalami keterpurukan akibat pandemi hingga tahun 2022, jumlah kunjungan wisatawan asing pada tahun 2025 melonjak menjadi 7,05 juta orang melalui jalur udara, tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Bali.

“Jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2025 mencapai 15,3 juta orang. Dari jumlah itu, Bali menyumbang sekitar 45 persen. Ini menunjukkan betapa besar peran Bali dalam industri pariwisata nasional,” katanya.

Tak hanya dari sisi kunjungan, kontribusi ekonomi Bali juga sangat signifikan. Koster menjelaskan, devisa pariwisata yang dihasilkan wisatawan mancanegara di Bali mencapai lebih dari Rp 17 triliun, dengan total perputaran ekonomi sekitar Rp176 triliun. Angka tersebut berkontribusi sekitar 55 persen dari total perputaran ekonomi pariwisata nasional yang mencapai Rp 320 triliun.

Baca Juga  Paslon Koster-Giri dan Mulia-PAS Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Bali Mandara

“Pulau Bali yang kecil ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Indonesia. Angka-angka ini konkret dan menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi lokomotif pariwisata nasional,” tegasnya.

Menanggapi berbagai isu yang kerap menjadi perhatian wisatawan, Koster memastikan Pemerintah Provinsi Bali terus bekerja menyelesaikan persoalan mendasar seperti sampah, kemacetan, dan ketahanan energi. Ia mengungkapkan bahwa program pengolahan sampah menjadi energi listrik akan mulai berjalan pada 8 Juli 2026, sementara proyek penanganan sampah regional Denpasar dan Badung ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

“Target kami Bali menjadi bersih dari masalah sampah. Ini menjadi prioritas karena kebersihan adalah fondasi utama pariwisata berkualitas,” ujarnya.

Untuk mengatasi kemacetan, Pemprov Bali juga tengah mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur strategis, khususnya di kawasan Badung, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan DPR RI. Di bidang energi, Bali juga tengah diarahkan menjadi daerah mandiri energi berbasis energi bersih dan ramah lingkungan.

“Kami ingin Bali mandiri energi. Ke depan tidak ada lagi ketergantungan pada energi berbahan bakar fosil maupun pasokan dari luar Bali. Kebutuhan masyarakat dan wisatawan harus dapat dipenuhi dengan energi bersih yang berkelanjutan,” katanya.

Gubernur Koster juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas dan martabat pariwisata Bali melalui penegakan aturan terhadap wisatawan asing yang melanggar ketentuan. Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan panduan do and don’t bagi wisatawan asing serta menjalankan Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur tentang Pariwisata Budaya Bali.

“Kami menertibkan wisatawan yang melanggar aturan, termasuk melakukan deportasi bila diperlukan. Pariwisata Bali harus berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat. Pariwisata tidak boleh menurunkan harkat dan martabat bangsa,” tegasnya.

Terkait isu global yang sempat dikhawatirkan berdampak terhadap kunjungan wisatawan ke Bali, termasuk konflik di Timur Tengah, Koster menyampaikan bahwa data menunjukkan kondisi pariwisata Bali masih sangat baik. Dari Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hanya mengalami penurunan tipis sebesar 0,23 persen, sementara pada periode 1 hingga 27 Mei tercatat turun sekitar 7 persen.

Baca Juga  KPU Bali Ditunjuk Sebagai Pilot Project Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Namun demikian, indikator ekonomi pariwisata justru menunjukkan peningkatan. Pendapatan Pajak Hotel dan Restoran hingga Mei 2026 mencapai sekitar Rp 2,89 triliun, meningkat sekitar Rp 300 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp 2,6 triliun.

“Artinya dampaknya tidak signifikan terhadap sektor pariwisata Bali. Aktivitas ekonomi dan tingkat hunian hotel masih menunjukkan kinerja yang positif,” jelasnya.

Untuk meningkatkan lama tinggal (long stay) wisatawan di Bali, Koster mengaku akan segera berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan guna mendorong pembukaan dan penambahan rute penerbangan internasional langsung ke Bali. Selain itu, sinergi paket wisata antara Bali dan wilayah Nusa Tenggara juga akan diperkuat.

“Ada beberapa negara yang ingin menambah penerbangan langsung ke Bali seperti Rusia, Tiongkok, dan Australia. Ini perlu kita dorong karena akan meningkatkan aksesibilitas dan jumlah wisatawan yang datang ke Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Achris Arwani menegaskan bahwa sektor pariwisata akan tetap menjadi penggerak utama berbagai sektor ekonomi lainnya. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu menjaga dan memperkuat pariwisata Bali agar semakin berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Bima Agung, menyampaikan bahwa kehadiran Jakarta dalam BBTF 2026 tidak hanya sebagai co-host Pavilion Jakarta, tetapi juga membawa 15 seller untuk memperluas promosi destinasi dan produk wisata ibu kota.

BBTF 2026 sendiri diikuti oleh 407 buyer dari 44 negara dan 286 seller dari berbagai daerah di Indonesia. Capaian tersebut semakin mengukuhkan BBTF sebagai salah satu ajang business-to-business pariwisata terbesar di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra mengungkapkan bahwa keberhasilan BBTF 2026 akan dilanjutkan tahun 2027 mendatang, dengan menggandeng dua provinsi lainnya di Indonesia Timur yaitu NTB dan NTT. “Mungkin nanti akan menjadi Bali and Nusra Travel Fair, kita masih akan memikirkan itu,” ungkapnya.

Baca Juga  Pererat Hubungan Antarlembaga, KPU Bali Gelar Gowes

Sementara tahun depan BBTF rencanaya akan digelar pada 9-11 Juni 2027.

“Kami sangat bangga dengan perolehan BBTF tahun 2026 yang mencatat transaksi sebesar 6,9 triliun rupiah. Kami harap keberhasilan ini bisa lebih baik lagi di tahun 2027,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 2.500 Umat Ikuti Perayaan Waisak di Vihara Buddha Sakyamuni

Sekda Eddy Mulya: Jadi Ruang Pembelajaran Welas Asih hingga Kebersamaan

Loading

Published

on

By

waisak denpasar
PERAYAAN WAISAK: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gde Wibawa, dan Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, beserta Perwakilan dari Forkopimda dan FKUB Kota Denpasar saat menghadiri Perayaan Waisak di Vihara Buddha Sakyamuni, Denpasar, Minggu (31/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Sebanyak 2.500 lebih umat dan pengunjung mengikuti Perayaan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 di Vihara Buddha Sakyamuni, Denpasar, Minggu (31/5). Perayaan yang mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri” ini tidak hanya menjadi momentum pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran nilai-nilai welas asih, kebajikan, dan kebersamaan bagi masyarakat luas.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gde Wibawa, tampak pula Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, beserta Perwakilan dari Forkopimda dan FKUB Kota Denpasar.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat membacakan sambutan Walikota Denpasar menyampaikan selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE kepada seluruh Umat Buddha. Dimana, perayaan suci ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai cinta kasih, kebijaksanaan, toleransi, serta semangat hidup harmonis di tengah keberagaman masyarakat kita, khususnya di Kota Denpasar dengan spirit Kota Denpasar Vasudhaiva Khutumbakam.

“Mari menjaga perdamaian dan keharmonisan dengan nilai-nilai luhur untuk memperkuat persatuan dan kerukunan di Kota Denpasar yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Sementara Ketua Yayasan Vihara Buddha Sakyamuni, Romo Oscar Naib Wanouw ditemui pada sela-sela perayaan mengatakan, perayaan ini menjadi momen sakral bagi umat Buddha untuk memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Buddha Gautama, yakni kelahiran, pencapaian Penerangan Sempurna, dan Parinibbana.

Dikatakannya, tema Waisak tahun ini mengajak umat Buddha untuk tidak hanya memperdalam praktik spiritual, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

“Tema tersebut mendorong umat mengimplementasikan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menghadirkan dampak positif bagi lingkungan, bangsa, dan sesama,” katanya. (eka/bi)

Baca Juga  Dari Media Gathering Jurnalis Pemilu, KPU Bali Ungkap Temuan Data Pemilih

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca