Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Terobosan Baru Pegadaian: Emas Fisik Kini Bisa Langsung Jadi Tabungan Emas

BALIILU Tayang

:

pegadaian
Banner Pegadaian Program Setor Fisik Emas. (Foto: Hms Pegadaian)

Jakarta, baliilu.com – Bagi yang akrab dengan dunia investasi, tentu sudah tidak asing dengan Tabungan Emas. Salah satu produk investasi dari Pegadaian ini sudah lama menjadi pilihan cerdas masyarakat untuk berinvestasi emas secara praktis dan mudah dipantau melalui aplikasi digital. Tidak berhenti berinovasi, Pegadaian kembali membuat terobosan baru, dengan menghadirkan fitur Setor Fisik Emas.

Fitur ini memungkinkan masyarakat yang selama ini menyimpan emas batangan fisik untuk mengubahnya menjadi saldo Tabungan Emas. Tentu cara ini jauh lebih praktis, mudah diakses, aman dan nyaman tanpa harus khawatir menyimpan emas di rumah. Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran fitur baru yang semakin menyempurnakan ekosistem Layanan Bank Emas Pegadaian, saat terjun langsung menguji coba fitur tersebut di Pegadaian Cabang Salemba, Jakarta, pada Rabu (25/6).

“Dengan hadirnya layanan Setor Fisik Emas, saya pribadi merasa sangat bersyukur, sekaligus bangga. Ini bukan lagi sekadar mimpi. Ini adalah langkah nyata bagi Pegadaian, dan hari ini kita membuktikan bahwa Pegadaian kembali menjadi pionir, menjadi pemilik sistem yang kuat dan terintegrasi untuk ekosistem Bank Emas di Indonesia. Harapannya, dengan kehadiran fitur ini kami bisa memfasilitasi masyarakat untuk menyimpan emas secara aman, rapi, dan terdata melalui sistem keuangan digital, serta turut memperkuat sistem ekonomi Indonesia secara keseluruhan,” ujar Damar.

Masyarakat dapat mencoba fitur ini dengan mudah, hanya dengan membawa emas batangan dan KTP ke outlet Pegadaian yang melayani Setor Fisik Emas. Emas batangan tersebut akan melalui proses verifikasi, dan gramasinya akan langsung menjadi bentuk saldo Tabungan Emas. Namun masyarakat perlu memastikan bahwa emas yang dibawa adalah emas batangan bermerek Galeri 24, Antam, UBS, atau Lotus Archi, dengan berat minimal 0,5 gram dan maksimal 1 kilogram, serta tentunya harus sudah memiliki rekening Tabungan Emas aktif.

Baca Juga  Jelang Mudik Lebaran, PT Pegadaian Kanwil Bali Nusra Hadirkan Gadai Bebas Bunga untuk Masyarakat

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah menyampaikan bahwa terobosan Pegadaian ini merupakan opsi cerdas bagi masyarakat agar investasi emas yang dimiliki lebih mudah dipantau, aman, bahkan dapat menghasilkan keuntungan tambahan.

“Jadi, jika menyetor 5 gram emas, saldo Tabungan Emasnya akan bertambah 5 gram. Semua bisa dipantau real-time melalui aplikasi Pegadaian Digital, sehingga ini menjadi cara mudah untuk mengamankan investasi emas. Jika sedang butuh uang tunai, bisa memanfaatkan fitur Gadai Tabungan Emas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanpa harus membawa emas fisik ke outlet, dan uang pinjaman gadainya bisa langsung ditransfer ke nomor rekening, kemudian saat ditebus, saldo emasnya akan kembali lagi. Bahkan ini juga dapat menjadi investasi yang produktif, dimana masyarakat dapat memanfaatkan saldo Tabungan Emas yang dimiliki menjadi Deposito Emas, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan keuntungan berinvestasi dari gain harga emas yang terus meningkat, namun juga dari imbal hasil yang didapatkan dari deposito,” ungkap Elvi.

Setor Fisik Emas saat ini dapat dilayani secara terbatas di 13 outlet Pegadaian yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Balikpapan, diantaranya Kantor Cabang Salemba, Pasar Senen, Bekasi Utama, Karawang, Kota Wisata, Tangerang, Serang, Mall Ambassador, Cilandak, Kebayoran Baru, Tanjung Priok, Cengkareng, serta Kantor Cabang Balikpapan.

Pemimpin Wilayah Kanwil VII Bali Nusra Bapak Arief Rinardi Sunardi, pada kesempatannya menyampaikan bahwa fitur ini akan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.

“Fitur Setor Fisik Emas ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Fitur ini memberikan keamanan aset kepada nasabah, kemudahan berinvestasi, serta fleksibilitas dalam pemanfaatan emas. Nasabah tidak perlu lagi mengantri ke Outlet Pegadaian untuk bertransaksi Gadai, tetapi hanya dengan Aplikasi Pegadaian Digital, proses gadai bisa langsung dimana saja. Emas yang di setor, langsung ditambahkan ke Saldo Tabungan Emas, sehingga kedepannya akan lebih mudah untuk dimanfaatkan. Walaupun untuk sekarang Fitur Setor Emas Fisik hanya bisa dilayani di Jabodetabek dan Balikpapan, semoga layanan ini segera hadir di Outlet Pegadaian di Bali, NTB, dan NTT. Untuk updatenya, akan kami sampaikan kepada masyarakat,” ucap Arief.

Baca Juga  PT Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra Gercep, Serahkan 600 Paket Sembako kepada Korban Banjir di Bali

Sebagai perusahaan jasa keuangan yang dekat dengan masyarakat, Pegadaian berkomitmen memberikan beragam solusi finansial yang bermanfaat. Pegadaian akan terus berupaya aktif mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan sejak dini, serta menjaga tata kelola yang rapi dan transparan sesuai arahan Danantara, demi masa depan yang lebih baik dan mewujudkan visi Indonesia Emas.

Tentang Pegadaian

PT Pegadaian didirikan di kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901.  Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian juga memiliki ragam produk dan layanan seperti investasi berbasis emas yang dapat dimiliki oleh masyarakat dengan cara yang mudah, diantaranya Tabungan Emas, Cicil Emas dan Arisan Emas. Sementara untuk produk pembiayaan, Pegadaian menyediakan produk pembiayaan Haji dan Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan hingga KUR Syariah. Tergabung dalam Holding Ultra Mikro pada 2021, Pegadaian bersama BRI dan PNM berkomitmen dalam mendukung UMKM untuk naik kelas.

Pegadaian juga merupakan lembaga pembiayaan sosial yang berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan inklusif. Dengan berbagai inovasi layanan dan program sosial, Pegadaian terus berupaya menciptakan dampak positif bagi komunitas dan masyarakat secara luas.

Pada Desember 2024, Pegadaian resmi menjadi pelopor Layanan Bank Emas dengan mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion PT Pegadaian. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.

Setelah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025 lalu, kini Pegadaian berhasil membukukan lebih dari 1 ton transaksi Deposito Emas, yang semakin membuktikan kinerja Pegadaian sebagai Bank Emas terpercaya.

Baca Juga  Pegadaian Resmi Luncurkan Super Apps ‘Tring!’: Integrasikan Seluruh Ekosistem Emas dan Keuangan Digital dalam Satu Genggaman

Produk dan layanan Pegadaian dapat diakses baik secara konvensional maupun digital melalui aplikasi Pegadaian Digital yang dapat diunduh melalui AppStore maupun PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Baca Juga  Pegadaian Resmi Luncurkan Super Apps ‘Tring!’: Integrasikan Seluruh Ekosistem Emas dan Keuangan Digital dalam Satu Genggaman

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Baca Juga  PT Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra Gercep, Serahkan 600 Paket Sembako kepada Korban Banjir di Bali

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Tiga Komoditas, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
PANEN RAYA: Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya serentak yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen tiga komoditas strategis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, serta padi oleh TNI Angkatan Darat.

Setibanya di lokasi, Kepala Negara meninjau insinerator atau alat pembakar sampah, serta melihat berbagai hasil dan inisiatif hilirisasi yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus memperkuat industri nasional. Kedatangan Kepala Negara disambut dengan pertunjukan Tari Beskalan Putri, sebelum kemudian meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI di bidang ketahanan pangan.

Presiden Prabowo kemudian menyaksikan secara langsung proses panen raya tebu yang dilaksanakan di Lanud Abdulrachman Saleh. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak yang dilaksanakan secara nasional sebagai wujud kolaborasi TNI dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa panen raya serentak tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terpadu oleh seluruh matra TNI.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu, TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi,” ujar Panglima TNI.

Secara khusus, Panglima TNI menjelaskan bahwa panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh mencakup lahan seluas 800,5 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 72.045 ton.

Baca Juga  PT Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra Gercep, Serahkan 600 Paket Sembako kepada Korban Banjir di Bali

“Luas siap panen mencapai 800,5 hektare dengan estimasi hasil 72.045 ton dengan nilai diterima pabrik rata-rata Rp720 ribu per ton. Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol, industri ataupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” lanjutnya.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Menurut Kepala Negara, kegiatan tersebut mencerminkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Panen Raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Kepala Negara menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca