Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkab Badung Realisasikan Bonus Atlet dan Pelatih Porprov Bali XVI Tahun 2025

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Semangat Tim Porprov Badung

Loading

BALIILU Tayang

:

PENYERAHAN BONUS: Bupati Wayan Adi Arnawa saat acara penyerahan bonus atlet dan pelatih Porprov Bali XVI Tahun 2025 di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (3/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi gemilang dan perjuangan luar biasa Tim Porprov Badung yang berhasil mengharumkan nama daerah sekaligus menorehkan sejarah baru dalam dunia olahraga daerah. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Adi Arnawa saat Penyerahan Bonus Atlet dan Pelatih Porprov Bali XVI Tahun 2025 di Ruang Kertha Gosana dan Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (3/11).

Pemkab Badung merealisasikan bonus sebesar Rp. 42,64 miliar kepada para atlet, pelatih, dan official kontingen Badung yang sukses mempertahankan gelar juara umum untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut. Penyerahan bonus secara simbolis diberikan kepada perwakilan atlet Badung yang meraih medali terbanyak yaitu Cabor Billiard meraih 4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu dengan bonus Rp 345 juta serta Cabor Catur meraih 5 emas, 1 perak dengan mendapatkan bonus Rp 285 juta.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Badung yang diwakili oleh Ketua Komisi IV DPRD, Nyoman Graha Wicaksana, Kepala OPD lingkup Pemkab Badung, Ketua KONI Kabupaten Badung I Made Nariana beserta jajaran serta para pelatih, official, dan atlet peraih medali.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan olahraga Badung atas prestasi luar biasa pada Porprov Bali XVI Tahun 2025 yang digelar 9–17 September lalu. Badung berhasil mengoleksi 191 medali emas, 130 medali perak, dan 148 medali perunggu, dengan total 469 medali, sekaligus meneguhkan predikat Badung sebagai “Juara Abadi” di tingkat Provinsi Bali.

“Prestasi hebat ini adalah hasil sinergi luar biasa antara pemerintah daerah, KONI, para pelatih, dukungan orang tua, dan yang paling utama, semangat pantang menyerah para atlet. Kalian telah membuktikan bahwa Badung adalah benteng olahraga terkuat di Bali,” tegas Bupati Adi Arnawa.

Baca Juga  Ketum KONI Gianyar Target 82 Emas Porprov Bali 2025

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pemberian bonus ini merupakan wujud nyata komitmen dan keberpihakan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap kemajuan dunia olahraga. Adapun peraih medali emas memperoleh penghargaan sebesar Rp. 80 juta per medali, sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas perjuangan mereka mengharumkan nama daerah.

“Bonus ini jangan dianggap sebagai akhir dari perjuangan, tetapi jadikan sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras. Tantangan sesungguhnya menunggu di ajang nasional dan internasional. Teruslah kibarkan panji Badung dengan semangat juang dan disiplin tinggi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arah kebijakan strategis Pemkab Badung untuk menjaga keberlanjutan prestasi olahraga daerah. Ditambahkan bahwa pembangunan sport center akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari pembebasan lahan dan penyusunan desain, untuk kemudian diarahkan menjadi pusat kegiatan olahraga yang tidak hanya membina prestasi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism di Bali.

“Saya ingin ini menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti, yaitu pembangunan Sport Center Terpadu di Kabupaten Badung sebagai pusat pembinaan dan pengembangan atlet berstandar modern, Revitalisasi Venue Olahraga yang representatif dan berstandar nasional, baik untuk kegiatan indoor maupun outdoor. Pembangunan Kantor Sekretariat KONI Kabupaten Badung yang representatif guna menunjang tata kelola organisasi olahraga yang profesional dan sistem pembinaan atlet yang lebih optimal. Sebagai pembina olahraga Badung, saya berkomitmen penuh mendukung setiap langkah pembinaan dan pengembangan atlet lokal. Bukan hanya mengejar juara umum, tetapi membangun sistem pembinaan berkelanjutan agar prestasi lahir dari kerja keras dan dedikasi anak-anak Badung sendiri,” ucap Adi Arnawa.

Di akhir sambutan, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan jajaran KONI Kabupaten Badung atas perjuangan yang telah mengharumkan nama daerah. “Kalian adalah kebanggaan kita semua. Jadilah teladan bagi generasi muda bahwa dengan kerja keras, integritas, dan semangat tulus ikhlas, tidak ada yang mustahil untuk diraih. Komitmen Pemkab Badung untuk selalu hadir dan berpihak pada kemajuan olahraga, serta mendorong lahirnya generasi atlet berkarakter dan berdaya saing nasional,” pungkasnya.

Baca Juga  Kabupaten Badung Terima Api Obor Porprov Bali XVI 2025

Sementara itu, Ketua Kontingen Porprov Bali Kab. Badung I Made Sutama melaporkan bahwa kontingen Porprov XVI Kabupaten Badung telah mendominasi Juara Umum 10 kali berturut-turut. Jumlah kontingen Badung sebanyak 1.334 orang, terdiri dari  917 atlet yang berlaga serta 417 pendamping dan official dengan perolehan medali sebanyak 469 medali dengan rincian 191 medali emas, 130 medali perak dan 148 medali perunggu.

“Pencapaian tersebut menempatkan Badung sebagai benteng terkuat di Provinsi Bali sekaligus menentukan sebagai juara abadi. Keberhasilan yang diperoleh merupakan buah dari sinergi luar biasa dengan bonus yang diserahkan merupakan wujud komitmen dan apresiasi bapak Bupati Badung serta bukti perjuangan atlet yang tidak sia-sia,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, PHDI dan Bakesbangpol Denpasar Bagikan 300 Paket Daging Babi kepada Masyarakat

Published

on

By

phdi denpasar
BAGIKAN DAGING BABI: Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat membagikan daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Jelang hari Raya Galungan dan Kuningan, Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), membagikan 300 paket daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6).

Hadir saat itu, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, dan pihak terkait lainnya.

Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka mengatakan, kegiatan pembagian daging babi ini diharapkan akan dapat memberikan kemanfaatan bagi umat yang akan merayakan hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Tentu harapannya ini akan membawa kemanfaatan bagi umat yang akan menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, menyampaikan, program ini merupakan implementasi dari spirit Vasudhaiva Kutumbhakam yang bermakna kita semua bersaudara atau menyama braya.

Sehingga diharapkan mampu menghadirkan semangat sagilik, saguluk, salunglung subayantaka dalam menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan di tengah masyarakat.

“Pembagian daging babi ini juga merupakan salah satu implementasi dari semangat Vasudhaiva Kutumbhakam,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Giri Prasta Lepas Atlet Badung untuk Kontingen Bali ke PON Papua
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Percepatan Penguatan Aksesibilitas Transportasi Keluar Masuk Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

aksesibilitas Bandara Ngurah Rai
FGD: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung dan mendorong percepatan upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, penguatan aksesibilitas merupakan kebutuhan mendesak mengingat strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama masuk ke Pulau Dewata.

Dukungan Gubernur Wayan Koster disampaikan dalam arahan saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6).

Mengawali paparannya, Gubernur Koster menyambut baik pelaksanaan FGD sebagai bagian penting dari upaya penguatan aksesibilitas transportasi kaluar masuk bandara. Ia berpendapat, penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara menjadi perhatian urgen karena berkaitan dengan isu kemacetan. Jika tidak diantisipasi, ia khawatir persoalan ini dapat mempengaruhi citra pariwisata Bali.

Selanjutnya, Gubernur Koster memberi gambaran tentang strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai dalam pembangunan bidang kepariwisataan.

“Pada tahun 2025, wisatawan manca negara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih,” urainya.

Mencermati data tersebut, menurutnya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara dan kawasan sekitarnya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Ia berharap, FGD menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam upaya mengantisipasi kemacetan keluar masuk bandara dan kawasan sekitar khususnya Badung dan Denpasar.

“Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan,” pintanya.

Ia berharap, seluruh komponen mendukung upaya ini agar segera bisa dikerjakan. Jika tidak ada hal yang sangat krusial, ia berharap FGD kali ini menghasilkan hal yang konkrit agar bisa segera dikerjakan. Masih dalam arahannya, Gubernur Bali dua periode ini juga menyinggung rencana perluasan parkir dan terminal. Ia berharap, pihak pengelola bandara segera merealiasikan rencana tersebut.

Baca Juga  Bupati Kembang Nyalakan Api Semangat Atlet Menuju Porprov Bali XVI

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT. Angkasa Pura Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, kegiatan kali ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan FGD tahun lalu. Ia menyampaikan, kegiatan kali ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai komponen sehingga menghasilkan kajian yang lebih komprehensif. Menurutnya, upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara membutuhkan pendekatan integrasi, bertahap dan kolaboratif. FGD diisi penyampaian kajian dari akademisi Universitas Udayana Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya yang mendapat masukan dari sejumlah pihak untuk penyempurnaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Minta Uji Coba Penambahan Trip 3 Kali per-Hari, Tindaklanjuti Persetujuan Lintas Pelayaran Padangbai-Nusa Penida

Published

on

By

pengiriman barang nusa penida
PIMPIN RAPAT: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama usai memimpin rapat tindak lanjut persetujuan lintas pelayaran Padangbai - Nusa Penida, di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (15/6). (Foto: Hms Pemprov Bali)  

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster meminta kepada Bupati Klungkung agar dilakukan penyamaan harga pangan, antara di wilayah daratan dan juga Nusa Penida Kabupaten Klungkung.

Menindaklanjuti perbedaan harga akibat pengiriman barang atau kebutuhan bahan pokok makanan, Gubernur Wayan Koster meminta kepada instansi terkait khususnya Bupati Klungkung dan jajaran terkaitnya untuk meningkatkan jumlah pengiriman barang untuk lebih sering.

Koster sampaikan hal ini saat memimpin rapat tindak lanjut persetujuan lintas pelayaran Padangbai – Nusa Penida, di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (15/6).

Untuk menindaklanjuti perbedaan harga dan keterbatasan trip pengiriman barang atau kebutuhan bahan makanan pokok ke Nusa Penida, Gubernur Bali meminta kepada Dinas Perhubungan dan Bupati Klungkung untuk melakukan uji coba penambahan trip, dari dua (2) kali menjadi tiga (3) kali per harinya.

“Jika penambahan trip ini berhasil dilakukan, maka ke depan perbedaan harga antara Klungkung daratan dengan Nusa Penida tidak akan terjadi lagi, karena pasokan lancar dan stoknya juga menjadi aman, sekalipun akan terjadi penambahan subsidi dari dua (2) kali sebesar 1,4 M menjadi tiga (3) kali sebesar 2,1 M,” tegas Gubernur Koster.

Ditambahkannya lagi, dengan pola layanan perintis, pengiriman barang terutama bahan kebutuhan pokok ke Nusa penida harusnya bisa dilakukan 3 – 4 kali sehari.

Bupati Klungkung, I Made Satria menyampaikan selama ini perbedaan harga antara Klungkung daratan dengan Nusa Penida terjadi akibat kelangkaan stok, selain itu juga terjadi antrean barang akibat trip pengiriman yang terbatas. Sehingga perlu dilakukan regulasi baru yang menetapkan adanya penambahan pengiriman barang untuk lebih sering dilakukan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta memaparkan bahwa hasil kajian oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali dengan berdasarkan data load factor dan tarif yang berlaku menunjukkan layanan operasional kapal di lintasan Padangbai – Nusa Penida pada saat ini belum layak dikomersialkan secara langsung.

Baca Juga  Bupati Kembang Nyalakan Api Semangat Atlet Menuju Porprov Bali XVI

Selain itu juga terdapat penegasan Direktur Sarana Prasarana ASDP Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, tidak diperbolehkan adanya dua jenis layanan (perintis dan komersil) dalam 1 (satu) lintasan pelayaran.

Selanjutnya pengoperasian layanan komersial pada lintasan pelayaran Padangbai Nusa Penida tidak dapat dilakukan tanpa mencabut subsidi layanan existing KMP Nusa Jaya Abadi.

Komersialisasi secara langsung memiliki potensi risiko, seperti layanan kapal swasta dihentikan karena tidak menguntungkan dan lonjakan harga barang, serta proses komersialisasi disarankan melalui proses transisi melalui mekanisme kenaikan tarif secara bertahap guna menurunkan subsidi kapal KMP. Nusa Jaya Abadi tanpa menimbulkan gejolak masyarakat akibat kenaikan harga barang yang signifikan serta memberi waktu Pemerintah Kabupaten Klungkung mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan.

Untuk itu sebagai langkah tindak lanjut, perlu dilakukan penyesuaian tarif, dimana Pemerintah Kabupaten Klungkung melakukan review terhadap tarif existing dan mengusulkan tarif baru dengan mempertimbangkan masukan masyarakat pengguna. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali melakukan revisi terhadap Pergub tentang tarif.

Selain itu juga perlu dilakukan evaluasi layanan dimana pemerintah provinsi Bali dan pemerintah kabupaten Klungkung melakukan monitoring dan evaluasi kinerja layanan setelah pemberlakuan tarif baru selama 6 bulan, serta apabila load factor konsisten di atas 60% dan pendapatan melebih biaya (laba positif) akan dilakukan proses komersialisasi.

Selanjutnya komersialisasi dilakukan dengan cara melakukan pembentukan badan usaha/ kerja sama untuk mengoperasikan KMP Nusa Jaya Abadi, pencabutan subsidi dan penetapan Lintas Komersial dan Penambahan armada. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca