Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Apresiasi Penyelenggaraan Kejurnas Barongsai 2025 di Kota Denpasar

Harapkan Ajang Ini Jadi Tolak Ukur Program Pembinaan Olahraga Barongsai

Loading

BALIILU Tayang

:

Kejuaraan Nasional Barongsai
KEJURNAS BARONGSAI: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dalam kegiatan pembukaan Kejurnas Barongsai Tahun 2025 yang diselenggarakan Hotel Prime Plaza Sanur, Sabtu (22/11). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kejuaraan Nasional Barongsai Tahun 2025 digelar di Kota Denpasar. Setidaknya 600 orang atlet yang berasal dari 18 Provinsi turut berpartisipasi pada kejuaraan yang digelar pada 22-24 November tersebut.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara yang hadir bersama Gubernur Bali I Wayan Koster pada seremonial pembukaan kejuaraan ini yang digelar di kawasan Hotel Prime Plaza Sanur, Sabtu (22/11), menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini. Pihaknya juga merasa terhormat dan bangga Kota Denpasar dijadikan tuan rumah penyelenggaraan kompetisi ini.

“Kota Denpasar utamanya kawasan Sanur merasa sangat terhormat dan bangga atas ditunjuknya sebagai tuan rumah Kejurnas Barongsai Tahun 2025,” ungkap Walikota Jaya Negara.

Lebih lanjut, Walikota Jaya Negara juga berharap Kejurnas ini dapat dijadikan sebagai tolak ukur program pembinaan peningkatan prestasi olahraga Barongsai. Pihaknya pun meyakini ajang ini akan melahirkan deretan atlet-atlet yang berprestasi, baik skala nasional maupun internasional.

“Saya meyakini dengan intensitas latihan dan seringnya diadakan kejuaraan seperti ini akan terlahir atlet-atlet yang berprestasi baik nasional maupun internasional,” ujar Walikota Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua Pengprov Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Bali Andra Jaya bersama Ketua Panita I Dewa Gede Ary Wirawan menjelaskan, kejuaraan ini sendiri mempertandingkan 12 nomor bergengsi, yang terdiri dari cabang barongsai dan naga.

Antara lain, Barongsai Taolu Bebas, Barongsai Tradisional, Barongsai Halang Rintang, Barongsai Kecepatan, Barongsai Ketangkasan Zuo Tou, Barongsai Ketangkasan Shang Tui, Barongsai Ketangkasan Gua Yao, Naga Taolu Bebas, Naga Halang Rintang, Naga Kecepatan, Pekingsai Taolu Bebas, dan Pekingsai Kecepatan.

Pengprov FOBI Bali menurunkan dua tim sekaligus untuk memaksimalkan peluang prestasi. Menurut data yang dicatat penyelenggara, Bali sendiri merupakan provinsi yang mengirimkan kontingen terbanyak, yakni mencapai 53 orang atlet.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Ngeratep lan Pasupati’’ Sesuhunan Pura Ratu Made Agung

“Pada kegiatan ini Provinsi Bali mengerahkan 53 atlet, yang seluruhnya berasal dari Pengkab FOBI se-Bali dan dibagi menjadi dua tim untuk bertanding di seluruh nomor yang diperlombakan. Kami menetapkan dua tim, yaitu tim 1 dan tim 2. Keduanya akan berlaga di Kejurnas Barongsai 2025,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Andra Jaya juga mengemukakan harapan agar para atlet Bali yang berlaga akan mampu memberikan hasil terbaik.

“Kejurnas ini menjadi ajang pemanasan menjelang kejuaraan dunia, sekaligus menjadi ajang pengalaman berharga bagi para atlet sebelum mengikuti kejuaraan tingkat dunia nantinya,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Beri Taklimat kepada 1.500 Komandan Satuan TNI, Presiden Prabowo Kobarkan Semangat Juang dan Soliditas

Published

on

By

Presiden Prabowo
BERI TAKLIMAT: Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para Komandan Satuan TNI Tahun 2026 dalam sebuah acara yang digelar di Universitas Pertahanan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 30 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Bogor, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para Komandan Satuan TNI Tahun 2026 dalam sebuah acara yang digelar di Universitas Pertahanan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 1.500 peserta dari seluruh matra TNI serta unsur terkait lainnya.

Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi acara disambut penuh semangat oleh para Komandan Satuan TNI melalui lantunan lagu perjuangan “Maju Tak Gentar” dan “Garuda Pancasila”. Suasana khidmat kemudian mengiringi seluruh rangkaian acara yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Memasuki inti kegiatan, para peserta bersama-sama menyanyikan Mars TNI serta mars masing-masing matra—TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara—yang semakin menegaskan semangat soliditas dan kebanggaan korps. Acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk harapan akan kelancaran tugas dan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kemudian menyampaikan laporannya kepada Presiden Prabowo. Acara ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta yang terdiri atas personel Mabes TNI, personel TNI Angkatan Darat, personel TNI Angkatan Laut, personel TNI Angkatan Udara, serta peserta dari unsur non-struktural.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI dari tingkat tertinggi hingga level komando satuan di seluruh Indonesia, mulai dari para Kepala Staf Angkatan, Panglima Komando Utama, hingga para Komandan Satuan setingkat Komandan Batalyon.

Sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat setingkat menteri juga tampak hadir, mencerminkan sinergi kuat antara sektor pertahanan dan unsur pemerintahan dalam menjaga stabilitas nasional.

Kegiatan ditutup dengan jamuan santap siang bersama Presiden Prabowo, menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan para komandan lapangan, sekaligus memperkuat kohesi dan semangat kebersamaan dalam mengemban tugas negara. (gs/bi)

Baca Juga  Sukses Berlaga di PON Aceh dan Sumut, Walikota Serahkan Bonus Atlet dan Pelatih Asal Denpasar

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ipat Kembali Nahkodai KONI Jembrana, Fokus Pembinaan Atlet Berjenjang

Published

on

By

KONI Kabupaten Jembrana
TERPILIH: I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jembrana untuk masa bakti 2026–2030 yang terpilih secara aklamasi dalam Musorkab yang digelar di Ruang Rapat Aula Jimbarwana Lantai II Pemkab Jembrana, Rabu (29/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jembrana untuk masa bakti 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar di Ruang Rapat Aula Jimbarwana Lantai II Pemkab Jembrana, Rabu (29/4).

Terpilihnya Ipat yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Jembrana ini menegaskan kepercayaan insan olahraga terhadap kepemimpinannya dalam memajukan dunia olahraga di Gumi Makepung.

Musorkab KONI Jembrana tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan olahraga ke depan. Mewakili Bupati Jembrana, Asisten Pemerintahan dan Hukum I Ketut Armita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan forum strategis untuk mendorong kemajuan olahraga di daerah.

“Ke depan, kami berharap pembinaan atlet usia dini dapat dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan. Selain itu, kualitas pelatih, wasit, dan tenaga keolahragaan juga perlu diperkuat. Sinergi dengan pemerintah harus terus dijalin, dengan target peningkatan prestasi di tingkat daerah, nasional hingga internasional,” ujarnya.

Armita juga berharap kepengurusan yang terpilih mampu menjalankan tugas sesuai visi dan misi pembangunan Jembrana, khususnya di bidang olahraga.

Sementara itu, Ipat dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin KONI Jembrana. “Amanah ini bukan tugas yang ringan. Namun saya percaya, dengan kebersamaan, persatuan, kerja keras, dan komitmen seluruh insan olahraga, kita dapat membawa kemajuan yang lebih baik bagi dunia olahraga di daerah kita tercinta,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui pembinaan yang terarah, berkelanjutan, dan profesional. Untuk itu, pihaknya berkomitmen meningkatkan pembinaan atlet usia dini, memperkuat kualitas SDM keolahragaan, serta menjalin sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga  Lantunkan Pupuh, Jaya Negara Buka UDG Disabilitas

Selain itu, penataan organisasi yang transparan, profesional, dan akuntabel juga menjadi fokus utama, disertai target peningkatan prestasi di berbagai ajang.

Ipat turut mengajak seluruh pengurus cabang olahraga untuk mengedepankan kolaborasi demi melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jembrana di berbagai level kompetisi. “Dukungan, kerja sama, dan doa dari semua pihak sangat kami harapkan agar amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gianyar Jadi Tuan Rumah Rakor BRIDA Se-Bali, Sinergi Mendukung Visi Pembangunan Daerah

Published

on

By

rakor brida bali
RAKOR: Rapat Koordinasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Rakor BRIDA) se-Bali diselenggarakan di Kori Maharani Villas, Kamis (30/4). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Rapat Koordinasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Rakor BRIDA) se-Bali diselenggarakan di Kori Maharani Villas, Kamis (30/4). Mengusung tema “Kolaborasi BRIDA se-Bali dalam Ekosistem Riset dan Inovasi untuk Mendukung Visi Pembangunan Daerah”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar-BRIDA kabupaten/kota se-Bali dalam mengembangkan riset dan inovasi yang berkelanjutan.

Rakor menjadi wadah koordinasi dan berbagi informasi terkait program, kebijakan, serta strategi pengembangan riset dan inovasi di masing-masing daerah. Kolaborasi yang terbangun mampu mendorong terciptanya ekosistem riset yang terintegrasi serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah berbasis inovasi.

Kegiatan dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali (Asisten II), Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P., Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, Digitalisasi Pemerintahan, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri di bawah BSKDN Kemendagri, Dr. Ir. David Yama, M.Sc, MA, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan, Keuangan Daerah dan Desa (Pustrajakan Bangkeudades) Kemendagri, Dr. Dra. Rochayati Basra, M.Pd., Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali, Dr. Ketut Wica, S.Sos, M.H., Kelompok Ahli Pemprov Bali, Tim Pengendali Mutu serta BRIDA kabupaten/kota se-Bali.

Ketua panitia Rakor yang juga Kepala BRIDA Kabupaten Gianyar, Drs. I Ketut Sedana, AP., MAP, menyampaikan bahwa kegiatan bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-BRIDA se-Provinsi Bali.

Ketut Sedana menegaskan bahwa BRIDA Gianyar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas riset dan inovasi daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, termasuk akademisi dan pelaku usaha. “Kami terus mendorong hasil riset agar dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali, Dr. Ketut Wica, S.Sos, M.H., menyampaikan bahwa indikator pertumbuhan ekonomi Bali saat ini menunjukkan capaian yang baik bahkan berada di atas rata-rata nasional.

Namun demikian, dirinya menyoroti berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi. Selain memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, pembangunan juga berpotensi menimbulkan permasalahan terhadap aspek alam, manusia, dan kebudayaan.

Untuk itu, diperlukan penguatan riset dan inovasi yang berlandaskan pada enam bidang prioritas pembangunan Bali, guna menjaga dan meningkatkan kualitas alam, manusia, dan kebudayaan Bali, sekaligus mendorong perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual (HKI). “Brida dalam melaksanakan tugasnya, tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus berkolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali (Asisten II), Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P., menegaskan bahwa keberadaan BRIDA sangat penting dalam menghasilkan inovasi yang berbasis data.

Lebih lanjut, Luh Ayu Aryani menyampaikan pengembangan riset dan inovasi perlu difokuskan pada berbagai bidang strategis yang selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru. Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya sinkronisasi program antar-perangkat daerah guna menghasilkan rumusan kebijakan yang lebih terarah dan efektif. “Melalui sinergi dan sinkronisasi yang kuat, diharapkan dapat menghasilkan rumusan strategis yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca