Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Supriatna Dilantik Jadi Ketum KONI Buleleng

Bupati Sutjidra Minta Tingkatkan Prestasi dan Rebut Kembali Peringkat di Ajang Porprov

Loading

BALIILU Tayang

:

koni buleleng
PELANTIKAN: Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Buleleng Masa Bakti 2025-2029 di Lobby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Rabu (7/1/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Terpilihnya Gede Supriatna secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) KONI Kabupaten Buleleng 2025-2029 menjadi momentum kebangkitan dunia olahraga Buleleng dalam meningkatkan prestasinya. Dalam kesempatan itu, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meminta kepengurusan KONI Buleleng yang baru untuk meningkatkan lagi prestasinya dan merebut kembali peringkat Buleleng dalam ajang Porprov Bali 2027.

Demikian disampaikan dalam Acara Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Buleleng Masa Bakti 2025-2029 di Lobby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Rabu (7/1/2026).

Besar harapan seluruh lapisan masyarakat terhadap gerakan kepengurusan baru KONI Buleleng dalam meningkatkan prestasi olahraga Buleleng adalah menjadi tanggungjawab bersama. Terkait itu, Bupati Sutjidra menegaskan agar prestasi olahraga di Buleleng meningkat.

“Dengan semangat baru, darah baru dan tenaga baru dari Pengurus KONI ini, harapan kami juga seluruh masyarakat Buleleng pasti ingin prestasinya meningkat dari yang dulu. Terlebih dalam menyambut kita sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027, kita harus meningkatkan prestasi dengan target merebut kembali prestasi peringkat ketiga, ya kalau bisa peringkat yang lebih tinggi,” ujar Bupati Sutjidra.

Sementara itu, Ketum KONI Buleleng, Gede Supriatna dalam sambutannya menyampaikan komitmen tinggi atas peneguhan amanah yang diberikan dalam memimpin olahraga Buleleng. Terkait harapan masyarakat, pihaknya optimis mampu meningkatkan prestasi olahraga Buleleng melalui berbagai pembinaan olahraga yang terarah dan berkelanjutan.

“Saya mengajak seluruh jajaran pengurus KONI Buleleng untuk menjaga soliditas, kebersamaan, dan semangat gotong-royong. Hanya dengan kekompakan dan rasa memiliki, KONI Buleleng dapat bekerja secara efektif dan memberi dampak nyata bagi kemajuan olahraga dan prestasi daerah,” ujar Gede Supriatna yang juga Wakil Bupati Buleleng.

Ditambahkan, ke depannya Ketum Supriatna akan melakukan pemetaan dan penguatan cabang olahraga unggulan Buleleng. Hal itu penting dilakukan agar pembinaan berjalan lebih fokus, efektif dan berorientasi pada prestasi. Selain itu, pembinaan usia dini dan regenerasi atlet juga menjadi perhatian utama KONI Buleleng, termasuk berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan atlet dan pelatih.

Baca Juga  123 Regu SD Perebutkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah, Wabup Supriatna Tekankan Disiplin dan Sportivitas

“Dengan tekad yang kuat, Buleleng harus mampu melahirkan atlet berprestasi, berkarakter dan bermartabat, sekaligus menjadi tuan rumah yang membanggakan pada Porprov Bali 2027. Inilah saatnya kita bekerja bersama, berprestasi bersama dan mengharumkan nama Buleleng melalui olahraga,” ujar Ketum Supriatna.

Hadir melantik Ketum KONI Buleleng, Ketum KONI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan berpesan agar Kepengurusan KONI Buleleng komitmen dan juga menaati aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, sehingga organisasi dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Selain itu, pihaknya juga menerangkan keberadaan KONI adalah untuk menjaga harkat dan martabat bangsa serta meningkatkan prestasi olahraga nasional, sehingga tugas melakukan pembinaan dan mencetak atlet berprestasi adalah wajib.

“Mari bersama-sama berpengangantangan untuk menciptakan atlet berprestasi, karena mereka (atlet, red), tidak muncul tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang, berkelanjutan, berjenjang dan berkecukupan,” pungkas Ketum Ika Darmawan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bina Vokalia Bali Juara I di Tokyo

Gubernur Koster: Bukti Kemampuan Seni Generasi Muda Bali di Kancah Internasional

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Audiensi Bina Vokalia Bali
TERIMA AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026) pagi. Audiensi tersebut berlangsung menyusul keberhasilan Bina Vokalia Bali meraih juara I kategori Children’s Choir A-1 dalam ajang The 8th Tokyo International Choir Competition di Tokyo, Jepang. Gubernur didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana.

Pelatih Bina Vokalia Bali, Putri Faradini Baihaqi, menyampaikan bahwa kompetisi internasional tersebut berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Dai-ichi Seimei Hall, Tokyo, Jepang. Bina Vokalia Bali tampil mewakili Indonesia dengan melibatkan 37 penyanyi muda asal Bali berusia 4–13 tahun.

Dalam kompetisi tersebut, Bina Vokalia Bali berhasil meraih juara I kategori Children’s Choir A-1. Selain itu, kelompok paduan suara anak tersebut juga terpilih sebagai salah satu finalis pada babak Grand Prix, bersaing dengan kelompok paduan suara dari berbagai negara.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Bina Vokalia Bali. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi Bali sekaligus Indonesia karena generasi muda Bali mampu menunjukkan kemampuan dan bakat seni mereka di panggung internasional.

“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak Bina Vokalia Bali. Prestasi ini membanggakan karena telah mengharumkan nama Bali dan Indonesia di tingkat internasional,” ungkap Gubernur Koster.

Keberhasilan Bina Vokalia Bali menjadi salah satu bukti potensi generasi muda Bali dalam bidang seni, khususnya seni vokal. Pengalaman mengikuti kompetisi internasional tersebut juga membuka kesempatan bagi para penyanyi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda Bali lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Pembinaan seni sejak usia dini juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang berprestasi sekaligus memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya. (gs/bi)

Baca Juga  Perdana Pimpin Apel Krida, Wabup Supriatna: Mari Seluruh ASN Komitmen Jalankan Visi dan Misi Pembangunan Kami

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Badung

Published

on

By

Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS
PENINGKATAN KAPASITAS: Manggala PAKIS Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa hadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Kabupaten Badung di Ruang Rapat Kantor MDA Kabupaten Badung, Kamis (24/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Manggala Paiketan Krama Istri (PAKIS) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Kabupaten Badung yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung, Kamis (24/9).

Kegiatan strategis ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas surat Majelis Desa Adat Provinsi Bali Nomor 554/MDA-Prov Bali/VII/2026 tertanggal 31 Agustus 2026.

Langkah ini seiring dengan dilaksanakannya proses pergantian dan penetapan Prajuru PAKIS, baik di lingkungan MDA Kabupaten Badung maupun MDA Kecamatan se-Kabupaten Badung.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Panyarikan Agung MDA Provinsi Bali, Patengen Agung MDA Provinsi Bali, Bendesa Madya MDA Kabupaten Badung, Panyarikan MDA Badung, serta para Prajuru PAKIS Kecamatan se-Kabupaten Badung. Hadir pula sejumlah narasumber yang memberikan pembinaan secara langsung kepada para peserta.

Manggala PAKIS Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan bahwa kehadiran seluruh jajaran prajuru yang baru ditetapkan merupakan wujud tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian adat istiadat di lingkungan krama istri.

“PAKIS adalah wadah yang menaungi seluruh krama istri di setiap Desa Adat. Peningkatan kapasitas ini menjadi langkah awal agar PAKIS senantiasa berjalan selaras, terkoordinasi, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur warisan leluhur,” tegasnya.

Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh kebersamaan antar-prajuru, memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab, serta memperkuat komitmen seluruh jajaran PAKIS dalam mengabdi kepada Desa Adat, krama, dan masyarakat Kabupaten Badung.

Melalui bekal pemahaman yang utuh dari pembinaan ini, setiap Prajuru diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus pengayom bagi seluruh warga perempuan di wilayah masing-masing, demi mewujudkan keluarga yang harmonis dan menjaga kelestarian budaya Bali di tengah arus perubahan zaman. (gs/bi)

Baca Juga  KONI Buleleng Optimistis Jadi Tuan Rumah Sukseskan Porprov 2027, Sarpras dan Atlet Mulai Disiapkan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Atasi Macet Gatsu Barat – Canggu, Pemkab Badung Dalami Solusi Terowongan Bawah Tanah

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Bahas Rencana Terowongan Bawah Tanah Canggu
TERIMA AUDIENSI: Bupati Wayan Adi Arnawa menerima audiensi PT. Pendar Cahaya Nusantara selaku mitra Shanghai Tunnel Engineering Co. (Singapore) Pte Ltd (STECS) di Puspem Badung, Kamis (24/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung mendalami rencana pembangunan infrastruktur terowongan (Tunnel) bawah tanah sebagai alternatif solusi mengurai kepadatan lalu lintas pada koridor strategis Gatsu Barat–Kerobokan-Canggu.

Pendalaman dilakukan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melalui audiensi lanjutan bersama PT. Pendar Cahaya Nusantara selaku mitra Shanghai Tunnel Engineering Co. (Singapore) Pte Ltd (STECS) di Puspem Badung, Kamis (24/9). Pertemuan ini membahas aspek teknis, kapasitas, estimasi investasi, skema pembiayaan, hingga tahapan implementasi.

Koridor Gatsu Barat–Canggu mendapat perhatian khusus seiring pertumbuhan permukiman, ekonomi, dan pariwisata yang menekan kapasitas jalan permukaan.

“Pembangunan infrastruktur bawah tanah menjadi salah satu alternatif yang perlu kami kaji untuk meningkatkan kapasitas dan konektivitas tanpa melakukan intervensi lahan permukaan dalam skala besar. Kita ingin menghubungkan jalur-jalur strategis seperti Canggu dengan infrastruktur bawah tanah yang ke depan dapat diintegrasikan dengan moda transportasi modern,” ucap Adi Arnawa.

Bupati menegaskan, keterbatasan ruang di Badung membutuhkan pendekatan infrastruktur yang adaptif terhadap tata ruang dan mobilitas jangka panjang.

“Karena itu, aspek konektivitas, kapasitas jaringan, keberlanjutan lingkungan, kebutuhan masyarakat, hingga efisiensi pembiayaan harus dihitung sejak tahap awal. Rencana ini harus ditempatkan dalam kerangka perencanaan transportasi, bukan semata proyek konstruksi,” tegasnya.

Di sisi lain, inovasi ini juga harus berjalan beriringan dengan prinsip kehati-hatian regulasi dan pengadaan. “Yang kita dorong adalah perencanaan yang matang, baik dari sisi teknis, efisiensi biaya, pembiayaan maupun regulasi pengadaannya. Karena ini merupakan infrastruktur strategis, setiap tahapan harus dihitung secara komprehensif,” jelas Bupati Adi Arnawa.

Hasil pembahasan akan menjadi referensi penyusunan roadmap dan studi kelayakan (feasibility study) untuk menilai kelayakan proyek dari aspek teknis, ekonomi, finansial, lingkungan, kelembagaan, serta kesesuaian peraturan perundang-undangan sebelum masuk tahapan berikutnya.

Baca Juga  Wabup Supriatna Apresiasi Pesta Rakyat Gerokgak, Dorong UMKM dan Pelestarian Seni Budaya

Dalam audiensi tersebut, tim STECS Xu Xuelin bersama PT. Pendar Cahaya Nusantara Suprapto memaparkan sejumlah alternatif konfigurasi satu hingga tiga terowongan. Dari sisi teknologi konstruksi, STECS memaparkan penggunaan Tunnel Boring Machine (TBM). Metode ini masih akan dikaji berdasarkan karakteristik geologi, kedalaman, struktur tanah, dan keselamatan permukaan.

Selain teknologi, dibahas juga alternatif skema pembiayaan, termasuk penerapan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Skema tersebut memerlukan kajian kelayakan dan penyesuaian kemampuan fiskal daerah.

Audiensi dihadiri Sekda Badung I.B. Surya Suamba, Asisten II I Made Agus Aryawan, jajaran Kepala Dinas PUPR, Bappeda, BPKAD, perwakilan Dinas Perhubungan, Bagian Kerja Sama, Pengadaan Barang dan Jasa, serta Bagian Hukum Setda Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca