Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkab Gianyar Gelar Sayembara Desain Logo Maskot “PADMAKARA”

BALIILU Tayang

:

Sayembara Logo Gianyar
Banner sayembara logo maskot Kabupaten Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Sayembara Desain Logo Maskot Daerah sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas dan citra daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah partisipasi publik bagi para desainer, seniman, dan masyarakat kreatif untuk menuangkan ide terbaiknya.

“Sayembara ini merupakan kesempatan mengabadikan karya sebagai simbol kebanggaan Kabupaten Gianyar. Pendaftarannya telah dibuka mulai 26 Maret hingga 1 April 2026. Selanjutnya, penjurian tahap I dan presentasi finalis akan dilaksanakan pada 14 April 2026, dilanjutkan penilaian tahap II pada 17 April 2026, dan acara serta pengumuman pemenang pada 18 April 2026,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, Jumat (27/3).

Sekda menegaskan bahwa Logo Maskot memiliki peran penting sebagai media strategis dalam memperkuat citra daerah, sarana promosi, serta alat komunikasi visual yang efektif dalam berbagai kegiatan pemerintahan, pariwisata, pendidikan, ekonomi kreatif, dan aktivitas positif lainnya.

“Maskot yang dirancang, diharapkan mampu mencerminkan nilai budaya, filosofi, serta semangat masyarakat Gianyar. Serta logo mudah diaplikasikan di berbagai media, baik cetak maupun digital, serta tetap terbaca dalam berbagai ukuran dan latar belakang,” sambungnya.

Sayembara secara resmi bernama “Sayembara Desain Logo Maskot Kabupaten Gianyar” mengusung maskot dengan nama “PADMAKARA”, yang nantinya akan digunakan sebagai identitas visual resmi Pemerintah Daerah sesuai ketentuan peraturan-undangan.

“Bunga Padma tumbuh dari lumpur namun tetap bersih dan indah, yang secara filosofis menggambarkan kemampuan untuk tetap murni di tengah berbagai tantangan kehidupan. Kelopak berjumlah delapan merepresentasikan delapan penjuru mata angin serta nilai-nilai suci yang berkaitan dengan konsep Dewata Nawasanga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda yang akrab disapa Gus Bem menjelaskan bahwa sayembara bersifat terbuka dan berskala kabupaten, khususnya bagi masyarakat Gianyar yang memiliki keahlian di bidang desain grafis, seni rupa, ilustrasi, maupun bidang kreatif lainnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar dan Pemkab Gianyar Sepakati Kerja Sama Pembangunan Antardaerah

“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap dapat menghasilkan desain logo maskot yang orisinal, berkarakter, dan berkelanjutan, serta mampu menjadi identitas visual resmi yang mewakili dan mewakili semangat serta jati diri masyarakat Gianyar,” tutupnya.

Untuk alasan ini, Pemkab Gianyar mensyaratkan peserta dengan KTP Gianyar, namun tidak membatasi untuk profesi apapun. Peserta diwajibkan mengirimkan 1 karya desain yang tidak melanggar hak cipta ataupun menggunakan Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatannya, atau harus murni karya sendiri dan belum pernah dikompetisikan dalam ajang serupa.

Sekda Gus Bem menugaskan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar untuk melaksanakan sayembara tersebut dengan melibatkan tim juri praktisi profesional desain atau seni, serta unsur pengajar atau tokoh yang memahami seni dan budaya. Sedangkan proses penjurian dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi verifikasi administrasi peserta dan kelengkapan karya, evaluasi kesesuaian karya dengan ketentuan sayembara, pemaparan dan persentasi logo yang lolos kriteria lomba, penetapan karya terbaik berdasarkan hasil penilaian tim juri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Satpol PP Denpasar Tertibkan 144 Baliho, Pamflet, Banner dan Spanduk di Fasilitas Umum

Published

on

By

Satpol PP Denpasar tertibkan media promosi di fasilitas umum
PENERTIBAN: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar saat melaksanakan penertiban terhadap berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Kamis (8/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga ketertiban, ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Kamis (8/10).

Kegiatan penertiban menyasar sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Denpasar, yakni Jalan Melati, Jalan P.B. Sudirman, dan Jalan Raya Sesetan. Penertiban dilakukan terhadap baliho, pamflet, banner, spanduk, hingga papan nama yang dipasang pada fasilitas umum dan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga ketertiban umum serta menciptakan lingkungan kota yang aman, nyaman, dan tertata.

“Penertiban ini kami laksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di ruang-ruang publik. Kami mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar memperhatikan ketentuan dalam pemasangan media promosi sehingga tidak mengganggu fasilitas umum maupun keindahan kota,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP Kota Denpasar berhasil menertibkan sebanyak 144 media, dengan rincian 25 baliho, 55 pamflet, 26 banner, 30 spanduk, dan 8 papan nama.

Bawa Nendra menambahkan, Satpol PP Kota Denpasar terus mengedepankan pendekatan persuasif dan sesuai dengan ketentuan dalam setiap pelaksanaan penertiban. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kota Denpasar yang tertib, aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

Selain penertiban, Satpol PP Kota Denpasar juga mengingatkan masyarakat terkait layanan pengaduan melalui GARBASITA (Gerakan Bersama Satuan Polisi Pamong Praja). Seluruh jenis layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA tidak dikenakan biaya.

“Untuk menjaga integritas seluruh jajaran Satpol PP Kota Denpasar, kami tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Apabila ada pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui WA Bot GARBASITA dengan menyertakan bukti yang autentik,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Terima Kunker Komisi B DPRD Tulungagung

Pengaduan dapat disampaikan melalui WA Bot GARBASITA di nomor 081337338326. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban kota sekaligus membantu mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” Pura Sekar Jepun Tangkas Kori Agung

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa hadiri Karya Ngenteg Linggih di Kerobokan
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nila Pati, Pedudusan Alit dan Wraspati Kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, Kamis (8/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nila Pati, Pedudusan Alit dan Wraspati Kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, Kamis (8/10). Kehadiran Wawali Arya Wibawa merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat yang dilaksanakan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan desa adat dalam menjaga keberlanjutan adat, agama, tradisi dan budaya Bali.

Ketua Panitia Karya, I Wayan Sarjana Putra mengatakan, rangkaian karya telah dimulai sejak 1 Oktober 2026 dengan pelaksanaan Matur Piuning Karya. Selanjutnya, pada Kamis (8/10) dilaksanakan upacara Ngingsah sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju puncak karya.

“Rangkaian karya sudah dimulai sejak 1 Oktober dengan Matur Piuning. Hari ini dilaksanakan Ngingsah, kemudian pada 10 Oktober mendatang akan dilaksanakan Pecaruan Rsi Gana,” ujar I Wayan Sarjana Putra.

Sarjana menjelaskan, puncak karya akan dilaksanakan pada 14 Oktober 2026. Seluruh rangkaian upacara kemudian akan diakhiri dengan Penyineban pada 16 Oktober 2026.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi semangat dan kebersamaan krama dalam melaksanakan karya tersebut. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan sradha dan bhakti, namun juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan adat, budaya dan tradisi Bali.

“Pemerintah Kota Denpasar tentu memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan krama dalam melaksanakan karya ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga adat, tradisi dan budaya Bali agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujarnya.

Arya Wibawa menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai adat, agama, tradisi dan budaya. Sinergi antara pemerintah, desa adat dan masyarakat dinilai penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Denpasar yang tetap berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Gelar Pembinaan dan Sosialisasi Perizinan di Desa Tegallalang

“Rangkaian karya di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dan khidmat serta menjadi momentum bagi seluruh krama untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Jiwa Kepemimpinan, Paskibraka Badung Kunjungi IPDN dan BPIP RI

Published

on

By

Paskibraka Badung studi kebangsaan di IPDN dan BPIP RI Jakarta
STUDI KEBANGSAAN: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendampingi anggota Paskibraka Kabupaten Badung angkatan tahun 2025 saat studi kebangsaan dan kepemimpinan ke Kampus IPDN dan Kantor Pusat BPIP RI di Jakarta, Rabu (7/10). (Foto: Hms Badung)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung angkatan tahun 2025 melaksanakan studi kebangsaan dan kepemimpinan ke dua lembaga nasional di Jakarta, Rabu (7/10). Dua instansi yang menjadi tujuan utama adalah Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta dan Kantor Pusat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Turut mendampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa beserta jajaran.

Saat mengunjungi Kampus IPDN Jakarta, rombongan diterima secara resmi oleh Direktur Sekolah Pascasarjana IPDN, Drs. Muhadam Labolo. Pertemuan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab seputar kepemimpinan, pengabdian negara, hingga tantangan menjaga persatuan bangsa.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa kehadiran generasi muda terbaik Badung ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran mendalam tentang arti kepemimpinan yang siap mengabdi dan ditempa. “IPDN adalah tempat lahirnya kader pemerintahan yang kokoh. Semangat inilah yang ingin kami wariskan kepada anak-anak Paskibraka Badung,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh Prof. Muhadam Labolo. Ia berpesan agar para anggota Paskibraka terus memperteguh persatuan demi kepentingan rakyat. “Kalian adalah simbol kebangkitan dan kesetiaan bangsa, pewaris harapan negeri,” tegasnya.

Usai dari IPDN, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Pusat BPIP RI. Mereka diterima langsung oleh Sekretaris Dewan Pengarah BPIP RI, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, yang juga merupakan tokoh asli kelahiran Badung, Bali.

Dalam arahannya, Wisnu Bawa Tenaya mengingatkan bahwa Pancasila harus hidup di dalam dada dan dipraktikkan dalam sikap sehari-hari, bukan sekadar menjadi lambang seremonial saat upacara. “Kalian sebagai Paskibraka memiliki tanggung jawab ganda. Tidak hanya mengibarkan bendera, melainkan juga mengibarkan semangat Pancasila di tengah masyarakat,” pungkas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Baca Juga  Bimtek Pengelola Perpustakaan SMP, Desa/Kelurahan Se-Gianyar

Menanggapi hal itu, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap pemahaman utuh mengenai Pancasila sebagai perekat keberagaman bisa dibawa pulang ke daerah. Kunjungan bermakna ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin masa depan Badung yang berkarakter, berintegritas, serta menjadi pelopor persatuan di tengah masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca