Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ingatkan Generasi Muda akan Bahaya Narkotika, Pemkot Denpasar Lakukan  Sosialisasi ke SMP Denpasar

BALIILU Tayang

:

sosialisasi narkoba di denpasar
SOSIALISASI: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Darma Putra Atmadja saat memimpin Tim P4GN dan PN dalam sosialisasi mengenai bahaya Narkoba ke lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Denpasar, Senin (27/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Guna menciptakan lingkungan dan kondisi bebas Narkoba, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar bersinergi dengan BNN, menggelar sosialisasi mengenai bahaya Narkoba ke lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Denpasar, Senin (27/4).

Dalam sosialisasi ini, turut terlibat berbagai unsur OPD dan juga Forkopimda Kota Denpasar yang tergabung dalam Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika (PN).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, di lokasi SMP Muhammadiyah 2 Denpasar, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Lebih lanjut dikatakan, para siswa diberikan pemahaman tentang dampak negatif penyalahgunaan narkotika, pentingnya menjaga diri, serta peran aktif pelajar dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari narkoba.

“Diharapkan, sosialisasi ini mampu menumbuhkan kesadaran, keberanian, dan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika demi masa depan yang lebih baik,” ungkap Putra Atmaja.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengharapkan kedepannya generasi muda bangsa mampu untuk menjadi pilar yang kokoh untuk tidak ikut-ikutan mencoba hal-hal yang justru akan merusak dirinya sendiri.

“Maka dari itu tetap waspada, berikan proteksi bagi diri sendiri, kuatkan dan teguhkan sikap, mental, dan moralitas, agar tidak gampang terpengaruh hal-hal yang negatif,” katanya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh para narasumber dari P4GN dan Kodim, dan diikuti peserta sebanyak 50 siswa. Pelaksanaannya rencananya akan dilakukan  secara berkelanjutan ke 6 SMP lainnya, dengan rentang waktu mulai hari ini tanggal 27 April sampai 6 Mei 2026 mendatang.

Baca Juga  Aktif Fasilitasi Upaya P4GN, Pemkot Terima Penghargaan dari BNN Denpasar

Adapun sekolah yang akan di sosialisasikan meliputi, SMP Muhammadiyah 2 Denpasar, SMP PGRI 3 Denpasar, SMPN 5 Denpasar, SMPN 10 Denpasar, SMPN 9 Denpasar, SMP TP 45 Denpasar,  dan SMP Cipta Dharma Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkab Badung dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Pemkab Badung dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Loading

Published

on

By

imigrasi bali
TANDA TANGAN NOTA KESEPAHAMAN: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menandatangani Nota Kesepahaman di Kampus Poltek IMPAS Tangerang, Banten, Senin (27/4). (Foto: Hms Badung)

Tangerang, Banten, baliilu.com – Dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung. Kesepakatan ini berfokus pada optimalisasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang di Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung dalam penandatanganan yang berlangsung pada rangkaian Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-62 Tahun 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Pemasyarakatan: Kerja Nyata, Pelayanan Prima” dan digelar di Kampus Poltek IMPAS Tangerang, Banten, Senin (27/4). Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas. Kolaborasi ini mencakup penguatan layanan kepada masyarakat, perluasan akses terhadap layanan hukum dan HAM, serta dukungan terhadap program pembinaan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dan berkontribusi secara positif. Pemerintah daerah pun berperan aktif memastikan program-program tersebut berjalan efektif hingga ke tingkat lokal.

Lebih dari itu, kerja sama ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan koordinasi lintas sektor hingga belum meratanya akses layanan. Dengan sinergi yang semakin solid, integrasi program pusat dan daerah dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemasyarakatan sendiri merupakan bagian penting dalam sistem peradilan pidana, yang menitikberatkan pada pembinaan warga binaan agar dapat kembali sebagai pribadi yang lebih baik. Seiring waktu, komitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, serta perlindungan hak asasi manusia terus diperkuat.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Komit Dukung BNN Dalam P4GN

Sejalan dengan tema tahun ini, jajaran pemasyarakatan didorong untuk menghadirkan kerja nyata melalui program pembinaan kemandirian dan kepribadian, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan integritas petugas. Berbagai inovasi pun terus dikembangkan untuk menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Di sisi lain, kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat yang menjadi kunci penting dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyadari bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja, dengan menjunjung tinggi dedikasi, profesionalisme, dan integritas.

Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tekad dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin maju, humanis, dan berkeadilan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Badung Ajukan Koordinasi Teknis ke Kemendagri

Perkuat Mekanisme Pembiayaan dan Program Ekonomi Daerah

Loading

Published

on

By

bupati adi arnawa
KOORDINASI TEKNIS: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat koordinasi teknis ke Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Kantor Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4). (Foto: Hms Badung)

Jakarta, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengajukan permohonan koordinasi teknis kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia guna memperoleh arahan terkait mekanisme pemenuhan kewajiban pinjaman daerah serta penyesuaian struktur penganggaran. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah agar lebih akuntabel, sekaligus memastikan program-program ekonomi masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami berharap melalui koordinasi ini dapat diperoleh arahan yang jelas, sehingga pengelolaan keuangan daerah bisa dilakukan dengan lebih baik, akuntabel, dan sesuai regulasi. Ini penting agar program-program yang langsung menyentuh masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni di Kantor Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4). Permohonan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan skema pembiayaan kreatif (creative financing) guna percepatan pembangunan. Pemkab Badung sendiri telah memanfaatkan fasilitas pinjaman daerah yang berdampak pada kewajiban pembayaran pokok dan bunga hingga masa pinjaman berakhir.

Dalam hal ini, Bupati Adi Arnawa menilai perlunya kejelasan mekanisme pengelolaan keuangan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), khususnya terkait penganggaran kewajiban pinjaman daerah dalam struktur pembiayaan. Selain itu, Bupati juga mengusulkan penyesuaian atau penambahan rekening belanja dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) guna mengakomodasi kebutuhan pembiayaan, termasuk pemenuhan tagging belanja infrastruktur melalui pos pengeluaran pembiayaan.

Bupati Adi Arnawa terus mendorong program penguatan ekonomi masyarakat yang terbukti mampu menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Berdasarkan hasil evaluasi, program tersebut berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat, memperlancar perputaran ekonomi, serta membantu pedagang, pelaku usaha, dan petani dalam memasarkan produk mereka. Ia menilai masih diperlukan penyesuaian dalam sistem penganggaran agar program-program tersebut dapat terakomodasi secara lebih jelas dan memiliki dasar yang kuat untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Pemantauan WNA di Desa Dauh Puri Kaja

“Program ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Pedagang kembali mendapatkan pembeli, produk petani terserap, dan daya beli masyarakat meningkat. Ini yang ingin terus kami jaga dan perkuat. Kami mengusulkan adanya skema atau rekening khusus agar program ini memiliki dasar yang kuat dalam penganggaran dan dapat berjalan secara berkesinambungan,” tambahnya.

Pengalaman penyaluran bantuan sebelumnya juga menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi secara langsung. Hal ini menjadi dasar bahwa program tersebut layak untuk terus dilanjutkan, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, termasuk dalam mengantisipasi potensi inflasi.

Terakhir, Bupati Adi Arnawa ingin melalui koordinasi ini dapat diperoleh arahan yang komprehensif , sehingga pengelolaan keuangan daerah semakin efektif, sesuai regulasi, serta mampu mendukung pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sambang Kamtibmas di Proyek Villa, Polsek Denbar Ajak Pekerja Jaga Keamanan Lingkungan

Published

on

By

polsek denbar
SAPA PEKERJA: Personel polisi saat turun langsung menyapa para pekerja proyek villa di Jalan Gunung Lumut Gang Indah, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Senin (27/4/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digencarkan jajaran Polsek Denpasar Barat melalui kegiatan sambang dialogis. Pada Senin (27/4/2026), personel turun langsung menyapa para pekerja proyek villa di Jalan Gunung Lumut Gang Indah, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar.

Dalam kesempatan itu, petugas memberikan imbauan secara dialogis kepada mandor dan para buruh proyek. Selain memperkenalkan diri sebagai aparat pembina keamanan wilayah, personel juga mengajak seluruh pekerja untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan kerja.

Sambang ini merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif. Sambang kamtibmas tersebut dipantau langsung Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, S.I.K., bersama Iptu Nyoman Edi Sutawan, S.H., M.H.  “Para pekerja diimbau agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pencurian barang pribadi maupun peralatan proyek,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H.

Petugas juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga seperti telepon genggam, serta memastikan kendaraan yang diparkir dalam kondisi aman, dengan kunci dicabut dan stang dalam keadaan terkunci. Tak hanya itu, sosialisasi layanan darurat Polri melalui nomor 110 turut disampaikan, guna memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi secara cepat.

Sambang ini mendapat respons positif dari para pekerja proyek, yang merasa lebih diperhatikan dan terlindungi dengan kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas mereka. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat pun berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.

Baca Juga  Sidak WNA di Renon, Tim Kesbangpol Denpasar Didampingi Bhabinkamtibmas

Polsek Denpasar Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis, sebagai upaya menjaga keamanan serta mempererat sinergi antara polisi dan warga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca