Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Selaras dengan Tema “Feel The Grow” D’Youth Fest 6.0, Tekiber Hadirkan Operet Penuh Makna tentang Harmoni dan Pertumbuhan

BALIILU Tayang

:

tekiber
OPERET: Penampilan Tekiber yang menghadirkan operet bertajuk “Princess Panda: The Art of Light and Shadow” penuh makna tentang harmoni dan pertumbuhan di ajang D’Youth Fest 2026. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Semangat kolaborasi dan kreativitas anak muda kembali terasa dalam gelaran D’Youth Fest 6.0, berbagai komunitas kreatif turut mengambil bagian untuk memperkaya pengalaman festival. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian hadir dari Teater Kini Berseri (Tekiber) melalui pertunjukan operet bertajuk Princess Panda: The Art of Light and Shadow, sebuah karya seni pertunjukan yang mengangkat pesan tentang keseimbangan hidup, harmoni, dan pertumbuhan.

Kehadiran Tekiber menjadi bagian dari semangat kolaboratif yang terus didorong dalam penyelenggaraan D’Youth Fest sebagai ruang bertemunya kreativitas lintas sektor dan lintas komunitas. Penampilan ini sekaligus memperkuat posisi D’Youth Fest tidak hanya sebagai festival hiburan, tetapi juga ruang ekspresi seni, edukasi, dan pengembangan karakter generasi muda.

Creative Director pertunjukan, I Gede Benny Dipo Pratama, menjelaskan bahwa tema Princess Panda: The Art of Light and Shadow dipilih untuk menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menemukan keseimbangan di tengah perbedaan.

Princess Panda: The Art of Light and Shadow mengangkat pesan tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Melalui perjalanan para tokohnya yang berasal dari dunia dan pandangan yang berbeda, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana harmoni dapat tercipta ketika perbedaan tidak lagi menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi. Selaras dengan tema REGROW, kisah ini mengajak penonton untuk bertumbuh melalui pemahaman, penerimaan, dan keberanian membangun kembali keseimbangan yang menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik,” ujar Benny.

Selaras dengan tema besar Feel The Grow yang diusung D’Youth Fest tahun ini, pertunjukan tersebut menjadi refleksi tentang bagaimana generasi muda dapat tumbuh kembali melalui kreativitas, empati, dan kolaborasi. Seni pertunjukan pun hadir sebagai medium yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan sosial yang relevan dengan dinamika kehidupan anak muda saat ini.

Baca Juga  Buka Gelaran D’Youth Fest 2.0, Walikota Jaya Negara: Ruang Kreativitas Anak Muda Ciptakan Aksi, Reaksi, dan Kreasi Kembangkan Potensi

Sementrara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti turut memberikan apresiasi atas partisipasi Teater Kini Berseri dalam mendukung semangat kolaborasi lintas subsektor kreatif di D’Youth Fest 6.0.

“Kami mengapresiasi keterlibatan Teater Kini Berseri yang telah memberikan suguhan seni pertunjukan berkualitas sekaligus memperlihatkan potensi luar biasa anak muda Denpasar. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa sektor kreatif memiliki peran besar dalam memperkuat identitas kota, sekaligus menjadi ruang positif untuk pengembangan karakter, kreativitas, dan produktivitas generasi muda,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua BKRAF Denpasar, Ari Setiya Wibawa, yang juga mengapresiasi kontribusi Teater Kini Berseri yang dinilai mampu menghadirkan warna berbeda dalam D’Youth Fest 6.0 melalui seni pertunjukan yang sarat makna.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Tekiber dalam D’Youth Fest kali ini, dan dari tahun ke tahun selalu tampil memukau. Apa yang ditampilkan tidak hanya sebatas pertunjukan seni, tetapi juga menghadirkan pesan mendalam yang relevan dengan semangat REGROW. Ini membuktikan bahwa kreativitas anak muda melalui seni teater ini mampu memberikan edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Ari.

Menurut Ari, kolaborasi dengan komunitas seni seperti Tekiber menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kota Denpasar. D’Youth Fest diharapkan menjadi ruang yang terus membuka peluang tumbuh bagi talenta muda untuk berekspresi, berjejaring, dan menciptakan karya-karya kreatif yang berdampak.

Benny dalam hal ini juga turut menyampaikan apresiasi atas dukungan BKRAF Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Denpasar yang terus membuka ruang kreatif bagi anak muda melalui D’Youth Fest.

“Kami mengapresiasi BKRAF dan Pemerintah Kota Denpasar atas dukungannya dalam menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda melalui D’Youth Fest. Kami juga bangga dapat berpartisipasi melalui Operet This Week, sebagai salah satu rangkaian acara yang mengangkat potensi seni pertunjukan di kalangan anak muda,” ungkapnya.

Baca Juga  D’Youth Fest 6.0 Apresiasi Kesadaran Pengunjung Jaga Kebersihan, "Nikmati Festival, Pulang dengan Jejak Baik"

Menurutnya, Kota Denpasar memiliki potensi seni pertunjukan yang sangat besar, ditopang oleh talenta muda kreatif, komunitas yang aktif, serta kekayaan budaya yang terus menjadi inspirasi. Ia menilai seni pertunjukan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi, kolaborasi, serta peluang untuk anak muda terus produktif.

“Semoga D’Youth Fest terus menjadi wadah yang mendorong tumbuhnya talenta baru dan memperkuat Denpasar sebagai kota yang kreatif,” tutup Benny. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

DWP Badung Kunjungi Pasien Anak di RS Mangusada, Berbagi Ceria di Hari Anak Nasional

Published

on

By

Penasehat DWP Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba mengunjungi pasien anak di RS Mangusada.
KUNJUNGAN: Penasehat DWP Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba melakukan kunjungan kasih ke pasien anak-anak yang sedang dirawat di Ruang Cilinaya RS Mangusada Badung, Senin (3/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba dan jajaran pengurus serta anggota melakukan kunjungan kasih ke pasien anak-anak yang sedang dirawat di Ruang Cilinaya RS Mangusada Badung, Senin (3/8).

Kegiatan ini diharapkan dapat membawa keceriaan, semangat baru, dan kenyamanan bagi anak-anak yang sedang berjuang memulihkan diri.

Penasehat DWP Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba menyerahkan bantuan berupa buku cerita berwarna dan mainan edukatif yang aman dan bermanfaat untuk menumbuhkan imajinasi, melatih keterampilan, serta menghibur selama masa perawatan di rumah sakit.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan doa tulus dan semangat kepada seluruh anak dan orang tua yang mendampingi.

“Anak-anak adalah anugerah terindah dan harapan masa depan. Wajar jika kita berikan perhatian dan kasih sayang sepenuhnya, terlebih saat mereka sedang sakit dan butuh perjuangan ekstra untuk sembuh. Semoga buku dan mainan ini bisa menjadi teman yang menyenangkan, mengusir rasa bosan, dan membawa senyum lebar di wajah anak-anak. Semoga lekas sembuh, kuat kembali, dan bisa bermain serta belajar dengan ceria seperti sedia kala,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba menambahkan bahwa kepedulian terhadap tumbuh kembang dan kesejahteraan anak menjadi perhatian utama bagi seluruh anggota DWP.

“Kami ingin hadir bukan sekadar berbagi benda, melainkan berbagi kasih dan perhatian tulus. Semoga kehadiran kami sedikit meringankan beban keluarga dan mengingatkan bahwa diluar sana banyak yang mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan anak-anak semua. DWP Badung akan terus berupaya hadir dan berbagi kebaikan untuk anak-anak Badung tercinta,” ungkapnya.

Baca Juga  Buka Gelaran D’Youth Fest 2.0, Walikota Jaya Negara: Ruang Kreativitas Anak Muda Ciptakan Aksi, Reaksi, dan Kreasi Kembangkan Potensi

Turut hadir mendampingi rangkaian kegiatan Direktur RS Mangusada Badung beserta jajaran manajemen dan perawat ruangan, serta para anggota DWP Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Eddy Mulya Pimpin Apel Disiplin di Lingkungan Bapenda Denpasar

Tekankan untuk Bersama Wujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Optimal 

Loading

Published

on

By

Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya memimpin apel disiplin di lingkungan Badan Pendapatan Daerah Denpasar.
PIMPIN APEL: Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, memimpin apel disiplin di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar (Disdikpora), Senin (3/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, memimpin apel disiplin di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar (Disdikpora), Senin (3/8). Kegiatan yang digelar di halaman kantor dinas tersebut diikuti pejabat struktural hingga staf di kantor tersebut.

Dalam arahannya, Sekda Eddy Mulya menegaskan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang kredibel, akuntabel, dan berlandaskan integritas, khususnya dalam pelayanan publik sektor keuangan daerah.

Ia mengingatkan bahwa kualitas layanan menjadi cerminan profesionalitas aparatur pemerintah.

“Sebagai instansi di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang membidani tentang keuangan daerah, maka saya berpesan kepada seluruh perangkat di Bapenda agar memiliki integritas dan juga komitmen kuat untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Eddy Mulya, untuk dapat merealisasi tata kelola keuangan dijelaskan bahwa tugas tersebut meliputi koordinasi penyusunan APByang optimal, yang didalamnya terdapat susunan perubahan APBD, hingga laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, maka diperlukan komunikasi dan koordinasi yang baik antar seluruh perangkat.

“Dengan koordinasi yang baik, pengelolaan keuangan daerah Kota Denpasar diharapkan dapat berjalan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan serta prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Eddy Mulya juga menegaskan pentingnya peran perangkat daerah untuk berkomitmen dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, serta menyelaraskan tata kelola keuangan daerah dengan baik. Terlebih, Badan Pendapatan Daerah memiliki peran strategis sebagai koordinator dalam optimalisasi pendapatan daerah. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Modification Contest 2022, Awali D'Youth Fest 2.0
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Perlinsos Kota Denpasar

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Koordinasi TKPK dan Percepatan Perlinsos di Graha Sewakadarma.
PIMPIN RAKOR:  Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Percepatan Perlinsos di Denpasar, bertempat di Ruang Sewaka Mahottama, Graha Sewakadarma, Lumintang, Senin (3/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Percepatan Perlinsos di Denpasar. Dimana rakor ini dipimpin langsung Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa,  di Ruang Sewaka Mahottama, Graha Sewakadarma, Lumintang, Senin (3/8).

Rakor turut dihadiri Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan  Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Merta, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku bapak angkat di desa dan kelurahan, camat se-Kota Denpasar, serta perbekel dan lurah se-Kota Denpasar. Keterlibatan seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemutakhiran data sosial masyarakat.

Dalam arahannya, Wawali Arya Wibawa menegaskan bahwa untuk TKPK merupakan sebagai bentuk evaluasi berkala terhadap program penanganan kemiskinan di Kota Denpasar. Rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah/kepala desa dalam memastikan program tepat sasaran dan berdaya guna.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran OPD, camat, dan perbekel/lurah atas kerja keras serta kolaborasi aktif yang telah ditunjukkan selama ini,” ujarnya.

Secara makro, lanjut Arya Wibawa kinerja pembangunan dan indikator kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar menunjukkan capaian yang sangat positif yakni untuk Pertumbuhan Ekonomi mengalami pertumbuhan sebesar 6,11%, berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali, untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menempati posisi tertinggi di Provinsi Bali serta masuk dalam jajaran 10 besar nasional.

Untuk Kesejahteraan Sosial, menunjukkan peningkatan pada indikator Umur Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, serta Rata-rata Lama Sekolah. Dan untuk Rasio Gini serta Kemiskinan Tingkat kemiskinan secara persentase berada di angka 2,6% (salah satu yang terendah). Kendati demikian, intervensi tetap berfokus pada kedalaman dan keparahan kemiskinan mengingat jumlah penduduk Kota Denpasar yang relatif besar.

Baca Juga  D’Youth Fest 6.0 Tampil Berbeda, BKraf Denpasar Perkuat Ruang Kreativitas dan Peluang Anak Muda

Guna mencegah masyarakat berpenghasilan rendah turun ke kategori miskin ekstrem, Pemkot Denpasar menekankan pentingnya menjaga masyarakat yang berada di ambang batas kemiskinan (Desil 5 dan Desil 6, memperhitungkan sekitar 18.000 warga rentan).

Lebih lanjut Arya Wibawa menjelaskan, untuk evaluasi berkala pelaksanaan program pendataan Kartu Keluarga (KK) Populasi dan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Meskipun target agresif jangka pendek sebesar 60% belum sepenuhnya tercapai secara merata di seluruh wilayah, tren pertumbuhan populasi terdata mengalami peningkatkan signifikan sebesar 21% dalam sepekan terakhir.

Ditegaskan pula bahwa program layanan ini dipastikan berlanjut hingga batas akhir (cut-off) pemerintah pusat pada akhir Agustus. Pemerintah Pusat menetapkan ambang batas capaian minimal antara 40% hingga 60%. Wilayah yang belum mencapai batas minimal tersebut diwajibkan untuk terus menggenjot kinerja pendataan hingga batas waktu akhir Agustus.

Adapun kalkulasi target awal yang dirancang dalam rentang waktu 20 hari kerja. Target awal mencakup pengumpulan data hingga 111.000 KK, dengan target harian sebesar 5.000 KK atau rata-rata 1.250 KK per kecamatan. Dengan status realisasi saat ini berada di kisaran 35.000 KK dan terus bergerak naik dengan rata-rata input 2.000 – 3.600 KK per hari. Yang mana penetapan target tinggi di awal merupakan strategi psikologis untuk mendorong percepatan kerja di lapangan. Semakin panjang durasi pelaksanaan tanpa target ketat, potensi kelelahan (fatigue) pada petugas lapangan maupun masyarakat akan semakin tinggi.

Program di daerah mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat atas lompatan capaian data dalam satu minggu terakhir dengan kenaikan populasi terdata sebesar 21%.

“Dimana keunggulan utama daerah Denpasar terletak pada keberadaan Balai Banjar dan Balai Desa yang sangat efektif sebagai wadah kumpul masyarakat. Dibandingkan kota besar lain seperti Surabaya yang mengandalkan hingga 37.000 agen untuk melakukan penyisiran rumah ke rumah (canvassing/door-to-door), struktur adat dan kemasyarakatan di Denpasar memberikan efisiensi yang jauh lebih tinggi jika dimanfaatkan secara optimal,” papar Arya Wibawa.

Baca Juga  Transaksi Penjualan D’Youth Fest 2022 Tembus Angka Rp. 1,3 Miliar Lebih

Guna mengejar target akumulatif minimal 60% (sekitar 90.000 KK terdata dari posisi 35.000 KK saat ini), rapat ini kemudian menyepakati penyesuaian operasional bagi para Perbekel, Lurah, dan Kepala Dusun/Kaling dalam Pembaruan Jadwal Turun Lapangan dengan seluruh jadwal aktivitas penjangkauan untuk 1 minggu ke depan diwajibkan telah terbarukan (updated). Monitoring Berkala Harian dengan Pemantauan data harian tetap dilakukan tiga kali sehari (Pukul 06.00 WITA, 18.00 WITA, dan 22.00 WITA) untuk memetakan banjar/wilayah yang mengalami penurunan aktivitas malam hari. Adapun Target Ambang Batas Harian dengan menetapkan batas minimal input harian sebesar 2.000 hingga 2.500 KK per hari untuk menjamin tercapainya target 60% sebelum cut-off akhir Agustus. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca