Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Tiga Pemain Bali United FC Masuk Skuad Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026

BALIILU Tayang

:

Jens Raven, Kadek Agung, dan Tim Geypens, tiga pemain Bali United FC yang masuk skuad Timnas Indonesia.
Jens Raven, Kadek Agung dan pemain anyar Bali United FC, Tim Geypens. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Tiga pemain Bali United FC, resmi terpilih dalam skuad utama Timnas Indonesia yang bakal berjuang di ASEAN Championship 2026.

Pemain ketiga tersebut adalah Jens Raven, Kadek Agung dan pemain anyar Bali United FC, Tim Geypens yang selama tiga pekan terakhir menjalani pemusatan latihan di Bali.

Total 26 pemain terbaik yang masuk dalam skuad yang akan tampil di turnamen ajang sepak bola Asia Tenggara tersebut.

Adapun agenda turnamen yang dikenal dengan Piala AFF ini dimulai hari Jumat (24/7) hingga Rabu (26/8) mendatang.

Kombinasi pemain berpengalaman dengan talenta muda menjadi pilihan John Herdman demi mencapai hasil maksimal dalam gelaran turnamen tersebut.

Nama pemain seperti Thom Haye, Nadeo Argawinata, Ragnar Oratmangoen, Marc Klok, Jordi Amat, Marselino Ferdinan hingga pemain yang baru dinaturalisasi, Mitchell Baker menjadi amunisi pelatih asal Kanada ini.

Indonesia sendiri tergantung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.

Skuad Merah Putih akan memulai perjuangan mereka pada hari Senin (27/7) menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor. Setelahnya, Indonesia akan berdua Timor Leste (31/7) di Chonburi dan kembali bermain kandang melawan Vietnam (3/8). Sebelum akhirnya menutup fase grup dengan laga tandang kontra Singapura (7/8) di Stadion Jalan Besar, Singapura.

Berikut 26 pemain Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026: Nadeo Argawinata, Brian Fatari, Wahyu Prasetyo, Jordi Amat, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Marselino Ferdinand, Kadek Agung,

Mitchell Baker, Egy Maulana Vikri, Ragnar Oratmangoen, Cahya Supriadi, Beckham Putra Nugraha,

Eliano Reinjnders, Saddil Ramdani, Dony Tri Pamungkas, Rizky Eka Pratama, Ivar Jenner, Thom Haye, Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, M. Riyandi, Marc Klok, Jens Raven, Justin Hubner, Tim Geypens. (gs/bi)

Baca Juga  Dua Faktor Penghambat Bali United FC Kembali Tunduk dari Borneo FC Samarinda

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Adidas dan Bali United FC Umumkan Kerja Sama Multi-tahun serta Luncurkan Jersey Baru Musim 2026-2027

Published

on

By

Adidas Indonesia dan Bali United FC dalam peresmian kerja sama multi-tahun penyediaan jersey klub musim 2026-2027.
KERJA SAMA: Adidas Indonesia merangkul salah satu klub terbesar di Indonesia, Bali United FC, dalam kerja sama multi-tahun untuk menyediakan jersey kandang dan tandang untuk tim senior, Elite Pro Academy, serta Fan Jersey. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Melanjutkan visi untuk terus hadir di dunia sepak bola tanah air, adidas Indonesia merangkul salah satu klub terbesar di Indonesia, Bali United FC, dalam kerja sama multi-tahun untuk menyediakan jersey kandang dan tandang untuk tim senior, Elite Pro Academy, serta Fan Jersey.

Kolaborasi ini bertujuan mendukung atlet Bali United FC dalam mengoptimalkan kinerja tim melalui penyediaan pakaian yang dirancang untuk kompetisi liga atas, serta meningkatkan pengalaman para Semeton dalam mendukung tim kebanggaan mereka.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, adidas akan menyediakan apparel dan perlengkapan resmi tim senior (first squad) dan kelompok usia muda (Elite Pro Academy Team), serta menghadirkan koleksi fan jersey yang memungkinkan para pendukung Bali United FC menunjukkan kebanggaan mereka terhadap klub.

Jersey ini dibuat atas kerja sama antara adidas Indonesia, Bali United FC, dan seniman lokal Bali, Dewa Gede Raka Jana Nuraga yang dikenal dengan nama panggung, Rakajana, untuk membuat jersey yang dapat menggambarkan DNA dari Bali United FC.

Jersey Home Bali United terinspirasi dari sosok Barong Ket yang menjadi simbol keberanian, dan energi pelindung dalam budaya Bali. Visualnya dikembangkan dengan gaya ilustrasi khas Rakajana yang memadukan unsur tradisi dan sentuhan kontemporer.

Jersey Away terinspirasi dari sosok Hanoman, tokoh yang dikenal akan kesetiaan, kecerdasan, dan semangat juangnya yang tak pernah padam. Secara visual, karya ini juga mengambil inspirasi dari Lamak Bali, sebuah elemen budaya yang sarat akan makna doa, rasa syukur, dan keharmonisan.

Dalam peresmian kerja sama yang berlangsung di Bali United Training Center, Ben Handradjasa, President Director dan General Manager adidas Indonesia mengatakan, “Kami percaya bahwa dukungan yang tepat — baik dari segi perlengkapan, pelatihan, maupun keterlibatan komunitas — akan memperkuat sebuah tim dan menumbuhkan kebanggaan yang lebih besar di kalangan suporter. Oleh karena itu, hari ini dengan bangga kami mempersembahkan kemitraan terbaru adidas dengan Bali United Football Club. Kerja sama ini berdasarkan semangat yang sama untuk kemajuan sepak bola Indonesia.”

Baca Juga  Dua Gol Spektakuler Bawa Bali United Menang Atas PSS Sleman

Sementara itu, Yabes Tanuri, CEO dari Bali United mengatakan kolaborasi brand apparel untuk kompetisi musim yang baru memberikan dampak positif bagi kedua pihak. “Kerja sama yang terjalin antara adidas dengan Bali United FC memberikan dampak positif dimana kedua pihak memiliki tujuan yang selaras terutama di bidang olahraga. Semua pihak mengetahui bahwa adidas adalah salah satu sport brand yang dikenal luas secara global dan kami Bali United FC dikenal sebagai salah satu klub sepak bola profesional dari Indonesia. Kami berharap dengan kerja sama ini memberikan dampak brand awerness terhadap suporter dan juga pecinta sepak bola secara mendunia dan kedua pihak semakin dikenal secara luas,” ujar Yabes Tanuri.

Lebih lanjut, mengenai karya yang ada di jersey adidas untuk Bali United FC, Rakajana mengatakan bila konsep jersey yang terinspirasi dari kekayaan budaya Bali.

“Jersey Bali United musim ini secara keseluruhan masih terinspirasi dari kekayaan budaya Bali yang saya padukan dengan pendekatan visual yang modern. Bagi saya, sebuah jersey bukan hanya sekedar seragam yang dikenakan saat pertandingan, tetapi menjadi identitas yang merepresentasikan semangat, karakter, dan kebanggaan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Bagi saya, desain jersey bukan hanya tentang menghadirkan visual yang menarik, tetapi juga tentang bagaimana sebuah cerita dan nilai budaya dapat diterjemahkan menjadi sebuah entitas yang mampu menyatukan banyak orang dalam satu satu yang sama,” jelas Rakajana.

Jersey Bali United FC dijual dengan harga IDR 1,100,000 untuk player issue dan IDR 350,000 untuk Fan Jersey. Tunggu kabar lebih lengkap dari kolaborasi ini di instagram adidas Indonesia, instagram Bali United FC dan instagram Bali United Store. (gs/bi)

Baca Juga  Dua Faktor Penghambat Bali United FC Kembali Tunduk dari Borneo FC Samarinda

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Gubernur Koster akan Wujudkan Wall Panjat Tebing di Pulau Bali

Bali Siap Sebagai Tuan Rumah World Climbing Series Tahun 2027

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Ketua FPTI Bali Putu Yudi Atmika di Jayasabha Denpasar.
TERIMA PENGPROV: Gubernur Bali Wayan Koster menerima Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, yang diketuai Putu Yudi Atmika pada, Jumat 24 Juli 2026 di Jayasabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Mendapat laporan terkait Bali yang belum memiliki Wall Panjat Tebing bertaraf internasional, membuat Gubernur Bali Wayan Koster mempersiapkan sarana olahraga yang menyerupai tebing alam ini dengan jenis utama seperti bouldering, lead, dan speed, untuk segera diwujudkan pada tahun 2027 mendatang.

Gubernur Koster berpandangan, olahraga panjat tebing memiliki daya tarik yang sangat tinggi di Bali, selain juga mampu melahirkan atlet dunia, seperti Desak Made Rita Kusuma Dewi dari Kabupaten Buleleng, olahraga ini akan mampu menjadi destinasi sport tourism dunia di Pulau Dewata.

Untuk mewujudkannya, Gubernur Koster pada, Jumat 24 Juli 2026 di Jayasabha, Denpasar memastikan ke Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudi Atmika bahwa wall panjat tebing bertaraf internasional ini akan dianggarkan, terkait tempat/venue-nya agar dikaji lebih matang.

“Saya berharap, kegiatan kejuaraan dunia panjat tebing ini bisa dilaksanakan di Bali sesuai informasi yang disampaikan Ketua FPTI, Pak Yudi. Saya akan support dengan fasilitas yang diperlukan berupa wall panjat tebing, kalau bisa tahun 2027 sudah bisa Bali menjadi tuan rumah dunia event panjat tebing. Ini sangat Saya dukung, karena selaras dengan program sport tourism yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali, karena Bali memiliki nama baik sebagai destinasi wisata dunia,” tegas Gubernur Koster.

Sebelumnya, Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia Bali, Putu Yudi Atmika melaporkan ke Gubernur Bali, Wayan Koster bahwa Bali beberapa kali melewati event World Climbing Series, karena dunia belum melihat adanya fasilitas wall panjat tebing yang memadai di Bali sebagai syarat untuk menjadi tuan rumah olahraga panjat tebing dunia.

Baca Juga  Jadwal Terbaru Bali United, Sisakan Satu Laga Kandang Sebelum Melaju Championship Series

Pihaknya berharap, Pemerintah memprogramkan prasarana ini, karena dampaknya sangat positif, selain mencetak bibit atlet berkualitas dan berdaya saing, Bali akan menjadi destinasi sport tourism dunia, khususnya pada bidang olahraga panjat tebing.

“Kami siap dorong tekad Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster untuk mewujudkan wall panjat tebing ini, sehingga Bali siap menjadi tuan rumah World Climbing Series,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Resmi Ditutup, Desa Tegal Kertha dan Desa Sumerta Kaja Jadi Juara

Wahana Pembibitan Atlet dan Penguatan Kolaborasi

Loading

Published

on

By

Penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 ditandai penyerahan piala, piagam, dan tabungan Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar
PENUTUPAN TURNAMEN: Pelaksanaan penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 yang ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran Turnamen Tenis Meja serangkaian Hari Pajak Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi berakhir setelah laga puncak yang digelar di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. Ajang tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi antarseluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi wahana pembibitan dan pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar. Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali kepada para pemenang.

Adapun para juara Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Kota Denpasar Tahun 2026 pada masing-masing kategori, yakni Kategori Beregu Antar Desa dengan Juara I diraih Desa Tegal Kertha, Juara II Kelurahan Panjer, serta Juara III bersama Desa Dauh Puri Kelod dan Desa Ubung Kaja. Selanjutnya, pada Kategori Ganda Antar Desa, Juara I diraih Desa Sumerta Kaja, Juara II Kelurahan Dauh Puri, serta Juara III Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kauh.

Untuk Kategori Pelajar Putra U-13 Tahun, Juara I diraih Kadek Bayu Nararya Satya, Juara II I Made Gede Rafa Laksmana Wira Cahyana, serta Juara III I Kadek Danesha Artha Suputra dan Danur Eka Pratama. Sementara pada Kategori Pelajar Putri U-13 Tahun, Juara I diraih Putu Aricia Trisnayu, Juara II Ni Putu Prasida Putri Wibawa, serta Juara III Ni Komang Meida Sasmita Prastesya dan Ni Putu Bintang Gustiani.

Pada Kategori Pelajar Putra U-19 Tahun, Juara I diraih Komang Andri Vandita, Juara II I Kadek Alit Putra Yasa, serta Juara III I Made Yuga Praditya dan Kadek Yoga Priananta Chandra Bhuwana. Sedangkan pada Kategori Pelajar Putri U-19 Tahun, Juara I diraih Ni Putu Nanda Kharisma Artha Dewi, Juara II Putu Putri Indah Cahyani, serta Juara III Vidi Prasinta Dewi dan Dewa Ayu Oso Surya Harum Genetri. Seluruh pemenang memperoleh hadiah berupa piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali.

Baca Juga  Toleransi Saat Selebrasi, Bali United Selalu Berikan Warna Keindahan Sepak Bola Indonesia

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang pada kesempatan tersebut diwakili Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wahana mempererat sinergi dan kolaborasi, tetapi juga menjadi sarana pembibitan serta pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar.

“Penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan bahwa Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah. Pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat edukasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong-royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Dewa Rai.

Baca Juga  Cetak Pemain Berbakat, Bupati Adi Arnawa Wajibkan Setiap Desa di Badung Miliki SSB

Lebih lanjut, Dewa Rai mengatakan bahwa selain bertujuan mempererat silaturahmi antarpemangku kepentingan perpajakan di Kota Denpasar, ajang ini juga menjadi wahana edukasi sekaligus pengenalan sejak dini mengenai pentingnya kepatuhan membayar pajak serta manfaat pajak bagi pembangunan daerah.

“Turnamen ini juga kami gunakan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya membayar pajak. Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca