Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pamit Kenal Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Sinergi dan Pembinaan Warga Binaan Terus Diperkuat

BALIILU Tayang

:

Wabup Tabanan I Made Dirga hadiri acara Pamit Kenal Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan di Aula Candra Prabawa
PAMIT KENAL: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mewakili Bupati Tabanan menghadiri acara Pamit Kenal Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan, bertempat di Aula Candra Prabawa Lapas Kelas IIB Tabanan, Jumat (21/8). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mewakili Bupati Tabanan menghadiri acara Pamit Kenal Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan, bertempat di Aula Candra Prabawa Lapas Kelas IIB Tabanan, Jumat (21/8). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan, Ketua Pengadilan Agama, serta undangan terkait lainnya. Dalam acara tersebut, Basuki Raharjo diperkenalkan sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya, Prawira Hadiwidjojo.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Wabup Dirga, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan dan secara pribadi, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Prawira Hadiwidjojo atas dedikasi, pengabdian dan kerja sama yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Kabupaten Tabanan.

“Kami menyadari tugas di lembaga pemasyarakatan bukanlah tugas yang ringan, membutuhkan integritas, kesabaran serta komitmen yang kuat untuk memastikan proses pembinaan warga binaan dapat berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Kepada Basuki Raharjo, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Tabanan. “Kami menyambut baik kehadiran Bapak sebagai bagian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan. Melalui kesempatan yang baik ini kami berharap koordinasi dan sinergi yang selama ini telah terbangun antar-Pemerintah Daerah dengan Lembaga Pemasyarakatan terus berlanjut, bahkan dapat terus ditingkatkan ke depannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya sinergi, kebersamaan, dan kesinambungan kepemimpinan dalam mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Tabanan yang profesional, berintegritas, humanis, serta berorientasi pada pelayanan dan pembinaan yang semakin baik.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan tentunya siap mendukung berbagai program positif yang dapat memberikan manfaat bagi warga binaan, baik pengembangan keterampilan, pembinaan kepribadian, serta kegiatan produktif lainnya yang dapat dijadikan bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Tandatangani PKS dan Launching Kemitraan "Closed Loop"

Pihaknya berharap sinergi antara Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum, Lembaga Pemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus dijaga dan diperkuat. Dengan dedikasi, koordinasi yang baik, serta semangat nyata untuk masyarakat, berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan diharapkan dapat dihadapi bersama demi terwujudnya pembinaan yang semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

KPK RI Hibahkan Barang Rampasan Negara Senilai Rp 1,16 Miliar kepada Pemkot Denpasar

Published

on

By

KPK Serahkan Hibah Barang Rampasan kepada Pemkot Denpasar
SERAHKAN HIBAH: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara resmi menyerahkan hibah barang rampasan negara senilai Rp 1,16 miliar kepada Pemerintah Kota Denpasar yang diselenggarakan di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Selasa (6/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara resmi menyerahkan hibah barang rampasan negara senilai Rp 1,16 miliar kepada Pemerintah Kota Denpasar yang diselenggarakan di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Selasa (6/10). Aset tersebut berupa sebidang tanah seluas 375 meter persegi yang berlokasi di Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan.

Penyerahan hibah barang rampasan negara ini merupakan bagian dari komitmen KPK dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset hasil penegakan hukum agar dapat kembali memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat melalui asset recovery.

Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK RI, Mungki Hadipratikto, Jaksa Penuntut Umum Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK RI, Erwin Ari Nur Wahyudian, Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Forkopimda, jajaran Kepala OPD serta undangan lainnya.

Direktur Labuksi KPK RI, Mungki Hadipradikto, menyampaikan bahwa serah terima aset tersebut merupakan wujud komitmen KPK dalam penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penghukuman pelaku, tetapi juga pengembalian kerugian negara dan pemulihan manfaat publik.

“Upaya KPK bukan hanya menghukum pelaku. Perkara ini juga harus bisa kembali memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegas Mungki saat acara penyerahan.

Untuk memastikan hibah tersebut segera memiliki kekuatan hukum dan tertib administrasi, KPK mendorong Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengakselerasi proses administrasi serta balik nama kepemilikan tanah atas nama Pemerintah Kota Denpasar.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi atas langkah KPK yang turut membantu penyelesaian tertib administrasi pertanahan di Kota Denpasar.

Baca Juga  Wamendikdasmen Hadir di Tabanan, Tinjau Pembangunan dan Revitalisasi Beberapa Sekolah

Menurutnya, kepastian hukum terhadap aset pemerintah sangat penting untuk memastikan aset tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal serta mencegah terjadinya sengketa di kemudian hari.

“Dengan adanya kepastian hukum dan administrasi yang jelas, aset ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Pemkot Denpasar akan memasang papan penanda kepemilikan resmi pada lahan tersebut. Aset berupa tanah seluas 375 meter persegi itu selanjutnya akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemerintah Kota Denpasar serta peningkatan pelayanan publik.

Pemanfaatan aset tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur publik, sehingga keberadaan aset dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Denpasar.

“Kami akan memastikan aset ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung tugas pemerintahan dan pelayanan publik, sehingga barang rampasan negara yang telah diserahkan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Penyerahan hibah ini menjadi bentuk nyata sinergi antara KPK dan Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan pengelolaan aset negara yang tertib, transparan, memiliki kepastian hukum, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan hibah barang rampasan dari KPK RI kepada Pemkab Tabanan. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Teraktif Dukung SPI Pendidikan 2026, KPK RI Ganjar Penghargaan kepada Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Penghargaan SPI Pendidikan dari KPK
TERIMA PENGHARGAAN: KPK RI memberikan penghargaan kepada Provinsi Bali sebagai wilayah dengan kontribusi teraktif dalam mendukung pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026 yang diterima langsung Gubernur Bali Wayan Koster dalam peluncuran Indeks Integritas Pendidikan 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memberikan penghargaan kepada Provinsi Bali sebagai wilayah dengan kontribusi teraktif dalam mendukung pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026. Penghargaan diterima langsung Gubernur Bali Wayan Koster dalam peluncuran Indeks Integritas Pendidikan 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).

Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas dukungan dan kecepatan Pemerintah Provinsi Bali dalam penyediaan data SPI Pendidikan 2026. Ketua KPK RI Komjen Pol. (Purn.) Setyo Budiyanto mengapresiasi kontribusi Bali yang dinilai dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Kita harap gubernur daerah lain bisa mengikuti apa yang sudah baik dilakukan seperti Gubernur Bali, yang kontribusinya dalam kecepatan mengirimkan data ini luar biasa. Jadi, yang tercepat dalam penyediaan data dan patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Setyo Budiyanto.

Setyo menjelaskan, SPI Pendidikan merupakan instrumen untuk memetakan kondisi integritas di lingkungan pendidikan yang mencakup karakter peserta didik, ekosistem pendidikan, serta tata kelola. Pelaksanaan SPI Pendidikan 2026 melibatkan lebih dari 45 ribu satuan pendidikan dan sekitar 951 ribu responden di seluruh Indonesia.

Peluncuran Indeks Integritas Pendidikan 2026 sekaligus menegaskan pentingnya membangun budaya antikorupsi sejak dari lingkungan pendidikan.

Menurut Setyo, integritas tidak hanya berkaitan dengan pencegahan korupsi, tetapi juga harus tumbuh melalui kebiasaan jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan adil dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai tersebut dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan sekolah, seperti tidak menyontek, tidak memalsukan tugas, tidak memberikan contekan, tidak memanipulasi nilai, berani mengakui kesalahan, menghormati hak orang lain, serta menggunakan fasilitas sekolah secara bertanggung jawab.

“Sekolah yang mengajarkan kejujuran harus menerapkannya dalam proses pembelajaran dan penilaian,” tegasnya.

Baca Juga  Usung Spirit Sadhu Mawang Anuraga, Tabanan Pentaskan "Lingga Petak" Pada Pembukaan PKB XLIV Bali Tahun 2022

Plh. Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Dian Novianthi memaparkan hasil SPI Pendidikan 2026 di hadapan sejumlah menteri dan kepala daerah. Survei tersebut menjadi instrumen untuk memetakan kondisi integritas pendidikan sekaligus mendorong terwujudnya sumber daya manusia dan ekosistem pendidikan yang berintegritas.

Hasil SPI Pendidikan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kebijakan pencegahan korupsi melalui sektor pendidikan dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan hasil SPI Pendidikan 2026, Indeks Integritas Pendidikan Provinsi Bali tercatat sebesar 74,08 dan berada dalam kategori Adaptif.

Sementara itu, skor sembilan kabupaten/kota di Bali relatif berdekatan. Buleleng mencatat skor 79,06, disusul Tabanan 78,85; Bangli 77,39; Klungkung 77,09; Karangasem 76,93; Denpasar 76,92; Gianyar 76,52; Jembrana 76,40; dan Badung 76,26. Secara rata-rata sederhana, skor sembilan kabupaten/kota tersebut mencapai 77,27.

Lima daerah tercatat dalam kategori Adaptif, yakni Karangasem, Denpasar, Gianyar, Jembrana, dan Badung. Sementara itu, Buleleng, Tabanan, Bangli, dan Klungkung berada dalam kategori Korektif.

Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat budaya integritas dan tata kelola pendidikan, sekaligus mendorong pemerataan peningkatan integritas pendidikan di seluruh wilayah Bali.

KPK akan melanjutkan diseminasi hasil, temuan, dan rekomendasi SPI Pendidikan 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong tindak lanjut dan perbaikan tata kelola pendidikan.

Bagi Pemerintah Provinsi Bali, penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pendidikan yang berintegritas dan berbudaya antikorupsi, dimulai dari sekolah dan ruang kelas.

Bagi Gubernur Koster, penguatan nilai kejujuran melalui pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dijalankan secara konsisten.

“Pendidikan antikorupsi harus terus kita dukung dan perkuat. Nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab harus ditanamkan sejak dini, sehingga menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Koster.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Tandatangani PKS dan Launching Kemitraan "Closed Loop"

Ia menekankan, upaya membangun pemerintahan yang bersih berkaitan erat dengan pembentukan karakter sejak bangku sekolah. Nilai integritas diharapkan terus melekat ketika peserta didik memasuki dunia kerja, menjalankan pelayanan publik, maupun mengemban tanggung jawab pemerintahan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Prajurit Kodam IX/Udayana Sumbang Medali Perunggu di Asian Games 2026

Published

on

By

Letda Inf Dewa Putu Yadi Suteja Raih Perunggu Asian Games
PERSEMBAHKAN MEDALI: Letda Inf Dewa Putu Yadi Suteja, atlet menembak yang sukses mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang, 19 September hingga 4 Oktober 2026. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Prajurit Kodam IX/Udayana kembali mengharumkan nama satuan dan bangsa Indonesia di kancah olahraga internasional. Prestasi membanggakan tersebut ditorehkan Letda Inf Dewa Putu Yadi Suteja, atlet menembak yang sukses mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang, 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Medali perunggu tersebut diraih Dewa Yadi setelah tampil bersama Aris Febrianto dan Muhammad Pawwaz Aditia Farrel pada nomor 25 Meter Rapid Fire Pistol beregu putra. Tim Indonesia menunjukkan performa solid dengan mengumpulkan total 1.720 poin dan 36 inner tens, sehingga menempati posisi ketiga sekaligus berhak membawa pulang medali perunggu.

Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras, disiplin, konsistensi, dan semangat juang para atlet Indonesia dalam menghadapi persaingan ketat di level Asia. Bagi Dewa Yadi, keberhasilan tampil hingga babak final Asian Games menjadi pencapaian yang sangat berarti, terlebih Aichi-Nagoya 2026 merupakan final Asian Games pertama dalam perjalanan kariernya sebagai atlet menembak.

Letda Inf Dewa Putu Yadi Suteja yang sehari-hari berdinas di Lembaga Pendidikan Rindam IX/Udayana, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti ajang bergengsi tersebut. Pengalaman itu menjadi modal penting baginya untuk terus meningkatkan kemampuan dan menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya masuk final Asian Games. Banyak pelajaran yang saya dapat dari pertandingan ini dan tentunya menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik ke depannya,” ungkap Dewa Yadi.

Usai mengukir prestasi di Asian Games, Dewa Yadi tidak ingin cepat berpuas diri. Ia kini membidik target berikutnya, yakni mengejar tiket menuju World Cup di Doha, Qatar, yang dijadwalkan berlangsung tahun depan. Ajang tersebut menjadi kesempatan penting untuk mengumpulkan poin sekaligus meningkatkan peluang menuju panggung olahraga terbesar dunia, Olimpiade.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Resmikan Tiga Gedung Pemerintahan Baru

“Pengalaman tampil di Asian Games menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Saya bersama tim berharap dapat tampil lebih konsisten dan memberikan hasil terbaik di level dunia,” ujarnya.

Prestasi Dewa Yadi sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kodam IX/Udayana. Dari lingkungan pendidikan dan pembinaan prajurit di Rindam IX/Udayana, ia membuktikan bahwa seorang prajurit tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa, tetapi juga mampu mengembangkan potensi serta mengukir prestasi di bidang olahraga hingga tingkat internasional.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution, dalam keterangan persnya, Selasa (6/10), menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang ditorehkan Letda Inf Dewa Putu Yadi Suteja. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dedikasi, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Dewa Yadi dalam menjalani proses latihan hingga menghadapi persaingan di tingkat internasional.

“Prestasi yang diraih Letda Inf Dewa Putu Yadi Suteja menjadi kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan memberikan yang terbaik, baik dalam pelaksanaan tugas maupun di bidang olahraga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapendam berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti pada raihan medali di Asian Games. Menurutnya, pencapaian di Aichi-Nagoya harus menjadi pijakan bagi Dewa Yadi untuk terus melangkah menuju prestasi yang lebih tinggi, termasuk mewujudkan target tampil di World Cup dan membuka peluang menuju Olimpiade.

Capaian Letda Inf Dewa Putu Yadi Suteja di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit, khususnya generasi muda di lingkungan Kodam IX/Udayana, untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, menjaga semangat juang, serta berani mengejar prestasi hingga ke panggung dunia. Dari Bali, semangat dan dedikasi seorang prajurit kembali menjadi bagian dari perjuangan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkab Tabanan Tandatangani PKS dan Launching Kemitraan "Closed Loop"

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca