Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

DPRD Badung Dukung Belanja Infrastruktur 59,23 Persen

Tapi Ingatkan Pemerintah Tak Abaikan Belanja Mandatori dan Memperhatikan Prinsip Kehati-hatian

Loading

BALIILU Tayang

:

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memberikan keterangan usai memimpin Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Masa Sidang 2026-2027 di Ruang Sidang Utama Gosana, Kamis, 3 September 2026.
BERI KETERANGAN: Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memberikan keterangan usai memimpin Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Masa Sidang 2026-2027 di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 3 September 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Masa Sidang 2026-2027 di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 3 September 2026.

Rapat Paripurna DPRD Badung membahas penyampaian penjelasan Bupati Badung atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Wijaya dan Wakil Ketua III DPRD Badung, I Made Sunarta serta dihadiri Anggota DPRD Badung.

Dari pihak eksekutif hadir Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung beserta OPD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, Pimpinan Instansi Vertikal Badung, para Direksi Perusahaan Daerah Badung, Tenaga Ahli DPRD Badung beserta para undangan lainnya.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyampaikan bahwa hari ini kita melaksanakan rapat paripurna dalam rangka mendengar penjelasan bupati tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Dalam penjelasannya disebutkan bahwa anggaran belanja daerah dipasang hingga 13 triliun. Yang menarik adalah belanja infrastrukturnya sangat tinggi mencapai 59,23%.

“Tentu harapan kami di DPR langkah-langkah ini sudah dipikirkan sebelumnya. Terutama langkah-langkah menciptakan peningkatan fasilitas pariwisata di Badung, terutama mengatasi kemacetan. Dan tentu kami mendukung hal ini,“ ujar Anom Gumanti.

Ke depan, DPRD Badung menyarankan pemerintah beserta seluruh jajarannya tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian karena jangan sampai belanja infrastruktur tinggi mengurangi biaya-biaya mandatori.

“Nah itu yang bisa kami sampaikan di samping biaya-biaya rutin, biaya pokok operasional gedung dan sebagainya. Nah itu selalu kami tekankan,“ tutupnya.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri “Pelebon” Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra

Sebelumnya, Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menyampaikan Pendapatan Daerah pada Rancangan Perubahan APBD TA 2026 dirancang sebesar Rp 10,50 triliun lebih. Angka ini naik Rp 170 miliar lebih atau 1,65% dibandingkan APBD Induk TA 2026 yang sebesar Rp 10,33 triliun lebih. Peningkatan tersebut didukung oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik menjadi Rp 9.713.977.236.804,00. Sementara, Pendapatan Transfer dirancang Rp 787,82 miliar lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 3 miliar.

Di sisi Belanja Daerah, anggaran dirancang sebesar Rp 13.089.787.587.855,00 (Rp13,08 triliun lebih), atau meningkat 13,56% dari APBD Induk. Postur ini terdiri dari Belanja Operasi Rp 6,27 triliun, Belanja Modal Rp 4,82 triliun, Belanja Tidak Terduga Rp 129,09 miliar, serta Belanja Transfer Rp 1,86 triliun.

Untuk pembiayaan daerah, Penerimaan Pembiayaan bersumber dari SILPA tahun sebelumnya sebesar Rp 1,19 triliun dan Pembiayaan Utang/Pinjaman Daerah sebesar Rp 1,97 triliun yang dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan.

Pemkab Badung memprioritaskan alokasi anggaran pada berbagai sektor vital seperti Pendidikan Inklusif dan Berdaya Saing Rp 723,75 miliar (20,61% dari total belanja), Peningkatan Derajat Kesehatan Rp 399,14 miliar, Pelestarian Adat, Tradisi dan Seni Budaya Rp 312,91 miliar, Penguatan Pengelolaan Persampahan Rp 331,49 miliar.

Porsi perhatian terbesar diberikan pada pembangunan infrastruktur terpadu, melalui penyelenggaraan jalan, dialokasikan anggaran mencapai Rp 2,74 triliun. Secara akumulatif, alokasi infrastruktur ini menyerap 59,23% dari total belanja daerah.

Langkah responsif ini diambil untuk menyikapi masalah krusial masyarakat, terutama sektor kepariwisataan dan persoalan lalu lintas. “Eksekutif dan legislatif hadir bersama untuk menyikapi berbagai problema di Kabupaten Badung, khususnya penanganan kepariwisataan. Isu infrastruktur, dalam hal ini kemacetan, menjadi isu yang paling sering muncul di media sosial,” tegas Wayan Adi Arnawa. (gs/bi)

Baca Juga  Wabup Bagus Alit Sucipta Buka SHI-Bali CARE 2025

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK, dan Posyandu Se-Indonesia Tengah

Published

on

By

Ketua TP PKK Denpasar hadiri rapat tata kelola di BSCC
RAPAT PENGUATAN: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah yang dilaksanakan di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Kamis (22/10). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Guna memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam meningkatkan tata kelola kelembagaan PKK, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah yang dilaksanakan di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Kamis (22/10).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Dekranas sekaligus Pelindung TP PKK dan TP Posyandu, Ny. Selvi Gibran Rakabuming, Ketua Harian Dekranas sekaligus Ketua Umum TP PKK dan TP Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian, jajaran kementerian dan lembaga terkait, serta pengurus TP PKK dari berbagai daerah di Indonesia bagian tengah.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, menyelaraskan program, dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan PKK, Dekranasda, serta Posyandu di daerah.

“Dengan pelaksanaan rapat ini, kami memperoleh penguatan dan pemahaman yang penting untuk meningkatkan peran PKK, Dekranasda, dan Posyandu di Kota Denpasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, selama pelaksanaan rapat tersebut, peserta menerima pemaparan mengenai arah kebijakan pembangunan nasional dalam penguatan kelembagaan Dekranasda, PKK, dan Posyandu dari Sekretaris Kementerian PPN/Sestama Bappenas. Materi berikutnya membahas penguatan peran pemerintah daerah dalam perencanaan program dan kegiatan oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah.

Selain itu, para peserta juga menerima pemaparan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) dari jajaran Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu.

“Tentu dengan pelaksanaan ini kami mengapresiasi upaya pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi dan berkomitmen untuk terus bersinergi, menyelaraskan program, serta mengoptimalkan pelaksanaannya sesuai kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya di Kota Denpasar,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Baca Juga  Kunjungan Mendes PDTT RI ke Desa Bongkasa Pertiwi

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Tim Pembina Posyandu dengan Kementerian Sosial dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pemberdayaan keluarga dan peningkatan pelayanan masyarakat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Antari Jaya Negara Apresiasi Kunjungan Selvi Gibran, Motivasi Gerakan Posyandu Denpasar

Published

on

By

Ketua TP PKK Denpasar dampingi Selvi Gibran ke Posyandu
DAMPINGI KUNKER: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mendampingi kunjungan kerja Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Pelindung TP PKK dan TP Posyandu, Selvi Gibran Rakabuming Raka, ke Posyandu Banjar Mandala Sari, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar, Kamis (22/10) sore. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mendampingi kunjungan kerja Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Pelindung TP PKK dan TP Posyandu, Selvi Gibran Rakabuming Raka, ke Posyandu Banjar Mandala Sari, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar, Kamis (22/10) sore. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja Selvi di Kota Denpasar, sekaligus bentuk perhatian terhadap penguatan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Ketua Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster. Kehadiran jajaran pengurus di tingkat nasional, provinsi, dan kota ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi serta mendorong peran aktif kader dalam memberikan pelayanan yang dekat dengan masyarakat.

Kunjungan ke Posyandu Banjar Mandala Sari dilaksanakan setelah Selvi menutup Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah di Bali. Dalam arahannya, Selvi menekankan pentingnya sinergi antara Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Selvi meninjau secara langsung pelayanan kesehatan masyarakat yang berlangsung di Posyandu Banjar Mandala Sari. Peninjauan ini menjadi kesempatan untuk melihat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat, sekaligus ruang bagi para kader untuk berkontribusi dalam mendukung kesehatan keluarga, ibu, dan anak. Keberadaan posyandu di tingkat banjar diharapkan terus menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Selvi Gibran Rakabuming Raka ke Posyandu Banjar Mandala Sari. Menurutnya, perhatian yang diberikan di tingkat nasional menjadi motivasi bagi jajaran TP PKK dan kader posyandu di Kota Denpasar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Bupati Hadiri ‘’Piodalan’’ di Pura Kahyangan Desa dan Puseh, Desa Adat Ayunan

“Tentu ini menjadi motivasi bagi kami dalam menggerakkan posyandu di Kota Denpasar. Kami berharap sinergi dan dukungan dari berbagai pihak dapat semakin memperkuat peran kader dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Antari Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Putri Anak dan Putri Remaja Asal Denpasar Wakili Bali ke Tingkat Nasional

Published

on

By

Ketua TP PKK Denpasar terima audiensi Putri Anak Bali
AUDIENSI: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menerima audiensi peserta Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia asal Bali yang akan tampil di tingkat nasional di Jakarta, Oktober mendatang, Jumat (23/10). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa memberikan semangat dan dukungan kepada peserta Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia asal Bali yang akan tampil di tingkat nasional di Jakarta, Oktober mendatang. Dukungan tersebut disampaikan saat para peserta beraudiensi di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (23/10).

Pada kesempatan itu, Ny. Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah terpilih dan akan tampil di ajang nasional tersebut. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga kesehatan serta persiapan mental yang matang.

“Selain untuk meningkatkan kemampuan serta mengasah rasa percaya diri, kegiatan ini juga sebagai ajang untuk memperkenalkan Kota Denpasar sebagai kota budaya di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Regional Director Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali, Cokorda Istri Indah Apsari mengatakan, ajang nasional tersebut akan berlangsung pada 31 Oktober mendatang di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

“Peserta dari Bali berjumlah sembilan orang, dengan rincian tujuh orang dari Kota Denpasar dan dua orang dari Kabupaten Badung,” jelasnya.

Ia menambahkan, tahun ini merupakan tahun ke-10 penyelenggaraan event tersebut. Nantinya, penilaian dewan juri tidak hanya dari aspek penampilan, tetapi juga kecerdasan dan wawasan.

“Kami mendorong peserta perwakilan dari Bali mempersiapkan diri dengan baik sehingga dapat memborong mahkota, seperti kategori Putri Anak Indonesia, Putri Lingkungan, Putri Pariwisata, Putri Budaya, serta Putri Pendidikan, sehingga dapat membanggakan Bali khususnya Kota Denpasar,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Pimpin Raker Gabungan Komisi Bahas Ranwal RPJMD Badung 2025-2029
Lanjutkan Membaca