Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Taman Ayun Barong Festival Masuk 125 Event KEN 2026

Strategi Dispar Badung Tarik Wisatawan ke Wilayah Tengah dan Utara

Loading

BALIILU Tayang

:

Taman Ayun Barong Festival di Pura Taman Ayun, Mengwi
TAMAN AYUN BARONG FESTIVAL: Penyelenggaraan Taman Ayun Barong Festival Regeneration dan Superstar Tahun 2026 yang masuk dalam 125 event terpilih Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI, berlangsung selama dua hari, 6-7 November 2026, di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Pura Taman Ayun, Mengwi. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung terus berupaya memperluas daya tarik pariwisata hingga ke wilayah Badung Tengah dan Utara. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui penyelenggaraan Taman Ayun Barong Festival Regeneration dan Superstar Tahun 2026 yang masuk dalam 125 event terpilih Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.

Festival yang berlangsung selama dua hari, 6-7 November 2026, di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Pura Taman Ayun, Mengwi, ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi wisata budaya sekaligus mendorong pemerataan kunjungan wisatawan di Kabupaten Badung.

“Ini merupakan kegiatan yang ke-9, yang sudah kita lakukan dari tahun 2016. Sebelumnya kegiatan ini diinisiasi oleh DTW Taman Ayun sendiri bekerja sama dengan Penglingsir Puri Mengwi. Namun, di tahun ini kegiatan sudah dilaksanakan oleh kami dari Dinas Pariwisata Kabupaten Badung bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata melalui Karisma Event Nusantara (KEN),” ujar Kepala Dispar Badung, Anak Agung Putri Mas Agung, Sabtu (7/11/2026).

Ia menjelaskan, terpilihnya festival tersebut dalam 125 event KEN 2026 menjadi peluang untuk meningkatkan promosi destinasi wisata budaya di Kabupaten Badung.

“Melalui penyelenggaraan event berskala nasional, kami berharap semakin banyak wisatawan yang tertarik mengunjungi kawasan Taman Ayun dan destinasi wisata lainnya di wilayah Badung Tengah dan Utara,” katanya.

Menurutnya, pengembangan pariwisata Badung tidak hanya berfokus pada kawasan selatan yang selama ini dikenal sebagai pusat akomodasi dan aktivitas wisata. Dispar Badung juga berupaya mengoptimalkan potensi wilayah tengah dan utara melalui penyelenggaraan berbagai event serta pengembangan desa wisata.

“Mungkin untuk akomodasi kita sudah sediakan di Badung Selatan, namun untuk event-event kita upayakan untuk dilaksanakan di wilayah Badung Tengah dan Utara, termasuk juga di dalamnya adalah desa wisata,” jelas Putri Mas Agung.

Baca Juga  Jaga Estetika Wilayah, Badung Tertibkan Utilitas di Wilayah Darmasaba

Selain pertunjukan seni Barong, penyelenggaraan tahun ini juga melibatkan pelaku UMKM serta menghadirkan exhibition. Sejumlah Konsul Jenderal dari negara sahabat, di antaranya Australia, Rusia, Tiongkok, dan India, turut diundang untuk menyaksikan festival tersebut.

Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan dapat memperluas promosi pariwisata Badung, termasuk menjangkau pasar wisatawan mancanegara. Putri Mas Agung menyebut pihaknya juga berencana mengembangkan festival dengan skala lebih besar pada tahun mendatang, termasuk menghadirkan workshop budaya yang melibatkan wisatawan secara langsung.

“Harapannya tahun depan kegiatan ini bisa kita laksanakan dengan skala yang lebih besar dan tentunya banyak melibatkan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Mungkin salah satunya kita akan ada workshop yang melibatkan kegiatan dengan para wisatawan. Kita ingin kegiatan ini selain sebagai pelestarian budaya, juga dalam rangka mewujudkan pariwisata Badung yang berkualitas,” imbuhnya.

Dispar Badung juga berencana memperkuat pengembangan kegiatan berbasis desa wisata dengan melibatkan perusahaan dan pelaku industri pariwisata.

“Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta menciptakan pilihan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pengunjung,” ucap Putri Mas Agung.

Masuknya Taman Ayun Barong Festival dalam program KEN 2026 mendapat apresiasi dari Tim Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Theresia Ria. Ia menilai festival tersebut memiliki daya tarik karena mengangkat kekayaan budaya Bali yang menjadi salah satu keunggulan pariwisata Indonesia.

“Saya mengucapkan apresiasi kepada penyelenggara Taman Ayun Barong Festival karena tahun ini telah masuk ke salah satu program Kementerian Pariwisata, yaitu Karisma Event Nusantara (KEN). Untuk festivalnya sendiri sangat menarik karena festival ini mengangkat budaya Bali yang kita banggakan,” ungkapnya.

Ia berharap penyelenggaraan festival ini dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga  Sekda Surya Suamba Hadiri Taman Ayun Barong Festival Superstar 2025

“Kementerian Pariwisata berharap festival ini dapat menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” tambah Theresia.

Di balik upaya pengembangan pariwisata, Taman Ayun Barong Festival juga membawa misi pelestarian warisan budaya Bali. Ida Cokorda Mengwi XIII mengatakan festival ini menjadi wadah untuk menjaga keberlangsungan seni pertunjukan Barong sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada masyarakat luas.

Pura Taman Ayun dan seni Barong memiliki nilai penting sebagai warisan budaya yang harus terus dijaga. Melalui festival ini, kedua unsur budaya tersebut dihadirkan dalam satu kegiatan yang memperlihatkan komitmen masyarakat dalam melestarikan tradisi leluhur.

“Pelaksanaan Taman Ayun Barong Festival ini tidak lain adalah untuk melestarikan budaya kita. Karena Barong itu sudah masuk di dalam warisan budaya dunia, dan Taman Ayun sendiri juga masuk dalam warisan budaya dunia. Jadi dua warisan budaya dunia itu menjadi satu berkolaborasi sekarang untuk menunjukkan bagaimana tekad kita untuk melestarikan budaya,” jelas Ida Cokorda Mengwi XIII.

Festival tahun ini menghadirkan dua kategori pertunjukan, yakni Regeneration dan Superstar. Kategori Regeneration melibatkan anak-anak tingkat SD dan SMP sebagai upaya menyiapkan generasi penerus seni pertunjukan Barong. Para peserta menampilkan Barong Buntut di Wantilan Pura Taman Ayun, dengan penari dan penabuh kendang yang juga berasal dari kalangan anak-anak.

“Tujuannya adalah agar warisan budaya kita yang adiluhung ini terus dikembangkan dan dipelihara oleh masyarakat kita sendiri. Oleh karena itu, pesertanya adalah anak-anak tingkat SD dan SMP. Barong yang dipakai adalah Barong Buntut. Termasuk juga tukang kendangnya dari anak-anak, ini juga bagian dari regenerasi para penabuh kendang,” paparnya.

Sementara itu, kategori Superstar diikuti peserta yang telah memiliki prestasi dalam berbagai kompetisi, dengan persyaratan minimal tiga kali meraih juara. Berbeda dengan kategori Regeneration, dalam kategori ini penari Barong dan penabuh kendang dipertemukan secara acak sehingga masing-masing harus menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Badung Laksanakan Inspeksi Lapangan Terkait Pengawasan dan Pengendalian Usaha Rumah Kost di Kuta Utara

“Jadi pesertanya diacak atau tarung bebas. Masing-masing mencari nilai sendiri dan ini tingkat kesulitannya sangat tinggi. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pementasan Barong sesuai dengan pakem-pakem yang ada, karena akan dinilai oleh juri-juri yang amat profesional,” katanya.

Ida Cokorda Mengwi XIII juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus daya tarik wisata yang memperkenalkan tradisi Bali kepada pengunjung.

Kehadiran para Konsul Jenderal dari negara sahabat juga dinilai menjadi peluang untuk memperluas promosi festival ke tingkat internasional.

“Jangan lupa mereka itu adalah perwakilan negara sahabat yang bisa menyampaikan dan mempromosikan apa yang kita laksanakan. Mereka adalah perwakilan yang bisa merekam dan menyampaikan kegiatan ini ke negara masing-masing,” tutup Ida Cokorda Mengwi XIII. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Menuju HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung

Published

on

By

Rapat panitia PWI Half Marathon 2026 bersama PWI Lampung di Jakarta
RAPAT: Rapat Laporan Ketua Panitia bersama PWI Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat PWI Pusat pada Senin, 2 November 2026. (Foto: ist)

Jakarta, baliilu.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang olahraga PWI Half Marathon 2026 sebagai rangkaian Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) Lampung. Dukungan tersebut disampaikan langsung dalam Rapat Laporan Ketua Panitia bersama PWI Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat PWI Pusat pada Senin, 2 November 2026.

Ajang lari bergengsi ini rencananya akan diselenggarakan di Lapangan Saburai Enggal, Bandar Lampung, pada hari Minggu, 29 November 2026, mulai pukul 05.00 WIB. Acara ini turut didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia serta berbagai sponsor terkemuka.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam rapat tersebut menyatakan apresiasi dan dukungan penuh Pengurus Pusat terhadap inisiatif PWI Lampung dan panitia pelaksana.

“Kami di PWI Pusat mendukung penuh inisiatif dan kesiapan PWI Lampung serta Panitia Pelaksana dalam menggelar PWI Half Marathon 2026. Ini merupakan langkah konkret insan pers dalam membangkitkan semangat berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat luas,” ujar Akhmad Munir.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal PWI Pusat sekaligus Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN), M. Selamet Susanto, menegaskan bahwa PWI Half Marathon 2026 ini adalah pemanasan dan momentum konsolidasi penting menjelang gelaran HPN dan Porwanas 2027 di Lampung.

“PWI Half Marathon 2026 bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan juga bagian dari gelora semangat dan rangkaian Kick Off menuju Hari Pers Nasional (HPN) dan Porwanas 2027 yang akan datang di Lampung,” jelas M. Selamet Susanto.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah — yang didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Lampung Segan Petrus Simanjuntak serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Lampung Lukmansyah — menyampaikan rasa bangga dan kesiapan penuh jajaran PWI Lampung.

Baca Juga  Wabup Suiasa Terima Kunjungan Studi Tiru Pemkab Bantul

“PWI Lampung sangat siap menyukseskan PWI Half Marathon 2026 sebagai rangkaian Kick Off HPN Lampung. Kepercayaan dan dukungan penuh dari PWI Pusat menjadi penambah semangat bagi kami untuk menyajikan event lari yang aman, nyaman, dan berkesan,” tegas Wirahadikusumah.

Panitia menyediakan tiga kategori jarak lari, yaitu: Kategori 5K – Rp150.000; Kategori 10K – Rp170.000; dan Kategori 21K (Half Marathon) – Rp300.000.

Setiap peserta akan mendapatkan BIB with Chip Timing, Jersey eksklusif, Medals Finisher, Refreshment, serta hiburan. Khusus untuk kategori 21K, peserta juga akan mendapatkan Jersey Finisher tambahan.

Selain itu, ajang ini juga bertabur hadiah fantastis dengan doorprize dan hadiah podium mencapai ratusan juta rupiah, termasuk sepeda motor dan berbagai perangkat elektronik.

Pendaftaran dibuka online melalui https://bit.ly/PWI-RUN atau scan QR code pada poster resmi. Info lebih lanjut: Instagram @eventlari_lampung, @kawanlari_lampung, @pwi_lampung, atau HP/WA 0895-2308-1523. (*/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

14 Hari Operasi Patuh Agung 2026, Polresta Denpasar Lampaui Target Teguran dan Tilang Manual

Published

on

By

Polantas Denpasar beri teguran saat Operasi Patuh Agung 2026
TEGURAN: Polantas Denpasar melakukan teguran dengan memperbaiki pemasangan helm saat pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2026 yang digelar Polresta Denpasar selama 14 hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2026 yang digelar Polresta Denpasar selama 14 hari menunjukkan hasil penindakan yang cukup signifikan. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran serta kecelakaan di jalan raya.

Selama pelaksanaan operasi, Polresta Denpasar mencatat hasil penindakan yang mencapai bahkan melampaui target pada sejumlah kategori. Untuk tindakan teguran, dari target sebanyak 560 teguran, petugas berhasil memberikan sebanyak 581 teguran.

Sementara itu, penindakan melalui tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis mencapai 1.400 pelanggaran atau sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Adapun penindakan tilang manual tercatat sebanyak 161 pelanggaran, melampaui target 140 penindakan.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hasil tersebut merupakan upaya Polresta Denpasar dalam meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas melalui langkah edukatif, preventif, hingga penegakan hukum.

Menurutnya, Operasi Patuh Agung tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, serta tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2026 telah berlangsung selama 14 hari, upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) akan terus menjadi komitmen Polresta Denpasar.

“Kami berharap kesadaran tertib berlalu lintas tidak hanya muncul saat operasi berlangsung, tetapi menjadi budaya dan kebutuhan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Ingat, keselamatan adalah yang utama, karena keluarga menanti di rumah,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  DPRD Badung Soroti Rumitnya OSS, Pelaku Usaha Pariwisata Keluhkan Perizinan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terima Laporan Keributan Melalui Call Center 110, Unit UKL Polsek Dentim Segera Cek TKP

Published

on

By

Personel UKL Polsek Dentim tindaklanjuti laporan Call Center 110
RESPONS 110: Polsek Denpasar Timur (Dentim) melalui Unit Kecil Lengkap (UKL) menindaklanjuti laporan keributan yang diterima melalui layanan Call Center Polri 110, Minggu (8/11/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sebagai bentuk respons cepat terhadap pengaduan masyarakat, Polsek Denpasar Timur (Dentim) melalui Unit Kecil Lengkap (UKL) segera menindaklanjuti laporan keributan yang diterima melalui layanan Call Center Polri 110, Minggu (8/11/2026) dini hari.

Pengaduan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Aan sekitar pukul 01.24 WITA, terkait adanya keributan yang diduga melibatkan seseorang dalam kondisi mabuk di sebuah gudang interior, Jalan Ida Bagus Mantra No. 8X, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Perwira Pengawas (Pawas) segera mengarahkan personel UKL untuk mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan memastikan situasi keamanan di sekitar TKP. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengumpulan bahan keterangan serta pendekatan secara humanis kepada pihak terkait.

Dari hasil pengecekan, petugas tidak menemukan terduga pelaku di lokasi. Berdasarkan keterangan pelapor, orang yang diduga terlibat dalam keributan tersebut telah meninggalkan TKP dengan menumpang truk pengangkut pasir. Petugas juga memastikan situasi di lokasi berangsur kondusif dan tidak ditemukan adanya gangguan lanjutan.

Kapolsek Denpasar Timur (Dentim), AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., menyampaikan bahwa setiap pengaduan masyarakat, khususnya melalui layanan Call Center 110, akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati dan Wabup Badung Laksanakan Inspeksi Lapangan Terkait Pengawasan dan Pengendalian Usaha Rumah Kost di Kuta Utara
Lanjutkan Membaca