Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Optimalkan Pengelolaan Aset, Badung Gelar Pelatihan Pengelolaan Aset atau Barang Milik Daerah

BALIILU Tayang

:

de
Sekda Adi Arnawa di saat membuka pelatihan Pengelolaan Aset atau Barang Milik Daerah bertempat di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Senin (21/12).

Badung, baliilu.com – Dalam upaya mengoptimalkan manajemen (pengelolaan) aset daerah atau barang milik daerah, serta menindaklanjuti rekomendasi BPK atas laporan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2019 tentang pengelolaan aset, Pemkab Badung bersama BPK Perwakilan Provinsi Bali menggelar pelatihan Pengelolaan Aset atau Barang Milik Daerah bertempat di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Senin (21/12)

Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Inspektur Kabupaten Badung  Ni Luh Suryaniti dan Kabid Pengelolaan Aset Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Nengah Nurjana serta diikuti oleh perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Badung.

Pada kesempatan itu, Sekda Adi Arnawa menyampaikan Pengelolaan Aset atau Barang Milik Daerah merupakan faktor penting dalam melancarkan fungsi pelayanan pemerintahan daerah kepada masyarakat. Akan tetapi, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan bahwa Pemerintahan Daerah masih perlu mengoptimalkan Manajemen (pengelolaan) Aset sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ”Untuk itu mari kita melaksanakan pelatihan terhadap masing-masing perangkat daerah terkait pengelolaan aset yang dilakukan oleh BPK Perwakilan Bali,” ujar Adi Arnawa.

Mengingat pentingnya pengelolaan aset ini, Adi Arnawa berpesan agar peserta mengikuti pelatihan dengan baik, dan berharap materi yang disampaikan oleh narasumber bisa diterapkan dengan baik oleh masing-masing perangkat daerah, sehingga pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah yang semakin kompleks, bisa  dikelola secara optimal, efektif, dan efisien. “Kita berharap setelah mengikuti sosialisasi ini masing-masing perangkat daerah mampu menerapkan tata kelola (manajemen) aset sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (bt)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Batur UNESCO Global Geopark Tawarkan Peluang Penelitian Anjing Kintamani bagi FKH Unud
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Disdikpora Badung Ajak Generasi Muda Melek Bisnis Lewat Pelatihan Wirausaha Pemula 2026

Published

on

By

disdikpora badung
PELATIHAN WIRAUSAHA: Disdikpora Kabupaten Badung saat menggelar kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung Kwarcab Badung, Selasa (28/4/2026). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung terus mendorong generasi muda agar semakin melek bisnis dan mandiri secara ekonomi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung Kwarcab Badung, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Jiwa Wirausaha Muda yang Kreatif, Mandiri, dan Berdaya Saing di Era Digital”, sebagai langkah nyata menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran, khususnya di kalangan pemuda terdidik.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kabid Kepemudaan dan Olahraga, Gede Suarjaya, SE, M.Si, mewakili Kepala Disdikpora Badung.

Gede Suarjaya menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi tahap awal bagi para pemuda yang ingin mulai merintis usaha, namun belum memiliki bisnis yang berjalan.

“Ini merupakan pelatihan tahap awal bagi calon wirausaha muda pemula. Peserta yang ikut masih dalam tahap merintis, usahanya belum berdiri. Melalui kegiatan ini, mereka akan dibekali pengetahuan tentang peluang usaha yang potensial di Badung, sehingga mereka nantinya mampu membangun usaha sesuai kemampuan dan minat masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung ingin mendorong lahirnya lebih banyak anak muda yang berani menciptakan usaha sendiri, sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

“Kami ingin mencari dan membina pemuda Badung yang mampu menciptakan bisnis, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Badung,” tambahnya.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari perguruan tinggi, siswa SMA/SMK, serta organisasi kepemudaan se-Kabupaten Badung. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi usaha.

Baca Juga  Update Covid-19 di Denpasar, Pasien Sembuh Nambah 26 Orang, Kasus Positif Nambah 34 Orang

“Melalui program ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki mindset entrepreneur, adaptif terhadap perkembangan digital, serta siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah di masa depan,” tutup Gede. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sejalan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“, Gubernur Koster Apresiasi Doa Puasa Ester Nasional 2026

Published

on

By

gubernur koster
BUKA DOPEN 2026: Gubernur Bali Wayan Koster membuka secara resmi acara Doa Puasa Ester Nasional (DOPEN) Tahun 2026 yang bertajuk Excellent Spirit bertempat di Hotel Infinity, Jimbaran, Badung, Selasa (28/4/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membuka secara resmi acara Doa Puasa Ester Nasional (DOPEN) Tahun 2026 yang bertajuk Excellent Spirit bertempat di Hotel Infinity, Jimbaran, Badung, Selasa (28/4/2026).

“Acara ini sungguh luar biasa diisi dengan berpuasa selama 3 hari oleh seluruh peserta dengan tujuan mulia mendoakan Pulau Bali termasuk Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh masyarakat Bali agar hidup aman sejahtera sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menjaga kesucian serta keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan Bali untuk kesejahteraan lahir dan batin masyarakat Bali,” ucap Koster.

Gubernur Koster menilai kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata dalam mendoakan Bali agar senantiasa berada dalam keadaan aman, damai, dan dijauhkan dari berbagai pengaruh negatif.

Menurutnya, semangat doa bersama tersebut sejalan dengan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, saya menyampaikan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya atas doa yang luar biasa ini. Mari kita bersama-sama menjaga Bali agar Bali semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur juga menyampaikan penghargaan atas deklarasi doa yang dipersembahkan sebagai representasi dukungan kepada masyarakat Bali. Ia sekaligus memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan masih terdapat kekurangan.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa apabila seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan, keharmonisan sosial, serta kelestarian budaya dan lingkungan, maka Bali akan selalu mendapat tempat istimewa di hati masyarakat dunia sebagai destinasi yang damai, suci, indah, dan berbudaya.

Baca Juga  Explore The Harmony of Pemuteran, Implementasi Penerapan CHSE di Buleleng

Pemerintah Provinsi Bali berharap semangat kebersamaan lintas umat dan nilai-nilai toleransi yang tercermin dalam kegiatan tersebut dapat terus dipelihara sebagai fondasi memperkuat Bali ke depan.

Kegiatan spiritual berskala nasional tersebut diikuti sebanyak 402 peserta dari 24 provinsi di Indonesia. Rangkaian kegiatan berlangsung dari tanggal 28 April hingga 1 Mei 2026, berdasarkan laporan Ketua Panitia Pelaksana DOPEN 2026, Pdt. Noni Helda.

Lebih jauh Helda menjelaskan, dalam pelaksanaannya, peserta menjalani doa puasa selama 24 jam penuh selama tiga hari, tanpa makan dan minum, sebagai bentuk pengabdian spiritual dan doa bersama bagi bangsa serta Pulau Bali.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali yang berkenan hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan Doa Puasa Ester Nasional 2026 serta menyampaikan ucapan selamat menjalankan puasa kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Baligivation 2026, Gubernur Koster Harap Digitalisasi Ekonomi Tumbuh  Kuat dan Berkelanjutan

Published

on

By

Baligivation 2026
BUKA BALIGIVATION 2026: Gubernur Bali Wayan Koster, bersama dengan Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan PPATK Dr. Fhitriodi, dan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, secara resmi membuka Bali Digital Innovation Festival 2026 bertempat di Hotel Prime Plaza, Denpasar, pada Selasa (28/4). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, bersama dengan Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan PPATK Dr. Fhitriodi, dan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, secara resmi membuka Bali Digital Innovation Festival 2026 (Baligivation) bertempat di Hotel Prime Plaza, Denpasar, pada Selasa (28/4).

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya transformasi ekonomi berbasis digital sebagai salah satu sektor unggulan baru di Pulau Dewata.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Bali atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi ekonomi Bali yang saat ini masih sangat bergantung pada sektor pariwisata. Berdasarkan data tahun 2025, sekitar 66% perekonomian Bali masih ditopang sektor pariwisata, sehingga penguatan sektor lain seperti ekonomi kreatif dan digital menjadi sangat penting.

Dalam paparannya, Gubernur Koster menegaskan bahwa Bali memiliki keunggulan luar biasa sebagai destinasi wisata dunia, didukung kekayaan budaya, spiritualitas, dan keindahan alam yang tidak dimiliki daerah lain.

Dengan luas wilayah hanya sekitar 0,1% dari Indonesia, Bali mampu menjadi magnet global tanpa promosi besar. Tahun 2025 mencatat kunjungan lebih dari 7 juta wisatawan mancanegara melalui jalur udara, ditambah sekitar 150 ribu wisatawan kapal pesiar, serta 9,3 juta wisatawan domestik, sehingga total kunjungan mencapai lebih dari 16 juta orang. Kontribusi devisa pariwisata Bali pun mencapai sekitar Rp 176 triliun atau sekitar 55% dari total devisa pariwisata Indonesia.

Di sisi lain, Koster juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Bali, seperti persoalan sampah dan kemacetan. Pemerintah Provinsi Bali bersama kabupaten/kota terus menggenjot penanganan sampah berbasis sumber dari hulu hingga hilir, termasuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik berkapasitas 1.200 ton per hari yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026. Selain itu, berbagai proyek infrastruktur juga dipercepat, seperti pembangunan jalan bypass, jembatan di Nusa Ceningan, jaringan air bersih di Karangasem, hingga shortcut Singaraja–Mengwi yang ditargetkan rampung pada 2027–2028.

Baca Juga  Diskop Denpasar Ingatkan Koperasi, Maret 2021 Batas Akhir Gelar RAT

Koster menegaskan komitmennya untuk membangun fondasi infrastruktur yang merata di seluruh Bali hingga 2029, guna mendorong munculnya pusat-pusat ekonomi baru di wilayah utara, timur, dan barat Bali. Ia berharap, melalui penguatan ekosistem digital dan inovasi, Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital yang kuat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa Baligivation sebagai salah satu festival digital terbesar di Bali merupakan inisiatif strategis yang menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, otoritas, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong percepatan transformasi digital. Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan ide dan inovasi, tetapi juga langkah nyata dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa penguatan tersebut dilakukan melalui berbagai program, mulai dari penguatan UMKM, digitalisasi pasar rakyat, hingga pemberdayaan komunitas melalui inovasi seperti Banjar Pintar dan Pasar Rakyat Go Digital. Melalui Baligivation, diharapkan Bali dapat terus berkembang sebagai pulau digital yang adaptif terhadap perubahan zaman, tanpa meninggalkan nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi jati dirinya.

Di sisi lain, Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan PPATK Dr. Fhitriodi menegaskan bahwa penguatan digitalisasi ekonomi juga harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap potensi risiko keuangan, khususnya pada sektor KUPVA BB (Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank) yang memiliki peran strategis sebagai fasilitator transaksi wisatawan mancanegara di Bali. Ia menyoroti maraknya praktik money changer ilegal yang tidak hanya merugikan pelaku usaha resmi, tetapi juga berpotensi menimbulkan persaingan tidak sehat dan distorsi pasar.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa aktivitas ilegal tersebut membuka celah terhadap tindak pidana, termasuk Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan pendanaan terorisme. Modus yang kerap ditemukan antara lain structuring untuk menghindari pelaporan, penggunaan identitas palsu, transaksi tanpa underlying yang jelas, hingga mingling atau pencampuran dana legal dan ilegal. Selain itu, praktik penyalahgunaan rekening operasional, penggunaan rekening pribadi, serta transaksi valas tanpa dasar yang jelas juga menjadi perhatian serius.

Baca Juga  Penampilan Memukau UKM Kesenian Unud Dalam 8th Public Relation Indonesia Awards 2023

Untuk itu, PPATK menekankan pentingnya sinergi antar lembaga melalui pertukaran intormasi, penguatan pengawasan, serta penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal. Di samping itu, penguatan kapasitas dan kesadaran industri juga menjadi kunci, termasuk peningkatan kualitas SDM, pemahaman terhadap modus kejahatan keuangan, serta kemampuan mengidentifikasi transaksi mencurigakan. Kepatuhan yang efektif, komitmen manajemen, serta budaya integritas organisasi dinilai penting guna memastikan industri KUPVA BB di Bali berjalan legal, patuh regulasi, dan bebas dari penyalahgunaan.

Senada dengan itu, Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, menyatakan bahwa penyelenggaraan Baligivation 2026 merupakan langkah visioner dari Bank Indonesia dalam mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Bali melalui penguatan digitalisasi dan sinergi lintas sektor. Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan komitmen kuat antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Bali, sekaligus menjadi katalisator dalam memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.

Ia menegaskan bahwa di era saat ini, transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keniscayaan. Namun demikian, di tengah pesatnya perkembangan tersebut, potensi kerawanan dan ancaman di ruang digital juga perlu diantisipasi secara serius, sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keamanan dan kepercayaan dalam ekosistem digital. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca