Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Satpol PP Sosialisasikan Prokes, Harapkan Masyarakat Sadar dan Patuhi 3M

BALIILU Tayang

:

Satpol PP Kota Denpasar saat melakukan sosialisasi protokol kesehatan di Taman Kota Lumintang Denpasar, Minggu (7/2).

Denpasar, baliilu.com – Untuk menekan penularan Covid-19 berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Denpasar mulai dari penyemprotan disinfektan, sosialisasi protokol kesehatan, penerapan PPKM hingga menutup fasilitas publik. Namun semua upaya tersebut akan kurang efektif jika masih ada masyarakat melakukan pelanggaran protokol kesehatan .

Hal ini disampaikan Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga saat melakukan sosialisasi protokol kesehatan di Taman Kota Lumintang Denpasar, Minggu (7/2).

Lebih lanjut Sayoga mengatakan, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah adalah untuk kebaikan kita semua, terutama untuk menekan penularan Covid-19. Maka dari itu pihaknya tanpa hentinya selalu melakukan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan ke seluruh wilayah di Kota Denpasar.

Akan tetapi saat sosialisasi masyarakat yang membandel seakan-akan bermain kucing-kucingan dengan petugas. Saat petugas melakukam sosialisasi mereka mau menaati, setelah petugas pergi mereka melanggar kembali. “Seperti hari ini banyak masyarakat yang berkerumun di tempat bermain yang ada di Taman Kota Lumintang, ketika petugas datang sebelah selatan mereka lari ke arah utara, petugas menuju arah utara mereka lagi ke selatan,” sesal Sayoga.

Sayoga mengaku bisa memahami terkait kejenuhan dan masalah kebutuhan pokok masyarakat harus terpenuhi saat pandemi ini karena banyak yang kehilangan mata pencaharian. Meskipun demikian masyarakat juga harus sadar akan bahayanya Covid -19 terhadap kesehatan. Langkah yang paling utama melawan pandemi ini adalah menaati protokol kesehatan. Dengan taat protokol kesehatan maka penularan bisa ditekan dan perekonomian bisa kembali normal.

Sebagai petugas Sayoga mengaku akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan 3 M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Jika ada yang melanggar sesuai aturan pihaknya akan mengenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Jika masyarakat sudah taat dan disiplin prokes tentu tidak perlu harus ada sanksi, oleh karena itu pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” katanya. (ayu/eka)

Baca Juga  Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Virtual WEF Mengenai Indonesia

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

Published

on

By

Marga Festival
MARGA FESTIVAL II 2026: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6) malam. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Camat se-Kabupaten Tabanan, unsur Forkopimcam Marga, para Perbekel, Bendesa Adat se-Kecamatan Marga, tokoh masyarakat, serta undangan terkait lainnya.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Camat Marga, unsur Forkopimcam, para Perbekel, Bendesa Adat, tokoh masyarakat, serta seluruh panitia yang telah berhasil menyelenggarakan Marga Festival untuk kedua kalinya. Festival Kecamatan dikatakannya merupakan gagasan untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya berbagai potensi desa melalui ruang-ruang kreativitas yang dapat diaktualisasikan oleh masyarakat.

Menurutnya juga, festival tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni budaya, melainkan juga sarana menggerakkan berbagai potensi daerah, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif hingga pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. “Festival kecamatan ini digagas untuk memantik munculnya potensi-potensi terbaik dari desa. Jika kegiatan lahir dari bawah dan berasal dari kebutuhan masyarakat, maka manfaatnya akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkas Sanjaya.

Selain itu, Ia juga menaruh harapan besar agar Marga Festival terus berkembang menjadi agenda kebanggaan masyarakat Kecamatan Marga sekaligus menjadi sarana pelestarian seni budaya, peningkatan prestasi generasi muda, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui partisipasi aktif seluruh komponen daerah.

Baca Juga  Update Covid-19 (18/1) di Bali, Pasien Sembuh Melonjak 251 Orang

“Saya yakin Marga Festival akan semakin semarak dari tahun ke tahun. Dengan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat, Kecamatan Marga mampu menunjukkan kualitas dan potensi terbaiknya sebagai kebanggaan Kabupaten Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” imbuh Sanjaya.

Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan potensi daerah yang dimiliki. “Kita tunjukkan bahwa Kecamatan Marga tidak kalah saing dengan kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Tabanan. Melalui festival ini, seni budaya, pendidikan, ekonomi masyarakat hingga potensi lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas politisi asal Dauh Pala Tabanan tersebut.

Sementara itu, Camat Marga, I Gede Putu Adhi Putra Adiksa selaku Ketua Panitia Marga Festival II Tahun 2026, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival tahun ini mengusung tema “Melestarikan Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dan Pariwisata” yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Selama lima hari pelaksanaan, festival menghadirkan berbagai kegiatan dan perlombaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari desa dinas, desa adat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga pelaku UMKM. Beragam atraksi seni budaya seperti tari, baleganjur, barong, gong kebyar, dolanan tradisional, lomba aksara Bali, pidarta Bahasa Bali, lomba bahasa Inggris, hingga penampilan kreativitas siswa sekolah turut meramaikan festival.

Tidak hanya itu, sebanyak 70 pelaku UMKM dilibatkan dalam festival guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Berbagai kegiatan sosial juga diselenggarakan, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian kacamata gratis, donor darah, serta vaksinasi rabies gratis melalui kolaborasi bersama instansi terkait. Puncak kegiatan festival akan dimeriahkan dengan Lomba Barong Bangkung se-Kabupaten Tabanan yang diikuti 30 peserta dengan total hadiah pembinaan sebesar Rp 15 juta. (gs/bi)

Baca Juga  Menteri Kelautan dan Perikanan RI Siap Dukung Gubernur Koster Kembangkan Potensi Laut Bali, dari Budidaya, Industri, hingga Ekspor

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Empat Personel Polresta Denpasar Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

Kapolresta Denpasar: Wujud Apresiasi atas Loyalitas dan Dedikasi Tanpa Cela

Loading

Published

on

By

kapolresta denpasar
KENAIKAN PANGKAT: Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara Korps Rapor Kenaikan Pangkat Perwira Pengabdian Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juni 2026, di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar pada Rabu (3/6/2026) pagi. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Suasana penuh khidmat dan kebanggaan mewarnai Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar pada Rabu (3/6/2026) pagi saat digelarnya Upacara Korps Rapor Kenaikan Pangkat Perwira Pengabdian Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juni 2026. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara.

Kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan yang diberikan institusi Polri kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, serta integritas tinggi selama menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam amanatnya, Kapolresta Denpasar mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Kapolresta menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang diperoleh secara otomatis, melainkan penghargaan yang diberikan organisasi melalui proses penilaian yang berjenjang dan berkelanjutan berdasarkan kinerja, dedikasi, dan rekam jejak personel. “Pada hakikatnya kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk apresiasi institusi kepada anggota yang telah menunjukkan pengabdian terbaiknya, memiliki disiplin tinggi, loyalitas yang kuat, serta rekam jejak kedinasan yang baik selama bertugas,” tegas Kombes Pol Leonardo D. Simatupang.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa terdapat beberapa aspek penting yang menjadi dasar pemberian kenaikan pangkat pengabdian, yakni aspek keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, aspek pengabdian dan jasa-jasa dalam pelaksanaan tugas, aspek disiplin dalam menjalankan fungsi kepolisian, serta aspek integritas dan rekam jejak kedinasan yang bersih dari pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri.

Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Denpasar secara resmi menyampaikan ucapan selamat kepada empat personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian, yaitu Ipda I Nyoman Sudata, Panit 3 Unit Samapta Polsek Kuta Polresta Denpasar, Ipda Theresia Budiningsih, Pama Satintelkam Polresta Denpasar, Ipda Ida Ayu Kade Wirati, Pama Satintelkam Polresta Denpasar dan Ipda Ni Wayan Suryastini, Pama Bagops Polresta Denpasar.

Baca Juga  Presiden Jokowi Cek Pelayanan BPJS Kesehatan di Kota Pekanbaru

Kapolresta berharap kenaikan pangkat tersebut menjadi kebanggaan bagi personel dan keluarga, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Selain memberikan apresiasi kepada personel yang naik pangkat,

Kapolresta Denpasar juga menyampaikan penghargaan kepada para Bhayangkari yang selama ini setia mendampingi dan mendukung suami dalam menjalankan tugas kepolisian. “Keberhasilan yang diraih hari ini tentu tidak terlepas dari doa, dukungan, kesabaran, dan pengorbanan keluarga, khususnya para Bhayangkari yang senantiasa hadir mendampingi dalam setiap perjalanan pengabdian,” ungkapnya.

Upacara Korps Rapor Kenaikan Pangkat Pengabdian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian, loyalitas, dan profesionalisme seluruh personel Polresta Denpasar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Gianyar Intensifkan KRYD di Pasar Rakyat Gianyar, Cegah Premanisme dan Jaga Kondusivitas

Published

on

By

Polsek Gianyar
KRYD: Personel Polsek Gianyar saat melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Pasar Rakyat Gianyar, Jalan Ngurah Rai, Gianyar, Rabu (3/6/2026) pagi. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Gianyar melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Pasar Rakyat Gianyar, Jalan Ngurah Rai, Gianyar, Rabu (3/6/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin oleh Pawas Panit 1 Reskrim Polsek Gianyar Ipda Cokorda Bagus Yudha Permana Putra, S.H., M.H., bersama personel piket fungsi yang terdiri dari anggota Samapta dan Lalu Lintas.

KRYD dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi premanisme yang dapat meresahkan masyarakat dan para pedagang di lingkungan pasar. Kehadiran personel kepolisian di lokasi diharapkan mampu memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Polri.

Selama kegiatan berlangsung, personel melakukan pemantauan dan pengawasan di area pasar serta berinteraksi dengan pedagang maupun pengunjung. Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tidak segan melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengarah pada pungutan liar, intimidasi, maupun bentuk premanisme lainnya.

Selain fokus pada pencegahan premanisme, personel turut memantau situasi arus lalu lintas di sekitar Pasar Rakyat Gianyar. Aktivitas masyarakat yang cukup padat pada pagi hari dapat berjalan dengan lancar berkat kehadiran petugas yang melakukan pengawasan dan pengaturan secara humanis.

Hasil kegiatan menunjukkan situasi di seputaran Pasar Rakyat Gianyar tetap aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi premanisme maupun gangguan kamtibmas lainnya, sementara arus lalu lintas terpantau lancar. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polsek Gianyar dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.

Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menyampaikan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ini merupakan upaya preventif Polsek Gianyar untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat guna mencegah aksi premanisme, pungutan liar, maupun bentuk gangguan kamtibmas lainnya, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Gianyar tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Update Covid-19 (18/1) di Bali, Pasien Sembuh Melonjak 251 Orang

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca