Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Ajak Anggota WHDI untuk Berkreasi dan Berinovasi di Tengah Pandemi

BALIILU Tayang

:

de
Ny. Putri Suastini Koster selaku Pembina Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali saat menghadiri secara daring peringatan HUT Ke-33 WHDI.

Denpasar, baliilu.com – Ny. Putri Suastini Koster selaku Pembina Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali mengajak seluruh anggota WHDI seluruh Indonesia untuk tidak berhenti berkreasi dan berinovasi, terutama di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia selama setahun terakhir ini. Hal tersebut dikatakannya saat memberikan sambutan pada acara puncak HUT WHDI XXXIII Tahun 2021 yang dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) dari Gedung Gajah, Kediaman Resmi Gubernur Bali Jaya Sabha, Denpasar, Minggu (28/2).

Menurut pendamping orang nomor satu di Bali itu, peran wanita dalam kehidupan domestik sangat penting, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini. “Wanita atau ibu harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga. Melalui pikiran dan jemarinya, wanita harus bisa memastikan kesehatan keluarga sekaligus keadaan ekonomi keluarga tetap stabil,” bebernya dalam kesempatan yang turut juga dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jayanegara serta Ketua Panitia Perayaan HUT WHDI Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Pada acara yang dipusatkan di Gedung Sewaka Mahottama, Graha Sewaka Dharma, Denpasar, Ny. Putri Koster juga menekankan pentingnya kreasi dan inovasi yang dilakukan oleh para wanita sesuai dengan tema HUT kali ini ‘‘Tingkatkan Kreasi Inovasi Ekonomi Kreatif agar Bangsa Indonesia Selamat dari Ancaman Pandemi Covid-19’’. “Bayangkan di tengah keterpurukan ekonomi seperti sekarang ini, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian. Jika kita berdiam diri terus apalagi hanya bisa menuntut ke suami, malah akan membuat runyam suasana,” bebernya seraya menyatakan di tengah kesulitan seperti ini KDRT bisa saja semakin meningkat.

Untuk itu, menurutnya, para wanita harus bisa tampil di tengah kesulitan, membantu suami yang merupakan tulang punggung keluarga untuk bangkit. Selalu berada di samping suami bahkan ikut mendorong dari belakang, sehingga bisa memperbaiki keadaan. “Industri kreatif kita juga sekarang banyak digeluti oleh para perempuan. Itu bukti bahwa perempuan bisa tampil apalagi di tengah kesulitan,” imbuhnya.

Selain itu, seniman serba bisa ini juga berharap agar anggota WHDI bisa ikut menyukseskan serta mensosialisasikan program-program pemerintah. “Seperti saat ini, kita harus turut tampil mengedukasi keluarga dan masyarakat sekitar imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya seraya menyebut pentingnya mensosialisasikan serta mengimplementasikan gerakan 6M dan 3T.

Ny. Putri Koster juga berpesan bahwa di balik musibah akan selalu ada hikmah untuk dipetik. “Pandemi ini sekali lagi memaksa kita untuk keluar dari zona nyaman, memaksa kita untuk berinovasi mencari peluang-peluang menyelamatkan ekonomi keluarga. Saya harap anggota WHDI juga bisa mengambil serta memanfaatkan kesempatan tersebut,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri PPPA Gst. Ayu Bintang Puspayoga yang berpesan agar para perempuan terutama anggota WHDI untuk meningkatkan kreativitas di tengah pandemi. Menurutnya, di tengah isu kesetaraan gender, perempuan selalu bisa tampil dan menjadi penyelamat terutama untuk anggota keluarganya. “Tidak hanya di Bali, peranan perempuan di seluruh Indonesia selalu mampu melindungi keluarga terutama di tengah kesulitan seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah Pemprov Bali dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Menurutnya, hal tersebut sudah sangat tepat sehingga penyebaran di Bali cukup terkendali. Sehingga, ia sangat setuju dengan ajakan Ny. Putri Koster agar para perempuan terutama anggota WHDI bisa mengajak keluarga serta masyarakat sekitar mengikuti imbauan dan anjuran pemerintah. “Karena memang untuk keluar dari pandemi ini adalah kesadaran kita bersama menerapkan protokol kesehatan selain 3T dan vaksin tentunya. Untuk itu ayo kita terus sosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyambut baik serta mengucapkan selamat atas perayaan HUT WHDI yang dipusatkan di Kota Denpasar. Ia mengajak WHDI untuk terus bersinergi dengan Pemkot Denpasar dalam menyukseskan program-program pemerintah serta untuk bisa keluar dari pandemi ini. Apalagi, ia menambahkan, tema HUT kali ini mengangkat tentang inovasi dan ekonomi kreatif yang mana sangat sejalan dengan program Pemkot yang memang ingin terus memajukan perekonomian kreatif warganya.

Sebelumnya, ketua panitia sekaligus pendamping Wali Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara melaporkan, berbagai kegiatan dilakukan oleh WHDI untuk menyambut HUT 2021, seperti pelatihan pemanfaatan limbah tanaman menjadi bunga, yoga virtual yaitu pranayama dan meditasi untuk meningkatkan imun tubuh, serta pelatihan tata rias sanggul Bali. Selain itu, juga diadakan bakti sosial melalui kunjungan ke panti asuhan dan wanita penerima di Kota Denpasar, serta kegiatan donor darah dan sembahyang bersama dalam rangka memperingati HUT ke-33 WHDI. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca