Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tim Wasev Sebut TMMD Kodim Jembrana Sangat Bermanfaat dan Melalui Proses Bottom-Up

BALIILU Tayang

:

Tim Wasev kunjungi kegiatan TMMD Kodim Jembrana.

Jembrana, baliilu.com – Memasuki minggu terakhir pelaksanaan TMMD Ke-110 Kodim 1617/Jembrana, Satgas TMMD menerima kunjungan dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia.

Kedatangan Tim Wasev TMMD di Kabupaten Jembrana disambut langsung oleh Dandim 1617 Jembrana bersama unsur Forkopimda Kabupaten Jembrana di Makodim Jembrana Jalan Ngurah Rai No. 135 Negara, Kamis (25/3/2021).

Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD  Mabesad dan Kemhan dipimpin langsung oleh Pati Staf Ahli Tingkat III KASAD Bidang Komsos Mayjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A. dengan didampingi oleh Staf Dirjen Pothan Kemhan RI Kolonel Inf Asep Tardiana Wachgi, S.H., M.H., dan  Pabandya-3/Binjementer Spaban Sterad Letkol Arm. Sugiharto.

Sebelum meninjau langsung sasaran fisik TMMD Ke-110 Kodim 1617 Jembrana yang terletak di Banjar Sawe, Desa Batu Agung, Tim Wasev TMMD menerima paparan singkat dari Dandim Jembrana terkait TMMD yang sedang berlangsung.

Di hadapan Tim Wasev TMMD serta undangan yang hadir,  Dandim Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos., menjelaskan proses pelaksanaan TMMD serta hasil yang dicapai baik sasaran fisik maupun sasaran nonfisik. Dandim juga menjelaskan berbagai kendala yang dihadapi serta cara untuk mengatasinya.

Setelah menerima paparan,  Tim Wasev TMMD didampingi Dandim beserta unsur Forkopimda Jembrana langsung menuju lokasi sasaran fisik guna meninjau dan mengecek proses pembangunan jalan rabat beton serta hasil yang telah dicapai.

Ketua Tim Wasev TMMD Mayjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A., saat diwawancarai awak media menuturkan program TMMD dengan sasaran fisik pembangunan jalan rabat beton yang dilaksanakan di Desa Batu Agung saat ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Cegah Covid-19, Ny. Putri Koster Tak Bosan Kampanyekan ‘Ingat Pesan Ibu 3M’

Hal tersebut menjadi sangat relevan dengan apa yang dicita-citakan oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo. Kabupaten Jembrana sendiri menjadi salah satu pusat produksi pertanian seperti coklat, kelapa dan pertanian lainnya yang menjadi kebutuhan utama yang dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya pembangunan jalan menjadi salah satu upaya bagaimana konsumsi lokal dengan produksi pertanian bisa ditingkatkan.

“Dengan akses jalan yang lebih baik ada kemudahan masyarakat setempat dalam membawa hasil produksinya tanpa harus mengeluarkan biaya untuk buruh dalam mengangkut hasil produksinya tersebut,” jelas Mayjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A

Lebih lanjut Ketua Tim Wasev menjelaskan TMMD merupakan program tahunan, kita upayakan apa yang dilakukan oleh TNI  beserta stakeholder lainnya secara terintegrasi adalah merupakan hasil proses bottom-up yaitu apa tuntutan utama dari bawah bukan dari atas ke bawah atau top down sehingga apa yang diperbuat dan apa yang dikerjakan itu sesuai dengan kebutuhan yang memang diinginkan oleh masyarakat sehingga untuk kesejahteraan mereka sendiri. TMMD tentunya harus mendapat dukungan dari pemerintah daerah sampai ke tingkat nasional. 

“Ini salah satu aspek kecil yang bisa diberikan oleh TNI  bersama stakeholder yang lain untuk membantu kesulitan masyarakat. Ketika jalan ini sudah jadi, yang perlu diperhatikan bagaimana warga memelihara agar bisa bermanfaat dalam waktu yang lama”, lanjut Jenderal Bintang Dua tersebut.

Sementara itu Bupati Jembrana I Nengah Tamba, S.H., yang turut mendampingi Tim Wasev dalam meninjau langsung sasaran fisik TMMD menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Tim Wasev TMMD dari Mabesad dan Kemhan atas kunjungannya di Kabupaten Jembrana.

Ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan Bupati Jembrana kepada jajaran TNI khususnya Kodim Jembrana atas terselenggaranya TMMD kali ini. Menurutnya pelaksanaan TMMD Ke-110 Kodim Jembrana merupakan paket “Tepat” karena lebih murah efisien dan kongkrit bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga  Sesepuh PDI Perjuangan Nengah Arnawa Mantapkan Dukungan pada Paslon SADIA BISA

“Dengan anggaran yang tidak terlalu besar dan waktu yang relatif singkat hanya dalam sebulan TNI mampu membangun jalan dengan kualitas yang luar biasa. Inilah bukti bahwa TMMD wujud sinergi membangun negeri,” ucap Bupati. (Gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Aktifkan kembali Satgas Gotong-Royong, Gubernur Koster Suntik Desa Adat Dana Rp 74,65 Miliar

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  Cegah Covid-19, Ny. Putri Koster Tak Bosan Kampanyekan ‘Ingat Pesan Ibu 3M’

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Kolaborasi Kemenlu, Kemenparekraf dan UNWTO Kawal Pemulihan Pariwisata Bali

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca