Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tak Keluar Kamar Hotel Beberapa Hari, Yoseph AR Ditemukan Tak Bernyawa

BALIILU Tayang

:

de
Yoseph Abdul Rahman (51) ditemukan tak bernyawa di tempatnya menginap, Kamis (10/6), di kamar 5357 Hotel Sense Sunset Jalan Sunset Road Seminyak Kuta Badung.

Badung, baliilu.com – Seorang laki-laki bernama Yoseph Abdul Rahman (51) ditemukan tak bernyawa di tempatnya menginap, Kamis (10/6), di kamar 5357 Hotel Sense Sunset Jalan Sunset Road Seminyak Kuta Badung. Selama menginap, Yoseph tak pernah keluar hotel dan untuk kebutuhan makan, korban memesan lewat gojek dan front office.

‘’Memang benar pada hari Kamis tanggal 10 Juni 2021 sekira pukul 08.30 Wita, telah ditemukan seorang laki-laki dalam kamar hotel 5357 sudah dalam keadaan meninggal dunia diduga karena sakit,’’ ungkap Tim Identifikasi Polresta Denpasar kepada media, Kamis (10/6).

Tim Identifikasi Polresta Denpasar lanjut menyampaikan, dari hasil pulbaket di TKP, korban yang ber-KTP Jalan Rawasari Timur I/8 Rt016/Rw002 Kel. Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat ini diduga sakit karena pada kemaluan korban terdapat pampers dan di dalam kamar korban terdapat beberapa obat-obatan yang diduga dipakai korban. Dari keterangan dua orang saksi, korban selama menginap di hotel tidak pernah keluar hotel dan untuk kebutuhan makan, korban memesan lewat gojek dan front office.

Begitu juga dari hasil pemeriksaan luar, Tim Identifikasi Polresta Denpasar, mengungkapkan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka-luka akibat dari unsur kekerasan.

Kronologis kejadian, seperti yang disampaikan saksi Gede Madra Putra dan Luh Dina Santi Pertiwi, dua orang karyawan training, bahwa korban seorang diri chek in tanggal 3 Juni dan rencana out tanggal 10 Juni 2021.

Pada Kamis, 10 Juni 2021 pukul 07.00 Wita, saksi Luh Dina mulai bekerja di lantai bawah depan lobby hotel. Saksi diperintahkan oleh seniornya karyawan hotel atas nama Novi menyuruh untuk konfirmasi kepada tamu yang menginap di kamar 5357. Saksi menuju lantai III dan bertemu saksi Gede Madra di koridor saat sedang bersih-bersih. Kemudian diajak untuk mengecek/konfirmasi tamu yang menginap di kamar 5357.

Sampai di depan kamar saksi mengetuk pintu sebanyak 3 kali namun tidak ada jawaban. Karena pintu terbuka sedikit/terganjal handle pintu akhirnya saksi langsung membuka pintu dan masuk ke kamar korban. Saat masuk kamar kedua saksi seperti biasa mengucapkan salam selamat pagi. Namun tidak ada respons dari korban. Akibat tidak ada respons dari korban akhirnya kedua saksi keluar kamar dan saksi Madra melanjutkan pekerjaan untuk bersih-bersih, sedangkan saksi Luh Dina menuju ke lobby dan melaporkan kepada pihak satpam.

Tim Identifikasi menyampaikan, korban ditemukan di atas tempat tidur dalam posisi tengadah, kedua kaki menekuk, tangan kanan menekuk di samping kepala, tangan kiri menekuk di atas dada dan masih memakai selimut warna putih pada atas kaki. Korban memakai celana color pendek motif garis, baju kaos lengan panjang warna hitam abu-abu. Pada badside table dan di atas tempat tidur ditemukan beberapa obat- obatan berbagai jenis. Korban lanjut dibawa ambulance BPBD Denpasar ke RSUP Sanglah.

‘’Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban. Untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban perlu dilakukan outopsi lebih lanjut,’’ ungkap Tim Identifikasi Polresta Denpasar. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Badung Resmikan Bale Banjar Muluk Babi Sangeh, Bangga Kualitas Fisik Balai Banjar Luar Biasa

Published

on

By

bupati badung
RESMIKAN BALAI BANJAR: Bupati Wayan Adi Arnawa saat meresmikan Balai Banjar Muluk Babi, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal yang ditandai penandatanganan prasasti, Minggu (28/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Balai Banjar Muluk Babi, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, ditandai penandatanganan prasasti, Minggu (28/6). Peresmian dihadiri Anggota DPRD Badung I Putu Dendi Astra Wijaya, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel dan Bendesa Adat Sangeh, Prajuru Adat dan Dinas serta krama Br. Muluk Babi. Peresmian bale banjar bertepatan dengan rangkaian Piodalan Mejaba Jero di Pura Melanting dan Pura Dalem Sukun. Bupati berkesempatan menghaturkan sembah bakti bersama krama banjar, memohon keselamatan dan kerahayuan jagat.

Bupati Adi Arnawa merasa bangga melihat fisik bangunan balai banjar Muluk Babi yang kualitasnya sangat baik. Termasuk bangunan parahyangan Pura Melanting dan Pura Dalem Sukun yang berada di areal balai banjar.

“Melihat dari bangunan balai banjar dan bangunan pura dengan hibah Rp 7,5 miliar di anggaran induk 2025, tiang tidak ragu kalau memang kualitasnya sangat luar biasa. Ini perlu menjadi contoh ke depan agar bangunan fisik di masyarakat berkualitas,” jelasnya. Ia juga akan berupaya membantu rencana karya ngenteg linggih yang dilaksanakan di Pura Dalem Sukun.

Selain itu Bupati juga menyampaikan program Pemerintah Badung yang telah dan akan direalisasikan kepada masyarakat. Mulai dari bantuan Rp 2 juta untuk hari raya keagamaan, pendidikan gratis bagi siswa SMA baik negeri maupun swasta, serta Beasiswa Nak Badung untuk kuliah S1 hingga wisuda bagi masyarakat yang kurang mampu. Untuk itu krama banjar diharapkan tetap menjaga persatuan, saling sagilik, saguluk, salunglung, sabayantaka serta bergotong-royong.

Sementara Prawartaka Karya I Made Nengah Wija atas nama krama banjar menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung yang telah membantu dari awal sehingga balai banjar dan parahyangan pura dapat terwujud. Ke depan pihaknya akan tetap memohon fasilitasi dan bantuan rencana karya ngenteg linggih selanjutnya.

“Kami atas nama krama banjar matur suksma kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Badung telah banyak membantu dan menuntaskan pembangunan balai banjar dan pura kami,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pegadaian Praya Salurkan Bantuan Material Pembangunan Ruang Kelas dan Edukasi Investasi Emas

Published

on

By

Pegadaian Praya
SALURKAN BANTUAN: PT Pegadaian (Persero) Cabang Praya saat menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk mendukung pembangunan ruang kelas baru di Yayasan Insan Tangkas, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. (Foto: bi)

Lombok Tengah, NTB, baliilu.com – PT Pegadaian (Persero) Cabang Praya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, Pegadaian menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk mendukung pembangunan ruang kelas baru di Yayasan Insan Tangkas, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Cabang PT Pegadaian (Persero) Kantor Cabang Praya, Gunaji Agus Wibowo, bersama jajaran karyawan. Kehadiran Pegadaian disambut hangat oleh pihak yayasan, guru, serta para wali murid yang berharap pembangunan ruang kelas baru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi para siswa.

Gunaji Agus Wibowo mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu pilar utama program TJSL Pegadaian.

“Sebagai perusahaan, Pegadaian tidak hanya berorientasi pada layanan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami berharap bantuan material ini dapat mempercepat pembangunan ruang kelas sehingga anak-anak dapat belajar dengan fasilitas yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan.

Selain menyerahkan bantuan, tim Pegadaian juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada para wali murid mengenai pentingnya literasi keuangan dan investasi sejak dini. Dalam sesi sosialisasi tersebut, Pegadaian memperkenalkan berbagai produk unggulan, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, hingga Arisan Emas yang dapat menjadi solusi masyarakat dalam merencanakan keuangan secara aman dan terjangkau.

Antusiasme para wali murid terlihat tinggi. Mereka aktif berdiskusi mengenai manfaat investasi emas sebagai instrumen yang relatif stabil untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan di masa depan, mulai dari biaya pendidikan anak hingga kebutuhan lainnya.

Menurut Gunaji, peningkatan literasi keuangan merupakan bagian penting dari upaya Pegadaian Praya dalam mendorong masyarakat agar semakin bijak dalam mengelola keuangan, khususnya di wilayah Lombok Tengah.

“Melalui edukasi ini kami ingin masyarakat memahami bahwa investasi tidak harus menunggu memiliki dana besar. Dengan produk Pegadaian, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas secara bertahap sesuai kemampuan sehingga dapat membantu mewujudkan berbagai rencana keuangan di masa depan,” jelasnya.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar, Edy Purwanto, mengatakan bahwa kegiatan TJSL merupakan komitmen nyata Pegadaian dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

“Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Melalui program TJSL, Pegadaian ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Edy Purwanto.

Ia menambahkan bahwa Pegadaian akan terus memperkuat sinergi antara program sosial dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Menurutnya, edukasi mengenai investasi emas menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk merencanakan masa depan secara lebih bijak. “Melalui produk-produk Pegadaian, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin mudah mengakses layanan keuangan yang aman, inklusif, dan mampu membantu mewujudkan berbagai tujuan finansial, termasuk mempersiapkan biaya pendidikan anak,” tutupnya.

Pegadaian berharap sinergi antara program sosial di bidang pendidikan dan edukasi literasi keuangan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui berbagai program TJSL, Pegadaian akan terus hadir memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bulan Bung Karno Bukti Kekuatan PDI Perjuangan selalu Bersumber dari Rakyat dan Kembali untuk Kepentingan Rakyat

Dihadapan Presiden Ke-5 RI Ibu Megawati Soekarnoputri, Wayan Koster Laporkan Kesuksesan 16 Kegiatan Representasi Ideologi Trisakti Bung Karno di Bali

Loading

Published

on

By

bulan bung karno bali
SAMPAIKAN LAPORAN: Dihadapan Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Bapak Prananda Prabowo bersama Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Wayan Koster yang menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Perjuangan Provinsi Bali pada, Minggu, 28 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dihadapan Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Bapak Prananda Prabowo bersama Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Wayan Koster yang menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Perjuangan Provinsi Bali pada, Minggu, 28 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar.

Kata Wayan Koster, seluruh rangkaian Perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2026 telah dilaksanakan sejak bulan Maret hingga Juni 2026 sebagai implementasi nyata tema “Setialah Kepada Sumbermu”. Oleh karena itu, setiap kegiatan tidak berhenti sebagai seremoni atau perlombaan semata, tetapi menjadi ruang pendidikan ideologi, pemberdayaan masyarakat, pelestarian kebudayaan, penguatan ekonomi kerakyatan, pembinaan generasi muda, dan pengabdian kepada rakyat.

“Dengan demikian, seluruh kegiatan Bulan Bung Karno menjadi bukti bahwa kekuatan PDI Perjuangan akan selalu bersumber dari rakyat dan kembali untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat,” ujar Gubernur Bali 2 periode asal Sembiran, Buleleng ini.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan sejumlah 16 kegiatan, yaitu sebagai berikut. Pertama, Liga Kampung Soekarno Cup III Tahun 2026 dilaksanakan sejak 23 Maret hingga 25 Mei 2026 dengan putaran provinsi di Stadion Ngurah Rai dan Stadion Kompyang Sujana Denpasar. Kegiatan ini diikuti tim perwakilan dari seluruh kota/kabupaten se-Bali yang diperkuat pemain usia 17 tahun hasil seleksi tingkat kota/kabupaten. Dari keseluruhan pertandingan disaksikan kurang lebih 20.000 penonton. Melalui olahraga, generasi muda dididik menjadi insan yang sehat, disiplin, sportif, dan berjiwa gotong-royong.

Kedua, Utsawa Widyatarka Susastra Bali dilaksanakan melalui audisi tanggal 6–9 Mei 2026 dan final pada 10 Juni 2026 di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Kegiatan ini diikuti 63 regu yang terdiri dari 18 regu SD, 18 regu SMP, 18 regu SMA/SMK, dan 9 regu Perguruan Tinggi dari seluruh Bali. Dari keseluruhan sesi lomba disaksikan sekitar 2.000 orang. Kegiatan ini menjadi sarana pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai wujud Trisakti Bung Karno yang berkepribadian dalam kebudayaan.

Ketiga, Lomba Cerdas Cermat Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru dilaksanakan melalui audisi tanggal 12–13 Mei 2026 dan final pada 9 Juni 2026 di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Kegiatan ini diikuti 18 regu SMA/SMK dan 18 regu Perguruan Tinggi dari seluruh kota/kabupaten se-Bali. Dari keseluruhan sesi lomba disaksikan sekitar 1.000 orang. Melalui kegiatan ini, generasi muda didorong memahami arah pembangunan Bali dan masa depan daerahnya.

Keempat, Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dilaksanakan pada 14–30 Mei 2026 di seluruh kota/kabupaten se-Bali dengan melibatkan peserta lansia berusia 50 tahun ke atas. Sebanyak 57 Tim Senam yang ikut berlomba dengan total jumlah personil sebanyak 520 orang. Dari keseluruhan sesi lomba disaksikan penonton sejumlah 1.000 orang. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian PDI Perjuangan terhadap kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup para lansia.

Kelima, Lomba Mixology Arak Bali dilaksanakan melalui audisi tanggal 1819 Mei 2026 dan final pada 14 Juni 2026 di Nirmala Hotel & Convention Center Denpasar. Kegiatan ini diikuti siswa SMA/SMK, peserta LPK, dan mahasiswa dari seluruh Bali. Peserta saat audisi sejumlah 88 orang dan babak final sejumlah 18 orang, serta pendukung sebanyak 500 orang. Kegiatan ini mendorong kreativitas generasi muda dalam mengembangkan Arak Bali sebagai produk unggulan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Keenam, Lomba Barista Kopi Bali dilaksanakan melalui audisi tanggal 2021 Mei 2026 dan final pada 15 Juni 2026 di Nirmala Hotel & Convention Center Denpasar. Peserta saat audisi sejumlah 60 orang dan babak final sejumlah 18 orang dengan pendukung sejumlah 500 orang. Kegiatan ini menjadi ruang pengembangan kompetensi generasi muda sekaligus promosi produk kopi Bali.

“Bali memiliki tiga wilayah penghasil kopi yang sangat bagus, yaitu Kintamani di Kabupaten Bangli, Pupuan di Kabupaten Tabanan, dan Banyuatis di Kabupaten Buleleng. Atas arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, sudah ketiga wilayah penghasil kopi ini sudah mendapat Indikasi Geografis,” jelas Gubernur Koster.

Ketujuh, Gerakan Merawat Pertiwi dilaksanakan serentak pada 23 Mei 2026 di seluruh kota/kabupaten se-Bali dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, petani, nelayan, komunitas lingkungan, masyarakat umum, dan kader Partai dengan total jumlah peserta sekitar 10.000 orang. Kegiatan ini merupakan implementasi politik hijau PDI Perjuangan melalui penghijauan, konservasi, dan pelestarian lingkungan hidup.

Kedelapan, Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual dilaksanakan pada 24 Mei 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali dan diikuti sekitar 500 peserta dari unsur UMKM, pelaku ekonomi kreatif, seniman, akademisi, mahasiswa, dan pelajar. Kegiatan ini bertujuan memperkuat perlindungan karya dan inovasi masyarakat Bali.

Kesembilan, Upacara Hari Lahir Pancasila dilaksanakan secara serentak pada 1 Juni 2026 di seluruh kantor DPC PDI Perjuangan Kota/Kabupaten se-Bali dengan melibatkan pengurus Partai, anggota Fraksi, PAC, kader, dan simpatisan Partai. Kegiatan ini menjadi momentum memperkokoh komitmen terhadap Pancasila sebagai jiwa perjuangan Partai.

Kesepuluh, dalam rangka memperingati 125 tahun kelahiran Bung Karno (6 Juni 1901 – 6 Juni 2026) diselenggarakan Perayaan Bulan Bung Karno bertajuk Satyam Eva Jayate yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar dengan melibatkan 1.300 orang yang terdiri dari kader Partai, pelajar, mahasiswa, komunitas seni budaya, dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan implementasi ajaran Bung Karno tentang pentingnya nation and character building, penguatan ideologi Pancasila, serta semangat persatuan dalam membangun Indonesia. Melalui momentum 125 tahun kelahiran Bung Karno, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga api perjuangan Bung Karno, membumikan Trisakti, dan menghadirkan politik yang berpihak kepada rakyat, kebudayaan, serta masa depan bangsa.

Kesebelas, Lomba Bapang Barong Ketet dan Mekendang Tunggal dilaksanakan pada 6 Juni 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar dan diikuti perwakilan terbaik dari seluruh kota/kabupaten se-Bali dengan melibatkan sekitar 1.000 pendukung. Kegiatan ini menjadi sarana pelestarian seni budaya Bali dan pembinaan generasi muda di bidang seni tradisional.

Keduabelas, Lomba Fashion Show Bulan Bung Karno dengan tema “Menganyam Cita dalam Taman Sarinya Indonesia” dilaksanakan pada 12 Juni 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar dan diikuti generasi muda dari seluruh kota/kabupaten se-Bali. Peserta yang mengikuti lomba sebanyak 72 orang dibagi menjadi 4 katagori, yaitu: 1) katagori pakain formal; 2) pakaian casual dengan logo banteng; 3) pakaian casual tanpa logo banteng dan 4) pakaian adat. Penonton yang hadir menyaksikan lomba sebanyak 500 orang. Kegiatan ini mendorong kreativitas berbasis Tenun Ikat Bali sebagai identitas budaya daerah.

Ketigabelas, Lomba Desain Kreatif Motif Endek Bali dengan penilaian karya pada 13 Juni 2026 diikuti pelajar, mahasiswa, perajin, dan masyarakat kreatif Bali, dengan total karya sejumlah 81 desain, terbagi menjadi 2 katagori yaitu, desain motif endek bebas dan desain motif endek banteng. Kegiatan ini menjadi ruang inovasi untuk mengembangkan Endek Bali sebagai warisan budaya sekaligus sumber ekonomi kreatif. “Hari ini, semua yang hadir menggunakan busana Endek Bali. Jadi setiap diberlakukannya kebijakan penggunaan busana Endek Bali setiap hari Selasa, sekarang kerajinan ini berkembang dengan sangat pesat dan menjadi sumber ekonomi masyarakat Bali,” jelasnya.

Keempatbelas, Lomba Baca Puisi dilaksanakan pada 20–21 Juni 2026 di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dan diikuti pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum se-Bali dengan jumlah peserta sebanyak 54 orang dan disaksikan oleh 500 orang penonton. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap sastra, sejarah perjuangan bangsa, dan nilai-nilai kebangsaan.

Kelimabelas, Lomba Karya Tulis Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 berlangsung sejak 23 Maret hingga 23 Juni 2026 di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dengan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, akademisi, profesional, perangkat desa, dan masyarakat umum. Jumlah peserta yang mengikuti Lomba ini sebanyak 453 tim atau sebanyak 1.812 orang. Kegiatan ini menghimpun gagasan strategis untuk pembangunan Bali masa depan.

Keenambelas, Lomba Konten Kreatif “Bali Bersih Sampah” dilaksanakan melalui pengumpulan karya tanggal 12–21 Juni 2026 dan penilaian pada 22 Juni 2026 di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Kegiatan ini diikuti pelajar, mahasiswa, komunitas anak muda, dan masyarakat umum sejumlah 82 tim dan perorangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran lingkungan melalui media kreatif.

Apabila ditarik benang merah seluruh rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026, maka terdapat satu kesimpulan besar. Seluruh kegiatan yang diaksanakan sesungguhnya merupakan implementasi konkret Trisakti Bung Karno. Berdaulat dalam politik diwujudkan melalui pendidikan ideologi Pancasila, upacara Hari Lahir Pancasila, pendidikan kader, dan penguatan karakter kebangsaan. Berdikari dalam bidang ekonomi diwujudkan melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, promosi tenun Bali, kopi Bali, arak Bali, serta berbagai produk lokal rakyat. Berkepribadian dalam kebudayaan diwujudkan melalui pelestarian bahasa Bali, sastra Bali, seni budaya Bali, serta penguatan identitas nasional Indonesia.

Seluruh kegiatan itu menunjukkan bahwa PDI Perjuangan bukan hanya Partai politik elektoral. PDI Perjuangan adalah Partai ideologi, Partai pelopor, Partai gotong-royong, dan rumah perjuangan kaum marhaen.

“Atas nama DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri atas seluruh arahan ideologis yang senantiasa menjadi inspirasi perjuangan kami di Provinsi Bali. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Prananda Prabowo yang terus mendorong lahirnya berbagai kegiatan kreatif, inovatif, dan menyentuh kehidupan rakyat secara langsung, untuk rakyat Bali,” kata Wayan Koster sembari menyampaikan penghargaan kepada seluruh kader partai dan peserta yang telah mendukung suksesnya Bulan Bung Karno Tahun 2026.

Diakhir laporannya, Wayan Koster mengajak, marilah semua menjadikan Bulan Bung Karno bukan sebagai kegiatan tahunan semata, tetapi sebagai gerakan permanen untuk membumikan Pancasila, membela wong cilik, merawat bumi pertiwi, memajukan kebudayaan bangsa, dan mewujudkan Indonesia Raya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca