Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Implementasi Merawat Bumi, Bupati Giri Prasta Tebar 50 Ribu Benih Ikan Nila di Mengwi

BALIILU Tayang

:

de
TEBAR IKAN: Bupati Giri Prasta bersama Anggota DPRD Nyoman Satria saat melakukan penebaran 50 ribu benih ikan Nila di aliran Telabah Teba Desa Mengwi, Jumat (18/6).

Badung, baliilu.com – Merawat bumi merupakan konsep yang dicanangkan Pemkab Badung sebagai upaya nyata dalam hal pelestarian lingkungan demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera dan harmonis antara makrokosmos dan mikrokosmos. Hal itu dikemukakan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat melakukan penebaran 50 ribu benih ikan Nila di aliran Telabah Teba Desa Mengwi, serangkaian kegiatan Bulan Bakti Bung Karno Desa Mengwi Tahun 2021, Jumat (18/6).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung asal Mengwi Nyoman Satria, Kadis Perikanan Kab. Badung Nyoman Suardana, Camat Mengwi Nyoman Suhartana, Perbekel Mengwi Nyoman Suwarjana, Bendesa Adat Mengwi AA Gelgel beserta tokoh masyarakat Desa Mengwi tersebut, secara pribadi Bupati Giri Prasta menyerahkan dana motivasi sebesar Rp 10 juta kepada Desa Mengwi.

Dalam sambutannya, atas nama Pemkab Badung Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi kepada Desa Mengwi karena telah melaksanakan Bulan Bung Karno yang ketiga. “Kita di Kabupaten Badung sudah ada Peraturan Bupati tentang Bulan Bung Karno karena Bung Karno merupakan founding father/bapak pendiri bangsa Republik Indonesia, 1 Juni kita memperingati lahirnya Pancasila, 6 Juni merupakan hari lahirnya Bung Karno dan 21 Juni wafatnya Bung Karno. Maka nanti setiap tanggal 21 Juni di 46 desa dan 16 kelurahan akan melaksanakan Gertak Badung Bersih, dimana semua OPD sudah kami bagi dalam wilayah binaan,” ujarnya seraya mengajak semua masyarakat dan stakeholder terkait untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sehingga akan terwujud desa yang bersih tanpa mengotori desa yang lain.

Di samping itu sebagai upaya nyata dalam menguatkan implementasi konsep merawat bumi di Kabupaten Badung, Bupati Giri prasta mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan Perbup tahun 2017, yang memuat bagaimana saluran irigasi, sungai dan loloan di Kabupaten Badung dijadikan tampak depan lingkungan masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan wujud peduli kita pada pelestarian lingkungan melalui budidaya ikan air deras, dimana sampai saat ini Badung sudah menebar benih ikan sebanyak 1 juta 55 ekor meliputi penangkaran, irigasi, sungai dan loloan. Dan yang paling penting dalam memelihara ikan adalah merawat air kalau ikannya bisa hidup dengan baik berarti airnya higienis kalau tidak bisa hidup berarti air di sini tercemar,” jelasnya.

Oleh sebab itu, menurut Bupati Giri Prasta ada 2 hal penting yang harus dilakukan masyarakat Badung dalam merawat kelestarian air. Pertama harus ada usaha nyata dari setiap wilayah banjar atau desa yang memiliki sungai untuk memasang alat penangkap sampah di hulu dan hilir sungainya, kedua untuk mengatasi turunnya debit air bisa dilakukan dengan melakukan penghijauan di sepanjang daerah aliran sungai mulai dari hulu ke hilir dengan menanam pohon penghasil dan penyerap air sehingga stabilitas debit air bisa tetap terjaga sepanjang waktu.

“Usaha menjaga dan merawat lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan, apabila kita melakukan itu dengan baik maka alam akan merawat kita seperti yang diajarkan oleh leluhur kita dengan konsep tanam tuwuh, semakin banyak kita menanam tumbuhan maka semakin banyak manfaat yang akan didapat manusia dari alam. Siapa pun yang melakukan itu maka alam akan berpihak padanya, karena siapa pun tidak akan pernah bisa melawan alam. Makanya merawat bumi, itulah konsep kita di Kabupaten Badung yang harus kita jaga bersama demi kesejahteraan anak cucu kita kelak,” tegasnya.

Sedangkan berkaitan dengan usaha penanganan pandemi di Kabupaten Badung, Bupati Giri Prasta memastikan bahwa Badung sebagai Kabupaten pertama yang telah melakukan vaksinasi terbanyak kepada masyarakat yakni menyentuh angka 95%  dan dipastikan juga pada bulan Juli sudah clear semuanya.

“Oleh sebab itu Badung dijadikan role model oleh pemerintah pusat, karena Badung memiliki guraksin (regu penggerak vaksin) yang tersebar di setiap desa dan kelurahan yang ada. Dan tanggal 19 besok kita akan ajak semua bupati yang ada di Indonesia untuk datang ke Badung dalam acara Apkasi, kebetulan saya juga salah satu pengurus Apkasi, inilah cara kita untuk menunjukkan bahwa Badung sudah siap untuk menyongsong pembukaan pariwisata domestik dan internasional bulan Juli nanti. Untuk itu masyarakat jangan kendor dalam menjaga imun tubuh melalui penerapan prokes yang ketat,” pungkasnya.

Sementara itu Perbekel Desa Mengwi Nyoman Suarjana melaporkan dalam bakti sosial serangkaian Bulan Bung Karno 2021, Desa Mengwi bersinergi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Badung menginisiasi penebaran benih ikan Nila di sepanjang aliran telabah teba yang menjadi sumber irigasi pertanian yang ada di wilayah Mengwi sampai ke Mengwitani.

“Pada kesempatan ini atas nama masyarakat Desa Mengwi kami ucapkan terimakasih atas kehadiran dan partisipasi Bapak Bupati dalam acara penebaran benih ikan di Telabah Teba Desa Mengwi ini,” ucapnya. (bt)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pegadaian Praya Salurkan Bantuan Material Pembangunan Ruang Kelas dan Edukasi Investasi Emas

Published

on

By

Pegadaian Praya
SALURKAN BANTUAN: PT Pegadaian (Persero) Cabang Praya saat menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk mendukung pembangunan ruang kelas baru di Yayasan Insan Tangkas, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. (Foto: bi)

Lombok Tengah, NTB, baliilu.com – PT Pegadaian (Persero) Cabang Praya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, Pegadaian menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk mendukung pembangunan ruang kelas baru di Yayasan Insan Tangkas, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Cabang PT Pegadaian (Persero) Kantor Cabang Praya, Gunaji Agus Wibowo, bersama jajaran karyawan. Kehadiran Pegadaian disambut hangat oleh pihak yayasan, guru, serta para wali murid yang berharap pembangunan ruang kelas baru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi para siswa.

Gunaji Agus Wibowo mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu pilar utama program TJSL Pegadaian.

“Sebagai perusahaan, Pegadaian tidak hanya berorientasi pada layanan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami berharap bantuan material ini dapat mempercepat pembangunan ruang kelas sehingga anak-anak dapat belajar dengan fasilitas yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan.

Selain menyerahkan bantuan, tim Pegadaian juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada para wali murid mengenai pentingnya literasi keuangan dan investasi sejak dini. Dalam sesi sosialisasi tersebut, Pegadaian memperkenalkan berbagai produk unggulan, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, hingga Arisan Emas yang dapat menjadi solusi masyarakat dalam merencanakan keuangan secara aman dan terjangkau.

Antusiasme para wali murid terlihat tinggi. Mereka aktif berdiskusi mengenai manfaat investasi emas sebagai instrumen yang relatif stabil untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan di masa depan, mulai dari biaya pendidikan anak hingga kebutuhan lainnya.

Menurut Gunaji, peningkatan literasi keuangan merupakan bagian penting dari upaya Pegadaian Praya dalam mendorong masyarakat agar semakin bijak dalam mengelola keuangan, khususnya di wilayah Lombok Tengah.

“Melalui edukasi ini kami ingin masyarakat memahami bahwa investasi tidak harus menunggu memiliki dana besar. Dengan produk Pegadaian, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas secara bertahap sesuai kemampuan sehingga dapat membantu mewujudkan berbagai rencana keuangan di masa depan,” jelasnya.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar, Edy Purwanto, mengatakan bahwa kegiatan TJSL merupakan komitmen nyata Pegadaian dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

“Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Melalui program TJSL, Pegadaian ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Edy Purwanto.

Ia menambahkan bahwa Pegadaian akan terus memperkuat sinergi antara program sosial dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Menurutnya, edukasi mengenai investasi emas menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk merencanakan masa depan secara lebih bijak. “Melalui produk-produk Pegadaian, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin mudah mengakses layanan keuangan yang aman, inklusif, dan mampu membantu mewujudkan berbagai tujuan finansial, termasuk mempersiapkan biaya pendidikan anak,” tutupnya.

Pegadaian berharap sinergi antara program sosial di bidang pendidikan dan edukasi literasi keuangan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui berbagai program TJSL, Pegadaian akan terus hadir memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bulan Bung Karno Bukti Kekuatan PDI Perjuangan selalu Bersumber dari Rakyat dan Kembali untuk Kepentingan Rakyat

Dihadapan Presiden Ke-5 RI Ibu Megawati Soekarnoputri, Wayan Koster Laporkan Kesuksesan 16 Kegiatan Representasi Ideologi Trisakti Bung Karno di Bali

Loading

Published

on

By

bulan bung karno bali
SAMPAIKAN LAPORAN: Dihadapan Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Bapak Prananda Prabowo bersama Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Wayan Koster yang menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Perjuangan Provinsi Bali pada, Minggu, 28 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dihadapan Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Bapak Prananda Prabowo bersama Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Wayan Koster yang menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Perjuangan Provinsi Bali pada, Minggu, 28 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar.

Kata Wayan Koster, seluruh rangkaian Perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2026 telah dilaksanakan sejak bulan Maret hingga Juni 2026 sebagai implementasi nyata tema “Setialah Kepada Sumbermu”. Oleh karena itu, setiap kegiatan tidak berhenti sebagai seremoni atau perlombaan semata, tetapi menjadi ruang pendidikan ideologi, pemberdayaan masyarakat, pelestarian kebudayaan, penguatan ekonomi kerakyatan, pembinaan generasi muda, dan pengabdian kepada rakyat.

“Dengan demikian, seluruh kegiatan Bulan Bung Karno menjadi bukti bahwa kekuatan PDI Perjuangan akan selalu bersumber dari rakyat dan kembali untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat,” ujar Gubernur Bali 2 periode asal Sembiran, Buleleng ini.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan sejumlah 16 kegiatan, yaitu sebagai berikut. Pertama, Liga Kampung Soekarno Cup III Tahun 2026 dilaksanakan sejak 23 Maret hingga 25 Mei 2026 dengan putaran provinsi di Stadion Ngurah Rai dan Stadion Kompyang Sujana Denpasar. Kegiatan ini diikuti tim perwakilan dari seluruh kota/kabupaten se-Bali yang diperkuat pemain usia 17 tahun hasil seleksi tingkat kota/kabupaten. Dari keseluruhan pertandingan disaksikan kurang lebih 20.000 penonton. Melalui olahraga, generasi muda dididik menjadi insan yang sehat, disiplin, sportif, dan berjiwa gotong-royong.

Kedua, Utsawa Widyatarka Susastra Bali dilaksanakan melalui audisi tanggal 6–9 Mei 2026 dan final pada 10 Juni 2026 di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Kegiatan ini diikuti 63 regu yang terdiri dari 18 regu SD, 18 regu SMP, 18 regu SMA/SMK, dan 9 regu Perguruan Tinggi dari seluruh Bali. Dari keseluruhan sesi lomba disaksikan sekitar 2.000 orang. Kegiatan ini menjadi sarana pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai wujud Trisakti Bung Karno yang berkepribadian dalam kebudayaan.

Ketiga, Lomba Cerdas Cermat Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru dilaksanakan melalui audisi tanggal 12–13 Mei 2026 dan final pada 9 Juni 2026 di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Kegiatan ini diikuti 18 regu SMA/SMK dan 18 regu Perguruan Tinggi dari seluruh kota/kabupaten se-Bali. Dari keseluruhan sesi lomba disaksikan sekitar 1.000 orang. Melalui kegiatan ini, generasi muda didorong memahami arah pembangunan Bali dan masa depan daerahnya.

Keempat, Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dilaksanakan pada 14–30 Mei 2026 di seluruh kota/kabupaten se-Bali dengan melibatkan peserta lansia berusia 50 tahun ke atas. Sebanyak 57 Tim Senam yang ikut berlomba dengan total jumlah personil sebanyak 520 orang. Dari keseluruhan sesi lomba disaksikan penonton sejumlah 1.000 orang. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian PDI Perjuangan terhadap kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup para lansia.

Kelima, Lomba Mixology Arak Bali dilaksanakan melalui audisi tanggal 1819 Mei 2026 dan final pada 14 Juni 2026 di Nirmala Hotel & Convention Center Denpasar. Kegiatan ini diikuti siswa SMA/SMK, peserta LPK, dan mahasiswa dari seluruh Bali. Peserta saat audisi sejumlah 88 orang dan babak final sejumlah 18 orang, serta pendukung sebanyak 500 orang. Kegiatan ini mendorong kreativitas generasi muda dalam mengembangkan Arak Bali sebagai produk unggulan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Keenam, Lomba Barista Kopi Bali dilaksanakan melalui audisi tanggal 2021 Mei 2026 dan final pada 15 Juni 2026 di Nirmala Hotel & Convention Center Denpasar. Peserta saat audisi sejumlah 60 orang dan babak final sejumlah 18 orang dengan pendukung sejumlah 500 orang. Kegiatan ini menjadi ruang pengembangan kompetensi generasi muda sekaligus promosi produk kopi Bali.

“Bali memiliki tiga wilayah penghasil kopi yang sangat bagus, yaitu Kintamani di Kabupaten Bangli, Pupuan di Kabupaten Tabanan, dan Banyuatis di Kabupaten Buleleng. Atas arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, sudah ketiga wilayah penghasil kopi ini sudah mendapat Indikasi Geografis,” jelas Gubernur Koster.

Ketujuh, Gerakan Merawat Pertiwi dilaksanakan serentak pada 23 Mei 2026 di seluruh kota/kabupaten se-Bali dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, petani, nelayan, komunitas lingkungan, masyarakat umum, dan kader Partai dengan total jumlah peserta sekitar 10.000 orang. Kegiatan ini merupakan implementasi politik hijau PDI Perjuangan melalui penghijauan, konservasi, dan pelestarian lingkungan hidup.

Kedelapan, Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual dilaksanakan pada 24 Mei 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali dan diikuti sekitar 500 peserta dari unsur UMKM, pelaku ekonomi kreatif, seniman, akademisi, mahasiswa, dan pelajar. Kegiatan ini bertujuan memperkuat perlindungan karya dan inovasi masyarakat Bali.

Kesembilan, Upacara Hari Lahir Pancasila dilaksanakan secara serentak pada 1 Juni 2026 di seluruh kantor DPC PDI Perjuangan Kota/Kabupaten se-Bali dengan melibatkan pengurus Partai, anggota Fraksi, PAC, kader, dan simpatisan Partai. Kegiatan ini menjadi momentum memperkokoh komitmen terhadap Pancasila sebagai jiwa perjuangan Partai.

Kesepuluh, dalam rangka memperingati 125 tahun kelahiran Bung Karno (6 Juni 1901 – 6 Juni 2026) diselenggarakan Perayaan Bulan Bung Karno bertajuk Satyam Eva Jayate yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar dengan melibatkan 1.300 orang yang terdiri dari kader Partai, pelajar, mahasiswa, komunitas seni budaya, dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan implementasi ajaran Bung Karno tentang pentingnya nation and character building, penguatan ideologi Pancasila, serta semangat persatuan dalam membangun Indonesia. Melalui momentum 125 tahun kelahiran Bung Karno, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga api perjuangan Bung Karno, membumikan Trisakti, dan menghadirkan politik yang berpihak kepada rakyat, kebudayaan, serta masa depan bangsa.

Kesebelas, Lomba Bapang Barong Ketet dan Mekendang Tunggal dilaksanakan pada 6 Juni 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar dan diikuti perwakilan terbaik dari seluruh kota/kabupaten se-Bali dengan melibatkan sekitar 1.000 pendukung. Kegiatan ini menjadi sarana pelestarian seni budaya Bali dan pembinaan generasi muda di bidang seni tradisional.

Keduabelas, Lomba Fashion Show Bulan Bung Karno dengan tema “Menganyam Cita dalam Taman Sarinya Indonesia” dilaksanakan pada 12 Juni 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar dan diikuti generasi muda dari seluruh kota/kabupaten se-Bali. Peserta yang mengikuti lomba sebanyak 72 orang dibagi menjadi 4 katagori, yaitu: 1) katagori pakain formal; 2) pakaian casual dengan logo banteng; 3) pakaian casual tanpa logo banteng dan 4) pakaian adat. Penonton yang hadir menyaksikan lomba sebanyak 500 orang. Kegiatan ini mendorong kreativitas berbasis Tenun Ikat Bali sebagai identitas budaya daerah.

Ketigabelas, Lomba Desain Kreatif Motif Endek Bali dengan penilaian karya pada 13 Juni 2026 diikuti pelajar, mahasiswa, perajin, dan masyarakat kreatif Bali, dengan total karya sejumlah 81 desain, terbagi menjadi 2 katagori yaitu, desain motif endek bebas dan desain motif endek banteng. Kegiatan ini menjadi ruang inovasi untuk mengembangkan Endek Bali sebagai warisan budaya sekaligus sumber ekonomi kreatif. “Hari ini, semua yang hadir menggunakan busana Endek Bali. Jadi setiap diberlakukannya kebijakan penggunaan busana Endek Bali setiap hari Selasa, sekarang kerajinan ini berkembang dengan sangat pesat dan menjadi sumber ekonomi masyarakat Bali,” jelasnya.

Keempatbelas, Lomba Baca Puisi dilaksanakan pada 20–21 Juni 2026 di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dan diikuti pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum se-Bali dengan jumlah peserta sebanyak 54 orang dan disaksikan oleh 500 orang penonton. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap sastra, sejarah perjuangan bangsa, dan nilai-nilai kebangsaan.

Kelimabelas, Lomba Karya Tulis Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 berlangsung sejak 23 Maret hingga 23 Juni 2026 di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dengan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, akademisi, profesional, perangkat desa, dan masyarakat umum. Jumlah peserta yang mengikuti Lomba ini sebanyak 453 tim atau sebanyak 1.812 orang. Kegiatan ini menghimpun gagasan strategis untuk pembangunan Bali masa depan.

Keenambelas, Lomba Konten Kreatif “Bali Bersih Sampah” dilaksanakan melalui pengumpulan karya tanggal 12–21 Juni 2026 dan penilaian pada 22 Juni 2026 di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Kegiatan ini diikuti pelajar, mahasiswa, komunitas anak muda, dan masyarakat umum sejumlah 82 tim dan perorangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran lingkungan melalui media kreatif.

Apabila ditarik benang merah seluruh rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026, maka terdapat satu kesimpulan besar. Seluruh kegiatan yang diaksanakan sesungguhnya merupakan implementasi konkret Trisakti Bung Karno. Berdaulat dalam politik diwujudkan melalui pendidikan ideologi Pancasila, upacara Hari Lahir Pancasila, pendidikan kader, dan penguatan karakter kebangsaan. Berdikari dalam bidang ekonomi diwujudkan melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, promosi tenun Bali, kopi Bali, arak Bali, serta berbagai produk lokal rakyat. Berkepribadian dalam kebudayaan diwujudkan melalui pelestarian bahasa Bali, sastra Bali, seni budaya Bali, serta penguatan identitas nasional Indonesia.

Seluruh kegiatan itu menunjukkan bahwa PDI Perjuangan bukan hanya Partai politik elektoral. PDI Perjuangan adalah Partai ideologi, Partai pelopor, Partai gotong-royong, dan rumah perjuangan kaum marhaen.

“Atas nama DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri atas seluruh arahan ideologis yang senantiasa menjadi inspirasi perjuangan kami di Provinsi Bali. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Prananda Prabowo yang terus mendorong lahirnya berbagai kegiatan kreatif, inovatif, dan menyentuh kehidupan rakyat secara langsung, untuk rakyat Bali,” kata Wayan Koster sembari menyampaikan penghargaan kepada seluruh kader partai dan peserta yang telah mendukung suksesnya Bulan Bung Karno Tahun 2026.

Diakhir laporannya, Wayan Koster mengajak, marilah semua menjadikan Bulan Bung Karno bukan sebagai kegiatan tahunan semata, tetapi sebagai gerakan permanen untuk membumikan Pancasila, membela wong cilik, merawat bumi pertiwi, memajukan kebudayaan bangsa, dan mewujudkan Indonesia Raya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden RI V Ibu Megawati Soekarnoputri Hadiri Penutupan Bulan Bung Karno di Bali

Gubernur Koster: Bulan Bung Karno di Bali Kuatkan Ideologi Pancasila, Gerakan Kebudayaan, Pendidikan, Olahraga hingga Ekonomi Kerakyatan

Loading

Published

on

By

bulan bung karno
PENUTUPAN BULAN BUNG KARNO: Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan yang didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Bapak Prananda Prabowo bersama Gubernur Bali, Wayan Koster (Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali) dan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta (Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung) menghadiri penutupan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Perjuangan Provinsi Bali pada, Minggu, 28 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan yang didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Bapak Prananda Prabowo bersama Gubernur Bali, Wayan Koster (Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali) dan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta (Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung) menghadiri penutupan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Perjuangan Provinsi Bali pada Minggu, 28 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar.

Penutupan Bulan Bung Karno Tahun 2026 ini juga dihadiri langsung oleh Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Ibu Nancy Prananda Prabowo, Ibu Bintang Puspayoga, Ibu Putri Suastini Koster, Bupati/Walikota se-Bali, Pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Ketua, Sekretaris, Bendahara PAC PDI Perjuangan se-Bali, Anggota DPR RI Dapil Bali, DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kota/Kabupaten dari Fraksi PDI Perjuangan, para Dewan Juri Lomba dan peserta kegiatan Bulan Bung Karno tahun 2026, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, budayawan, akademisi, pelajar, mahasiswa, seniman, atlet, pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta seluruh kader Partai.

Dalam sambutannya, Wayan Koster menyampaikan momen penting ini bukan sekadar penutupan sebuah rangkaian kegiatan. Tetapi hari ini adalah momentum refleksi. Momentum untuk mempertanggungjawabkan kerja-kerja ideologis Partai kepada rakyat. Momentum untuk melaporkan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri bahwa kader-kader PDI Perjuangan Bali tetap teguh berdiri di jalan Bung Karno, menghidupkan api perjuangan melalui kerja nyata di tengah rakyat.

Koster mengungkapkan, Bulan Juni merupakan bulan yang sangat sakral bagi perjalanan bangsa Indonesia. Pada tanggal 1 Juni 1945 Bung Karno menggali dan mempersembahkan Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa Indonesia. Pada tanggal 6 Juni 1901 lahir seorang anak bangsa yang kelak menjadi Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, penyambung lidah rakyat Indonesia, dan pemimpin besar revolusi, dan pada tanggal 21 Juni 1970 Bung Karno wafat meninggalkan warisan pemikiran yang hingga hari ini tetap menjadi bintang penuntun perjuangan bangsa Indonesia. Karena itu Bulan Bung Karno bukanlah bulan nostalgia. Bulan Bung Karno adalah bulan aktualisasi gagasan. Bulan Bung Karno adalah bulan pendidikan ideologi dan bulan pembentukan karakter bangsa.

Bung Karno pernah mengingatkan, JASMERAH “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”. Pesan itu bukan sekadar ajakan mengenang masa lalu. Pesan itu adalah amanat untuk memahami arah masa depan berdasarkan pengalaman sejarah bangsa.

“Atas dasar itulah DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menyelenggarakan rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026 sebagai gerakan kebudayaan, Gerakan pendidikan, gerakan lingkungan hidup, gerakan ekonomi kerakyatan, Gerakan olahraga rakyat, dan gerakan penguatan ideologi Pancasila,” ujar Gubernur Bali 2 periode asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Tema Perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2026, “Setialah Kepada Sumbermu”, dengan subtema “Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber Kepada Kekuatan Rakyat, Tetap Apinya Semangat Rakyat”, merupakan pengingat ideologis bagi seluruh kader PDI Perjuangan agar tidak pernah tercerabut dari akar perjuangannya.

Tema ini menegaskan bahwa sumber kekuatan Partai bukanlah kekuasaan, bukan pula jabatan, melainkan kepercayaan rakyat.

Partai hanya akan tetap hidup apabila tetap menyatu dengan denyut kehidupan rakyat, mendengarkan suara rakyat, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjaga api semangat rakyat agar terus menyala. “Inilah hakikat ajaran Bung Karno tentang politik yang berpihak kepada kaum marhaen, politik yang lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan diabdikan sepenuhnya untuk rakyat,” ujarnya.

Penutupan Bulan Bung Karno berlangsung meriah dan penuh makna dengan pembacaan puisi oleh Ibu Putri Koster, kemudian penampilan para juara sejumlah event fashion show, matembang, atraksi jugling arak Bali, senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Bapang Barong Ketet dan Mekendang Tunggal. Kemudian penyerahan hadiah juara bagi para pemenang. Berikut sejumlah kegiatan yang digelar di seluruh Bali memeriahkan bulan Bung Karno 2026, yakni Liga Kampung Soekarno Cup III Tahun 2026, Utsawa Widyatarka Susastra Bali, Lomba Cerdas Cermat Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru, Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Lomba Mixology Arak Bali, Lomba Barista Kopi Bali, Gerakan Merawat Pertiwi, Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual, Lomba Bapang Barong Ketet dan Mekendang Tunggal, Lomba Karya Tulis Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125, Lomba Konten Kreatif “Bali Bersih Sampah”. Selain itu, dalam rangka memperingati 125 tahun kelahiran Bung Karno (6 Juni 1901 – 6 Juni 2026) diselenggarakan Perayaan Bulan Bung Karno bertajuk Satyam Eva Jayate yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar dengan melibatkan 1.300 orang. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca