Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Presiden Jokowi Resmikan Peluncuran OSS Berbasis Risiko

BALIILU Tayang

:

eka
Presiden Joko Widodo .(Foto: Lukas)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Joko Widodo meresmikan peluncuran Online Single Submission (OSS) berbasis risiko dalam perizinan berusaha, pada Senin, 9 Agustus 2021, di Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta. Presiden berharap agar iklim kemudahan berusaha di Indonesia menjadi semakin baik.

“Hari ini kita meluncurkan Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Ini merupakan reformasi yang sangat signifikan dalam perizinan. Menggunakan layanan perizinan secara online yang terintegrasi, terpadu dengan paradigma perizinan berbasis risiko,” ujar Presiden dalam keterangannya saat memberikan sambutan pada acara peluncuran.

Dalam acara tersebut, Presiden tampak didampingi oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM  Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Presiden pun menyaksikan panel statistik harian sistem OSS berbasis risiko yang ditampilkan di lokasi tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga sempat berdialog dengan para pelaku usaha dari Karawang dan Jakarta Pusat mengenai kemudahan perizinan berusaha melalui OSS berbasis risiko ini. Salah satu peserta, Yusuf Sopian dari CV Inti Sarana Nusantara, Karawang, mengaku hanya memerlukan waktu kurang dari 10 menit untuk mendapatkan izin usaha yang diperlukannya.

“Yang pasti ini mempermudah kami bagi para pelaku UMKM di mana perizinan-perizinan itu lebih sederhana. Terus calo, maaf saya jadi bahasanya calo, jadi kita langsung online, langsung dengan mengakses, tidak harus pakai perantara, enggak harus pakai yang lainnya yang di mana kita dibebankan biaya tersendiri gitu terutama kalau di sini ya,” ujar Yusuf Sopian.

Menanggapi hal tersebut, Presiden menyampaikan bahwa sistem OSS berbasis risiko bertujuan untuk meningkatkan transparansi, keterbukaan, dan keterjaminan dalam mendapatkan izin berusaha bagi para pelaku usaha di Indonesia.

Baca Juga  Gubernur Koster Siap Bawa Usulan Konkret ke Pusat dan DPR, Komit Reformasi Norma OSS dan Kuatkan Wewenang Daerah

“Ini memang salah satunya untuk memutus orang yang ada di tengah-tengah itu supaya tidak ada sehingga pengusaha bisa langsung ke kantor OSS lewat sistem atau platform yang kita bangun sehingga semuanya bisa transparan,” ujar Presiden.

Melalui layanan OSS berbasis risiko, para pelaku usaha mikro dan kecil juga merasakan kemudahan dalam mendapatkan izin berusaha, terutama dalam mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Hal tersebut dirasakan langsung salah satunya oleh pengusaha makanan dari Jakarta, Rayhan Christian Siego.

“Jadi saya mau mendaftar NIB seperti itu dan dengan bantuan OSS ini saya berterima kasih banget dengan Pak Jokowi dan rekan-rekan, saya bisa mendapatkan NIB secara cepat,” ujar Rayhan dari Kantin Kendal, Jakarta Pusat.

Setelah berdialog, Presiden Jokowi juga turut menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Upaya Peningkatan Investasi dan Penerimaan Negara serta Penguatan Kelembagaan antara Menteri Keuangan dan Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Dalam laporannya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa OSS itu dibangun sejak bulan Maret 2021. Menurutnya, aplikasi OSS menghubungkan empat aplikasi yakni aplikasi dengan ruang lingkup untuk kabupaten/kota, aplikasi untuk ruang lingkup provinsi, aplikasi untuk kementerian/lembaga, dan aplikasi yang ada di pusat di Kementerian Investasi.

Bahlil juga menegaskan bahwa dengan adanya OSS berbasis risiko tersebut, semua perizinan untuk usaha mikro dan kecil itu gratis tanpa ada pungutan biaya apapun seperti untuk membayar sertifikasi SNI maupun sertifikasi halal.

“Jadi tidak ada alasan lagi untuk adik-adik kita yang memulai usaha UMK itu yang mengatakan izin itu butuh biaya lagi, enggak ada lagi, Pak. Enggak perlu lagi ketemu menteri, enggak perlu lagi ketemu kepala daerah, cukup lewat OSS dia akan mendapatkan (izin) karena itu masuk dalam skala rendah,” jelas Bahlil. (gs)

Baca Juga  Presiden Joko Widodo “Groundbreaking” RS Internasional Bali, Walikota Jaya Negara: Sangat Baik untuk Mendukung Pelayanan Kesehatan dan Pariwisata Denpasar

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Perkuat Kesiapsiagaan, 1.040 Warga Seririt Ikuti Simulasi Bencana HKB 2026

Published

on

By

simulasi bencana seririt
SIMULASI: Kegiatan Simulasi Bencana dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang dilaksanakan pada Minggu (26/04) bertempat di Lapangan Umum Seririt, Kecamatan Seririt. (Foro: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Program Ketangguhan Masyarakat Terhadap Bencana dan Perubahan Iklim (KANAL) yang diinisiasi oleh LPBI NU kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui kegiatan Simulasi Bencana dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB). Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (26/04) bertempat di Lapangan Umum Seririt, Kecamatan Seririt.

Simulasi ini melibatkan total 1.040 peserta yang berasal dari delapan desa dan kelurahan di Kecamatan Seririt, yakni Desa Pengastulan, Patemon, Bubunan, Sulanyah, Ularan, Ringdikit, Lokapaksa, serta Kelurahan Seririt. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran langsung bagi masyarakat untuk memahami langkah-langkah mitigasi dan respon cepat saat menghadapi potensi bencana.

Perwakilan LPBI NU, Bapak Affan Asirozi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari LPBI NU, BNPB, BPBD, Kesiapsiagaan Pemkab Buleleng, serta seluruh unsur yang terlibat seperti Kedutaan Besar Australia. Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Ke depan, bukan hanya bencana alam, namun juga bencana non-alam, bencana nasional, hingga kerentanan sosial yang perlu kita antisipasi bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Bapak Gede Supriatna, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat berdasarkan kondisi wilayah.

“Sesuai Peraturan Bupati Buleleng Nomor 59 Tahun 2022 tentang Kajian Risiko Bencana Kabupaten Buleleng Tahun 2022–2026, Kabupaten Buleleng memiliki sembilan potensi bencana seperti gempa, tsunami, banjir, tanah longsor, kekeringan, abrasi, cuaca ekstrem, kebakaran hutan, hingga banjir bandang, belum lagi termasuk potensi bencana sosial. Tentunya terjadinya suatu bencana tidak pernah kita harapkan. Oleh karena itu, peningkatan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat di daerah rawan bencana sangat penting dilakukan. Semoga kita semakin bertumbuh dan tangguh dalam kesiapan menghadapi bencana,” ungkapnya.

Baca Juga  Wayan Koster Bakar Semangat SOGAN Tabanan Menangkan Ganjar Pranowo Jadi Presiden RI

Apresiasi juga datang dari salah satu peserta simulasi, Satya Dharma Arta dari Desa Sulanyah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya, ke depan masyarakat semakin mawas diri, serta peran pemerintah, akademisi, hingga lembaga-lembaga terkait dapat terus berkolaborasi secara utuh dan kuat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Seririt semakin memiliki kesadaran, pengetahuan, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sehingga mampu membangun ketangguhan bersama di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika sosial yang terus berkembang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Nobatkan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026, Dorong Inovasi Tanpa Meninggalkan Jati Diri

Published

on

By

Jegeg Bagus Badung
HADIRI GRAND FINAL: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat hadir di Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Sabtu (25/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026 sukses digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (25/4). Ajang tahunan ini membuahkan hasil dengan terpilihnya Ni Putu Haura Ratnaduhita Prastuti sebagai Jegeg Badung 2026 dan Putu Abhidhamma Dharmika Putra sebagai Bagus Badung 2026.

Penobatan dilakukan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Acara ini juga dihadiri oleh Plt. Kadis Pariwisata Badung Ni Kadek Ari Armaeni, jajaran Badan Promosi Pariwisata Daerah, Komite Ekraf, serta perwakilan Jegeg Bagus se-Bali.

Tahun ini, Jegeg Bagus Badung mengusung tema “Kalakasa” yang bermakna ruang dan waktu tanpa batas. Tema tersebut diterjemahkan oleh para finalis melalui berbagai program inovatif berbasis solusi, seperti Loka Krida (Revitalisasi Permainan Tradisional), Swadaya Gita (Seni Gender Wayang) hingga program Digitalisasi UMKM dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa pemilihan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan generasi muda menghadapi arus modernisasi tanpa kehilangan akar budaya.

“Ajang ini bukan sekadar kontestasi penampilan, tetapi wahana strategis untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan berbudaya,” ucapnya.

Bupati dan Nyonya Rasniathi Adi Arnawa juga terlibat aktif dalam menguji kapasitas berpikir kritis para finalis. Hal ini dilakukan untuk memastikan para duta terpilih memiliki ketahanan mental dan intelektual yang kuat dalam mempromosikan pariwisata Badung di era digital.

“Tentu saya sangat mengapresiasi kegiatan Pemilihan Duta Pariwisata Tahun 2026 ini. Ajang ini tidak hanya sekedar menampilkan kontestasi dari segi penampilan, kecantikan, dan performa semata, tetapi yang paling penting merupakan wahana dalam membangun generasi muda Kabupaten Badung yang berkarakter, berkepribadian, cerdas, dan berbudaya, sekaligus menjadi representasi sebagai Duta Pariwisata Badung,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Hadiri Zoom Meeting Vaksinasi Serentak Dipimpin Presiden RI

Bupati menyatakan rasa optimisnya terhadap kualitas para peserta tahun ini yang dinilai mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Saya melihat penampilan para peserta sangat luar biasa. Oleh karena itu, saya optimis para duta yang terpilih nantinya akan mampu berprestasi dan berjaya pada ajang Pemilihan Duta Pariwisata tingkat Provinsi Bali,” lanjutnya.

Adi Arnawa juga menegaskan bahwa program-program tersebut harus sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana sebagai fondasi utama pariwisata Bali.

“Melalui ajang ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus berkembang mengikuti kemajuan zaman, tanpa meninggalkan jati diri, karakter, dan nilai-nilai budaya yang kita miliki. Hal ini sejalan dengan konsep Tri Hita Karana sebagai landasan budaya kita,” tegasnya.

Bupati berharap para pemenang tidak hanya menjadi simbol promosi, tetapi menjadi penggerak perubahan yang mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Badung.

“Kami mendorong Duta Pariwisata menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar simbol. Keberhasilan ajang ini terletak pada lahirnya duta yang mampu merepresentasikan Badung secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Tegaskan Dukungan untuk Generasi Muda di HUT Ke-56 STT Tri Amerta

Published

on

By

alit sucipta
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri perayaan HUT. Ke-56 STT. Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4) (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Sekaa Teruna Teruni (STT) Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengawal kreativitas pemuda di tingkat desa.

Acara turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali I Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI Dapil Bali I Wayan Sudirta, anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa beserta Tripika Kecamatan, tokoh masyarakat I Wayan Muntra, serta warga setempat.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta yang diserahkan langsung Wabup Bagus Alit Sucipta. Dukungan dana juga mengalir dari Putu Yunita Oktarini (Rp 20 juta), I Komang Merta Jiwa (Rp 5 juta), I Wayan Sudirta (Rp 5 juta), serta I Wayan Muntra (Rp 5 juta) dan diterima langsung oleh Ketua STT yang baru, I Nyoman Sudarmayasa.

Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadirannya merupakan wujud nyata pemerintah daerah mendukung kegiatan kepemudaan. Ia berharap STT Tri Amerta semakin solid dan jaya.

“Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya memberikan dukungan nyata seperti peningkatan dana ogoh-ogoh dari Rp 20 juta menjadi Rp 40 juta, serta dana HUT STT dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta. Ini merupakan bentuk motivasi agar generasi muda terus melestarikan seni, adat, dan budaya Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat dan berpesan agar seluruh anggota STT Tri Amerta terus menjaga kebersamaan dalam berorganisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT, I Made Adi Jonatan, melaporkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Sahitya Ananta”. Tema ini bermakna upaya meningkatkan solidaritas untuk bergerak menuju kemajuan serta mempererat keharmonisan antar- anggota.

Baca Juga  2.500 Ton Beras dan 70.000 Paket Sembako Siap Didistribusikan ke Seluruh Indonesia

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan merupakan hasil kerja sama terstruktur seluruh pemuda-pemudi STT Tri Amerta, yang terbagi dalam berbagai seksi mulai dari acara hingga upakara. Momentum ini sekaligus menjadi bukti semangat generasi muda dalam menjaga tradisi dan memperkuat peran STT sebagai generasi penerus. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca