Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

FSK dengan Spirit Puputan Klungkung, Siap Hadapi Liga Divisi III dan Porprov 2022

BALIILU Tayang

:

de
BRIEFING: Pelatih FSK Komang Adnyana didampingi Asisten Pelatih Jimmy Edwin saat mem-briefing squad FSK di sesi latihan di Lapangan Pau Banjarangkan Klungkung, Senin (9/8).

Klungkung, baliilu.com – Federasi Sepakbola Klungkung (FSK) yang terdaftar tahun 2018 melakukan latihan intensif untuk persiapan menghadapi dua event besar ke depan yakni mengikuti Liga Divisi III zone Bali dengan target masuk 4 besar dan Porprov 2022.

Manager FSK Kadek Sugiartha mengatakan hal itu saat squad FSK melakukan sesi latihan di Lapangan Pau Banjarangkan Klungkung, Senin sore (9/8). Didampingi Asisten Manager Salim Asegaf, Kadek Sugiartha menyampaikan latihan yang digelar intensif ini untuk persiapan menghadapi dua event. Pertama mengikuti Liga Divisi III zone Bali yang akan digelar September pada 4 titik lapangan di Bali. Selanjutnya mempersiapkan diri menuju Porprov 2022.

Squad FSK lakukan pemanasan lari-lari ringan

‘’Harapan kami, FSK ini bisa memberikan hasil yang terbaik  di dua event yang akan diikuti,’’ terang Sugiartha seraya menegaskan squad FSK sebagian besar dari putra Klungkung. Hadir pada sesi latihan, Pembina FSK Komen Yudarta, Pelatih Kepala Komang Adnyana didampingi Asisten Pelatih Gus Giri dan Jimmy Edwin.

Sementara itu, Pembina FSK Komen Yudarta mengimbuhkan, untuk mencapai hasil yang terbaik, baik saat mengikuti Porprov 2022 maupun ajang event nasional yang berbentuk Liga Divisi III zone Bali, FSK memberanikan diri dengan bangga merekrut pemain-pemain putra Klungkung.

Pembina FSK Komen Yudarta

‘’Kalau kita tak mempunyai rasa bangga, bahwa kita di Klungkung ini punya pemain sesungguhnya. Kita menerima pemain Jawa lebih baik, pemain Denpasar lebih baik, kalau terus mindset itu diterima oleh pemain Klungkung maka selamanya kita akan menjadi bulan-bulanan mereka. Jadi kita akan ubah cara berpikir mereka dengan memberikan porsi latihan berbeda,’’ terang Komen Yudarta.

Tetapi kalau mengikuti dengan gaya permainan yang sama, lanjut Komen, susah untuk membuat hasil yang baik. Karena rata-rata targetnya sama. Oleh karena itu, akan ubah yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin dengan mengharmoniskan manajemen, cop coach sehingga ada chemistry antara pemain, couch dan manajemen. ‘’Kalau itu bisa terjadi yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Jadi ketika kita menghadapi porprov, lebih yakin langkah kita tidak sekedar ikut,’’ ujarnya.

Uniform FSK

Terkait kendala pandemi Covid, Komen mengungkapkan, dengan pandemi yang berkepanjangan, tidak pernah ada jawaban pasti kapan, dan kita tak pernah latihan, jadi semua tim mengalami kendala yang sama. Berarti kendalanya sama adalah fifty fifty. Siapa tim yang lebih siap terutama diasah mentalnya karena mereka bersaing dengan orang-orang sesungguhnya datang dari sekolah bola yang sama, kepelatihan yang sama. Yang bisa memenangkan adalah orang yang lebih siap. Ada chemistry bermain dan ada patriotik membela FSK.

‘’Nah kita perlu membangkitkan patriotik pemain Klungkung yang ada yang menjadi kekuatan kita,’’ tuturnya.

Yang menjadi rohnya kalau ditarik sejarahnya pada 28 April 1908, hanya Klungkung yang punya semboyan fight to the death artinya Puputan Klungkung atau spirit yang membuat ke prestasi yang lebih baik.

Pelatih FSK Komang Adnyana

Pelatih FSK Komang Adnyana menambahkan, untuk mengikuti Liga Divisi III yang akan digelar September, squad FSK melakukan persiapan dengan mengikui latihan dua kali dalam sepekan Senin dan Rabu sore. Sedangkan Jumat atau Sabtu mengadakan uji coba. Karena persiapan waktu yang sempit, pelatihan fisik dan teknik dijadikan dalam satu latihan.  

‘’Teknik langsung dengan bola, latihan fisiknya juga dapat. Waktu kita sempit kalau dipisah-pisahkan semua waktu tidak dapat, maka dijadikan satu, dalam teknik biar dapat juga ke fisik. Kita carikan satu minggu sekali uji coba biar tahu hasil dari latihan kita,’’ ujar Adnyana yang asal Pikat Dawan Klungkung ini.

Squad FSK sesi latihan bersama pelatih Komang Adnyana

Mantan Timnas Futsal dan Gelora Dewata ini menyampaikan, squad FSK rata-rata sudah pada mengerti apa yang kita inginkan. Tidak mengajarkan terlalu banyak karena skill dan teknik sudah punya, tinggal menempa fisiknya. ‘’Agar tak jenuh dan monoton, latihan fisik dengan bola kita kasi,’’ pungkasnya. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Kalahkan Dinas PUPRKIM, Disdikpora Bali Juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV

Published

on

By

Tim Disdikpora Bali juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV usai mengalahkan Tim Dinas PUPRKIM Bali di Lapangan GOR Ngurah Rai, Denpasar.
JUARA: Tim Disdikpora Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV setelah mengalahkan Tim Dinas PUPRKIM Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (3/8) sore. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Tim Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV. Gelar tersebut diraih setelah Disdikpora mengalahkan Tim Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (3/8) sore.

Disdikpora memastikan kemenangan melalui pertandingan yang berlangsung dramatis. PUPRKIM lebih dahulu unggul lewat satu gol pada babak pertama. Disdikpora kemudian memberikan perlawanan sengit hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1–1 menjelang berakhirnya babak kedua dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Pada perpanjangan waktu kedua, Disdikpora berhasil mencetak gol kemenangan sekaligus memastikan gelar juara. Sementara itu, PUPRKIM harus puas finis sebagai runner-up, disusul Tim BPBD Provinsi Bali di posisi ketiga.

Selain memperoleh trofi, tim juara I, II, dan III juga menerima hadiah uang tunai yang merupakan pemberian pribadi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. Juara I menerima hadiah sebesar Rp15 juta, juara II Rp10 juta, dan juara III Rp5 juta. Trofi dan hadiah diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Final Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV juga dimeriahkan executive match yang mempertemukan Tim Jersey Merah melawan Tim Jersey Putih. Tim Jersey Merah yang dikomandoi Sekda Dewa Made Indra tampil dominan dan menang telak dengan skor 8–0.

Kompetisi ini telah berlangsung sejak 27 Juli 2026. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Pegawai (PSP) Pemprov Bali, sekaligus Ketua Panitia Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV, I Kadek Adi Mahendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan keakraban dan soliditas antar pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Kompetisi tersebut diikuti 30 organisasi perangkat daerah (OPD), meningkat dibandingkan tahun lalu yang diikuti 27 OPD. Pertandingan digelar selama delapan hari pada sore hari agar tidak mengganggu jam kerja maupun pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Terpilih secara Aklamasi, Surya Kurniawan Pimpin Perpani Badung Periode 2026-2030

Antarkan Panahan Badung Kembali Berdiri di Podium Tertinggi Porprov Bali 2027

Loading

Published

on

By

Dr. I Gede Surya Kurniawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026-2030 dalam Muskab di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8).
AKLAMASI: Dr. I Gede Surya Kurniawan, S.STP., M.Si terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026–2030, dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Badung memasang target tinggi setelah memilih Dr. I Gede Surya Kurniawan, S.STP., M.Si sebagai ketua baru periode 2026–2030. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8), Surya langsung dihadapkan pada misi besar mengembalikan dominasi Badung di ajang Porprov Bali 2027.

Muskab tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum mengevaluasi capaian organisasi sekaligus menyusun strategi pembinaan atlet menuju pesta olahraga provinsi yang akan digelar di Kabupaten Buleleng.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III KONI Badung I Wayan Sukerta mewakili Ketua Umum KONI Badung, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Pengprov Perpani Bali I Ketut Teneng, jajaran pengurus Perpani Badung, perwakilan klub panahan, serta pengurus KONI Badung.

Dalam sambutan Ketua Umum KONI Badung yang dibacakan I Wayan Sukerta, ditegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjadikan hasil evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Menurutnya, target Perpani Badung tidak cukup hanya mengirim atlet ke Porprov, tetapi wajib menghadirkan atlet-atlet yang siap bersaing memperebutkan medali emas. Apalagi pada Porprov Bali 2025 lalu Badung harus puas finis di posisi kedua dengan raihan empat medali emas, sembilan perak, dan lima perunggu.

“Target kami jelas, Perpani Badung harus kembali memburu gelar juara umum. Atlet yang diturunkan harus benar-benar siap bertanding dan mampu menghasilkan medali emas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Pengprov Perpani Bali I Ketut Teneng menilai fondasi prestasi panahan Badung sudah cukup baik. Namun, ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah untuk mengembalikan posisi Badung sebagai kekuatan utama panahan Bali.

Dalam waktu dekat, kata Teneng, atlet Badung akan menghadapi Kejuaraan Provinsi dan Kejuaraan Nasional Panahan Senior yang menjadi ajang penting mengukur kualitas sekaligus mematangkan persiapan menuju Porprov.

Usai sidang pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, tujuh klub panahan yang memiliki hak suara, yakni SAC, BCA, MGA, Bintang Berlian, MAB, Arsa, dan Gandawa, secara bulat menerima laporan kepengurusan lama sekaligus menetapkan I Gede Surya Kurniawan sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi.

Surya Kurniawan menegaskan kepengurusan yang akan dibentuk segera difokuskan pada percepatan program pembinaan atlet. Ia bersama tim formatur yang melibatkan unsur Pengprov, pengurus sebelumnya, dan perwakilan klub akan menyusun struktur organisasi agar program persiapan Porprov dapat langsung berjalan.

Sekretaris DPRD Badung itu mengakui waktu menuju Porprov Bali 2027 sudah semakin singkat. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus, pelatih, atlet, hingga orang tua atlet bersatu membangun ekosistem pembinaan yang solid.

“Fokus utama kami adalah meningkatkan prestasi atlet. Waktu menuju Porprov sangat terbatas sehingga seluruh elemen harus bergerak bersama agar Badung kembali menjadi kekuatan utama panahan Bali,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru dan target yang dipasang cukup tinggi, Perpani Badung kini memasuki fase pembuktian. Ukuran keberhasilan tidak lagi sebatas sukses menggelar organisasi, melainkan mampu mengantarkan panahan Badung kembali berdiri di podium tertinggi Porprov Bali 2027. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Buka Rip Curl Cup Ke-23, Dorong “Sport Tourism” Badung

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8).
BUKA KOMPETISI: Bupati Wayan Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). Pembukaan ajang tahunan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Badung.

Acara dihadiri Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Camat Kuta Selatan Kadek Laksana, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Pengelola Kawasan Labuan Sait Made Wijana, perwakilan Padang Padang Boardriders, serta manajemen Rip Curl. Kompetisi yang mempertemukan 12 peselancar top Indonesia dan 12 peselancar dunia ini berlangsung 1–31 Agustus 2026.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi Rip Curl dalam menggelar kejuaraan dunia ini. “Kegiatan hari ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sekaligus sebagai sarana promosi sport tourism yang sangat efektif bagi Kabupaten Badung dan Bali secara umum,” ungkap Bupati Badung.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah mengatasi kemacetan dan mendukung Event Internasional, Pemkab Badung kini tengah membangun akses jalan baru sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter dari Labuan Sait menuju Jimbaran.

“Ini bentuk komitmen saya selaku Bupati dalam mengatasi kemacetan di seputaran Labuan Sait, saat ini kami sedang membangun jalan dari Labuan Sait menuju Jimbaran sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter. Mudah-mudahan pada kejuaraan ke-24 tahun depan, aksesnya akan jauh lebih tertib, nyaman, dan aman,” ujar Adi Arnawa.

Guna menjaga kelestarian lingkungan, Bupati juga mengimbau semua pihak menjaga kebersihan pantai. “Mari kita jaga Bali ini dari sampah plastik,” tegasnya. Bupati optimistis momen high season dan event global ini mampu menggenjot kunjungan wisatawan hingga akhir tahun.

Sementara itu, General Manager Rip Curl, James Hendy, berterima kasih kepada Pemkab Badung, tokoh masyarakat, dan Padang Padang Boardriders. Ia menjelaskan, ajang ini bertujuan memberikan panggung bagi peselancar lokal untuk bersaing di level internasional.

“Alasan kami memulai event ini adalah untuk menonjolkan talenta selancar lokal Indonesia. Banyak peselancar terbaik dunia sebenarnya tinggal di sini, tetapi dulunya bakat mereka tidak terlihat oleh dunia luar. Melalui ajang ini, kami menghadirkan peselancar internasional untuk membantu mengangkat profil peselancar Indonesia ke panggung global,” ungkap James Hendy.

Hendy menambahkan, sejarah mencatat jumlah peselancar Indonesia yang menjuarai Rip Curl Cup justru lebih banyak dibandingkan peselancar internasional, membuktikan kualitas luar biasa atlet lokal.

Jadwal tanding menggunakan sistem It’s On When It’s On yang hanya dimulai saat kondisi ombak mencapai kualitas terbaik. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca